Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Kombinasi Anti Diabetik Oral-Oral Di RSUD Provinsi NTB Puspita Anjani, Baiq Lenysia Puspita; Sierly, Nadia; Adikusuma, Wirawan; Qiyaam, Nurul; Furqani, Nur; Rahmawati, Cyntiya
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i2.23492

Abstract

Background: based on data from the Ministry of Health NTB, the prevalence of Diabetes Mellitus in West Nusa Tenggara in 2020 is around 59,606 people divided into 10 regencies and cities. The highest prevalence of diabetes is type 2 diabetes mellitus (DMT2). One way to assess the success of T2DM therapy is to measure quality of life using Quessionnair's Diabetic Quality Of Life Clinical Trial (DQLCTQ) questionnaire. The purpose of the study: to evaluate the quality of life of DMT2 patients who received oral-oral antidiabetic combination at West Nusa Tenggara Provincial Hospital. Method: observational  analytic with Cross Sectional design with  Concurrent patient data collection. Samples: 56 T2DM patients. The results of the study: on  the characteristics of respondents there was no difference in quality of life on gender, age, occupation and length of suffering from T2DM. Patients who received the combination of metformin and glimepiride had a quality of life score of 71.84, while patients who received the combination of metformin and glimepiride 74.77. Research conclusion: statistical test  with independent sample t-test showed no significant difference between the two groups (p = 0.268).
Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Penggunaan Tablet Fe (Zat Besi) di Sekolah MA Al-Aziziah Putri Gunung Sari Safitri, Santi; Nurbaety, Baiq; Furqani, Nur; Qiyaam, Nurul
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i2.24525

Abstract

Latar Belakang : Anemia merupakan salah satu keadaan kadar hemoglobin dalam darah yang kurang dari normal, anemia terjadi karena kekurangan zat besi sebagai akibat dari kurangnya asupan makanan sumber zat besi khususnya sumber pangan hewani (besi heme). Beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi tablet Fe bagi remaja putri diantaranya yaitu pengetahuan gizi, pola makan, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Tingkat pengetahuan pada remaja akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku dalam memilih makanan disekolah maupun dirumah yang menentukan mudah tidaknya seseorang memahami manfaat manfaat tablet Fe. Tujuan : Tujuan penelitiana ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri terhadap penggunaan tablet Fe di MA. AL-Aziziah Putri Gunung Sari pada tahun 2023. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantutatif dengan pengambilan data secara cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah siswi SMA kelas X dan XI di MA. AL-Aziziah Putri Gunung Sari yang berjumlah 81 sampel. Hasil : Berdasarkan dari hasil penelitian diketahui bahwa Tingkat pengetahuan responden mayoritas mempunyai tingkat pengetahuan cukup sebanyak 52 orang (64%). Berdasarkan tingkat pengetahuan responden dalam menjawab kuisioner kategori baik sebanyak 25 orang (31%), kategori cukup sebanyak 52 orang (64%), dan dalam kategori kurang sebanyak 4 orang (5%). Kesimpulan: Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja putri terhadap penggunaan tablet fe (zat besi) di MA AL-Aziziah Putri Gunung Sari priode Mei 2023 dengan kategori cukup
ANALISIS ANALISIS HUBUNGAN TERAPI POLIFARMASI DENGAN POTENSI DAN TINGKAT KEPARAHAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2: ANALISIS HUBUNGAN TERAPI POLIFARMASI DENGAN POTENSI DAN TINGKAT KEPARAHAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Hijriani, Nursela; Nopitasari, Baiq Leny; Furqani, Nur; Natasari, Indri
JOURNAL OF PHARMACEUTICAL (JOP) Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Pharmaceutical (JOP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jop.v3i1.1617

Abstract

Latar Belakang : Pasien Diabetes Melitus (DM) berpotensi mengalami polifarmasi karena munculnya komplikasi yang dapat meningkatkan morbiditas. Polifarmasi berkaitan erat dengan jumlah penyakit atau multimorbiditas. Semakin banyak penggunaan obat, semakin besar kemungkinan terjadi efek samping atau interaksi obat yang tidak dikehendaki. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan terapi polifarmasi dengan potensi dan tingkat keparahan interaksi obat pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan menggunakan data retrospektif, yang diambil dari data rekam medis pasien DM tipe 2 rawat jalan dan didapatkan dari ruang rekam medis dan SIRS  (Sistem Informasi Rumah Sakit) RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan metode pengambilan sampel secara Purposive Sampling serta dilakukan pada November 2023. Hasil : Sebanyak 33 rekam medis dengan 132 potensi kejadian interaksi, selanjutnya dianalisis secara deskriptif menggunakan Drug Interaction Checker (Medscape) dan analisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara terapi polifarmasi dengan potensi interaksi obat dengan nilai p-value sebesar 0,596 (p-value > 0,05) dan odds ratio (OR) 0,477 serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara terapi polifarmasi dengan tingkat keparahan interaksi obat dengan nilai p-value sebesar 0,344 (p-value > 0,05) dan nilai korelasi sebesar -0,083 yang menunjukkan tingkat hubungannya sangat rendah. Kesimpulan : Hubungan antara polifarmasi dengan potensi interaksi obat menunjukkan hubungan yang tidak signifikan, dan juga hubungan antara polifarmasi dengan tingkat keparahan menunjukkan hubungan yang tidak signifikan.
Hubungan Pengetahuan tentang Diare dan Perilaku Ibu Balita dalam Swamedikasi di Desa Beber, Batukliang, Lombok Tengah Nurbaety, Baiq; Rosdiawati, Rosdiawati; Qiyaam, Nurul; Furqani, Nur
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 6, No 2 (2025): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v6i2.32092

