Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Aplikasi Abu Daun Mahoni pada Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus L.) Yono Putra; Idwar Idwar; Murniati Murniati
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Vol 6 (2019): Edisi 2 Juli s/d Desember 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Okra is highly nutriuos vegetables which can be developed in Riau with using Histosol and Ultisol land by addition Mahogany leaf ash. The aim of this research is to find out the influence of Mahogany leaf ash on medium Histosol, Ultisol, and the mixture and obtain best dose for each medium to growth and yield of Okra plants. The experiment was conducted in Experimental Field of Faculty of Agriculture, Riau University, in Mei until September 2018 experiments multiplied with 3x4 factorial arengged according to Nested design (Nested). The first factor was application various medium, namely Histosol, Ultisol the mixture (1:1). The second factor was addition several ash doses, namely 0,25 recomended dose, 0,5 recomended dose, 0,75 recomended dose and 1 recomended dose (Histosol = 6 ton.ha-1, Ultisol = 12 ton.ha-1, and the mixture = 9 ton.ha-1). The result of this reasearch showed addition several ash doses on various medium has not significant to almost all parameter except stem diameter. The Addition of recomended ash dose on medium Histosol only increas fruits yields 15,66% with weights 150,17 g, medium Ultisol 32,55% with weights 114,00 g, and the mixture 29,17% with weights 121,00 g compared with addition 0,25 recomended dose.Keywords: Okra, Ash, Histosol, Ultisol
Pelestarian Warisan Budaya Melalui Pembangunan Rumah Sanggar Tenun Ikat Mbola So di NTT Cornelia Hildegardis; Yono Putra; Alfrendo Satriawan Kabupung; Petrus Verianto Soge; Triapriono Kaidu
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.550

Abstract

Pembangunan Rumah sanggar Mbola So, di Desa Hewuli, diawali dengan keinginan para pengrajin tenun dalam komunitas Mbola So yang ingin merubah lokasi pengungsian yang ditempatinya menjadi salah satu tempat wisata, terutama tenun ikat. Tenun ikat yang menjadi kekhasan dari wilayah ini merupakan tenun ikat bermotif Palue dengan warna alami. Keinginan tersebut secara perlahan ingin diwujudkan dengan memulai beberapa pembangunan rumah sanggar. Kerjasama pun dilakukan bersama dengan tim teknis dari Universitas Nusa Nipa program studi Arsitektur dan Sipil yang melibatkan dosen maupun mahasiswa. Beberapa proses dilakukan dalam perancangan ini seperti rembuk warga, pemilihan maupun pengukuran lokasi, perancangan hingga pada pembangunan rumah sanggar. Keberadaan “Rumah Sanggar Mbola So” ini diharapkan mampu meningkatkan produksi tenun ikat bemotif khas palue, meningkatkan perekonomian warga sekitar serta mampu menciptakan destinasi wisata baru bagi wilayah Kabupaten Sikka. The construction of the Mbola So studio house, in Hewuli Village, began with the wish of the weaving craftsmen in the Mbola So community who wanted to change the location of the refuge they were living in into a tourist spot, especially weaving. The uniqueness of this region is the Palue patterned weaving with natural colors. This desire is slowly being realized by starting several construction of studio houses. Collaboration was also carried out with the technical team from Nusa Nipa University, the Architecture and Civil Study program which involved lecturers and students. Several processes were carried out in this design, such as community consultation, location selection and measurement, and design and construction of studio houses. The existence of the “Mbola So Studio House” is expected to be able to increase the production of woven motifs with typical Palue motifs, improve the economy of local residents and be able to create new tourist destinations for the Sikka Regency area.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DI JALAN RAJA CENTIS KOTA MAUMERE Remigius Yasri; Anastasia Merdekawati Noralita Soludale; Yono Putra; Margaretha Yuneta
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal In Create
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan merupakan suara yang tidak dikehendaki dan mengganggu manusia. Bising yang ditimbulkan bukan hanya bunyi knalpot kendaraan yang melintas tetapi juga dapat disebabkan oleh gesekan antara permukaan jalan dan ban kendaraan, bahkan bunyi klakson kendaraan. Jalan Raja Centis merupakan salah satu ruas jalan yang terdapat di pusat kota Maumere. Jalan Raja Centis merupakan jalan kolektor dengan tipe jalan satu arah yang memiliki lebar badan jalan 6 meter. Kawasan sekitar ruas jalan Raja Centis merupakan kawasan komersil dengan jumlah arus lalu lintas yang cukup tinggi pada saat jam sibuk. Sepanjang jalan Raja Centis terdapat bangunan perdagangan (pertokoan) dan pasar yang beroperasi dari pukul 06:00 wita sampai dengan pukul 19:00 wita. Akibat tingginya arus lalu lintas di ruas jalan tersebut menimbulkan suara/bunyi yang dapat mengganggu kenyamanan bagi masyarakat di sekitar ruas jalan tersebut. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis tingkat kebisingan di jalan Raja Centis Kota Maumere dengan menggunakan standar SK Menteri Negara Lingkungan Hidup No: Kep.48/MENLH/XI/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan. Pengukuran nilai kebisingan menggunakan alat ukur Sound Level Meter (SLM). Berdasarkan hasil analisis, tingkat kebisingan di ruas jalan Raja Centis Kota Maumere tepatnya di depan Toko Laris diperoleh tingkat kebisingan sebesar 80,57 dBA. Dari nilai tersebut dapat diketahui bahwa tingkat kebisingan akibat arus lalu lintas di ruas jalan Raja Centis Kota Maumere telah melebihi standar baku mutu tingkat kebisingan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 untuk kawasan perdagangan dan jasa yaitu 70 dBA.
