Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Alafan Kabupaten Simeulue Wardana, Beski; Aramico, Basri; Ramadhaniah, Ramadhaniah
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1419

Abstract

Stunting menjadi masalah global yang serius, saat ini diperkiraan telah terjadi pada lebih dari 160 juta anak usia balita di seluruh dunia dan jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Alafan Kabupaten Simeulue. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita usia >6-59 bulan berjumlah 126 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik dengan chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 69,6% balita stunting, 62,5% tidak ada jarak kelahiran, 55,4% tidak ada pemberian kolostrum, 58,9% tidak ada ASI Ekslusif, 55,4% imunisasi tidak lengkap, 60,7% pertumbuhan anak tidak dipantau. Dan hasil bivariat yaitu jarak kelahiran (p= 0,000), pemberian kolostrum (p=0,000), ASI ekslusif (p=0,000), imunisasi dasar lengkap (p=0,000) dan pemantauan pertumbuhan anak (p=0,002). Kesimpulan terdapat hubungan (jarak kelahiran, pemberian kolostrum, ASI ekslusif, imunisasi dasar lengkap dan pemantauan pertumbuhan anak) dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Alafan Kabupaten Simeulue Tahun 2023.
Hubungan ASI Ibu, Penyakit Infeksi dan Akses Pelayanan Kesehatan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Jannah, Miftahul; Ramadhaniah, Ramadhaniah; Aramico, Basri
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1533

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat perkembangan manusia secara global. Penelitian untuk mengetahui faktor risiko ibu menyusui, penyakit menular, dan akses pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting. Penelitian menggunakan pendekatan case control. Dengan populasi yaitu seluruh ibu yang mempunyai balita di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster yang terbagi dalam 100 kasus dan 100 kontrol. Data yang diambil dari penyebaran kuesioner pada setiap responden. Kemudian dilakukan analisis uji univariat dan uji bivariat menggunakan statistik chi-square tes. Hasil analisis 38,0% ibu tidak mendapat ASI, 50,5% mengidap penyakit menular, dan 38,0% memiliki akses buruk terhadap layanan kesehatan. Dapat dikatakan seluruh variabel independen yang diteliti mempunyai hubungan dengan kejadian stunting pada balita >6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING USIA BALITA > 6 -59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Afni, Nur; Ramadhaniah, Ramadhaniah; Amin, Fauzi Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28745

Abstract

Stunting adalah masalah jumlah nutrisi kronis yang disebabkan oleh asupan nutrisi yang jumlah bagian dalam masa cukup waktu lama yang tidak sependapat dengan kebutuhan nutrisi. Indonesia sempat menempati peringkat kedua tertinggi prevalensi stunting balita se-Asia Tenggara pada tahun 2020 dengan persentase sebesar 31,8 persen. Dan provinsi aceh, SSGI 2022 terdapat 5 kabupaten dengan angka stunting tertinggi yaitu kota Subulussalam (47,9%), sedangkan Kota Banda Aceh menempati urutan ke 13 angka stunting di kabupaten/kota di Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan akses pelayanan kesehatan antenatal care pengetahuan ibu dukungan keluarga dengan kejadian stunting usia balita >6- 59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh tahun 2023. Penelitian ini dilakuakan dengan metode Kuantitatif degan desain Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita usia 6-59 bulan diwilayah kerja puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh tahun 2023 dengan jumlah populasi 1073 ibu yang mempunyai balita.pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Proportional Sampling.Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 6 Desember - 3 Januari 2024 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan Uji statistic Chi-square dengan program computer SPSS 25. Hasil penelitian berdasarkan analisis univariat menunjukkan responden kasus dan control 50%, akses pelayanan kesehatan mudah 52.5%, antenatal care standar 51.5%, pengetahuan baik 57.5%, dukungan keluarga kurang mendukung 59.5%. hasil analisis bivariate menunjukkan ada hubungan Akses pelayanan Kesehatan ( p=0,034),antenatal Care(p=0,016), Pengetahuan ibu (p=0.032), Dukugan Kleuarga (p= 0.031). Dengan Kejadian Stunting Usia Balita >6-59 bulan diwilayah kerja puskesmas ulee kareng kota banda acwh tahun 2023.
FAKTOR HUBUNGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI PUSKESMAS MEUKEK ACEH SELATAN Annisa Farma, Auliya; Arbi, Anwar; Ramadhaniah, Ramadhaniah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28861

