Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Isi Piringku Terhadap Kejadian Stunting Di Jorong Pahambatan Nagari Balingka Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2023 Billa, Salsa; Febria, Chyka; Andriani, Liza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7900

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi gagal tumbuh kembang pada anak yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan dan perkembangan anak. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, stunting adalah kondisi ketika tinggi badan anak lebih rendah dari standar usia yang seharusnya. Dampak Kejadian stunting terjadi pada anak dengan kondisi malnutrisi dan memiliki implikasi jangka panjang terhadap kualitas hidup serta produktivitas individu di masa depan, untuk mengatasi hal tersebut Isi piringku merupakan salah satu program pemerintahan untuk mencegah stunting dan menurunkan angka kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Isi Piringku Terhadap Kejadian Stunting di jorong Pahambatan Kenagarian Balingka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskritif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu Seluruh Balita yang Mengalami Stunting di Nagari Balingka Jorong Pahambatan Pada Bulan Februari sebanyak 38 Orang. Hasil penelitian menunjukkan dari 26 sampel yang diteliti diperoleh 20 respoden ( 76,9 % ) memiliki pengetahuan rendah tentang Isi Piringku dan 8 orang responden lainya ( 23,1 % ) yang memilki pengetahuan tinggi tentang Isi Piringku . Kesimpulan didapatkan sebagian besar 76,9 % responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, 100 % pekerjaan ibu sebagai IRT, hampir setengah 42,3% pendidikan ibu sampai SD. Saran untuk Bidan Desa dan kader untuk giat menginformasikan tentang pengetahuan ibu terhadap isi piringku sehingga dapat mengatasi stanting di Nagari Balingka.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Berisiko Di Nagari Balingka Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2023 Rawita, Elvi; Andriani, Liza; Febria, Chyka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7902

Abstract

Kehamilan berisiko merupakan kehamilan dengan adanya kondisi yang dapat menambah risiko terjadinya kelainan atau ancaman bahaya pada janin. Pada kehamilan berisiko terdapat tindakan khusus terhadap ibu dan janin. Kehamilan berisiko dapat disebabkan oleh usia ibu diatas 35 tahun, tinggi badan <145cm, usia <20 tahun, jarak anak yang terlalu dekat. Kehamilan berisiko dapat dicegah dengan caran penyuluhan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE), pelayanan antenatal, pendidikan kesehatan, Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan berisiko, menggunakan metode deskriptif. Populasi sebanyak 95 ibu hamil trimester 1, 2 dan 3 di bulan juli-agustus tahun 2023. Teknik sampling menggunakan simple random sampling yaitu sampel yang diambil dengan acak sederhana menggunakan undian sampai tercukupi jumlah sample yang di butuhkan pada setiap jorong. Sampel penelitian sebanyak 38 ibu hamil di Nagari Balingka Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, Hampir seluruh (92,1%) usia responden di Nagari Balingka yaitu usia 20-35 tahun, sebagian besar (52,6%) paritas responden adalah multipara (2-3 anak), Sebagian besar (86,8%) pekerjaan responden yaitu sebagai ibu rumah tangga (IRT), Sebagian besar (52,6%) pendidikan responden di Nagari Balingka yaitu Tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA), Pengetahuan ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan tinggi, Hasil penelitian ini diharapkan masyarakat atau ibu hamil mengerti akan pentingnya pengetahuan ibu mengenai kehamilan berisiko sehingga jika ditemukan resiko pada kehamilan, dapat segera diatasi dan dapat menurunkan angka kematian ibu.