Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Kinerja Bukaan Median (U-Turn) Berdasarkan Model Kapasitas Siegloch dan Harder Purnama, Haerul; Rustan, Fathur Rahman; Puspaningtyas, Retno
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i1.4966

Abstract

Bukaan median di Jalan Jenderal Sudirman, Pomalaa, Kabupaten Kolaka, menghadapi tantangan unik terkait proporsi penggunaannya karena berperan sebagai titik akhir jalur alternatif terpendek dari pelabuhan menuju area pertambangan PT ANTAM dan PT VALE. Fasilitas ini menerima beban lalu lintas dari jalur bypass dan arah menuju Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Gap acceptance dengan model kapasitas Siegloch dan Harder untuk menganalisis kinerja fasilitas bukaan median.Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai gap kritis dan arus lawan melebihi batas yang disyaratkan, sementara kinerja fasilitas putar balik arah pada jam puncak sangat rendah. Model kapasitas Siegloch dan Harder memberikan hasil kapasitas hampir identik, dengan pengaruh yang signifikan pada nilai gap kritis dan jumlah arus arah lawan terhadap kapasitas fasilitas. Dari data yang dianalisis, terungkap bahwa kinerja fasilitas bukaan median kurang memuaskan pada interval waktu antara pukul 07:00 hingga 08:30. Dengan nilai DS0.85  Hal tersebut juga diperkuat dari nilai gap kritis yang mencapai 14.12 detik, melampaui standar rentang headway antar kendaraan untuk ruas 4/2 D sebesar 14 detik. serta nilai arus lawan maksimum mencapai 600 skr/jam pada putaran balik, menunjukkan kondisi yang melampaui batas maksimum yang ditetapkan sebesar 500 Skr/jam.
Pelaksanaan Pembangunan Rangka Atap Baja Gedung PT. Jhonlin Batu Mandiri Ditinjau Dari Aspek Penerapan K3 Setiawan, Asep; Masgode, Muhammad Buttomi; Hidayat, Arman; Mansyur, Mansyur; Prasetyo, Bagus Eko; Puspaningtyas, Retno
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 3 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i3.540

Abstract

Masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara umum di dunia konstruksi masih sering terabaikan. Hal ini ditunjukkan dengan masih tingginya angka kecelakan kerja yang terjadi dilingkungan kerja. Kondisi ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya rendahnya kesadaran akan pentingnya melakukan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatn kerja (SMK3) yang baik dan sesuai dengan peraturan perundangan – undangan yang berlaku. Pada pekerjaan pembangunan gedung gudang gula PT. Jhonlin Batu Mandiri adalah salah satu proyek pembangunan yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat resiko kecelakaan kerja pada pemasangan rangka atap baja pada pembanguna gedung gudang gula PT. Jhonlin Batu Mandiri. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan saran atau gagasan kepada pihak perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Matriks risiko. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu survey, dan studi pustaka/literatur. Berdasarkan hasil pemberian penilaian tingkat resiko kecelakaan kerja didapatkan 2 variabel resiko yang memiliki level resiko (High Risk) yaitu variabel, pekerja kejatuhan material dan terpeleset/terjatuh. 8 variabel level risiko (Medium Risk) yaitu, kebakaran, tersengat aliran listrik, tangan terkena alat potong, terjepit tumpukan besi, terjepit pada saat pemasangan baut pengikat, terkena percikan api pengelasan, tertindis besi, dan paparan sinar matahari. Selain itu, untuk pengendalian lanjutan didapatkan 8 variabel level resiko kecil dan 2 variabel level dengan resiko sedang.
Analisis Kualitas Air Minum Pada Sumur Bor di Kelurahan Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Nurfasiha, Nurfasiha; Hasriyanti, Hasriyanti; Arif, Arif; Syahrul, Syahrul; Salu, Sahrul Poalahi; Rembah, Rina; Kumalasari, Rizki; Dzakir, Laode; S, Suwarto; Yatjong, Isramyano; Masgode , Muhammad Buttomi; Puspaningtyas, Retno; Rustan, Fathur Rahman; Hidayat, Arman; Dirgantara, Arya; Prasetyo, Bagus Eko; Ola, Mursalim Ninoy La; Ode, Al Tafakur La; Purnama, Haerul; Mansyur, Mansyur
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i01.308

