Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

INOVASI SISTEM LAYANAN ADMINISTRASI PERSURATAN ONLINE GAMPONG BEUSA SEBERANG KECAMATAN PEUREULAK BARAT ACEH TIMUR Munawir, Munawir; Novianda, Novianda; Irwansyah, Irwansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.267-271

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini berkembang pesat, Semua kalangan harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk pemerintah melalui program digitalisasi layanan berbasis digital melalui program e-government mulai dari pemerintah pusat, pemerintah propinsi, kabupaten/kota , kecamatan,  dan pedesaan (gampong). Sistem layanan administrasi persuratan online merupakan salah satu hal yang bisa diterapkan di masyarakat karena selama ini persuratan masih di proses secara manual yang membutuhkan proses waktu yang lama dan data umumnya tidak tersimpan dengan baik. Saat ini Gampong Beusa Seberang belum memiliki aplikasi atau sistem informasi persuratan secara online sehingga diusulkan pembuatan aplikasi dalam melayani persuratan secara online. Selain Pembuatan aplikasi, juga membuat pelatihan kepada perangkat gampong serta masyarakat dalam penggunaan aplikasi secara online. 
Ambulance tracking system using GPS module and IoT based telegram messenger to find fastest route Akram, Rizalul; Novianda, Novianda; Atmaja, Teuku Hadi Wibowo; Anam, M. Khairul; Cut, Banta
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 14, No 4: December 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v14.i4.pp1322-1331

Abstract

Traffic congestion in urban areas affects ambulance trips to hospitals. This research aims to find the fastest route for ambulances to travel. The fastest route has criteria such as road shape, road width, shortest distance traveled, and fewer road users. This detection system applies internet of things (IoT) technology to each ambulance equipped with global positioning system (GPS), NodeMCU, and Wi-Fi modem that can send GPS coordinates to the cloud server, which will then mark the shortest distance from its current location to the hospital through the place where the emergency call is raised. The components used in this research are Neo6M GPS, NodeMCU ESP8266, cloud computing, and smartphone. This system can provide realtime information on all ambulance positions via android applications and Telegram messenger. The results obtained can determine the fastest path, distance, and travel time. In addition, the operation of this system takes 2-3 minutes to find the GPS signal at the beginning, then there is a 1-2 second delay from the GPS Tracking movement. Testing the route accuracy of this system and google maps by driving by motorcycle shows the results of this GPS system are more accurate in terms of distance and travel time.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Melalui Penerapan Teknologi Smart Sprinkler Irrigation Hybrid System Berbasis Voice Recognition Dalam Pengembangan Agrowisata Modern Guna Mendukung Asta Cita Pembangunan Desa Berkelanjutan Fitria, Liza; Fadillah, Nurul; Novianda, Novianda; Muttaqin, Khairul; Ihsan, Ahmad; Fadhilla, Cut Alna
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1713

Abstract

Desa Suka Rahmat merupakan salah satu desa di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang yang berjarak 13 Km dari pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Desa Suka Rahmat memiliki Luas 2,29 Km2 yang terbagi menjadi 4 dusun, yaitu dusun Damai, Pawitan, Rejo dan Suka Maju dengan jumlah penduduk sebanyak 1.651 jiwa. Mayoritas masyarakat yang tinggal di desa Suka Rahmat Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang merupakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan berkebun. Kelompok Tani Kita Jaya merupakan salah satu kelompok tani produktif yang secara aktif memanfaatkan hasil pertanian melalui usaha pertanian berbasis agrowisata jambu kristal. Ironisnya pertumbuhan dan hasil tanaman jambu kristla sangat memprihatinkan dan terkesan tidak terkelola sebagaimana mestinya. Permasalahan yang dihadapi Kelompok Tani Kita Jaya dalam pengembangan usaha meliputi; 1) Terbatasnya terknologi produksi; 2) Terbatasnya pengetahuan terkait budidaya Jambu Kristal; 3) Terbatasnya pengetahuan terkait sistem manajemen dan pemasaran; dan 4) Terbatasnya pengetahuan masyarakat dalam pengembangan bisnis. Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan pengembangan teknologi modern berupa Smart Sprinkler Irrigation System yang dapat secara signifikan membantu kelompok tani meningkatkan efisiensi, menekan biaya operasional, serta mengurangi risiko kekurangan air serta tidak meratanya penyiraman tanaman jambu kristal. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, perancangan dan persiapan alat, uji coba, pelatihan, pendampingan, hingga penerapan langsung di lahan persawahan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap Smart Sprinkler Irrigation System mencapai rata-rata 87,93%. Fakta ini menggambarkan bahwa teknologi ini layak diterapkan untuk meningkatkan efektivitas penyiraman tanaman jambu kristal, serta memiliki potensi memberikan dampak positif dalam usaha agrowisata tanaman jambu kristal. Dengan penerapan inovasi ini, kelompok tani dapat lebih mudah mengatasi hambatan yang dihadapi, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat petani secara berkelanjutan.
PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMATIS PASTEURISASI SUSU KAMBING DENGAN VARIAN RASA UNTUK MENINGKATAKAN DAYA KONSUMSI PADA SISWA Novianda, Novianda; Akram, Rizalul; Fadhliani, Fadhliani; S, Rahmansyah; Ananta, Auliyah Balqis; Tsunami, Lindu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35257

