Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

STRATEGI FILIPINA DALAM MENGHADAPI AGRESIVITAS TIONGKOK DI KEPULAUAN SPRATLY Andha Umar Auf Rabbani; Rendy Wirawan
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana startegi Filipina dalam menghadapi agresivitas Tiongkok di Kepulauan Spratly. Penulis menggunakan konsep bandwagoning untuk menjawab strategi Filipina. Bandwagoning merupakan sikap negara beraliansi dengan negara pengancam bagi negara pelaku bandwagoning. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif, menggunakan data penelitian sekunder dan teknik analisis data dengan studi Pustaka. Terdapat 4 faktor dalam bandwagoning yaitu aggregate power, geographic proximity, offensive power dan aggressive intention. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Faktor geographic proximity dan aggressive intention menunjukkan Tiongkok merupakan ancaman nyata bagi Filipina. Melalui faktor aggregate power dan offensive power menampilkan  bahwa Tiongkok memiliki sumber daya yang besar sehingga Filipina memiliki peluang melakukan Kerjasama dengan Tiongkok agar mempertahankan Kepulauan Spratly, proses Kerjasama inilah yang disebut strategi bandwagoning. Kerjasama yang dilakukan Filipina melalui Kerjasama ekonomi dan keamanan.
UPAYA UNI EROPA MENGELOLA DAN MENDISTRIBUSIKAN PENGUNGSI DALAM MENGHADAPI KRISIS MIGRASI Eka Puspita Sari; Rendy Wirawan
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/xrkyz790

Abstract

Krisis migrasi Uni Eropa (UE) mencapai puncaknya pada tahun 2015 dengan lebih dari satu juta pengungsi, terutama dari Suriah, Afghanistan, dan Irak. Krisis ini telah mengalami pergeseran yang signifikan dari waktu ke waktu. Setelah menurun selama 2017-2020, tekanan migrasi meningkat kembali pada 2021-2023, sebagian didorong oleh ketegangan geopolitik dan invasi Rusia ke Ukraina. Studi ini mengkaji upaya UE untuk mengelola dan mendistribusikan pengungsi pada periode 2020-2023 melalui kebijakan, instrumen hukum, dan mekanisme kerjasama antarpemerintah. Dengan menggunakan pendekatan Intergovernmentalisme Liberal, temuan menunjukkan bahwa UE berupaya memperkuat tata kelola migrasinya melalui Pact On Migration and Asylum yang diusulkan (2020), yang mengarah pada reformasi sistem suaka dengan mekanisme solidaritas yang fleksibel pada tahun 2023, serta aktivasi Temporary Protection Directive (TPD) pada tahun 2022 untuk menanggapi masuknya pengungsi Ukraina. Kesimpulannya, langkah-langkah ini menunjukkan arah yang positif, tetapi efektivitas penerapannya sangat bergantung pada konsistensi solidaritas di antara negara-negara anggota UE.
PERTENTANGAN REZIM VIKTOR ORBÁN TERHADAP NILAI-NILAI UNI EROPA TAHUN 2021-2024 Rendy Wirawan; Ailsa Purwabhagawanta Saskirana Laksono
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk pertentangan terhadap nilai-nilai fundamental Uni Eropa yang tercantum dalam Pasal 2 Traktat tentang Uni Eropa oleh pemerintahan Viktor Orbán. Penelitian ini menggunakan konsep demokrasi liberal melalui enam nilai Uni Eropa, yaitu penghormatan terhadap martabat manusia, kebebasan, demokrasi, kesetaraan, supremasi hukum, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk hak kelompok minoritas. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini mengkaji sejumlah kebijakan domestik pemerintahan Orbán mulai dari reformasi sistem pemilu, restrukturisasi lembaga peradilan, konsolidasi media, kebijakan anti-imigrasi, hingga regulasi anti-LGBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Hungaria secara formal masih menjalankan prosedur elektoral tetapi praktik politik serta kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Orbán semakin menjauh dari nilai-nilai Uni Eropa. Konsolidasi kekuasaan dan agenda iliberal yang dijalankan mencerminkan adanya pertentangan terhadap nilai keanggotaan Uni Eropa.
Invasi Rusia ke Ukraina Tahun 2022: Analisis Perspektif Keamanan Sosial Rendy Wirawan; Farhan Setyo Kuncoro
Jurnal Hubungan Internasional Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): JHII 2025
Publisher : Lampung Center for Global Studies (LCGS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhii.v7i1.78

