Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TRANSPORTASI OJEK ONLINE (GRAB) TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI KOTA AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Fakhri; Gusti Muhammad Hidayatullah
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.412

Abstract

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Transportasi Online Grab Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Kota Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Transporrtsi Online Terhadap Kepuasan Di Kota Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jenis Penelitian Yang Digunakan Adalah Penelitian Deskriptif Kuantitatif. Pengumpulan Data Dilakukan Dengan Membagi Kuesioner Kepada 100 Responden Pengguna Grab Di Kota Amuntai Tengah. Penelitian Ini Menggunakan Metode Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil Dari Peneitian Ini Menunjukkan Bahwa : (1) Kualitas Pelayanan Transportasi Online Grab Tidak Berpengaruh Signifikan Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Kota Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (2) Harga Transportasi Online Grab Berpengaruh Signifikan Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Kota Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
DEVELOPMENT OF STONE FLAKE ARTIFACT TECHNOLOGY IN THE EARLY HALF OF HOLOCENE AT LEANG BATTI, SOUTH SULAWESI: PERKEMBANGAN TEKNOLOGI ARTEFAK SERPIH BATU PADA PARUH AWAL HOLOSEN DI LEANG BATTI, SULAWESI SELATAN Suryatman; Fakhri; Sardi, Ratno; Hakim, Budianto
Berkala Arkeologi Vol. 40 No. 2 (2020)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30883/jba.v40i2.585

Abstract

Abstract Intensive research in prehistoric caves in South Sulawesi has shown the cognitive capability of Sulawesi inhabitants that might not be possessed by other explorers in Wallacea. In the early half Holocene, the ability shown was to modify the shale tool known as the Toalean techno-complex. However, the view of the development of stone artifact technology in the period between before and early development of the Toalean techno-complex is rarely studied intensively. Leang Batti site is the occupation sites that can fill the information gap through the study of flakes artifact technology. 1376 artifacts were classified and analyzed for flakes by observing morphometric dynamics and tool type technology between the Early to Middle Holocene. The results that in the Early Holocene, the dominant technology was large flakes without modification. In the Middle Holocene, the size of the flakes began to change due to the influence of Toalean with the character of the modified flake technology began to enter in the basic concept of making tools, but not too strong. Abstrak Penelitian yang intensif di gua-gua prasejarah Sulawesi Selatan telah menunjukkan kemampuan kognitif penghuni Sulawesi yang mungkin jarang dimiliki populasi lain di Wallacea. Pada paruh awal Holosen kemampuan yang diperlihatkan adalah memodifikasi alat serpih yang dikenal dengan tekno-kompleks Toalean. Namun demikian, gambaran perkembangan teknologi artefak batu pada masa antara sebelum hingga awal perkembangan tekno-kompleks Toalean masih jarang diteliti secara intensif. Situs Leang Batti adalah situs hunian yang dapat mengisi kekosongan informasi melalui studi teknologi artefak serpih. Artefak berjumlah 1376 buah diklasifikasi dan dianalisis pada serpih dengan mengamati dinamika morfometrik dan teknologi tipe alat antara Holosen Awal hingga Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Holosen Awal, teknologi yang dominan adalah serpih yang digunakan sebagai alat secara langsung tanpa dimodifikasi. Pada fase Holosen Tengah, ukuran serpih mulai mengalami perubahan karena pengaruh Toalean dengan karakter teknologi serpih yang dimodifikasi mulai masuk dalam konsep dasar sipembuat alat, namun tidak terlalu kuat.