Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Edu Geography

Efektivitas Modul Digital Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Litosfer di Kelas X MA Walisongo Kayen Tiesya Valvina Pramaysela; Sriyanto, Sriyanto; Kurniawan, Edi; Findayani, Aprillia
Journal of Edugeography Vol. 12 No. 3 (2024): VOL 12 NO 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/yskms840

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di kelas X MA Walisosngo Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah diperoleh informasi bahwa para siswa kesulitan memahami materi fenomena litosfer. Rata-rata hasil belajar siswa masih di bawah kriteria ketuntasan minimal. Salah satu upaya mengatasi kesulitan yang dihadapi adalah pemilihan bahan ajar yang mendukung proses pemahaman materi. Modul digital berbasis Google Sites merupakan bahan ajar berbasis website dan memuat elemen multimedia. Pemanfaatan modul digital selaras dengan kurikulum merdeka yang berpusat pada siswa dan integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran menggunakan modul digital Google Sites, menganalisis hasil belajar siswa dan mengukur tingkat efektivitas modul digital untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model pre-experimental dan one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data meliputi tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah n-gain, paired sample t-test, dan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan modul digital Google Sites layak digunakan dengan skor validItas 78,5% (layak), hasil uji n-gain mendapat hasil 0,67 (sedang) sehingga modul digital Google Sites dinyatakan cukup efektif, sedangkan pada indikator aktivitas belajar memperoleh rata-rata skor 81,7% (baik, dan untuk respon siswa memperoleh 78,2% (baik). Diperlukan peningkatan aktivitas oral pada modul digital.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN PRO-ENVIRONMENTAL TERHADAP SUSTAINABLE LIFESTYLE MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Martiyani, Risma; Hayati, Rahma; Suharini, Erni; Findayani, Aprillia
Journal of Edugeography Vol. 13 No. 1 (2025): VOL 13 NO 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v13i1.22112

Abstract

Masalah lingkungan akibat eksploitasi berlebihan dapat diatasi dengan gaya hidup berkelanjutan. Mahasiswa Pendidikan Geografi berpotensi menjadi agen perubahan pro-lingkungan, tetapi pemahaman dan penerapan mereka terhadap keberlanjutan masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengukur pengaruh antara tingkat pengatahuan pro-environmental terhadap sustainable lifestyle mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang. Populasi penelitian yaitu mahasiswa Pendidikan Geografi semester 4, 6, dan 8 yang berjumlah 269 mahasiswa.  Sampel yang digunakan adalah diambil 25% dari masing-masing srata yaitu 67 sampel mahasiswa Pendidikan Geografi UNNES semester 4, 6 dan 8 yang diambil melalui metode proportionate stratified random sampling. Data yang digunakan yaitu instrumen tes, kuesioner, dan observasi. Adapun analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menyatakan bahwa mahasiswa Pendidikan Geografi memiliki tingkat pengetahuan pro-environmental pada kategori sangat tinggi dengan rerata nilai 96,4 dan sustainable lifestyle pada kategori Tinggi dengan rerata nilai 84,10. Hasil kuesioner mengungkapkan bahwa mahasiswa memiliki pengetahuan baik terkait penghematan energi, misalnya melalui penggunaan lampu LED dan pemanfaatan pencahayaan alami. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana, penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari variabel tingkat pengetahuan pro-environmental terhadap sustainable lifestyle mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang dengan nilai koefisien 0,070. Hasil nilai koefisien determinasi (R Square) menunjukkan hasil persentase sebesar 13,8%, sedangkan sisanya yaitu 86,2% dipengaruhi oleh variabel di luar penelitian ini.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Longsor di Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Anifahtun; Findayani, Aprillia; Tjahjono, Heri; Hanafi, Fahrudin
Journal of Edugeography Vol. 13 No. 2 (2025): VOL 13 NO 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v13i2.24376

Abstract

Tingkat pendidikan menjadi jalur stategis yang dapat ditempuh oleh masyarakat guna memperbaiki pola pikir dan meningkatkan kesiapsiagaan yang dimilikinya, terutama bagi mereka yang mendiami daerah rawan bencana seperti di Desa Tengklik. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat pendidikan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik, (2) untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik, dan (3) untuk mengukur pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian berupa cross-sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 118 kepala keluarga. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis deskriptif persentase, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% tingkat pendidikan masyarakat Desa Tengklik termasuk tamatan sekolah dasar. Sementara kesiapsiagaan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik dalam menghadapi bencana longsor tergolong dalam kriteria “siap” dengan nilai indeks sebesar 65%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan berupa Y = 26,769 + 8,588X dan hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,460. Artinya, terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik dengan besaran pengaruh 46%.