Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KREATIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS PROYEK BERBANTUAN VIDEO CHEMSONG Indang Retno Fourniyati; Ariyatun
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 9: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i9.2195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas siswa melalui pembelajaran kimia berbasis proyek berbantuan video Chemsong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah siswa yang berpartisipasi berjumlah 72 orang dari kelas X MM SMK N 8 Semarang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi kreativitas siswa pada pembelajaran kimia system periodic unsur dan struktur atom. Terdapat empat aspek kreativitas yang diteliti, yaitu aspek sikap, proses berpikir, tindakan dan produk dengan perolehan rerata skor masing-masing sebesar 60,15 (cukup baik); 69,79 (cukup baik); 72,4 (baik) dan 78,37 (baik). Hasil pencapaian rata-rata kreativitas siswa secara keseluruhan adalah 70,17 dalam kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kimia berbasis proyek berbantuan video Chemsong mampu mengembangkan kreativitas siswa
Evaluasi dan Analisis Program Gerakan Literasi Sekolah pada Penilaian Kompetensi Minimal Siswa Menggunakan Model Countenance Stake Ariyatun Ariyatun; Sudarmin Sudarmin; Sri Wardani; Sigit Saptono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) secara umum bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa dengan membina ekosistem literasi sekolah dalam GLS sehingga menjadi pembelajar sepanjang hayat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program GLS di Kabupaten Kendal berdasarkan tolok ukur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 tentang pengembangan kepribadian dengan menggunakan model Countenance Stake. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang diguankan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Perencanaan GLS berada pada level yang baik (72%), implementasi GLS berada pada level yang baik (58%), terdapat ketidaksesuaian antara implementasi GLS dengan dasar Permen No. 23 Tahun 2015 Bidang Keuangan Pendidikan dan Kebudayaan, hasil tes Penilaian Kompetensi Minimum (AKM) tidak memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dengan tingkat pencapaian tepat waktu 65% pada kategori cukup. Terdapat contingency antara perencanaan, pelaksanaan dan hasil AKM dengan semua kategori.
A Systematic Literature Review of Research and Implication Blended Learning in Building Modern Education Ariyatun Ariyatun; Sudarmin Sudarmin; Sri Wardani; Sigit Saptono
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study attempts to present a thorough picture of how blended and mixed learning are used to promote meaningful learning at the secondary and higher education levels. To synthesize academic research pertaining to the use of blended learning in education, a systematic review of the literature was conducted. 50 articles out of a total of 1409 that were screened met the requirements for inclusion. The findings point to a number of beneficial roles in constructing modern education at the secondary and postsecondary levels. The effects of blended learning have a significant impact on improving how students engage with low-tech infrastructure while studying. In the new norm, teachers must be at the center of more efficient decision-making on blended learning. This paper's content can be used to describe the mixed-methods trend in education and how it helps to provide engaging learning opportunities.
Implementation of the Inquiry Learning Model Integrated Ethno-STEM for Secondary Metabolites on the Concept Mastery and Conservation Characteristics of Students Sudarmin Sudarmin; Rr. Sri Endang Pujiastuti; Skunda Diliarosta; Ariyatun Ariyatun; Rehani Ramadhani
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of the Implementation of the Inquiry Learning Model Integrated Ethno-STEM for Secondary Metabolites on the Concept Mastery and Conservation Characteristics of Students. This research is part of the Basic Research of Higher Education Excellence in 2022. The research begins in 2021 by (1) developing an ethno-STEM integrated inquiry learning model with the Sudarmin syntax through the define, design, and development stages, (2) the preparation of research instruments for mastering chemical concepts organic and conservation characters which are further validated. In this research, the application of an evaluation tool for mastery of conservation concepts and characters assisted by the google form application after learning with the Ethno-STEM integrated inquiry learning model that has been produced. The research subjects are students of chemistry education at the Faculty of Mathematics and Science (FMIPA) of Universitas Negeri Semarang for the 2021/2022 academic year. At the end of the implementation of the Ethno-STEM Integrated Inquiry learning model with the Sudarmin syntax the data were analyzed. The results of the research concluded (a) Students' concept mastery scores still need to be improved, because based on N-gain scores there are still many moderate categories, (b) understanding of the conservation character of students regarding secondary metabolites from Indonesian tropical forest plants and their benefits in achieving good categories, (c) ) The overall results of the learning activities show a positive response to the model that has been developed.
Edukasi Pencegahan Cedera Olahraga Melalui Warming Up FIFA 11+ Sri Sumartiningsih; Setya Rahayu; Sugiharto Sugiharto; Anies Setiowati; Anggit Risdiyanto; Rakha Abbiyu; Irfan Fauzi; Safeb Achman Irfai Anas; Wahyu Restu Syahputri; Maria Ayu Puspita; Ariyatun Ariyatun; Gunawan Gunawan
Journal of Community Empowerment Vol 3 No 1 (2023): Journal of Community Empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jce.v3i1.72515

