Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

An evaluation model of islamic learning education program in madrasah aliyah Anidi Anidi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v21i1.12003

Abstract

The purpose of this study is: (1) to create the products as the evaluation model learning programs of Islamic education in madrasah aliyah, suitable, precise, and accurate, (2) to know how to test the suitability of the model to obtain the evaluation model of Islamic Education learning programs in madrasah aliyah which is valid, and reliable, and (3) determine the effectiveness of the application of evaluation model of Islamic learning programs that was developed. This  was a research and development method study (R D), referring to the model of  Borg Gall, the development process was simplified into three steps, namely: (1) the stage predevelopment  of models, (2) the stage of development of the model, and (3) the operational phase of the field (test model). The data were collected using questionnaires, interview, observation, documentation, and test. Data were analyzed using quantitative and qualitative. The conclusion of this research and development is: (1) evaluation model of Islamic Religious Education Learning program developed comprising: (a) the evaluation procedures, (b) the evaluation instrument, and (c) the evaluation guide. (2) according to the experts, PAI teachers, and principals, procedures, instruments, and evaluation guidelines  developed  are already good, and can be used, d) the instrument developed is entirely valid (load factor 0.3), reliable (CR 0.7), and qualified as a fit model (RMSEA ≤ 0.08 and NFI, CFI and GFI .90). second, the expert's opinion, PAI teachers and principals, the developed evaluation model (EPH model) is declared effective,  practical, and easy to use, and supported by a valid and reliable instrument.
Permasalahan Anak Disabilitas Intelektual dan Disabilitas Mental di Sekolah Anidi; Anlianna
Arus Jurnal Pendidikan Vol 2 No 3: Desember (2022)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v2i3.134

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu (a) Untuk mendeskripsikan permasalahan anak disabilitas intelektual di sekolah, (b) untuk mendeskripsikan Permasalahan anak disabilitas mental di sekolah dan (c) Untuk mengetahui cara mengatasi Permasalahan anak Disabilitas Intelektual dan Anak Disabilitas Mental di Sekolah. Metode Penelitian ini   menggunakan jenis penelitian yang berupa studi literatur atau studi kepustakaan. Studi literatur/kepustakaan dapat  ditempuh  dengan mengumpulkan  referensi  yang terdiri  beberapa penelitian terdahulu dan pendapat ahli/pakar  yang   kemudian   dikompilasi   untuk   menarik kesimpulan (Mardalis, 1999).  Hasil   kompilasi   dari beberapa penelitian terdahulu digunakan untuk menyimpulkan (1) permasalahan yang dihadapi anak disabilitas intelektual di sekolah, (2) Permasalahan yang dihadapi anak disabilitas mental di sekolah dan (3) Mengatasi Permasalahan anak Disabilitas Intelektual dan Anak Disabilitas Mental di Sekolah. Hasil penelitian dengan kesimpulan yaitu permasalahan Disabilitas Intelektual yaitu (a) tidak mampu membedakan perilaku mana yang dinilai benar atau salah dan berdasarkan teori linguistic intelligence dan bodily/kinesthetic intelligence tidak berkembang sesuai dengan anak-anak normal seusianya atau mengalami perkembangan yang terhambat dan (b) selalu munculnya kecemasan, ketakutan dan kekhawatiran serta kegelisahan pada setiap anak yang mengalami disabilitas intelektual. Permasalahan Disabilitas Mental yaitu  keterbatasan memahami pelajaran, tidak percaya diri (minder), kesulitan memakai baju, memakai sepatu, makan, menggosok gigi dan lain sebagainya. Kesulitan menangkap pelajaran, kesulitan dalam berfikir, daya ingat yang lemah serta kesulitan dalam penyesuaian. Mengatasi Permasalahan anak Disabilitas Inteletual dan Disabilitas Mental di sekolah, yaitu (a) intervensi dengan konseling keluarga berpengaruh dalam mengatasi problem emosi pada anak, (b) fungsi Sekolah sebagai lembaga Pendidikan dapat sangat penting, baik interaksi dengan teman sebaya, perancangan kurikulum sesuai kebutuhan anak tersebut dan (c) penyusuan program kesehatan mandiri dan menjalankan peran masyarakat sekitar.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa SD Ahmad Rustam; Desi Ratnasari; Anidi; Aris Suziman
Arus Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2: Agustus (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v3i2.236

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of parents' educational level and learning discipline on student achievement. The approach in this research is a quantitative approach. The population of this study were all fourth grade students at SD Negeri Lalonggaluku, totaling 45 students. The sample for this study used a total population of 24 students in class IV-A and 21 students in class IV-B. The research data was collected through the questionnaire method. Data analysis in this study used the SPSS 25 for Windows program. The results of the regression analysis obtained R Square 0.516, this means that the variable level of parental education (X1) and student learning discipline (X2) has an influence of 51.6% on student achievement (Y). Variable X1 gave an effective contribution (SE) of 2.77% and variable X2 of 48.83%, so it was concluded that the educational level of parents and student learning discipline had a positive effect on increasing student achievement in class IV SD Negeri Lalonggaluku.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis ICT Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri 1 Laompo Anidi Anidi; Arna Juwairiyah; Chairan Zibar L. Parisu; Fernandes Arung
Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Februari 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jakap.v1i1.254