Abstract

Swamedikasi adalah proses pengobatan yang dilakukan sendiri oleh seseorang mulai dari pengenalan gejala sampai pemilihan dan penggunaan obat. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan dan penyakit ringan yang sering dialami masyarakat seperti demam, pusing, nyeri, batuk, influenza, maag, kecacingan, penyakit kulit dan diare. Diare merupakan suatu keadaan yang tidak normal atau tidak seperti biasanya ditandai dengan peningkatan volume cair serta frekuensi buang air besar tiga kali atau lebih dalam sehari yang disebabkan karena infeksi, malabsorbsi, makanan dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan tentang diare dan perilaku ibu balita dalam swamedikasi. Metode penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional, serta menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 82 ibu balita dan dilaksanakan pada 27 juni – 30 juli 2024 dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan ibu balita memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 48 (58,5 %) dan perilaku cukup 37 (45,1%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku ibu dalam swamedikasi diare pada balita dengan nilai signifikan p = 0,000 (p-value < 0,05).
Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe (ferrum) di Puskesmas Gunung Sari Nurbaety, Baiq; Hardiani, Baiq Rizki; Nopitasari, Baiq Leny; Furqani, Nur; Fitriana, Yuli; Sugara, Taufan Hari
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.21304

Abstract

Latar Belakang: Kejadian anemia atau kekurangan darah pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sebanyak 48,9%. Penatalaksanaan anemia pada ibu hamil di Indonesia masih terfokus pada pemberian tablet tambah darah. Berdasarkan survei data pendahuluan di Puskesmas Gunung Sari, menunjukkan bahwa anemia ibu hamil di Puskesmas Gunung Sari pada tahun 2021 yaitu sebanyak 61 pasien, kemudian terjadi peningkatan pada tahun 2022  yaitu dengan jumlah kasus anemia sebayak 71 pasien.Tujuan : Untuk mengetahui tingkat kepatuhan Ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe (Ferrum) di puskesmas Gunung Sari. Metode: Deskriptif Observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilakukan selama periode  5 April-5 Mei 2023 yang  melibatkan 38 ibu hamil sebagai responden yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Gunung Sari menggunakan Kuesioner MMAS-8.Hasil: Didapatkan bahwa dari 38 responden yang memiki kepatuhan tinggi sebanyak 4 orang (10%), kepatuhan menengah 11 orang (29%) dan kepatuhan rendah 23 orang (61%). Berdasarkan skor rata-rata jawaban kuesioner terhadap tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe di Puskesmas Gunung Sari adalah 3,71 yaitu termasuk  dalam kategori kepatuhan rendah. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe (Ferrum) di Puskesmas Gunung Sari yaitu termasuk kategori kepatuhan rendah  sebanyak 23 orang (61%).
Peningkatan literasi kesehatan pada anak di sekolah pesisi juang Ampenan melalui dongeng PHBS Hendriyani, Irmatika; Nopitasari, Baiq Leny; Pradiningsih, Anna; Wahid, Abdul Rahman; Safwan, Safwan; Fitriana, Yuli; Anjani, Baiq Lenysia Puspita; Rahmawati, Cyntiya; Furqani, Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24644

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di daerah bintaro Ampenan, tujuan dari kegiatan ini adalah memperkernalkan prilaku hidup bersih sehingga target sasaran pada program pengabdian ini adalah anak-anak usia 5 tahun dan sekolah dasar dimana usia tersebut adalah usia rentan lalai akan kebersihan diri. Metode penyampaian yang diberikan berupa dongeng PHBS dengan cara bercerita tentang perilaku hidup sehat yang diadaptasi dari beberapa referensi buku cerita. Tingkat keberhasilah dari kegitian ini adalah anak-anak dapat menerapkan perilaku hidup bersih dengan menerapkan cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah berkegitan atau makan, anak-anak juga mampu untuk diajak bekerjasama dalam kegiatan gotong royong yang melibatkan para remaja masjid didaerah bintaro. Waktu yang dihabiskan selama kegiatan ini berlangsung adalah tiga bulan dari persiapan dan termasuk dengan monitring evaluasi kegiatan selama kurang lebih sebulan untuk memastikan kegiatan ini tetap terlaksana. Kata kunci: PHBS; literasi. AbstractThis community service activity takes place in the Bintaro Ampenan area, the aim of this activity is to introduce clean living behavior so that the targets for this service program are children aged 5 years and elementary school where this age is the age that is vulnerable to neglecting personal hygiene. The delivery method given is in the form of PHBS fairy tales by telling stories about healthy living behavior adapted from several story book references. The level of success of this activity is that children are able to adopt clean living behavior by washing their hands with soap before and after doing activities or eating, children are also able to be invited to collaborate in mutual cooperation activities involving mosque teenagers in the Bintaro area. The time spent during this activity was three months of preparation and included monitoring and evaluation of the activity for approximately a month to ensure this activity was still carried out. Keywords: PHBS; literation.