Abstract

FIFA organisasi sepakbola internasional mengembangkan program latihan untuk mengurangi resiko cedera olahraga, serta membantu anak-anak meningkatkan fungsi fisiologis dan kinerja tubuhnya yang disebut dengan latihan pemanasan FIFA 11+. Kejadian cedera dilapangan tanpa penanganan yang tepat sering terjadi. Untuk itu diperlukannya sosialasi latihan pencegahan cedera olahraga pemanasan FIFA11+ ke pelatih dan pemain olahraga khususnya sepakbola untuk mengurangi resiko cedera pada saat latihan dan meningkatkan performa serta kebugaran. Metode ceramah digunakan untuk mensosialisasi dan meng-edukasi konsep program latihan pemanasan FIFA 11+. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta webinar via zoom meeting tentang pencegahan dan penanganan cedera olahraga, latihan untuk pencegahan cedera dan program latihan pemanasan FIFA 11+. Hasil pengabdian masyarakat ini untuk mensosialisasi program pemanasan FIFA11+ diikuti oleh 320 peserta, yang terdiri dari 81% laki-laki dan 19 % perempuan. Latar belakang pekerjaan didapatkan 44 orang pelatih, hanya 11 orang perempuan. Hasil peningkatkan pengetahuan pencegahan dan pencegahan cedera sebanyak 41%, latihan untuk mengurangi cedera 43% dan program FIFA 11+ meningkat sebanyak 50%. Simpulan sosialiasi latihan olahraga untuk mengurangi cedera dan meningkatkan performa menunjukkan 50% peningkatkan pemahaman program FIFA 11+. Sehingga dapat digunakan sebagai model pencegahan cedera olahraga khususnya pada sepak bola.
Reconstruction of Indigenous Knowledge into Scientific Knowledge in the Production Process of Batik Linggo Riky Setiawan; Wibowo, Teguh; Ariyatun
JEC Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Chemistry Education, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2023.5.2.24903

Abstract

This study aims to reconstruct indigenous knowledge into scientific knowledge in the production process of Batik Linggo carried out in Singorojo District, Kendal Regency, Central Java, Indonesia. The description of this study is a number of scientific knowledge from the reconstruction of indigenous knowledge about the production of Batik Linggo. This study uses a qualitative descriptive method through interviews, direct observation, and literature study on the production of Batik Linggo. This research focuses on the Production Process description of Batik Linggo, especially the knowledge of Batik craftsmen related to raw materials and the production process of Batik Linggo. The data obtained were analyzed, verified, constructed into scientific knowledge, and interpreted to obtain meaningful information. Based on this research, it can be concluded that there is local wisdom found in the production of Batik Linggo that can be reconstructed into scientific knowledge.
Reconstruction of Indigenous Knowledge into Scientific Knowledge in the Production Process of Batik Linggo Riky Setiawan; Wibowo, Teguh; Ariyatun
Journal of Educational Chemistry (JEC) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Chemistry Education, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2023.5.2.24903

Abstract

This study aims to reconstruct indigenous knowledge into scientific knowledge in the production process of Batik Linggo carried out in Singorojo District, Kendal Regency, Central Java, Indonesia. The description of this study is a number of scientific knowledge from the reconstruction of indigenous knowledge about the production of Batik Linggo. This study uses a qualitative descriptive method through interviews, direct observation, and literature study on the production of Batik Linggo. This research focuses on the Production Process description of Batik Linggo, especially the knowledge of Batik craftsmen related to raw materials and the production process of Batik Linggo. The data obtained were analyzed, verified, constructed into scientific knowledge, and interpreted to obtain meaningful information. Based on this research, it can be concluded that there is local wisdom found in the production of Batik Linggo that can be reconstructed into scientific knowledge.
Reconstruction of Ethno-STEM Integrated Project Learning Models for Explanation of Scientific Knowledge Regarding Aroma Compounds of Indonesian and World Herbal Teas Sudarmin, Sudarmin; Savitri, Erna Noor; Pujiastuti, Rr. S. E.; Yamtinah, Sri; Mohd Zaim, H. Hanim binti; Ariyatun
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/wknw8m59

