Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Influence of Employee Engagement and Organizational Citizenship Behavior on Employee Performance Laboratory Division: JEL Classification: J24, M12, M51, M54, D23 Wati, Irma; Hamid, Muliyadi; Bidol, Syamsuddin
Journal La Bisecoman Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Bisecoman
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallabisecoman.v6i5.2502

Abstract

The nickel mining industry faces significant challenges in maintaining employee performance amidst high work demands and a complex work environment. One strategy that can be implemented is to enhance employee engagement and organizational citizenship behavior (OCB). This study aims to analyze the influence of employee engagement and OCB on the performance of employees in the Laboratory Division of PT Obsidian Stainless Steel. This research was conducted in 2025 using a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. The sample consisted of 134 employees selected through random sampling. Data were collected through questionnaires and documentation. The results show that employee engagement has a significant partial effect on performance (p = 0.000), as does OCB (p = 0.002). Simultaneously, employee engagement and OCB have a positive and significant effect on employee performance (p = 0.001 < 0.05). The adjusted R² value of 0.593 indicates that 59.4% of the variation in performance can be explained by these two variables, while the remaining 40.6% is influenced by other factors outside this study.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP, MOTIVASI KERJA, DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSAT PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL ANAK INANG MATUTU MAKASSAR Sumadi, Dewi Rospianti; Safar, Ilham; Bidol, Syamsuddin
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 5 No 1 (2026): hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v5i1.351

Abstract

This study analyzes the influence of servant leadership, work motivation, and work culture on the performance of civil servants, both partially and simultaneously. The research uses a quantitative approach with a survey method. The research population is all ASN at UPT PPRSA Inang Matutu, with a saturated sampling sampling technique. Data were collected through questionnaires, observations, and documentation, then analyzed using multiple linear regression. The results of the partial test showed that servant leadership had a positive and significant effect on the performance of ASN (t = 4.009; Sig. = 0.000), while work motivation had no significant effect (t = 0.293; Sig. = 0.771). Work culture has a positive and significant effect on the performance of ASN (t = 5.560; Sig. = 0.000). Simultaneously, the three variables had a significant effect on the performance of ASN (F = 41.622; Sig. = 0.000) with a determination coefficient (R²) of 0.739. This finding confirms that the improvement in ASN performance is stronger determined by strengthening servant leadership and strengthening work culture, while work motivation is not the main determinant in the context of UPT PPRSA Inang Matutu.
Strategi Manajemen Dalam Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Upt Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Nunukan Silawati, Satriana; Rukaiyah, St; Bidol, Syamsuddin
Jurnal Online Manajemen ELPEI Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : STIM-LPI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58191/jomel.v6i1.489