INDEKS KUALITAS INFRASTRUKTUR DRAINASE PERKOTAAN DI KABUPATEN SIKKA Maria Kurniaty Lete; Deddy Imanuel Pau; Yono Putra
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal In Create
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi kawasan Kabupaten Sikka setelah terjadi intensitas hujan sedang dengan durasi yang lama,menyebabkan banyaknya limpasan pada beberapa titik lokasi dan adanya sedimentasi diantaranya plastik, kayudan tanah yang terbawah aliran air ke badan jalan, kondisi seperti ini memberikan kemacetan arus lalu lintaskendaraan pada lokasi tersebut. Salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan limpasan dan banjir padalokasi adalah membangun bangunan infrastruktur drainase perkotaan. Jika dianalisis permasalahan limpasanpada beberapa titik di kawasan perkotaan Kabupaten sikka, muncul pertanyaan apakah drainase eksisting yangada di lokasi sudah berfungsi secara optimal dalam menyelesaikan permasalahan limpasan yang ada? Penelitianini urgent untuk memberikan informasi kepada pembaca terkait indeks kualitas infrastruktur drainase pada 3 titiklokasi di Kabupaten Sikka diantaranya drainase kelurahan Kota Uneng, kelurahan Beru, Kelurahan Kabor.Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus/studi lapangan, selanjutnya data diolah dandianalisis menggunakan Microsoft office excel versi 19 dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukanbahwa indeks kualitas infrastruktur drainase pada lokasi pertama Kota uneng sebesar 67%, lokasi keduaKelurahan Beru sebesar 13%, lokasi ketiga Kelurahan Kabor sebesar 14%. Besarnya prosentase indeks kondisidrainase dari ketiga lokasi diperoleh 31%; berdasarkan peraturan Menteri Nomor 12/PRT/M/2015 nilaiprosentase kondisi drainase ini masuk dalam kategori rusak berat.
Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Di Lapangan Pekerjaan Dinding Pada Proyek Pembangunan Penambahan Ruang Kelas Baru Yuneta, Margaretha; Ambrosius A K S Gobang; Yono Putra
Jurnal Latar Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal LATAR (Juni)
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69749/jl.v2i1.67

Abstract

Produktivitas pekerja dalam proses pelaksanaan konstruksi sangat penting agar pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu yang yang sudah direncanakan. Karena produktivitas saling berkaitan dan sangat berpengaruh terhadap biaya dan waktu. Jika pekerja tidak produktiv maka pekerjaan bisa tertunda dan pelaksanaan semakin lama. Jika pelaksanaan proyek semakin lama  maka biaya yang dibutuhkan untuk pelkasanaan proyek tersebut pun bertambah. Oleh karena itu pada penelitian ini akan meneliti bagaimna produktivitas tenaga kerja pada proyek Pembangunan Penambahan Ruang Kelas Baru SMP Negeri Alok. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja pekerjaan dinding pada proyek Pembangunan Penambahan Ruang Kelas Baru SMP Negeri Alok. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Hasil produktivitas dilapangan yaitu 9,537 m2/hari untuk mandor dan kepala tukang, 6,584 m2/hari untuk tukang, dan 5,038 m2/hari untuk pembantu tukang merupakan hasil rata-rata dari analisis koefisien produktivitas pekerjaan plesteran dinding pada proyek Pembangunan Penambahan Ruang Kelas Baru SMP Negeri Alok. Hasil produktivitas SNI yaitu 45,455 m2/hari untuk mandor, 50 m2/hari untuk kepala tukang, 5 m2/hari untuk tukang, dan, 2,5 m2/hari untuk pembantu tukang.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN JALAN RAJA CENTIS KOTA MAUMERE DITINJAU DARI TINGKAT BAKU MUTU KEBISINGAN YANG DIIZINKAN Remigius Yasri; Yosef Norbertus Tembu Muda; Yono Putra