Abstract

This research is an experimental research with a quantitative approach. The purpose of this study is to determine: 1) The effect of the use of ICT-based learning media on students' science learning motivation. 2) The effect of the use of ICT-based learning media on science learning outcomes of grade V students of SD Negeri 1 Laompo. The results of the study showed that in the subject of Natural Sciences (IPA) with the experimental method there was an increase, namely, the average value obtained in the pre-test of the experimental class was 61.70 and the average pre-test value in the control class was 60.00 and after being given treatment the post-test results in the experimental class were 80.29 while the post-test results in the control class were 79.15. the increase that occurred between the experimental pre-test and the experimental post-test was 18.59 and the increase that occurred between the control class pre-test and the control class post-test was 19.15. The pre-test score in the experimental class has a minimum score of 47 and a maximum score of 75. The pre-test score in the control class has a minimum score of 44 and a maximum score of 75. The post-test score in the experimental class has a minimum score of 76 and a maximum score of 95, while the post-test score in the control class has a minimum score of 65 and a maximum score of 84. Based on the results of the observation of motivation before being given the application of ICT-based learning media, it appears that the motivation aspect has an interest with a success percentage of 4.46%, attention with a success percentage of 5.13%, concentration with a success percentage of 3.64%, perseverance with a success percentage of 5.04%. From the data above, an average of 18.27% can be obtained and the level of success achieved is incomplete. And after being treated, it appears that the aspect of student learning motivation has an interest with a success percentage of 7.56%, attention with a success percentage of 8.20%, concentration with a success percentage of 5.68%, perseverance with a success percentage of 9.55%. Based on these data, an average of 30.99% was obtained and the level of success achieved was complete.
Literature Review: Integrasi Etnomatematika Budaya Bali dalam Pembelajaran Matematika SD Wisnawati, Anggi; Ekadayanti, Waode; Usman, Ashari; Anidi; Yanti, Noer Rakhmat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri keterkaitan antara matematika dan budaya dengan menggunakan sudut pandang etnomatematika dalam konteks budaya Bali. Budaya Bali yang sarat dengan tradisi dan adat istiadat, dikenal memiliki kekayaan dan keunikan yang tinggi di Indonesia. Namun, pemanfaatan konsep etnomatematika dalam budaya ini masih belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah berbagai studi yang membahas penerapan konsep matematika dalam praktik budaya Bali, serta menilai potensi pengintegrasian konsep-konsep tersebut ke dalam pembelajaran matematika di tingkat nasional. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang memungkinkan peneliti mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis informasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan mengenai etnomatematika dalam konteks Bali. Proses pengumpulan data mencakup identifikasi sumber, pencarian referensi, seleksi dan evaluasi dokumen, pengumpulan dan pencatatan informasi penting, serta pengelolaan dokumentasi data. Hasil kajian menunjukkan adanya beragam bentuk penerapan etnomatematika dalam budaya Bali, seperti pada bangunan tradisional, sistem penanggalan, seni rupa, dan musik. Selain itu, studi ini mengungkapkan adanya peluang integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa serta keterkaitan pembelajaran dengan konteks lokal. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pengkajian lebih lanjut terhadap peran etnomatematika dalam menjaga dan mengembangkan budaya Bali di masa yang akan datang.
Peran Orang Tua Dalam Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 3–5 Tahun Anidi Anidi; Fernandes Arung; Chairan Zibar L. Parisu; Arna Juwairiyah
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v1i1.255

Abstract

Language development is one of the important aspects in the growth and development of early childhood, especially in the age range of 3-5 years which is a critical period in the formation of communication skills. Parents, as the first and main educators for children, have a strategic role in providing appropriate stimulation to support children's language development. This literature study aims to explore various scientific findings that discuss parental involvement in stimulating children's language through daily interactions, reading habits together, educational games, and the use of appropriate digital media. The method used in this study is a literature review from various relevant national and international journals in the period 2018 to 2024. The results of the study show that active parental involvement, either through two-way communication, play activities, or the habit of reading stories, greatly influences children's vocabulary, syntax, and speaking skills. On the other hand, lack of stimulation or passive communication patterns can significantly inhibit language development. Therefore, it is important for parents to get education about effective language stimulation strategies according to the child's developmental stage. This study recommends the importance of collaboration between parents, educators, and child health workers in creating a conducive linguistic environment for early childhood.
Workshop Teknik Penulisan Soal Di SD 66 Mambo Anidi Anidi; Fernandes Arung
Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif Vol 1 No 1 (2025): Edisi Februari 2025
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jampi.v1i1.18

Abstract

Good quality questions greatly affect the effectiveness of assessment in learning. However, many teachers still face obstacles in compiling questions that are in accordance with the correct writing rules. This community service activity aims to improve teacher competence in writing quality questions through a workshop at SD 66 Mambo. The method used is direct training and mentoring with theoretical and practical approaches. The results of the activity showed that the participants experienced an increase in understanding in compiling questions according to the principles of validity, reliability, distinguishing power, and level of difficulty. This workshop provides significant benefits for teachers in compiling more effective assessment instruments to improve the quality of learning in schools.
Systematic Literature Review of the Low Interest in Reading in Indonesia with a Narrative Inquiry Approach Anidi; Anlianna
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.377