Abstract

This study aims to analyze and describe the management strategies applied by the Regional Health Laboratory UPT of Nunukan Regency in the planning, implementation, and management of Electronic Medical Records (EMR). In addition, this study seeks to identify and analyze the main obstacles encountered in EMR implementation from a strategic management perspective, as well as to describe the strategies used by management to manage or overcome these obstacles, which are then formulated into strategic recommendations for optimizing EMR implementation. This research uses a qualitative approach with a descriptive case study design. This approach was chosen to obtain an in-depth understanding of management strategies and the obstacles faced in EMR implementation at the Regional Health Laboratory UPT of Nunukan Regency, while considering the unique geographical context and resource limitations in the region. The results show that the Regional Health Laboratory UPT of Nunukan Regency applies adaptive, participatory, and contextual management strategies to address various challenges. The main constraints include limited technological infrastructure (unstable networks, outdated equipment), human resources issues (variability in competencies, resistance to change, lack of training/support), as well as unique geographical and regional resource challenges. Proactive management strategies such as budget advocacy, intensive coordination with the Health Office, personalized approaches to staff, utilization of “technology champions,” and strategic partnerships have successfully mitigated these obstacles, enabling EMR implementation to proceed despite challenging conditions.
IMPLEMENTASI PERUBAHAN JABATAN FUNGSIONAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI KUALITATIF PADA DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN NUNUKAN) Aliasmajuddin; Bidol, Syamsuddin; Sawaji, Jamaluddin
Poma Jurnal Vol 3 No 1 (2025): POMA JURNAL: Publish Of Management
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/poma.v3i1.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi perubahan jabatan fungsional pada instansi terkait, untuk mengidentifikasi dan menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai pasca perubahan jabatan fungsional, serta untuk mengevaluasi dan menjelaskan dampak perubahan jabatan fungsional terhadap kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini akan dilaksanakan di Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kab. Nunukan. Penelitian dilakukan pada tanggal Maret – Juni 2025. Adapun pelaksanaan wawancara mendalam dilakukan selama dua hari, yaitu pada tanggal 9 sampai dengan 10 Mei 2025, dengan informan yang berjumlah 9 orang yang didasarkan pada keterlibatan langsung mereka dalam implementasi perubahan jabatan fungsional, baik sebagai pengambil kebijakan, pelaksana kebijakan, maupun pegawai yang mengalami perubahan jabatan tersebut. teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi berlangsung tidak merata, dengan sebagian pegawai mengalami transisi mendadak tanpa persiapan memadai, sementara lainnya melalui tahapan yang lebih terstruktur. Faktor yang memengaruhi kinerja pasca-perubahan meliputi kesesuaian kompetensi, beban kerja, dukungan pimpinan, dan pemahaman terhadap sistem angka kredit. Dampak yang muncul bervariasi, mulai dari peningkatan produktivitas hingga stres kerja dan ketidakjelasan tugas. Selain itu, keterbatasan pelatihan serta dukungan administratif juga menjadi
Evaluasi Program Penyaluran Beasiswa Kaltara Unggul Pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Basmar, Basmar; Suyuthi, Nurmadhani Fitri; Bidol, Syamsuddin
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/manor.v7i2.1267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam proses penyaluran beasiswa serta merumuskan strategi yang dapat mengoptimalkan pelaksanaannya agar lebih tepat sasaran dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyaluran beasiswa mencakup pendaftaran online, seleksi administrasi, wawancara (jika diperlukan), verifikasi data, penetapan penerima, dan pencairan dana melalui bank mitra. Kendala utama yang ditemukan antara lain adalah data mahasiswa yang tidak lengkap, jaringan internet yang tidak stabil, proses verifikasi yang lambat, serta koordinasi antar instansi yang kurang efektif. Informasi yang tidak merata juga menyebabkan kebingungan di kalangan mahasiswa.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Finansial Usaha Tani Cabai di Kelurahan Batulapisi Malino Kabupaten Gowa Firmawansyah, Muh. Subhan; Bidol, Syamsuddin; Hamid, Muliyadi
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/manor.v7i2.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, tingkat pendapatan, serta kelayakan finansial usahatani cabai di Kelurahan Batulapisi, Kecamatan Malino, Kabupaten Gowa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap petani cabai sebagai responden. Data yang dikumpulkan terdiri atas data primer yang diperoleh langsung dari lapangan serta data sekunder yang mendukung analisis. Pengolahan data dilakukan melalui analisis pendapatan dan analisis kelayakan finansial yang mencakup perhitungan Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) serta Break Even Point (BEP) sebagai indikator utama dalam menilai tingkat keuntungan dan risiko usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani cabai di Kelurahan Batulapisi tergolong sangat layak secara finansial. Temuan ini mengindikasikan bahwa usahatani cabai berada pada posisi yang relatif aman dan menguntungkan, dengan risiko kerugian yang rendah. Faktor-faktor yang mendukung kelayakan tersebut antara lain efisiensi penggunaan biaya produksi, tingkat produktivitas yang relatif tinggi, harga jual cabai yang kompetitif, serta kemampuan petani dalam mengelola input produksi secara efektif. Dengan demikian, usahatani cabai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai salah satu sumber pendapatan utama petani, khususnya di wilayah penelitian. Dukungan teknologi, akses pasar, dan kebijakan yang tepat akan semakin memperkuat keberhasilan pengembangan usahatani cabai di masa mendatang.