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 6 No 1 (2020): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kendaraan di Indonesia beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan pertahunnya. Dengan bertambahnya kendaraan bermotor pribadi yang menyebabkan beberapa dampak lalu lintas. Dampak lain yang dirasakan akibat arus lalu lintas pada ruas jalan apabila diperhatikan lebih jauh juga menyebabkan pencemaran suara akibat kendaraan bermotor berupa kebisingan. Tingkat kebisingan di Jalan Raja Centis, Kota Maumere diakibatkan oleh sepeda motor dan angkutan umum yang melewati jalan tersebut. Pengaruh lalu lintas terhadap kebisingan ini yang akan diteliti untuk mengetahui sebesar apa kebisingan yang ditimbulkan di jalan Raja Centis Kota Maumere yakni depan toko abadi. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pengukuran tingkat kebisingan lalu lintas dengan menggunakan alat ukur Sound Level Meter (SLM). Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Raja Centis, Kota Maumere. Penelitian dilakukan di depan TokoJaya Abadi, Kota maumere. Tingkat kebisingan di ruas Jln. Raja Centis Kota Maumere tepatnya di depan Toko Jaya Abadi pada hari Selasa, 04 Agustus 2020 dengan interval waktu pukul 10.00-10.10 WITA yang nilai kebisingannya 70,17 dBA sedangkan pada interval waktu pukul 16.00-16.10 WITA yang nilai kebisingannya 71,53 dBA. Berdasarkan nilai kebisingan yang diperoleh, Berdasarkan nilai kebisingan yang diperoleh, maka tingkat kebisingan lalu lintas kendaraan pada ruas Jln. Raja Centis Kota Maumere melebihi standar baku mutu tingkat kebisingan. Faktor penyebab kebisingan dihasilkan oleh aktivitas transportasi pada Jalan Raja Centis, seperti volume lalu lintas kendaraan yang kebisingannya bersumber dari suara klakson dan bunyi musik (sound) angkutan umum, bunyi knalpot racing, pergesekan ban, dan suara rem angin.
PENGARUH FAKTOR AIR SEMEN (FAS) TERHADAP KUAT TEKAN DALAM MIX DESIGN BETON K 250 DENGAN MEMPERHATIKAN PROSES PEMADATAN DAN TANPA PEMADATAN Petrus Ronny Diaz; Harry Janto Jepira; Yono Putra
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 6 No 1 (2020): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan campuran yang homogen antara agregat kasar, agregat halus, semen dan air. Beberapa faktor yang mempengaruhi kekuatan tekan beton diantaranya proporsi bahan-bahan penyusun beton, metode pencampuran beton, cara perawatan beton, serta keadaan saat proses pengecoran beton. Jika terjadi kesalahan dalam metode pencampuran beton dalam hal ini pada saat pemadatan beton dapat berpengaruh pada kekuatan beton karena tidak terjadi pencampuran bahan yang homogen, pemadatan campuran beton yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya bleeding sehingga pemadatan beton dilakukan sesuai dengan syarat mutu. Untuk membuktikan asumsi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan tekan beton peneliti melakukan penelitian tentang Pengaruh FAS Terhadap Kuat Tekan dalam Mix Design Beton K 250 dengan memperhatikan proses pemadatan dan tanpa pemadatan. Dalam penelitian ini menggunakan Semen Bosowa 40 kg dengan komposisi campuran beton mutu K 250 yang mengacu pada SNI 7394-2008, faktor air semen (FAS) yang digunakan 0,4, 0,6, dan 0,8, dengan memperhatikan proses pemadatan 25-30 kali tumbukan dan tanpa pemadatan. Hasil penelitian dilihat dari nilai FAS kuat tekan beton tertinggi dan terendah terdapat pada FAS 0,4 yaitu 229,17 kg/cm² Jika dilihat dari faktor pemadatan, penurunan kuat tekan rata-rata terbesar pada FAS 0,4 mencapai 85,55 % dan penurunan kuat tekan terkecil yaitu 4,17 % terdapat pada FAS 0,8.