Abstract

Berdasarkan hasil Program for International Student Assessment (PISA) 2018, nilai membaca di Indonesia masih di bawah rata-rata. Karena minat baca siswa tidak berubah, diperlukan kajian literatur untuk mengkategorikan data secara sistematis. Tujuan dari penelitian ini bertujuan  untuk mengkaji lebih detail aspek-aspek terkait minat baca dengan menggunakan metode pencarian literatur dan teknik Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR ini menggunakan tiga level evaluasi yang meliputi penilaian eksternal, internal dan kualitas (QA). Hasil akhir yang diperoleh menunjukkan terdapat 10 penelitian yang  relevan. Riset tersebut ditelaah dan diperoleh kesimpulan tentang penyebab, akibat dan solusi atas rendahnya minat baca. Penyebab rendahnya minat baca terdiri dari dua faktor, yaitu faktor internal seperti kurangnya motivasi diri, kurang membaca dan kurangnya alasan/tujuan, sedangkan faktor eksternal adalah kurangnya sarana prasarana, kurangnya waktu, teknologi dan ekonomi. serta faktor lingkungan. Akibat dari rendahnya minat baca antara lain rendahnya hasil belajar, rendahnya mutu dan kualitas sumber daya manusia, keterbelakangan dan ketertinggalan, tingginya pengangguran, krisis literasi dan kekurangan sumber daya. Solusi rendahnya minat baca dapat ditemukan melalui kegiatan/program, bahan bacaan, tempat membaca dan teknologi. Hasil SLR ini bertujuan untuk memberikan informasi dan penilaian yang meningkatkan minat baca siswa.
Pelatihan Penggunaan Teacher in a Box bagi Guru SD untuk Meningkatkan Literasi Digital di Daerah Blank Spot Ekadayanti, Waode; Sisi, La; Parisu, Chairan Zibar L.; Juwairiyah, Arna; Kasmawati, Kasmawati; Anidi, Anidi; Husain, Itsnain Alfajri; Permatasari, Sri Jumiaty
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.414

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru-guru SD Negeri 1 Landono melalui penggunaan Teacher in a Box sebagai solusi pembelajaran offline di daerah dengan keterbatasan akses internet. Masalah utama yang dihadapi adalah koneksi internet yang tidak stabil, sehingga mempengaruhi kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung dengan pengenalan dan penggunaan aplikasi Teacher in a Box, yang memungkinkan guru mengakses materi ajar secara offline. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru-guru mampu mengelola materi ajar, membuat kelas, dan menggunakan fitur-fitur dalam aplikasi dengan efektif, meskipun masih ada tantangan terkait bahasa dan teknis. Para guru memberikan masukan untuk pengembangan perangkat, seperti penyediaan router khusus dan fitur terjemahan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital guru-guru SD Negeri 1 Landono, serta memberikan solusi praktis bagi tantangan pembelajaran di daerah blank spot. Rekomendasi untuk pelaksanaan kegiatan serupa di masa depan yaitu dapat mencakup banyak daerah blank spot terutama di wilayah Sulawesi Tenggara.
Pengaruh Penggunaan Alat Bantu Pembelajaran Berbasis AI dalam Proyek STEAM terhadap Keterampilan Guru SD dalam Mengajar IPA Juwairiyah, Arna; Parisu, Chairan Zibar L; Kasmawati, Kasmawati; Anidi, Anidi; Sisi, La; Ekadayanti, Waode
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan alat bantu pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam proyek STEAM terhadap keterampilan guru SD dalam mengajar IPA di Kota Kendari. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional, penelitian ini melibatkan 50 guru SD sebagai responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen utama penelitian berupa kuesioner skala Likert 5 poin, yang mengukur pemahaman terhadap AI, pemahaman proyek STEAM, dan keterampilan mengajar IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemahaman AI dengan keterampilan mengajar IPA (r = 0,52; p < 0,05), serta pengaruh langsung pemahaman AI terhadap keterampilan mengajar sebesar 0,45 unit pada setiap peningkatan satu unit pemahaman AI. Analisis lebih lanjut mengungkapkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat pemahaman AI berdasarkan kelompok usia, di mana guru berusia 25–45 tahun memiliki pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan guru di atas 45 tahun. Temuan ini menunjukkan bahwa guru yang lebih muda cenderung lebih adaptif terhadap teknologi, yang berdampak positif pada keterampilan pedagogis mereka dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek STEAM di kelas IPA. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya dukungan pelatihan teknologi berkelanjutan bagi guru, khususnya untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan mereka dalam mengadopsi AI sebagai alat bantu pembelajaran. Rekomendasi lebih lanjut ditujukan kepada pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk memperkuat kebijakan pengembangan profesional guna mendukung ekosistem pembelajaran yang adaptif dan responsif di era digitalisasi.