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae yang dapat ditularkan melalui gigit enyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae yang dapat ditularkan melalui gigitan yamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi virus Dengue ke manusia. Penyakit DBD dapat menyerang semua orang dan bisa mengakibatkan kematian. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selatan berjumlah 6.478 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik proportional sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08-20 Desember 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner dan lembaran ceklist. Analisis data univariat dan bivariat uji chi-square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 38,0% ada keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti, 58,0% tidak ada pemberantasan sarang nyamuk (PSN), 57,0% pengetahuan kurang baik, 71,0% sikap negatif, dan 66,0% tidak ada peran jumantik. Hasil uji statistik ada hubungan antara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) (p-value 0,001), pengetahuan (p-value 0,002). Sedangkan tidak ada hubungan sikap (p-value 0,071), peran jumantik (p-value 0,0366) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti di wilayah kerja Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Disarankan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Meukek agar selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin, mencegah terjadinya genangan air, membersihkan isi rumah secara rutin, melakukan 3M (menutup, mengubur, menguras) dan membakar sampah agar terhindar dari perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes Aegypti.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA > 6 – 59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEURAXA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Almahera, Resty Silvia; Ramadhaniah, Ramadhaniah; Arbi, Anwar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29847

Abstract

Stunting merupakan kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor risiko stunting pada balita usia >6–59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain Case Control. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan menggunakan perbandingan 1 : 1 sehingga total responden 200 terdiri dari 100  balita stunting dan 100 kelompok control yang tidak stunting. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengukuran menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi- Square dengan program komputer SPSS 25.  Berdasarkan Hasil uji Chi square terdapat hubungan yang signifikan antara Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting p-value = 0,048 dengan nilai OR = 1,758, ASI Ekslusif Dengan Kejadian Stunting p-value = 0,016 dengan nilai OR = 1,988, Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting p-value = 0,034, OR = 1,831, Kesehatan Lingkungan Dengan Kejadian Stunting p-value = 0,004, OR = 2,270, Pola Asuh Dengan Kejadian Stunting p-value = 0,046, OR = 1,778. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan ke lima variabel memiliki hubungan dengan kejadian stunting.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA > 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Adzkia, Nazratul; Ramadhaniah, Ramadhaniah; Amin, Fauzi Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37443

Abstract

Pada tahun 2020, balita yang mengalami stunting didunia sebanyak 22% atau sebanyak 149,2 juta jiwa, di Afrika dan 55% di Asia. Di Asia Selatan mengalami kejadian perbandingan sebesar 58,7% dan di Asia Tenggara 14,9%. Indonesia salah satu negeri yang berkembang dengan kasus angka stunting yang tertinggi dan pada tahun 2023 Puskesmas Kuta Baro dengan jumlah 123 Total balita stunting dari 570 balita dengan presentase 26,2%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Determinan kejadian stunting pada balita >6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar tahun 2024. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian cros sectional . Populasi penelitian ini adalah 2.338 balita.. Pengambilan Sampel berdasarkan 106 orang dengan menggunakan teknik teknik random sampling.. Pengumpulan data dilakukan selama 12 hari dari tanggal 3 s/d 15 juni 2024 Menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting yang sangat pendek 24.5%, yang cukup asupan sebesar 41.5% Asi Eksklusif sebesar 36.8%, BBLR sebesar 60.4%, dan ekonomi keluarga tidak cukup sebesar 55.7%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan asupan dengan stunting (p=0,005) Asi eksklusif (p=0,002), BBL (p=0,028) dan ekonomi keluarga (p=0,041). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan empat Variabel memiliki hubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.
DEMONSTRATION OF PROCESSING AND BENEFITS OF JACKFRUIT SEED FOR PREGNANT WOMAN’S ADDITIONAL FOOD TO PREVENT STUNTING IN THE FIRST 1000 DAYS OF LIFE Ramadhaniah, Ramadhaniah; Akbar, Fahrisal
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 4, No 1 (2024): Vol 4, No 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v4i1.1827