PENGARUH VOLUME KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN JALAN ANGGREK DI KOTA MAUMERE Antonio Rolando Orlando; Alfrendo Satriawan Kabupung; Yono Putra
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 6 No 2 (2020): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan ekonomi dan kegiatan sosial lainnya. Namun jika terjadi kerusakan jalan tidak hanya akan berakibat terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial namun dapat terjadi kecelakaan bagi pemakai jalan. Penelitian ini bertujuan untuk tingkat kerusakan ruas jalan lokasi studi Jalan Anggrek Kota Maumere, jumlah volume kendaraan pada jam puncak pada lokasi studi serta pengaruh antara jumlah kendaraan terhadap kerusakan jalan. Metode Perhitungan yang digunakan dalam Analisis Hubungan antara kerusakan jalan, Kapasitas Kendaraan dan Waktu adalah Regresi Linier Berganda pada ruas Jalan Anggrek Kota Maumere. Berdasarkan hasil penelitian dan volume kendaraan yang ditinjau pada hari senin tanggal 5 oktober 2020 sampai dengan rabu tanggal 7 oktober 2020 sebesar 2.863 SKR. Nilai persentase kerusakan jalan yang diperoleh 15,04%, nilai ini masuk dalam kategori kerusakan jalan sedang berdasarkan nilai persentase kerusakan jalan (NP) menurut standar Bina Marga. dilihat dari hasil persamaan ternyata pada daerah – daerah penelitian terjadi pengaruh yang signifikan terhadap kerusakan jalan dari volume lalu lintas, karena semakin tinggi volume lalu lintas maka kerusakan jalan juga akan semakin besar. Dan pertumbuhan volume lalu lintas dari waktu ke waktu semakin cepat dan meningkat, sehingga kerusakan jalan menjadi lebih cepat terjadi dari waktu yang telah direncanakan sebelumnya
PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN JALAN RAJA CENTIS KOTA MAUMERE (Ruas Jalan Raja Centis Kota Maumere di depan Toko Laris) Remigius Yasri; Anastasia Noralita Merdekawati Soludale; Yono Putra
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 6 No 2 (2020): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan perekonomian di Indonesia menyebabkan kebutuhan sarana transportasi meningkat. Kebisingan merupakan suara yang tidak dikehendaki dan mengganggu manusia. Bising yang ditimbulkan bukan hanya bunyi knalpot kendaraan yang melintas tetapi juga dapat disebabkan oleh gesekan antara permukaan jalan dan ban kendaraan, bahkan bunyi klakson kendaraan. Tingkat kebisingan di Jalan Raja Centis, Kota Maumere diakibatkan oleh sepeda motor dan angkutan umum yang melewati jalan tersebut. Disekitar Jalan Raja Centis tersebut terdiri banyak bangunan yang difungsikan sebagai pertokoan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis tingkat kebisingan di jalan Raja Centis Kota Maumere. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pengukuran tingkat kebisingan lalu lintas dengan menggunakan alat ukur Sound Level Meter (SLM). Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Raja Centis, Kota Maumere. Penelitian di depan Toko Laris. Tingkat kebisingan di ruas Jln. Raja Centis Kota Maumere tepatnya di depan Toko Laris yang nilai kebisingannya 70,11 dBA. Berdasarkan nilai kebisingan yang diperoleh, maka tingkat kebisingan lalu lintas kendaraan pada ruas Jln. Raja Centis Kota Maumere melebihi standar baku mutu tingkat kebisingan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 untuk kawasan perdagangan dan jasa yaitu 70 dBA sedangkan pada hari Sabtu, 01 Agustus 2020 dengan interval waktu pukul 13.00-13.10 WITA yang nilai kebisingannya 70,11 dBA dengan interval waktu pukul 08.00-08.10 WITA yang nilai kebisingannya 70,11 dBA, diatas standar baku mutu tingkat kebisingan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 untuk kawasan perdagangan dan jasa yaitu 70 dBA
ANALISIS EFISIENSI PRODUKTIVITAS ALAT BERAT DUMP TRUCK, ASPHALT FINISHER, TANDEM ROLLER, DAN PNEUMATIC TYRED ROLLER PADA PEKERJAAN JALAN ( Study Kasus : Pembangunan Jalan Patimoa-Arawawo) Ferdinandus Antonius So; Yono Putra; Yosef Norbertus Tembu Muda
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 7 No 1 (2021): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The productivity and working time of heavy equipment is one of the most important factors in determining the success of a construction project to reduce work delays which cause wasted costs. This research aims to determine the value of productivity and working time of heavy equipment on the Patimoa-Arawawo road construction project with a length of 2000 m. The heavy equipment that will be analyzed in this research is the Dump Truck, Asphalt Finisher, Tandem Roller, and Pneumatic tread roller. This research uses a method for calculating the actual production capacity of heavy equipment, namely calculating heavy equipment speed, heavy equipment cycle time, equipment efficiency factors, and the production capacity of the Asphalt Mixing Plant (AMP) used according to what happens in the field. The results of the analysis of heavy equipment productivity and working time obtained from this research are Dump trucks for HRS Base work productivity of 3.71 m3/day and working time 5 days, Dump trucks for Aggregate work productivity of 7.56 m3/hour and working time 1 day, Asphalt finisher productivity is 33.32 m3/hour and working time is 2 days, Tandem roller productivity is 23.32m3/hour and working time is 2 days, Pneumatic Tyred roller productivity is 18.29 m3/hour and working time is 2 days, and Asphalt Mixing Plant (AMP) production is 6.40 m³/hour and the working time is 6 days.