Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH FAKTOR - FAKTOR KEPUASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BIRO ADMINISTRASI PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Ramon Syahrial
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 1 No. 2 (2014): Juni: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.814 KB) | DOI: 10.30640/ekonomika45.v1i2.12

Abstract

This study has aims to determine the effect of job satisfaction factors that comprising of compensation, career path, job variation, leadership attitude, and job environment on the job performance of officials and to determine the job satisfaction factors that have a dominant effect on official's job satisfaction and performance at Public Administration Bureau of District Secretariat of East Java Province. The populations in this study were all officials of Public Administration Bureau of District Secretariat of East Java Province and the determination of samples are taken with census method which amounted to 55 peoples. The variable in this study is Job Performance (Y), Job Satisfaction Factors (X), which are; Compensation (XI), Career (X2), Job Variations (X3), Leadership Attitude (X4) and Job Environment (X5). The analysis technique that used to analyze the data is multiple linear regressions. The results showed that the independent variables in this study, that are: compensation, career path, job variations and autonomy to act are simultaneously has effect on official's job satisfaction by 97.6%. Variables of compensation, career path, job variations and autonomy to act can explain variables of job satisfaction and there are effect between the two variables was tested. In partially, variable of compensation is the dominant variable than other independent variables toward variable of official's job satisfaction at Public Administration Bureau of District Secretariat of East Java Province
ANALISIS KREDIT USAHA TANI TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI DI DESA KEDUNG LENGKONG, KECAMATAN DLANGU, KABUPATEN MOJOKERTO Heri Susanto; Ramon Syahrial; Adi Budiwan
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 9 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/ekonomika45.v9i2.215

Abstract

Peran sektor pertanian bisa optimal jika didukung oleh sistem berkelanjutan yang terintegrasi dan disertai dukungan anggaran berupa modal. Dalam penelitian ini permasalahan yang ingin dibahas ialah 1) Permodalan merupakan masalah yang dihadapi petani, 2) Banyak petani yang mampu meningkatkan hasil panen jika memiliki modal yang cukup, 3) Tanpa modal yang cukup, petani tidak akan mampu meningkatkan produktivitas tanamannya.. Untuk mengatasi masalah kekurangan modal, petani meminjam uang baik dari lembaga keuangan formal maupun informal, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh efisiensi penyaluran kredit pertanian terhadap kesejahteraan petani. sektor pertanian. Kredit pertanian memainkan peran yang sangat penting dalam pembangunan pembangunan pertanian: jika produksi meningkat, pendapatan petani juga akan meningkat. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif, dengan jumlah sampel 100 orang. Dengan jumlah penduduk 187 orang ialah petani di Desa Kedung Lengkong, Kecamatan Dlangu, Kabupaten Mojokerto. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah regresi sederhana untuk melihat pengaruh kinerja kredit terhadap kesejahteraan petani. Hasil pengujian hipotesis bahwa kredit berpengaruh positif terhadap kebahagiaan, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,291. Kredit membantu petani membeli pupuk, benih dan lain-lain yang berkaitan dengan kebutuhan agribisnis sehingga dapat meningkatkan keuntungan, sebagai sumber kesejahteraan..
Pembangunan Infrastruktur Jalan Pedesaan terhadap Produktivitas Petani Tebu di Desa Mondoluku, Kecamatan Weringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur Susanto, Heri; Syahrial, Ramon; Dianto, Andri Krisna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13477

Abstract

Pembangunan melalui investasi infrastruktur sangat digalakkan oleh pemerintah saat ini, dengan harapan dapat mengurangi kesenjangan pendapatan antar masyarakat, dengan harapan lain dapat tercapai pengentasan kemiskinan, tetapi masih sedikit penelitian yang menganalisis dampak jalan pedesaan terhadap kesenjangan pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan petani tebu di kabupaten Gresik sebagai responden dengan jumlah sebanyak 38 responden. Pengujian menggunakan uji analisis regresi. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa pembangunan jalan bagi pertanian memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas petani tebu
Gapoktan Partnership as a Mediator of Social Capital and Motivation for Sustainable Ipomoea reptans Poir Farming Susanto, Heri; Syahrial, Ramon; Dianto, Andri Krisna
Agricultural Science Vol. 9 No. 2 (2026): March In Progress
Publisher : Faculty of Agriculture, Merdeka University Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/agriscience.v9i2.184

Abstract

The cultivation of Ipomoea reptans Poir in Balongpanggang District, Gresik Regency, serves as an adaptive response to post-harvest drought in rice fields and reflects the potential for sustainable agriculture. This study aims to analyse the mediating role of the Farmers’ Group Association (Gapoktan) in the relationship between social capital and farmer motivation towards sustainable farming practices. A mixed-methods design was employed, involving quantitative data from 35 farmers using a census approach and qualitative data from 39 Focus Group Discussion (FGD) participants. The quantitative data were analysed using Structural Equation Modelling–Partial Least Squares (SEM–PLS), while the qualitative data were examined thematically. Results revealed that social capital had a significant positive effect on Gapoktan partnerships (O = 0.482, p < 0.001), and Gapoktan partnerships significantly influenced sustainable agriculture (O = 0.516, p < 0.001). Mediation analysis confirmed that Gapoktan strongly mediated the relationship between social capital and sustainable agriculture (O = 0.249, p = 0.001). However, farmer motivation had a positive but insignificant effect on both Gapoktan partnerships (p = 0.190) and sustainable agriculture through Gapoktan mediation (p = 0.279). The study concludes that sustainable I. reptans Poir farming is primarily driven by social capital channelled through Gapoktan partnerships, while motivation alone is insufficient without institutional reinforcement. Strengthening Gapoktan’s strategic role in collective marketing, capital access, and knowledge transfer is essential to transform existing social solidarity into a sustainable, inclusive agribusiness ecosystem.