Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI MEDIA LUDO Syafriani, Syelvi Eriva; Zicof, Erick; Amos, John; Widdefrita, Widdefrita; Sidiq, Rapitos
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i2.2329

Abstract

Anemia sampai saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan. Berdasarkan hasil skrining di kota padang terdapat 121 kasus (2021) anemia tingkat SMP, SMPN 3 Kota Padang sebanyak 48,5 %. Berdasarkan hasil studi awal didapatkan bahwa pengetahuan tentang anemia masih kurang oleh siswi SMPN 3 Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap remaja putri dalam pencegahan anemia melalui media ludo di SMPN 3 Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan penelitian  kualitatif menggunakan metode wawancara mendalam dengan informan utama tenaga kesehatan, informan pendukung guru dan ahli desain grafis, sedangkan penelitian kuantitatif menggunakan one group pre test-post test design dengan populasi 142 orang dan sampel sebanyak 46 orang. Penelitian ini mulai dilakukan pada tanggal 29 Maret-11 Mei 2023. Hasil penelitian kualitatif didapatkan media ludo sesuai dengan kebutuhan responden. Hasil penelitian kuantitatif diperoleh rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan media ludo 8,39 dan 11,63, sedangkan rata-rata sikap 62,09 dan 68,04. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap yang bermakna dengan hasil p-value=0,0001  (p-value < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya perbedaan pengetahuan dan sikap remaja putri dalam pencegahan anemia melalui media ludo di SMPN 3 Kota Padang. Saran penelitian ini adalah agar media ludo dapat dikembangkan menjadi media yang lebih inovatif dan dijadikan sebagai media intervensi kesehatan lainnya.
Efektivitas Permainan Ludo dalam Peningkatan Pengetahuan dan Sikap tentang Pencegahan Karies Gigi: Effectiveness of Ludo Games in Increasing Knowledge and Attitude About Dental Caries Prevention Azzahra, Erinna; Amos, John; Zicof, Erick; Nadira, Nindy Audia; Widdefrita, Widdefrita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3980

Abstract

Latar belakang: Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa proporsi terbesar masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit sebanyak 45,3%. Anak usia Sekolah Dasar (6-12 tahun) merupakan usia risiko tinggi untuk terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas permainan ludo dalam peningkatan pengetahuan dan sikap tentang pencegahan karies gigi pada siswa SDN 30 Air Dingin di Kota Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian mixed method, dengan kualitatif menggunakan studi eksploratif dan kuantitatif menggunakan quasi experiment melalui pendekatan one grup pretest and posttest. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V dengan pengambilan sampel secara total sampling, yaitu sebanyak 88 orang. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis didapatkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan sebesar 3,51 dan sikap sebesar 3,59. Selain itu, terdapat efektivitas permainan ludo terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa (p-value = 0,0001). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian adalah permainan ludo efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap pencegahan karies gigi. Disarankan agar peneliti selanjutnya dapat mengembangkan materi pada permainan ludo dengan masalah kesehatan lainnya.
DETERMINAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIOBAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Zicof, Erick; Hidayanti, Rahmi; Darwel, Darwel; Fadilah, Aisya
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3237

Abstract

Penyakit malaria merupakan suatu penyakit infeksi yang memberikan morbiditas yang cukup tinggi di dunia dan merupakan penyebab mortalitas ke-3 tertinggi di dunia. Di Indonesia, Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita, ibu hamil, selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurun kan produktivitas kerja . Profil Kesehatan Sumatera Barat tahun 2020 menunjukkan bahwa Kabupaten/Kota yang telah mencapai eliminasi malaria sebanyak 16 kab/kota. Sebanyak 18 Kab/Kota di Sumatera Barat sudah API <1 per 1000 penduduk). Hanya Kabupaten Kepulauan Mentawai yang belum mencapai target, dimana API Kabupaten Mentawai 3 per 1000 penduduk . Berdasarkan data kasus malaria hingga akhir Januari 2022, Dari 15 Puskesmas yang ada, jumlah kasus tertinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Sioban dengan angka 228 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui hubungan kondisi rumah, breeding place, perilaku kebiasaan penggunaan kelambu, kebiasaan keluar malam, perilaku penggunaan obat nyamuk (repellent) dan keberadaan kandang ternak dengan kejadian malaria. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode fixed disease sampling dengan perbandingan kasus dan kontrol yaitu 1:1. Lokasi pengambilan data dilakukan di ng pada bulan Januari sampai dengan November 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan perilaku pencegahan, kondisi rumah dan keberadaan kandang ternak dengan kejadian malaria, sedangkan keberadaan breeding place tidak berhubungan dengan kejadian malaria berdasarkan hasil penelitian.
GAMBARAN KUALITAS UDARA RUMAH SAKIT TK III REKSODIWIRYO KOTA PADANG Hidayanti, Rahmi; Zicof, Erick; Nur, Erdi; Gusti, Awalia
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.2654