Abstract

One of the health problems that need to be watched out for in Indonesia is stunting in children under five. Stunting is a toddler whose height for ages is under -2 Standard Deviation from the WHO median standard (TB/U -2 SD) (WHO, 2012). Jackfruit seeds can be used in food development to increase the nutritional content of food products which can be used to address nutritional problems, one of which is stunting. Making biscuits with the addition of jackfruit seeds is expected to have a high nutritional content so that they can be an alternative nutritional snack for stunting toddlers (WHO, 2012). The purpose of the service is to overcome the nutritional problems of stunting cases in toddlers in the PODIHAGU area and introduce local food ingredients with many health benefits. The implementation method is carried out face-to-face (offline) with the lecture method at the house of a resident in Podihagu Hamlet. Conclusion to increase public knowledge about the benefits of jackfruit seeds for toddler health. The importance of increasing public knowledge of the importance of the problem of malnutrition in toddlers or cases of stunting health. The importance of public knowledge about the benefits of leaves and flour from jackfruit seeds for various health treatments.Keywords: Stunting; jackfruit seeds; Jackfruit Seed Flour
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Lansia Pada Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar Nurlia, Feby; Ramadhaniah, Ramadhaniah; Aramico, Basri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.11755

Abstract

ABSTRACT Posyandu elderly to improve the quality of life of the elderly. All activities in the services of the Elderly Posyandu are provided free of charge. However, the level of participation of the elderly in Posyandu activities for the elderly is still low. To find out the factors related to the participation of the elderly in the Posyandu for the elderly in the working area of the Sukamakmur Health Center, Aceh Besar District. This research is descriptive analytic with cross sectional study design. The population of all elderly aged 60-90 years in the Working Area of the Sukamakmur Health Center is 917 people. The research sample was 90 people. Sampling was carried out by Accidental Sampling. Data collection was done by interview and observation. The analysis used was univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. The results of the study showed that 58.9% of the elderly did not participate in the elderly Posyandu, 75.6% of the elderly had less knowledge, 47.8% of the elderly received less family support, 55.6% of the elderly had low motivation and 30% stated the role of health workers. less health. There is a relationship between knowledge (p = 0.001), motivation (p = 0.002) and the role of health workers (p = 0.009) with the participation of the elderly in the elderly posyandu. Keywords: Participation, Posyandu, Elderly, Knowledge, Family Support, Motivation, The Role of Health Workers  ABSTRAK Posyandu lanjut usia bertujuan untuk meningkatkan mutu kehidupan lanjut usia. Seluruh kegiatan dalam pelayanan posyandu Lansia disediakan secara gratis. Namun tingkat partisipasi Lansia dalam kegiatan posyandu Lansia masih rendah. Tujuan Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi Lansia pada posyandu Lansia di wilayah kerja puskesmas Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat Deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi seluruh Lansia umur 60-90 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamakmur 917 orang. Sampel penelitian sebanyak 90 orang, Pengambilan sampel dilakukan secara Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 58,9% Lansia kurang berpartisipasi pada posyandu Lansia, 75,6% Lansia yang memperoleh  berpengetahuan kurang, 47,8% Lansia memperoleh dukungan keluarga kurang, 55,6% Lansia yang memiliki motivasi rendah dan 30% menyatakan peran tenaga kesehatan kurang. Ada hubungan antara pengetahuan (p= 0,001), motivasi (p =0,002) dan peran tenaga kesehatan (p = 0,009)  dengan partisipasi Lansia pada posyandu Lansia. Kata Kunci: Partisipasi, Posyandu, Lansia, Pengetahua, Dukungan Keluarga, Motivasi, Peran Tenaga Kesehatan.
Determinan Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Mustika, Muhammad Fiqram; Ramadhaniah, Ramadhaniah; Amin, Fauzi Ali
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3322