Abstract

The background to this research is the importance of finding an integration pattern between the project learning model and Ethno-STEM based inquiry to explain scientific knowledge regarding the aroma of herbal tea.  The fundamental research objective is to design an integration pattern for the project and Ethno-STEM learning model and reconstruct scientific knowledge based on public knowledge of the aromatic volatile compounds of Indonesian and world herbal teas. This research method and approach is mixed research. This qualitative approach is to find the integration of the project learning model and Ethno-STEM (Ethno-STEM PjLM) and its syntax. A quantitative approach regarding analyzing tea aroma volatile compounds using an Arduino gas sensor: research data from literature studies, interviews, reconstruction, and data on identifying volatile compounds in the aroma of herbal tea analyzed descriptively, qualitatively, and quantitatively. The results of the research concluded: (1) the reconstruction and integration pattern between PjLM Ethno-STEM is an integrated pattern with SUDARMIN syntax, (2) the reconstruction of scientific knowledge based on public knowledge regarding the process of isolation, extraction, and bioactivity of secondary metabolites, (3) herbal tea aroma volatiles compounds are identified by Arduino sensor: carbon dioxide, methane, propane, butane, acetone, alcohol, and ester, (4) the implementation of Ethno-STEM PjLM received a positive response from students.
Online Learning: Definisi, Komponen, Karakteristik dan Tren Pembelajaran Masa Depan retno, indang; Ariyatun
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi Juli-Desember 2021
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v2i2.611

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskritif kualitatif studi literatur dengan kajian kepustakaan (library research) untuk mendeskripsikan definisi, karaktersitik online learning dan bagaimana tren pembelajaran untuk masa depan. Pada penelitian studi literatur ini penulis menggunakan berbagai sumber tertulis seperti artikel, jurnal dan dokumen-dokumen yang relevan dengan kajian dalam penelitian ini. Hasil studi menunjukan bahwa Online learning merupakan suatu sistem yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih luas, lebih banyak, dan bervariasi. Online learning meliputi aspek perangkat keras (infrastruktur) berupa seperangkat komputer yang saling berhubungan satu sama lain dan memiliki kemampuan untuk mengirimkan data, baik berupa teks, pesan, grafis, maupun suara. Penelitian berikutnya yang menarik untuk dikembangkan sebagai riset adalah peran online learning dan teknologinya dalam menfasilitasi proses pengajaran dan pembelajaran di era pendidikan 5.0.
AI-INTEGRATED STEM-PBL TRAINING: PENGUATAN TPACK GURU SMP DI KABUPATEN MAJALENGKA Ella Fitriani; Fera Kurniadewi; Hanhan Dianhar; Ariyatun; Alifah Deslia; Patrisia Maghfira
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang besar bagi inovasi pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) berbasis Problem-Based Learning (PBL). Secara umum, guru masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi ini ke dalam praktik pembelajaran, khususnya bagi mereka yang bertugas di wilayah yang relatif jauh dari perkotaan meskipun fasilitas pendidikan sudah tersedia. Keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menjadi salah satu faktor utama yang menghambat pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, program pelatihan ini dirancang guna memperkuat TPACK guru dalam menerapkan AI-integrated STEM-PBL, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung pencapaian SDG 4 (Kualitas Pendidikan). Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui workshop interaktif dan kegiatan praktik langsung (hands-on activities), dan pendampingan dengan melibatkan mahasiswa sebagai mitra kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah. Hasil kuesioner menunjukkan seluruh peserta merasa pelatihan ini membantu mereka dalam memahami penerapan TPACK dan STEM-PBL, sementara 80% peserta menilai Abstract The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has opened significant opportunities for innovation in STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) education through Problem-Based Learning (PBL). In general, teachers continue to face challenges in integrating this technology into classroom practice, particularly those working in regions located farther from urban centers, even though educational facilities have begun to improve. Limited understanding and skills within the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework remain key factors hindering the effective use of AI in teaching and learning. To address these needs, a training program was designed to strengthen teachers’ TPACK in implementing AI-integrated STEM-PBL, thereby enhancing teaching quality and supporting Sustainable Development Goal 4 (Quality Education). The program consisted of interactive workshops, hands-on activities, and mentoring, with the involvement of university students to foster collaboration between higher education institutions and schools. Questionnaire results indicated that all participants found the training useful in helping them to understand the application of TPACK and STEM-PBL, while 80% reported improvement in their TPACK skills and increased their confidence in using AI for their job as a teacher. These findings demonstrate the importance of systematic training in equipping teachers with AI-integrated STEM-PBL competencies and advancing technology-driven educational transformation in secondary schools. Keywords: Artificial Intelligence; STEM Education; TPACK; Teacher Training; Problem-Based Learning