Abstract

Penelitian ini menganalisis invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022 melalui perspektif keamanan sosial dengan menggunakan kerangka Copenhagen School. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana Rusia membangun narasi sekuritisasi terhadap identitas komunitas penutur bahasa Rusia di Donbas sebagai justifikasi invasi militer. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis terhadap pidato politik, kebijakan negara, dokumen resmi, serta pemberitaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rusia memanfaatkan konsep Russky Mir untuk mengonstruksi keterikatan historis, budaya, dan identitas antara Rusia dengan komunitas di Ukraina timur. Identitas kolektif ini dibingkai sebagai objek referen yang terancam oleh kebijakan nasionalisasi Ukraina, khususnya dalam isu bahasa, budaya, dan simbol sejarah. Narasi perlindungan ini berfungsi ganda: mengonsolidasikan legitimasi domestik sekaligus mencari pembenaran internasional. Namun, mayoritas komunitas internasional menilai klaim tersebut sebagai manipulasi wacana demi kepentingan geopolitik Rusia.
Diplomasi Indonesia dalam Konflik Palestina-Israel Tahun 2023-2024 Yuniarti Yuniarti; Tendy; Rendy Wirawan
Interdependence Journal of International Studies Vol. 7 No. 2 (2026): Interdependence Journal of International Studies
Publisher : Department of International Relations, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54144/g3aptk92

Abstract

The Hamas attack on October 7, 2023, which signified the Palestinian struggle for liberation from Israeli occupation since 1948, was instead utilized by Israel as a pretext to justify its actions of genocide and other crimes against humanity towards Palestinians. With the support of Western nations, Israel proceeded with its genocidal acts and displaced the Palestinian population from the Gaza Strip to Rafah. These actions by Israel, which profoundly violate international laws and norms, have inevitably provoked negative reactions from countries supporting Palestinian independence from Israeli occupation. One such strong support comes from Indonesia, a nation that does not recognize Israel as a sovereign state and consistently advocates for Palestinian independence through its diplomacy. This study aims to describe Indonesia's diplomatic efforts in the Palestine-Israel conflict during 2023-2024 and the challenges encountered in these diplomatic endeavors. This research employs a qualitative method with a case study design. The data collection technique used is a literature review or library research. Indonesia's diplomatic efforts are analyzed using the concepts of diplomacy and world order. The findings indicate that Indonesia conducts its diplomatic efforts both bilaterally and multilaterally. Bilaterally, Indonesia integrates the Israel-Palestine peace agenda into its state visits to allied countries. Multilaterally, Indonesia voices the same agenda within international forums and institutions such as the UN, OIC, ASEAN, UNCTAD, and the International Court of Justice (ICJ). However, these efforts do not run smoothly as they encounter significant obstacles, primarily driven by an unjust global order and the double standards applied by superpowers such as the United States, which consistently supports Israel's actions.
SOSIALISASI PINTAR NABUNG UANG “PINANG” SEJAK DINI DI SD NEGERI 005 WARU Rendy Wirawan; Muhammad Ridho Wijaya
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v10i1.12250

Abstract

Menabung merupakan gaya hidup positif yang seharusnya muncul di masyarakat. Namun, perilaku masyarakat yang cukup konsumtif menjauhkan masyarakat dari aktivitas gemar menabung, tidak terkecuali bagi generasi muda dan anak-anak. Generasi muda saat ini justru lebih banyak menghabiskan uang mereka untuk hal yang dirasa tidak tepat. Artikel ini membahas mengenai upaya sosialisasi menabung bagi siswa kelas 5 di SD Negeri 005 Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan ini merupakan salah satu program dari kelompok KKN 50 Universitas Mulawarman yang  ditempatkan di  Kelurahan Waru. Salah satu program yang diusung oleh kelompok KKN ini adalah sosialisasi menabung, dimana sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada siswa tentang pentingnya menabung dan melakukan pengelolaan uang sejak usia dini. Kegiatan ini dilakukan selama satu hari dengan memberikan tabungan kepada siswa di akhir sesi. Hasilnya, lebih dari 20 siswa kelas 5 di SD Negeri 005 Waru telah berupaya untuk menyisihkan uang mereka dan menabungnya dengan rentang nominal yang cukup beragam. Selain responden dari siswa, pihak sekolah juga memberikan respon yang baik atas terselenggaranya sosialisasi ini.