Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Research Applications in Community Services

Pelatihan Pembuatan Kerajinan Limbah Pohon Pisang Sebagai Upaya Peningkatan UMKM Masyarakat Desa Kedungrejo Aprillia Dwi Ardianti; Fahmi Khumaini
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.091 KB) | DOI: 10.32665/jarcoms.v1i1.582

Abstract

Desa Kedungrejo merupakan desa yang terletak di Kec. Sumberrejo Kab. Bojonegoro. Desa Kedungrejo kaya akan pohon pisang yang limbah pohonnya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk dijual sebagai bahan baku tali dan kerajinan. Pohon pisang yang sudah berbuah biasanya ditebang dan tidak bisa menghasilkan apa-apa, padahal batang pisang masih bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai ekonomis. Berdasarkan hasil analisis potensi yang dimiliki Desa Kedungrejo, maka kegiatan Pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah memberikan pelatihan pembuatan tali dan kerajianan tangan dari pohon pisang. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok pemuda-pemudi karang taruna dan ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pelaporan. Kegiatan ini menghasilkan beberapa produk kerajinan dari limbah pohon pisang diantaranya adalah tas, peci, wadah tisu, vas bunga, topi, kotak makan, dan dompet.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Talang dengan Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tas Dari Pelepah Pisang M. Ivan Ariful Fathoni; Aprillia Dwi Ardianti; Yogi Prana Izza; Achmad Chumaidi; Aprillia Nur Tina
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i1.1317

Abstract

Desa Talang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Mayoritas penduduk Desa Talang memiliki mata pencaharian sebagai seorang petani. Banyak petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen. Kondisi ini menyebabkan penghasilan rendah, kesejahteraan masyarakat berkurang, dan masyarakat menjadi pengangguran musiman. Berdasarkan modal komoditas pisang yang ada di Desa Talang, dilaksanakan pelatihan pembuatan kerajinan dari pelepah pisang. Pelepah pisang dapat diolah menjadi berbagai bahan jadi yang memiliki nilai jual tinggi seperti tali, tas, kopyah, asbak, pot, tempat pensil, dan lainnya. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat. Dalam pelatihan ini, dikhususkan pada produk tas sebagai contoh produk yang dapat dihasilkan dari pelepah pisang kering. Selain itu, tas juga merupakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis tinggi jika nantinya dapat dikembangan oleh masyarakat Desa Talang sebagai produk UMKM unggulan desa. Metode yang dipakai dalam pendampingan pelatihan pelepah pisang adalah PAR (Participatory Action Research). Pelatihan diikuti oleh 20 orang ibu-ibu PKK Desa Talang, serta melibatkan kepala desa dan perangkat desa setempat. Pelatihan dilaksanakan dua hari berturut-turut. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap tahap demi tahap dalam proses pembuatan kerajinan. Hingga akhirnya, semua kelompok peserta dapat membuat kerajinan ini dengan baik.
Pendampingan Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih untuk Penguatan Usaha Simpan Pinjam di Desa Sranak Mufid, Miftahul; Aprillia Dwi Ardianti
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v4i3.5553

Abstract

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan berbasis desa. Namun, banyak KDMP yang secara hukum telah terbentuk justru stagnan sebagai entitas pasif karena minimnya kapasitas kelembagaan, sistem administrasi yang tidak tertib, serta rendahnya keterlibatan anggota. Artikel ini mengkaji sebuah model pendampingan partisipatif yang dirancang khusus untuk mentransformasikan KDMP Desa Sranak, Bojonegoro, dari koperasi pasif menjadi lembaga simpan pinjam yang siap beroperasi. Berbeda dari pendampingan konvensional yang bersifat pelatihan teknis semata, intervensi ini mengintegrasikan tiga pilar transformasi: (1) penguatan administratif melalui penyusunan 16 buku wajib, RKT, RAPB, dan SOP; (2) perbaikan tata kelola kelembagaan melalui revisi AD/ART dan pelatihan manajemen simpan pinjam; serta (3) pembangunan sense of ownership anggota melalui sosialisasi partisipatif dan keterlibatan langsung dalam perencanaan usaha. Pelaksanaan kegiatan selama Juli–Agustus 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman prinsip koperasi, kesiapan operasional, dan komitmen kolektif anggota. Hasil ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis transformasibukan sekadar pelatihan merupakan kunci dalam mengaktifkan koperasi desa. Artikel ini memberikan kontribusi praktis berupa model pendampingan yang dapat direplikasi untuk mengatasi stagnasi KDMP di wilayah lain, sekaligus memperkaya state of the art dalam literatur pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Pelatihan Pembuatan Kerajinan Limbah Pohon Pisang Sebagai Upaya Peningkatan UMKM Masyarakat Desa Kedungrejo Ardianti, Aprillia Dwi; Khumaini, Fahmi
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v1i1.582

Abstract

Desa Kedungrejo merupakan desa yang terletak di Kec. Sumberrejo Kab. Bojonegoro. Desa Kedungrejo kaya akan pohon pisang yang limbah pohonnya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk dijual sebagai bahan baku tali dan kerajinan. Pohon pisang yang sudah berbuah biasanya ditebang dan tidak bisa menghasilkan apa-apa, padahal batang pisang masih bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai ekonomis. Berdasarkan hasil analisis potensi yang dimiliki Desa Kedungrejo, maka kegiatan Pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah memberikan pelatihan pembuatan tali dan kerajianan tangan dari pohon pisang. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok pemuda-pemudi karang taruna dan ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pelaporan. Kegiatan ini menghasilkan beberapa produk kerajinan dari limbah pohon pisang diantaranya adalah tas, peci, wadah tisu, vas bunga, topi, kotak makan, dan dompet.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Talang dengan Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tas Dari Pelepah Pisang Fathoni, M. Ivan Ariful; Ardianti, Aprillia Dwi; Izza, Yogi Prana; Chumaidi, Achmad; Tina, Aprillia Nur
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i1.1317

Abstract

Desa Talang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Mayoritas penduduk Desa Talang memiliki mata pencaharian sebagai seorang petani. Banyak petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen. Kondisi ini menyebabkan penghasilan rendah, kesejahteraan masyarakat berkurang, dan masyarakat menjadi pengangguran musiman. Berdasarkan modal komoditas pisang yang ada di Desa Talang, dilaksanakan pelatihan pembuatan kerajinan dari pelepah pisang. Pelepah pisang dapat diolah menjadi berbagai bahan jadi yang memiliki nilai jual tinggi seperti tali, tas, kopyah, asbak, pot, tempat pensil, dan lainnya. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat. Dalam pelatihan ini, dikhususkan pada produk tas sebagai contoh produk yang dapat dihasilkan dari pelepah pisang kering. Selain itu, tas juga merupakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis tinggi jika nantinya dapat dikembangan oleh masyarakat Desa Talang sebagai produk UMKM unggulan desa. Metode yang dipakai dalam pendampingan pelatihan pelepah pisang adalah PAR (Participatory Action Research). Pelatihan diikuti oleh 20 orang ibu-ibu PKK Desa Talang, serta melibatkan kepala desa dan perangkat desa setempat. Pelatihan dilaksanakan dua hari berturut-turut. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap tahap demi tahap dalam proses pembuatan kerajinan. Hingga akhirnya, semua kelompok peserta dapat membuat kerajinan ini dengan baik.