Abstract

Air as an environmental component needs to be maintained and improved in quality so that it provides the supporting capacity for living creatures to live optimally. A hospital is a health service institution that provides comprehensive individual health, providing inpatient, outpatient and emergency services. Transmission of nosocomial infections in hospitals occurs through various means, one of which is air. Physical environmental conditions such as humidity, lighting and temperature influence the growth and development of disease-causing germs such as viruses and bacteria which can cause health problems for visitors, patients and health workers in hospitals. This research was descriptive in nature with laboratory examinations, carried out at TK III Reksodiwiryo Hospital, Padang City. The population in this study was the air of the inpatient room at TK III Reksodiwiryo Hospital, Padang City. The research sample was taken based on several researchers' considerations. The samples in this study were the children's inpatient room, the Bung Hatta inpatient room, the ICU room and the OK room. Physical air quality checks consist of temperature, humidity and lighting. The results of checking the temperature of the inpatient room when compared with PMK No. 2 of 2023 concerning Implementing Regulations of Government Regulation Number 66 of 2014 concerning Environmental Health exceed the standards that have been set. Advice that can be given to hospitals is to pay attention to factors that can influence air quality both physically and biologically so that air pollution in hospitals can be overcome
EFEKTIFITAS PEMBERDAYAAN KELOMPOK RENTAN DAERAH PESISIR DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA DI KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Yanti, Nova; Ramadini, Indri; Metti, Elvia; Netti, Netti; Renidayati, Renidayati; Zicof, Erick
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6355

Abstract

Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, merupakan wilayah pesisir yang rentan terhadap bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Kelompok rentan, termasuk lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas, menghadapi risiko lebih tinggi akibat keterbatasan akses informasi dan kesiapan menghadapi bencana. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kelompok rentan melalui pemberdayaan berbasis komunitas. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan mentor, pembentukan kelompok siaga, serta simulasi mitigasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya efektifitas dari kegiatan pemberdayaan kelompok rentan dalam upaya mitigasi bencana yang dilihat dari peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan skor post-test meningkat dari 51 menjadi 87. Perubahan budaya kelompok rentan dalam hal kesiapsiagaan bencana di Kecamatan Koto Tangah tidak hanya menjadi penerima manfaat tetapi juga pelopor dalam mitigasi bencana di komunitas mereka. Faktor pendukung keberhasilan program adalah partisipasi aktif berbagai pemangku kepentingan, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan akses informasi dan logistik. Keberlanjutan program dapat didukung melalui kolaborasi lintas sektor dan replikasi model pemberdayaan ini di wilayah pesisir lainnya.
Paparan Gas Hidrogen Sulfida (H2S) dan Aktivitas Pemulung Terhadap Risiko Kesehatan Lingkungan di TPA Tahun 2022 Fahmi, Rani Nabilla; Onasis, Aidil; merri, Suks; Muslim, Burhan; Zicof, Erick
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri, Volume 1 No.2 April 2023
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jklm.v2i1.726

