Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS CASHBACK PADA AKAD PEMBAYARAN FINTECH DAN KEMANFAATAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Sudarma, Ade; Rahmat, Muhammad Imdadun; Casmita Pujiharto, Yaya Ruhenda
ALAMIAH : Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah Vol 6 No 01 (2025): JANUARY 2025
Publisher : Institut Agama Islam Sahid Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/alamiahjurnalmuamalahdanekonomisyariah.v6i01.960

Abstract

The development of internet technology has driven changes in aspect of human transaction affairs, including buying and selling activities. Over time, the growth of online businesses has increased significantly, marked by the rise of e-commerce platforms or startups. Its implication is to encourage innovation in transaction methods. Financial technology (fintech) is one such innovation, with Go-Pay being a prominent example in Indonesia. Go-Pay is a cashless transaction application. Its ease of use and various promotions offered by Go-Pay have attracted consumers. One of the promotions that is often offered is cashback. Cashback refers to the return of funds from the purchase of products or payment for services using Go-Pay. This study aims to analyze the impact of cashback from Go-Pay transactions on the economy of society by employing a qualitative method supported by quantitative analysis, quantitative data was processed using a two-tailed T-test with SPSS version 26 assistance. Qualitative data analysis was done by using analytical descriptive case study approach and library research, incorporating a normative (Islamic law) perspective. Data validity was tested using source and technique triangulation, while the discussion applied the principles of ushul fiqh, specifically istidlal qiyasi (analogical reasoning). The results of this study show a significant value of 52.652, while the T-table at a significance level of 0.05 is 2.020. This indicates that the null hypothesis (H0) is rejected, and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. The conclusion is that cashback in Go-Pay transactions has an impact on both the economy of society and its benefits. However, from an Islamic law perspective, cashback still contains elements of riba, which users should avoid. Furthermore, it is recommended that Go-Pay clarify the terms of its transaction in detail and partner with Islamic banks.
PENGARUH NPL, NIM DAN CAR TERHADAP RETURN ON ASET Effendi, Yudi Nugraha; Martaseli, Evi; Sudarma, Ade
OPTIMA: Jurnal Ilmiah Agribinis, Ekonomi, dan Sosial Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/optima.v9i1.2602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh NPL, NIM dan CAR terhadap Return on Asset. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM) dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Sedangkan untuk variabel dependen nya yaitu Return on Asset. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikasi NPL sebesar 0,000 dan nilai thitung -6,643 yang artinya NPL secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Asset. Nilai signifikasi NIM sebesar 0,002 dan thitung sebesar 3,237 yang berarti secara parsial NIM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Asset dan nilai signifikasi CAR sebesar 0,134 dan thitung 1,515 yang menunjukkan bahwa secara pasial CAR tidak berpengaruh terhadap Return on Asset. Dari penelitian ini juga diperoleh nilai signifikasi NPL, NIM dan CAR sebesar 0,000 dan Fhitung 36,007 yang menandakan bahwa secara simultan NPL, NIM dan CAR berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset dan juga diperoleh nilai R2 sebesar 0,553 atau 55,3%, yang artinya 55,3% Return on Asset dapat dipengaruhi oleh NPL, NIM dan CAR. Sedangkan untuk sisanya 44,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model regresi.
PENGARUH METODE CAMEL TERHADAP TINGKAT KESEHATAN BANK DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MERGER (STUDY KASUS PADA PT. BANK MANDIRI 2016-2020) Aznita, Indah Fatimah; Sudarma, Ade; Wahyu Nugroho, Gatot
OPTIMA: Jurnal Ilmiah Agribinis, Ekonomi, dan Sosial Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/optima.v8i2.2655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perbankan sebelum dan setelah di merger dengan menggunakan metode CAMEL. Dengan menggambil Laporan Keuangan atau Rasio Likuiditas yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada periode 2016 sampai 202, untuk data setelah merger dan pada periode 1994 sampai dengan 1998 untuk data sebelum merger. Metode penelitian yang digunakan iyalah metode kuantitatif dengan mengambil data yang di ambil dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil Uji T untuk menguji rata-rata kesehatan bank sebelum dan sesudah merger bahwa nilai signifikasi T sebesar 0,003 atau lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa antara tingkat kesehatan sebelum dan sesudah merger yang mana tingkat kesehatan bank sebelum merger lebih rendah dibandingkan dengen setelah merger. Sedangkan uji F nilai signifikansi F dihitung 0,05 = pengaruh antara variabel bebas secara keseluruhan terhadap variabel terkait singnifikan secara statistik, namun jika nilai F hitung 0,05 = pengaruh antara variabel bebas secara keseluruhan terhadap variabel terkait tidak signifikan secara statistik, untuk Uji F sebelum dan setelah merger nilai signifikansi Fdihitung adalah 0,0000. Karena nilai signifikansi Fterhitung lebih kecil dari 0,05 maka metode CAMEL berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesehatan secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa dari hasil olah data menggunakan SPSS perbedaan antara tingkat kesehatan bank sebelum dan sesudah merger dari uji sample independen Ttest diketahui bahwa tingkat kesehatan bank sebelum merger lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kesehatan bank sesudah merger, yang artinya merger merupakan pengambilan keputusan yang tepat karna berpengaruh baik untuk perbankan, diharapkan peneliti selanjutnya bisa memperbaiki segala kekurangan yang ada.