Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Layanan Digital SP4N LAPOR E-Government pada Pemerintahan Kota Pagaralam Menggunakan Model Delone And Mclean Marzuki, Muhammad; Herdiansyah, M. Izman; Negara, Edi Surya; Sutabri, Tata
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1787

Abstract

Kota Pagaralam merupakan salah satu kota yang memanfaatkan penggunaan aplikasi dalam pelayanan publik di bidang e-government yaitu Aplikasi SP4N LAPOR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas tingkat kepuasan layanan penggunaan Aplikasi SP4N LAPOR sebagai layanan pengaduan bagi masyarakat dalam mewujudkan peningkatan pelayanan publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pagaralam. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena yang terkait dengan lingkup penelitian. Teknik dalam pengumpulan data yaitu melalui wawancara, dokumentasi, dan juga observasi, kemudian data dianalisis dengan menggunakan model Delone and Mclean. Metode Delone and McLean adalah metode yang mempunyai 6 variabel evaluasi yaitu: information quality, system quality, service quality, use, user satisfaction dan net benefit. Metode Delone and McLean akan digunakan sebagai model mengukur kesuksesan E- government dengan menganalisis kepuasan layanan digital Aplikasi SP4N yang ada di Kota Pagaralam. Dengan model ini diharapkan dapat diketahui komponen-komponen yang mendukung atau menghambat dalam penggunaan E-government, sehingga ke depan dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan Pemerintah Kota Pagaralam dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pagaralam sebagai penyelenggara dan pengelola aplikasi SP4N LAPOR masih mengalami beberapa kendala yang perlu diperbaiki agar manfaat dari penggunaan aplikasi tersebut lebih maksimal. Melalui analisis yang dilakukan, peneliti menyarankan beberapa hal diantaranya yaitu adanya sosialisasi yang berkelanjutan mengenai aplikasi SP4N LAPOR, meningkatkan motivasi kerja pegawai, membuat bimbingan teknologi kepada admin pengelola SP4N LAPOR, dan meningkatkan infrastruktur jaringan internet.
Perancangan Tim Siap Tanggap Insiden Siber-CSIRT: Studi Kualitatif Berdasarkan Business Impact Analysis di Bank XYZ Putra, Hendra Yada; Herdiansyah, M. Izman; Sutabri, Tata
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v10i1.1903

Abstract

Dalam operasional perbankan salah satu risiko yang berpotensi meningkat seiring dengan pemanfaatan TI pada skala yang lebih besar adalah risiko yang ditimbulkan oleh ancaman dan insiden siber karena pemanfaatan TI sudah sebagian besar melalui media siber. Pada Bank XYZ semua insiden keamanan siber dikelola oleh Divisi Teknologi Informasi dan belum ada batasan secara spesifik menangani insiden siber khusus skala besar. Insiden siber khusus skala besar terkait dengan pembentukan Tim kerja dengan fungsi yang tidak hanya melakukan pemulihan insiden secara teknis saja, melainkan juga secara berkolaboratif dari sisi non teknis. Mengingat reputasi bank dipertaruhkan saat pemulihan insiden keamanan berlangsung. Selain itu perlu adanya pengaturan secara spesifik mengenai alur kerja, lingkup layanan dan limit dampak yang akan menjadi trigger kapan tim ini akan mulai bekerja. Diperlukan penelitan dengan tujuan untuk mengembangkan pengelolaan insiden keamanan siber yang lebih efektif dan efisien dalam bentuk perencanaan Tim Siap Tanggap Insiden Siber (TTIS), atau lebih dikenal dengan Computer Security Incident response Team (CSIRT) yang mengacu pada tingkat kritikalitas pada analisis Business Impact Analysis (BIA). Penelitian mengacu pada standard ISO/TS 22317:2021 sebagai panduan analisis BIA dan ISO/IEC 27035:2023 dalam penyusunan kerja Tim TTIS. Hasil BIA memberikan gambaran yang jelas mengenai tingkat kritikalitas proses bisnis yang dimiliki Bank. Penentuan tingkat kritikalitas sangat membantu dalam penyusunan tim TTIS/CSIRT yang efektif dan efisien dalam upaya penangan insiden keamanan informasi skala besar.
Studi Kasus Dampak Penerapan E-Government Terhadap Generation Z di Kota Palembang Afdhaluddin, Muhammad; Antoni, Darius; Herdiansyah, M. Izman; Mirza, A. Haidar
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 6, No 2 (2022): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/infotekjar.v6i2.5020

