Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Berdasarkan Instrumen Program Management Office Noviyanti, Ade Irma
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.5807

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of the Independent Curriculum using the PMO (Program Management Office) instrument at TK Kemala Bhayangkari 31 Tanggul. The research method used is narrative qualitative with a case study approach. The sample taken was one school using a purposive sampling technique, namely Kemala Bhayangkari Kindergarten 31 Tanggul, Jember Regency, where the school is one of the Mobilizing Schools that implements the Independent Curriculum. Data were obtained using the PMO instrument with a rating scale which was then analyzed using descriptive qualitative techniques. The results showed that the implementation of the Independent Curriculum at Kindergarten Kemala Bhayangkari 31 Tanggul had gone well as evidenced by the average PMO score at level 4 (four). Keywords: analysis, implementation, independent curriculum, PMO, driving school
PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR KREATIF BAGI GURU PAUD DI KABUPATEN JEMBER Nury Kurnia; Pipit Rika Wijaya; Ade Irma Noviyanti
Jurnal Mitra Dedikasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jmdm.v3i1.215

Abstract

Guru PAUD memiliki peran strategis dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Namun, hasil identifikasi kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian besar guru PAUD di Kabupaten Jember masih mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam menyusun modul ajar kreatif melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2026 di Gedung FKIP Universitas PGRI Argopuro Jember dengan melibatkan 30 guru PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, diskusi, praktik penyusunan modul ajar, serta pendampingan intensif. Materi pelatihan disampaikan oleh Nury Kurnia, S.S., M.Pd., Pipit Rika Wijaya, S.P., M.Pd., dan Ade Irma Noviyanti, S.Psi., M.Pd. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dalam menyusun modul ajar kreatif yang ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 61,4 pada pretest menjadi 84,7 pada posttest. Sebanyak 86,7% peserta berhasil menghasilkan modul ajar dengan kategori baik dan sangat baik. Kebaruan kegiatan ini terletak pada pengembangan Modul Ajar Kreatif Berbasis Potensi Lokal Jember yang mengintegrasikan lingkungan, budaya, dan potensi lokal ke dalam pembelajaran anak usia dini. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual, dan berpusat pada anak sehingga dapat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka pada satuan PAUD di Kabupaten Jember.
Keefektifan Teknik Sosiodrama dalam Mengurangi Bullying Verbal pada Siswa Sekolah Mengengah Pertama Selina Damayanti; Dewi Masyitoh; Ade Irma Noviyanti
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v12i2.25609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik sosiodrama dalam mengurangi perilaku bullying verbal pada siswa kelas VII-G di SMP Negeri 1 Kalibaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan enam siswa yang teridentifikasi melakukan bullying verbal sebagai sampel. Pengukuran perilaku bullying verbal dilakukan melalui skala yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara perlakuan diberikan dalam bentuk layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama selama enam sesi. Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test untuk menguji signifikansi perubahan skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor bullying verbal siswa menurun dari 84,5 menjadi 62,5, dengan semua siswa menunjukkan perbaikan perilaku, yang mengindikasikan efektivitas teknik sosiodrama dalam mengurangi bullying verbal. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah, terutama dalam menangani masalah perilaku agresif verbal dan meningkatkan keterampilan sosial-emosional siswa.
PENDAMPINGAN GURU PAUD DALAM MERANCANG PEMBELAJARAN INKLUSIF MELALUI MEDIA DIGITAL YANG RAMAH ANAK Pipit Rika Wijaya; Ade Irma Noviyanti; Nury Kurnia; Marsidi Marsidi
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 2 No 3 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v2i3.7787

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam merancang pembelajaran inklusif melalui media digital yang ramah anak. Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman guru tentang pendidikan inklusif serta keterampilan dalam mengembangkan media digital yang adaptif terhadap kebutuhan anak yang beragam. Pengabdian dilaksanakan di lembaga PAUD mitra di Kabupaten Jember pada 12 November 2025 melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, implementasi, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan melalui workshop, praktik langsung, klinik pembelajaran, dan observasi kelas. Kegiatan pelatihan difasilitasi oleh Pipit Rika Wijaya, M.Pd; Ade Irma Noviyanti, M.Pd; Nury Kurnia, M.Pd; dan Marsidi, M.Si. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru tentang konsep pembelajaran inklusif, peningkatan keterampilan dalam menyusun modul ajar inklusif, serta kemampuan dalam mengembangkan media digital ramah anak. Guru berhasil menghasilkan produk berupa modul ajar inklusif dan media pembelajaran digital yang siap diimplementasikan di kelas. Implementasi pembelajaran menunjukkan respon positif dari anak, ditandai dengan meningkatnya partisipasi, antusiasme, dan keterlibatan dalam kegiatan belajar. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi pedagogis dan digital guru PAUD serta mendukung terwujudnya pembelajaran inklusif yang ramah anak.
PEMANFAATAN BUNGA PEPAYA SEBAGAI PRODUK BERNILAI JUAL TINGGI Ahmad Jazuly Jazuly; Ade Irma Noviyanti; Pipit Rika Wijaya; Sugihartatik Sugihartatik
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v4i3.1912

Abstract

Papaya (Carica papaya) is a plant that is widely found in Indonesia. Papaya flowers are rich in nutrients and have various benefits, both for health and for the culinary industry. Utilization of papaya flowers as a high-value product can be an opportunity to improve the community's economy, especially for farmers who have papaya plants but have not maximized other parts of the plant. During the training, participants were given steps in processing papaya leaves into Implementation Coordination: a) This community service is facilitated by the Jagatnata Maitreiya monastery which determines the training participants. b) The training participants were agreed to be groups of farmers and housewives in Jember. c) The training was carried out at the Jagatnata Maitreiya Jember monastery by providing materials on the benefits, efficacy of nutritional value and economic value. d) Evaluation of the implementation was carried out using direct interviews to find out feedback or expectations that had been achieved and desired by the participants.