Abstract

Scavengers have the potential to be exposed to gases from the waste decomposition process at the final disposal area due to the activities of scavengers in the final disposal environment. Exposure to these gases can cause health problems for scavengers, one of which is due to Hydrogen Sulfide (H2S) gas. The purpose of the study was to determine the exposure of Hydrogen Sulfide (H2S) gas to scavengers at the Air Dingin final disposal area of Padang in 2022. The research method used Environmental Health Risk Analysis. The results of the three points measured were above the odor level limit value (0.02 ppm or 0.0278 mg/m3). The average realtime intake value is 1.55 x 10-3 mg/kg/day and the lifetime intake is 3.11 x 10-3 mg/kg/day. Realtime and lifetime RQ values, obtained RQ>1. This means that exposure to Hydrogen Sulfide (H2S) is not safe for scavengers. For this reason, it is necessary to carry out risk control efforts. For scavengers to use PPE, especially masks, and increase body resistance. For the Department of Environment of Padang, recommended to be able to monitor air quality related to polluting gases in the air around the final disposal area on a regular basis.
PENGEMBANGAN MODUL PENCEGAHAN STUNTING UNTUK CALON PENGANTIN DI KUA KOTO TANGAH Khesa, Irba; Amos, John; Audia Nadira, Nindy; Zicof, Erick; Maria Lestari Silaban, Evi
Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Vol 5 No 2 (2025): Kemitraan dalam promkes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that hampers children’s growth and development. According to the 2022 Indonesia Nutrition Status Survey (SSGI), the national stunting prevalence was 21.6%. In 2023, Koto Tangah recorded the highest stunting rate in Padang at 13.83%. Although premarital education has been provided through BP4 (Badan, Penasihat, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan) activities at the KUA, stunting prevention has not yet become a primary topic.This study employed a qualitative method with a case study approach.Data were collected through in depth interviews and observation. The data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study involved 15 informants, 9 prospective couple as primary informants, 1 head of KUA as a key informant, and 4 supporting informants consisting of the program manager for marriage guidance, nutrition officer, design expert, and language expert.The findings indicate that prospective couple have limited knowledge about stunting. Most of them are unaware of the importance of stunting prevention starting before pregnancy due to minimal exposure to relevant information. Existing preventive efforts are still limited to counseling for those with anemia. To address this need, an analysis was conducted using the P-Process approach to develop the SEHATI module as an educational medium suited to the target audience.The SEHATI module has been tested on informants and is considered appropriate for the target characteristics. It is recommended to integrate this module into BP4 counseling materials and disseminate it through KUA and health facilities as a self-education tool for prospective couple.
PENCEGAHAN ISPA MELALUI METODE EMO-DEMO DI KELURAHAN PASAR AMBACANG nurzahirah, fuji; Zicof, Erick; Widdefrita, Widdefrita; Audia Nadira, Nindy; Amos, John
Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Vol 5 No 2 (2025): Kemitraan dalam promkes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Acute Respiratory Infection (ARI) remains one of the major public health problems in Indonesia. In Padang City, ARI ranks first among the most prevalent diseases, with a proportion of 25.7%. Based on the report from Pasar Ambacang Public Health Centerduring the period of January–November 2024, there were 3,092 recorded cases of ARI. The high incidence is partly due to the lack of public knowledge regarding ARI prevention efforts. Objective: This study aimed to determine the differences in community knowledge and attitudes regarding ARI prevention efforts using the Emo-Demo method. Methods: This study employed a mixed-method design. The qualitative approach used an exploratory case study design with in-depth interviews involving community members, the ARI program manager, a design expert, an Emo-Demo expert, and a linguist. The quantitative approach applied a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The study was conducted in Pasar Ambacang Sub-district from November 2024 to May 2025, with a total sample of 63 respondents. Results: The findings indicated an improvement in community knowledge after the Emo-Demo intervention. The average knowledge score increased from 4.33 before the intervention to 8.00 afterward. Similarly, the average attitude score increased from 39.87 before the intervention to 43.84 after the intervention. Statistical tests showed a significant difference in knowledge (p-value = 0.0001) and attitude (p-value = 0.0001) before and after the intervention. Conclusion: The Emo-Demo method was proven effective in improving community knowledge and attitudes toward ARI prevention in Pasar Ambacang Sub-district.
EFEKTIVITAS MEDIA BOOKLET CEGAH DIARE TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DI POSYANDU MELATI I KELURAHAN KUBU DALAM PARAK KARAKAH KOTA PADANG Mahira, Hilya; Novelasari, Novelasari; Sumihardi, Sumihardi; Maria Lestari Silaban, Evi; Zicof, Erick
Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Vol 5 No 2 (2025): Kemitraan dalam promkes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Diarrhea is a major global health problem that often affects children under five. In West Sumatra, 1,910 cases were reported in 2023, while in Padang City cases increased from 1,199 in 2022 to 1,576 in 2023. In the first half of 2025, Parak Karakah Health Center recorded 50 cases among under-fives. Objective: This study aimed to assess the effectiveness of a booklet in improving mothers’ knowledge and attitudes toward diarrhea prevention. Method: A mixed-method design was used, combining an exploratory case study and a quasi-experimental one-group pretest–posttest design. The study was conducted from December 2024 to June 2025 in Kubu Dalam Parak Karakah, Padang City, using interviews and questionnaires. Qualitative data were analyzed through reduction, presentation, and verification, while quantitative data were tested for validity, reliability, normality, and significance using the Wilcoxon test. Results: The booklet was developed using the P-Process. Mothers’ median knowledge increased from 11.00 to 14.00, and attitudes from 48.00 to 67.00. The Wilcoxon test showed a significant change (p=0.0001). Conclusion: The booklet was effective in enhancing mothers’ knowledge and attitudes about diarrhea prevention and is recommended as a practical educational tool in health promotion. recommended that the booklet be further developed according to the target group’s needs and utilized as an educational tool in promotive and preventive health efforts. Keywords: Booklet, Mother, Diarrhea, Knowledge, Attitude
EFEKTIFITAS EDUKASI PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA EMO-DEMO DI KELURAHAN PASAR AMBACANG Widianti, Oktavia; Amos, John; Fitra Hayati, Neni; Zicof, Erick; Sidiq, Rapitos
Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Vol 5 No 2 (2025): Kemitraan dalam promkes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah melebihi 140/90 mmHg. Kasus hipertensi di Puskesmas Ambacang pada tahun 2024 sebanyak 4.212 kasus. Edukasi tentang pencegahan hipertensi menggunakan media edukasi emo-demo bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja di Kelurahan Pasar Ambacang Kota Padang. Penelitian menggunakan metode mix methode dengan penelitian kualitatif menggunakan studi kasus eksploratif dan penelitian kuantitatif menggunakan Quasi Experiment Design dengan one grup pretes-posttest design. Sampel pada penelitian sebanyak 50 orang, dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2025 di Kelurahan Pasar Ambacang. Pengembangan media edukasi Emo-Demo tentang pencegahan hipertensi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja (p- value<0,05). Kesimpulan intervensi dengan menggunakan media edukasi Emo-Demo yaitu ada peningkatan pengetahuan dengan selisih median 6,00 dan peningkatan sikap remaja tentang pencegahan hipertensi dengan selisih median 20,00.