Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERUBAHAN JABATAN FUNGSIONAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI KUALITATIF PADA DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN NUNUKAN) Aliasmajuddin; Bidol, Syamsuddin; Sawaji, Jamaluddin
Poma Jurnal Vol 3 No 1 (2025): POMA JURNAL: Publish Of Management
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/poma.v3i1.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi perubahan jabatan fungsional pada instansi terkait, untuk mengidentifikasi dan menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai pasca perubahan jabatan fungsional, serta untuk mengevaluasi dan menjelaskan dampak perubahan jabatan fungsional terhadap kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini akan dilaksanakan di Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kab. Nunukan. Penelitian dilakukan pada tanggal Maret – Juni 2025. Adapun pelaksanaan wawancara mendalam dilakukan selama dua hari, yaitu pada tanggal 9 sampai dengan 10 Mei 2025, dengan informan yang berjumlah 9 orang yang didasarkan pada keterlibatan langsung mereka dalam implementasi perubahan jabatan fungsional, baik sebagai pengambil kebijakan, pelaksana kebijakan, maupun pegawai yang mengalami perubahan jabatan tersebut. teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi berlangsung tidak merata, dengan sebagian pegawai mengalami transisi mendadak tanpa persiapan memadai, sementara lainnya melalui tahapan yang lebih terstruktur. Faktor yang memengaruhi kinerja pasca-perubahan meliputi kesesuaian kompetensi, beban kerja, dukungan pimpinan, dan pemahaman terhadap sistem angka kredit. Dampak yang muncul bervariasi, mulai dari peningkatan produktivitas hingga stres kerja dan ketidakjelasan tugas. Selain itu, keterbatasan pelatihan serta dukungan administratif juga menjadi
Evaluasi Program Penyaluran Beasiswa Kaltara Unggul Pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Basmar, Basmar; Suyuthi, Nurmadhani Fitri; Bidol, Syamsuddin
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/manor.v7i2.1267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam proses penyaluran beasiswa serta merumuskan strategi yang dapat mengoptimalkan pelaksanaannya agar lebih tepat sasaran dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyaluran beasiswa mencakup pendaftaran online, seleksi administrasi, wawancara (jika diperlukan), verifikasi data, penetapan penerima, dan pencairan dana melalui bank mitra. Kendala utama yang ditemukan antara lain adalah data mahasiswa yang tidak lengkap, jaringan internet yang tidak stabil, proses verifikasi yang lambat, serta koordinasi antar instansi yang kurang efektif. Informasi yang tidak merata juga menyebabkan kebingungan di kalangan mahasiswa.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Finansial Usaha Tani Cabai di Kelurahan Batulapisi Malino Kabupaten Gowa Firmawansyah, Muh. Subhan; Bidol, Syamsuddin; Hamid, Muliyadi
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/manor.v7i2.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, tingkat pendapatan, serta kelayakan finansial usahatani cabai di Kelurahan Batulapisi, Kecamatan Malino, Kabupaten Gowa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap petani cabai sebagai responden. Data yang dikumpulkan terdiri atas data primer yang diperoleh langsung dari lapangan serta data sekunder yang mendukung analisis. Pengolahan data dilakukan melalui analisis pendapatan dan analisis kelayakan finansial yang mencakup perhitungan Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) serta Break Even Point (BEP) sebagai indikator utama dalam menilai tingkat keuntungan dan risiko usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani cabai di Kelurahan Batulapisi tergolong sangat layak secara finansial. Temuan ini mengindikasikan bahwa usahatani cabai berada pada posisi yang relatif aman dan menguntungkan, dengan risiko kerugian yang rendah. Faktor-faktor yang mendukung kelayakan tersebut antara lain efisiensi penggunaan biaya produksi, tingkat produktivitas yang relatif tinggi, harga jual cabai yang kompetitif, serta kemampuan petani dalam mengelola input produksi secara efektif. Dengan demikian, usahatani cabai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai salah satu sumber pendapatan utama petani, khususnya di wilayah penelitian. Dukungan teknologi, akses pasar, dan kebijakan yang tepat akan semakin memperkuat keberhasilan pengembangan usahatani cabai di masa mendatang.