Abstract

Teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menemukan bahwa 98 persen dari anak-anak dan remaja tahu tentang internet dan 79,5 persen diantaranya adalah pengguna internet. Pengaruh e- government pada generasi Z di Kota Palembang sudah berjalan dengan baik dari segi quality of public servise, trust, e-service quality, Perceived Usefulness. Jenis penelitian yang digunakan pada research ini adalah menggunakan quantitative research yang merupakan proses untuk menentukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat ukurnya. dari hasil uji terhadap 4 dimensi quality of public servise, trust, e-service quality, Perceived Usefulness pada ketiga e-government channel yang ada di Kota Palembang berbasis mobile, website, dan social media. E-government channel mobile mempunyai impact of e-government tertinggi dengan rata-rata persentase 98% dan Impact of e-government pada e-government channel social media mendapatkan hasil terendah dengan persentase 95%.
Studi Empirik E-Government Terhadap Public Service Pengajuan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Wahyudi, Muhammad; Antoni, Darius; Syamsuar, Dedy; Herdiansyah, M. Izman
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 6, No 2 (2022): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/infotekjar.v6i2.5021

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi di era saat ini dibutuhkan untuk menunjang dalam kemudahan aktivitas di segala bidang dari pihak pemerintah maupun pihak swasta. Pemerintah terus melakukan inovasi dan pengembangan layanan berbasis elektronik yakni e-government. E-gov akan meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik berbasis digital dengan mengarah good governance. Pemerintah Kabuaten Muara Enim memiliki 1521 perusahaan dan 61 SKPD/dinas terkait. Sampel yang digunakan berjumlah 295. Dari dimensi yang digunakan menunjukkan hasil bahwa SP2D terhadap usability sebesar 94 persen, information quality sebesar 91 persen, service interaction sebesar 81 persen, quick accessible and ease of use sebesar 88 persen dan information adequacy and website design sebesar 87 persen.
Information Technology Risk Management Analysis Using Cobit and ISO at Jumputan Industry Sutabri, Tata; Pratama, Yoga; Herdiansyah, M. Izman; Cholil, Widya
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 9, No 6 (2025)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.9.6.3236

Abstract

The Jumputan industry, a cultural heritage and creative sector in Palembang, utilizes data technology to streamline and improve business operations, thereby enhancing its competitiveness in transactions. This involves the use of computer devices and third-party applications accessible to the public. The integration of IT/IS in the Jumputan industry is often hindered by various challenges, such as connectivity issues, system malfunctions, outdated support, resource errors, insufficiently skilled personnel, shifts in technology policies by third-party providers, changes in government regulations, and other limiting factors. This study examined the risks associated with IT/IS implementation in the Jumputan industry, using the COBIT 2019 and ISO 31000 frameworks to identify risks, create risk profiles, and assess data technology management within the culture-based creative sector. This study aimed to identify and anticipate the risks associated with IT/IS implementation. A qualitative descriptive approach was employed, by data analyzed through the COBIT 2019 and ISO 31000 frameworks. The findings revealed that the Jumputan industry must adopt data technology risk management, as over 10 potential risk sources could negatively impact its business processes. Ultimately, this risk profile is intended to help the industry proactively address potential challenges and unforeseen risks. Additionally, it is hoped that this study will serve as a valuable resource for future research focused on the role of data technology in the creative industry.
ANALISIS SISTEM KEAMANAN DATA UNIVERSITAS BINA INSAN DARI KEJAHATAN SIBER MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE OWASP Susanto, Erwin; Herdiansyah, M. Izman; Negara, Edi Surya; Damayanti, Nita Rosa
Jurnal Teknologi Informasi Mura Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Teknologi Informasi Mura
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v18i1.2925

Abstract

This study aims to analyze the data security system at Universitas Bina Insan against cybercrime threats using the Open Web Application Security Project (OWASP) Top 10 approach. Data security is an important aspect because higher education institutions store sensitive information such as academic data, user identities, and administrative records. This research uses a qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, documentation studies, as well as web application security testing using OWASP ZAP. The results show that the system has implemented basic security measures; however, several vulnerabilities that may pose risks were still found, such as injection, cross-site scripting (XSS), weaknesses in authentication and access control, and suboptimal security configurations with risk levels ranging from low to high. Questionnaire findings support the technical results and indicate that OWASP Top 10 is effective as a framework for identifying, evaluating, and mitigating vulnerabilities. This study provides comprehensive prevention strategy recommendations to improve data security continuously.