Abstract

Air minum merupakan air yang melalui pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Berdasarkan data hasil pengujian yang telah dilaksanakan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada tahun 2023 diperoleh nilai pH air dari sumur bor yang sering digunakan atau dikonsumsi langsung (diminum) oleh masyarakat sekitar Anaiwoi tidak memenuhi standar baku mutu. Untuk menindaklanjuti hal tersebut dilakukanlah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) lanjutan yang bertujuan untuk mengetahui kualitas air minum yang ada di Kelurahan Anaiwoi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Parameter yang dianalis untuk kebutuhan air minum terdiri dari sifat fisik (Jumlah zat terlarut, kekeruhan, bau, rasa, suhu), kimia (Besi, Klorida, Nitrit, pH, Mangan, Amonia, Tembaga, Fluorida, Sulfat, Seng, Aluminium) dan Mikrobiologi (Coliform dan E-Coli). Pengujian dilakukan menggunakan dua sampel yaitu: sampel air minum sebelum pengolahan dan sampel air minum setelah pengolahan (dimasak). Berdasarkan hasil pengujian pada kedua sampel tersebut diperoleh bahwa parameter fisik dan mikrobiologi telah memenuhi syarat, sedangkan untuk parameter kimia dalam hal ini adalah kandungan nilai pH air belum memenuhi syarat. Nilai pH sebelum pengolahan yaitu 5 dan nilai pH setelah pengolahan (dimasak) yaitu 5,8 sedangkan standar baku mutu pH air yaitu 6,5 - 8,5.
Pendampingan Perencanaan Fasilitas Wisata Pantai Pasir Putih di Kolaka Utara Hidayat, Arman; Puspaningtyas, Retno; Masgode, Muhammad Buttomi; Rustan, Fathur Rahman; Ola, Mursalim Ninoy La
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i1.43

Abstract

Pasir Putih Beach in Kolaka Utara possesses considerable potential as a leading tourist destination. Nonetheless, insufficient infrastructure continues to pose a significant obstacle to attracting additional visitors. This community service initiative seeks to develop tourism infrastructure that meets the need of local populations and adheres to sustainable principles. The Participatory Action Research methodology was utilized to guarantee active community engagement in identifying demands, doing analysis, and planning facilities. The phases of the activity encompassed field observation, focus group discussions, planning, and community validation. The result of this action is a planning document that includes facility designs, cost estimates, implementation timelines, and management strategies. The proposed amenities comprise public restrooms, parking zones, seating arrangements, informational displays, and divided garbage receptacles. The transfer of the planning document to local authorities constitutes the preliminary phase of participatory implementation. This strategy not only produces facilities that address community requirements but also enhances awareness and cultivates a sense of ownership among residents concerning the stewardship of Pasir Putih Beach. This effort aims to foster sustainable tourism development, enhance tourist visitation, and yield economic advantages for the local community
Edukasi Penggunaan dan Penyalahgunaan Obat dengan Metode DAGUSIBU Dirgantara, Arya; Ridwan, Resky; Azizah, Nur; F, Kadek Karina; Rahayu, Ismi Sry; Rahmadani, Ririn; Sulastri, Mamiek; Fauziah, Nurul Ummi; Egi, Made; Nurkhalisa, Nurkhalisa; Arisandi, Irwan; Pratama, Eksal; Puspaningtyas, Retno; Hidayat, Arman; Masgode, Muhammad Buttomi; Purnama, Haerul; La Ode, Al Tafakur
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10704

Abstract

Penyalahgunaan obat dan penggunaan obat yang tidak tepat masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di berbagai wilayah. Edukasi terkait penggunaan obat yang benar serta bahaya penyalahgunaan obat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tentang DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang) bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah tentang penggunaan obat yang aman dan bahaya penyalahgunaan obat. Metode yang digunakan dalam edukasi ini adalah melalui pembagian brosur, presentasi, dan diskusi interaktif. Sasaran kegiatan ini adalah siswa di SMA Negeri 1 Wolo Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman kepada siswa tentang penggunaan obat yang aman dan juga berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya penyalahgunaan obat. Kata kunci : Edukasi, obat, DAGUSIBU
Evaluasi Kinerja Terminal Latambaga Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Adnan, Septi; Puspaningtyas, Retno; Ode, Al Tafakur La
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0180-187

Abstract

Terminal Latambaga merupakan salah satu terminal yang ada di Kabupaten Kolaka yang salah satu fungsinya adalah sebagai tempat pergantian moda angkutan kendaraan. Sebagai salah satu terminal yang ada di Kabupaten Kolaka proses pelayanan Terminal latambaga terhadap pengguna, masih jauh seperti yang diharapkan atau distandarkan oleh pemerintah. Minimnya fasilitas, banyaknya pelangaran-pelangaran yang sering terjadi serta kurangnya perhatian dari pemerintah yang menjadi masalah utama pada Terminal Latambaga. Penelitian ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran dan penilaian tentang pelayanan dan kinerja Terminal Latambaga. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan saran atau gagasan kepada pihak pengambil keputusan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan survei lapangan tentang luasan terminal, jumlah kendaraan, jumlah penumpang pada rute jaringan trayek. Berdasarkan hasil survei, kinerja Terminal Latambaga masih perlu dievaluasi lagi terutama pada area parkir, fasilitas utama dan penunjang, rambu-rambu lalu lintas, proses bongkar muat barang atau penumpang, dan perlunya penambahan armada angkutan.
Audit Keselamatan Jalan Untuk Penanganan Kawasan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Di Ruas Jalan Poros Kolaka-Tanggetada Puspaningtyas, Retno; Laode, Al Tafakur; Ilham, Ilham
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 4 No 2 (2023): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v4i2.518