Abstract

Abstrak: Susu kambing merupakan salah satu susu terbaik yang dihasilkan hewan, dapat dikonsumsi langsung atau dimasak, namun terdapat masalah ketika proses pemerahan dan susu mudah basi. Tujuan Pengabdian mengatasi permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan dilakukan 4 tahap yaitu, pertama tahap pra kegiatan dilakukan sosialisasi dan analisis permasalahan mitra, kedua tahap pelaksanaan dilakukan workshop dan diskusi mengajarkan mitra cara peggunaan mesin pasteurisasi untuk produksi susu dengan suhu 65 OC dan memberikan varian rasa, ketiga tahap evaluasi dilakukan peningkatan Soft Skill mitra, ke empat tahap monitoring aktifitas produksi. Mitra pengabdian terdiri dari 2 kelompok yaitu mitra peternak etawa berjumlah 10 orang dan mitra Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Tamiang berjumlah 35 orang. Hasil peningkatan yang telah tercapai dalam kegiatan yaitu aspek produksi yang sebelumnya 75% meningkat menjadi 85%, aspek manajemen usaha dan pemasaran sebelumnya 80% meningkat menjadi 87% dan testimoni hasil produksi susu kepada siswa sekolah sebelumnya 75% meningkat menjadi 90%.Abstract: Goat milk is one of the best types of milk produced by animals. It can be consumed directly or cooked, but there are problems with the milking process and the milk spoils easily. The purpose of the community service program is to address these issues. The implementation method consists of four stages. The first stage is a pre-activity stage, which involves socialization and analysis of the partner's problems, The second stage involved workshops and discussions teaching partners how to use pasteurization machines for milk production at a temperature of 65°C and providing flavor variants, The third stage of evaluation involved improving the soft skills of partners, while the fourth stage involved monitoring production activities. The partners consisted of two groups, namely 10 Etawa goat farmers and 35 students from Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Tamiang. The improvements achieved in these activities include an increase in production from 75% to 85%, an increase in business management and marketing from 80% to 87%, and an increase in student testimonials on milk production from 75% to 90%.
Anthropometry–Kansei for ergonomic assistive device design Andriani, Meri; Dewiyana, Dewiyana; Adlie, Taufan Arif; Nurmalawati, Nurmalawati; Nadya, Yusri; Sari, Leni Putma; Revanza, Bayu; Novianda, Novianda; Yusnawati, Yusnawati
Jurnal Polimesin Vol 24, No 1 (2026): February
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i1.8345

Abstract

Manual work using non-ergonomic tools at the packaging station causes workers to bend over for long periods. This condition can increase the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs), thereby reducing worker productivity. The objectives of this study were to determine the greatest pain complaints from workers, design ergonomic aids to reduce MSDs complaints, and analyze worker responses to the ergonomic aids created. The methods used included worker anthropometric measurements, percentile determination, statistical tests to ensure data usability, and Kansei Engineering to identify worker interest in the tool. Results and discussion, popliteal length, popliteal height, and hip width are the dimensions used to design the tool. All dimensions were tested statistically. In the data sufficiency test, all data were declared valid, the data reliability test was declared reliable, and the data normality test stated that the data were normally distributed. The percentile used was the 50th percentile. Worker responses to the tool were evaluated using Kansei Engineering using nine Kansei words. All Kansei words were declared valid with values (0.407- 0.850) exceeding the r-table value, and the reliability test (0.707- 0.791) was declared greater than the Cronbach Alpha limit (5%), so all Kansei words were reliable. In conclusion, the ergonomic aids for packaging workers have a length of 43.65 cm, a height of 44.40 cm, and a width of 33.35 cm, while the evaluation of the aids produced seven descriptors with the highest scores, namely comfortable to use (0.940), safe to use (0.935), light (0.911), easy to use and move (0.913), simple design (0.920), flexible to use (0.951), and very functional when used in the workplace (0.938).