Abstract

Stunting merupakan masalah yang masih dihadapi oleh dunia terutama pada negara miskin dan berkembang. Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2020 sebesar 40% yang artinya prevalensi stunting di kabupaten Aceh Besar melebihi prevelensi Stunting di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya Stunting pada balita usia >6 - 59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Jenis penelian deskriptik analitik dengan desain penelitian case control. Populasi penelitian ini adalah balita. Sampel terdiri dari 100 balita stunting dan 100 balita tidak stunting. Pengumpulan data dilakukan bulan Juli s/d Agustus 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji ChiSquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan lemak cukup 57.1%, tidak diberikan kolostrum 59.7%, tidak asi eksklusif 57.1%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan kolostrum (p=0,000 dan OR=4,448), ASI eksklusif (p=0,024 dan OR=1,831) dengan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas DarulImarah tahun 2022.Kata Kunci: Stunting, Balita, Kolostrum, ASI, LemakStunting is a problem that is still being faced by the world, especially in poor and developing countries. In 2016 stunting cases in Aceh were 26.4%, and increased in 2017 to 35.7%. In Aceh Besar District in 2020 the prevalence of stunting is 40%, which means that the prevalence of stunting in Aceh Besar district exceeds the prevalence of stunting in Indonesia. The purpose of this study was to determine the risk factors for stunting in toddlers aged > 6 - 59 months in the Darul Imarah Health Center Work Area, Darul Imarah District, Aceh Besar District in 2022. This type of analytic descriptive study was a case control research design. The population of this study were toddlers in the working area of the Darul Imarah Health Center. The sample consisted of a case sample of 100 respondents and a control sample of 100 respondents. Data collection was carried out from July to August 2022. Data were analyzed using the ChiSquare test. The results showed that toddlers who had sufficient fat intake were 57.1% (p=0.034 and OR=0.545), and toddlers who were not given colostrum were 59.7% while toddlers who do not receive exclusive breastfeeding by 57.1%. The results of the chi-square test showed that there was a relationship between colostrum and stunting (p=0.000 and OR=4.448). And exclusive breastfeeding (p=0.024 and OR=1.831). Based on the research conducted, it can be concluded that two variables have a relationship with stunting in toddlers in the working area of the Darul Imarah Health Center in 2022. It is hoped that the head of the Darul Imarah Health Center, Darul Imarah District, Aceh Besar District, will further improve relations with the community, one of which is by conducting routine health education to the community so that it will increase parents' knowledge of the causes of stunting in children.Keywords: Stunting, Toddlers, Colostrum, ASI, Fat
Hubungan Durasi Tidur, Merokok Dan Kebiasaan Minum Kopi Dengan Tekanan Darah Pada Supir Bus Di Terminal Loket Kota Banda Aceh Tahun 2023 Fitri, Rahmi Ayu; Abdullah, Asnawi; Ramadhaniah, Ramadhaniah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3419

Abstract

Hipertensi masih menjadi permasalahan yang cukup serius di dunia dan perlu untuk terus diteliti pada bidang kesehatan karena menjadi pintu bagi munculnya penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal ginjal, stroke dan lainnya. Banyak faktor yang mempengaruhi hipertensi namun faktor yang berkaitan dengan durasi tidur, merokok dan minum kopi belum banyak dianalisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah ada hubungan antara durasi tidur, merokok dan kebiasaan minum kopi dengan tekanan darah pada supir. Analisis hipertensi dilakukan pada supir bus menggunakan kuesioner serta wawancara dan pemeriksaan tekanan darah secara langsung menggunakan tensi digital (Sphygmomanometer). Jenis penelitian ini cross sectional deskriptip analitik dengan menggunakan teknik accidental sampling. sejumlah 74 orang supir bus diambil sebagai sampel penelitian ini, dan dilaksanakan di Terminal Loket Banda Aceh mulai tanggal 04-18 Februari 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa supir yang menjadi suspek hipertensi sebesar 62,16%. Hasil uji regresi logistic diperoleh hasil tidak ada hubungan antara durasi tidur (P value = 0.075 ; OR=1,639), merokok (P value = 0,714 ; OR= 1.343) dan kebiasaan minum kopi (P value =0,648 ; OR=1,4) dengan tekanan darah. Disarankan kepada pengelola loket yang di terminal mengadakan pemeriksaan kesehatan berkala mengenai tekanan darah, dan mengupayakan promosi kesehatan tentang gaya hidup sehat. Kata kunci : Durasi Tidur, Merokok, Minum Kopi, Hipertensi Hypertension is still a serious problem in the world and needs to continue to be researched in the health sector because it is the door to the emergence ofa cardiovascular diseases such as heart attacks, kidney failure, stroke and others. Many factors influence hypertension, but factors related to sleep duration, smoking and drinking coffee have not been widely analyzed. The aim of this study was to prove whether there is a relationship between sleep duration, smoking and coffee drinking habits and blood pressure in drivers. Hypertension analysis was carried out on bus drivers using questionnaires and interviews and directly checking the respondents' blood pressure using a digital blood pressure monitor (sphygmomanometer). This type of research is cross sectional descriptive analytical using accidental sampling techniques. A total of 74 bus drivers were taken as samples for this research, and it was carried out at the Banda Aceh counter terminal from 04 - 18 February 2023. The results of this study showed that 62.16% of the drivers were suspected of having hypertension. The results of the logistic regression test showed that there was no relationship between sleep duration (P value = 0.075; OR= 1.639), smoking (P value = 0.714; OR = 1.343), and coffee drinking habits (p value = 0.648; OR= 1.4) with blood pressure. It is recommended that counter managers at the terminal carry out regular health checks regarding blood pressure, and strive for health promotion regarding a healthy lifestyle. Keywords: sleep duration, smoking, coffee drinking habits, hypertension