Abstract

Kota Kolaka merupakan salah satu kota yang berkembang di Sulawesi Tenggara, apalagi dengan melihat semakin berkembangnya pembangunan infrastruktur jalan. Kecelakaan lalu lintas sebagian besar disebabkan oleh beberapa faktor. Pada Jalan Poros Kolaka – Tanggetada ada beberapa titik yang telah di tetapkan rawan kecelakaan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kolaka bahkan telah menjadi Black Spot karena kasus kecelakaan yang sering terjadi. RSA (Road Safety Audit) adalah salah satu cara yang tepat untuk pemeriksaan tahap oprasional jalan. Penelitian ini merupakan penelitian Survey langsung dilapangan, dengan menggunakan metode daftar Cheklist yang bersumber dari Departemen Pekerjaan Umum tentang audit keselamatan jalan untuk mengetahui kondisi permukaan jalan dan kondisi fasilitas jalan (rambu dan marka jalan) pada Kawasan Rawan Kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Kolaka-Tanggetada. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat lebih dari satu kerusakan, penyempitan badan jalan dibeberapa titik, bahu jalan yang mengalami penurunan dan pada ruas-ruas tertentu juga di temukan tidak adanya rambu yang seharusnya ada, dan penyebab kecelakaan yang sering terjadi di Kawasan Hutan Lindung KM 199 – KM 201 kecamatan Tanggetada yang menjadi tingkat yang paling tinggi. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh yaitu faktor manusia sebanyak 60 %, itu dikarenakan oleh kelalaian pengguna atau pengemudi, selain itu juga ada faktor kendaraan mencapai 15 %, dan faktor lingkungan mencapai 25 % yang menjadi sebab kecelakaan Selama tahun 2017-2022 kecelakaan terjadi pada Jalan Poros Kolaka - Tanggetada 201 yaitu 30 (kali), dengan jumlah korban 33 orang (Meninggal dunia 8 orang, luka berat 11 orang, luka ringan 14 orang), serta kerugian material Rp. 504.000.000,00
Persepsi Pengunjung dalam Penilaian Infrastruktur Pariwisata Pesisir Pantai Indah Kapu: Fokus pada Ketersediaan Fasilitas Pengunjung Rustan, Fathur Rahman; Puspaningtyas, Retno; Ardiansyah, Muh.; Anggraini, Yuyun
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 5 No 1 (2024): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v5i1.580

Abstract

Tourism facilities are the completeness of tourist destinations that can meet the needs of tourists in enjoying their tour. Tourism facilities are completeness that must exist in tourist destinations that can serve tourists to enjoy tourist visits. Tourism facilities are also considered as physical elements designed and established to serve visitors. Tourism facilities are divided into three, namely basic, complementary, and supporting tourism facilities. Complementary facilities are facilities with the aim that tourists can be comfortable and stay longer. Forms of complementary facilities include sports facilities, secondary tourism facilities, and other entertainment. The availability of tourism facilities at Pantai Indah Kapu, Sani - Sani village, Samaturu sub-district, Kolaka district, is categorised as moderate. This shows that the value of the public perception of the availability of facilities. The level of visitor satisfaction with Pantai Indah Kapu tourist attraction, categorised as moderate, this affects the public perception of tourist satisfaction.
Encouraging Community Participation in Maintaining and Developing Kalibaru Village Infrastructure through Socialisation Rustan, Fathur Rahman; Masgode, Muhammad Buttomi; Puspaningtyas, Retno; Hidayat, Arman; Dirgantara, Arya; Purnama, Haerul; La Ola, Mursalim Ninoy; Prasetyo, Bagus Eko; Mansyur, Mansyur; La Ode, Al Tafakur
Majalah Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Teras Kampus as a member of PT Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/m.v1i1.4

Abstract

This study aimed to investigate the role of socialisation in promoting community participation in the maintenance and development of Kalibaru village infrastructure. A qualitative and case study approach was used to explore effective socialisation strategies in the context of rural infrastructure development in Indonesia, with a focus on Kalibaru village. The results of this activity show that socialisation programmes relevant to local needs and with a deep understanding of the community context can increase the active participation of the community in maintaining and developing Kalibaru village infrastructure. Factors such as the involvement of village officials, community awareness, and availability of resources also play an important role in the success of the socialisation programme. The recommendations include increasing community participation through more targeted and measurable socialisation strategies. Additionally, it is important to establish synergy between the community and the government in sustainable village development efforts.