Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Remaja Dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Metode Audiovisual Melliya Sari, Gevi; Sholikhah, Dwi Uswatun; Puspita, Sylvie; Rustanti, Elly
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i2.146

Abstract

Dalam penanggulangan kanker payudara, deteksi dini sangat diperlukan untuk mencegah tingkat keparahan penyakit. Upaya deteksi dini yang dilakukan dengan benar harapannya dapat meningkatkan tingkat kesembuhan pada penyakit ini. Upaya deteksi dini bisa mulai dilakukan pada remaja. Pengetahuan remaja putri di SMK Patriot Peterongan Jombang sebagian besar masih kurang mengenai pemeriksaan SADARI dalam Upaya deteksi dini kanker payudara. Berdasarkan kondisi tersebut pentingnya dilakukan edukasi kesehatan, Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkaan pengetahuan deteksi dini kanker payudara dengan pemeriksaan payudara sendiri “SADARI” pada siswi SMK Patriot Jombang. Kegiatan ini meliputi pemberian Edukasi SADARI dengan menggunakan video yang berisi materi mengenai kanker payudara dan juga video pemeriksaan payudara sendiri. Setelah melihat video kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik mengenai pemeriksaan payudara sendiri pada siswi dibimbing oleh narasumber dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Kuesioner diberikan sebelum siswi melihat video pemaparan materi dan setelah kegiatan berlangsung. Analisis hasil tes pengetahuan didapatkan peningkatan pengetahuan pada siswa. Pemberian edukasi “SADARI” dengan metode audiovisual dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai upaya deteksi dini pada kanker payudara. Media audiovisual dapat menjadi salah satu alternative dalam pemberian edukasi kesehatan. Selain menarik media audiovisual juga dapat diputar berulang ketika ingin melihat langkah – langkah dalam pemeriksaan SADARI.
EDUKASI BAHAYA SEKS BEBAS PADA REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Puspita, Sylvie; Dwi Uswatun Sholikhah; Enny Puspita; Hany Puspita Aryani; Gevi Melliya Sari; Najah Soraya Nia
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada masa remaja merupakan tahap perkembangan remaja yang terjadi secara pesat. Masa remaja juga sering terjadi pencarian identitas yang membuat remaja bingung untuk menentukan benar atau salah tindakan yang dilakukannya. Remaja merupakan salah satu potensi yang besar sebagai kelompok produktif, pergaulan atau lingkungan yang tidak baik dalam bergaul maka menyumbang angka tertinggi dalam kerentanan terhadap perilaku menyimpang dan beresiko (Wulandari et al., 2021). Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi SMPN 2 Peterongan Jombang. Jumlah siswa dan siswai yang mengikuti pengabdian masyarakat adalah 37 siswa. Peningkatan pengetahuan dilakukan dengan cara pemberrikan penyuluhan dengan metode ceramah dengan media LCD, Laptob, Leflet. Untuk mengukur peningkatan pengetahuan menggunakan kuisoner yang dibagikan pre dan post dilakukan penyuluhan . Hasil dari kegiatan yang dilakukan bahwa tedapat peningkatan pengetahuan siswa dari pengetahuan baik 10 siswa mendai 28 siswa. Evaluasi akhir keberhasilan pelatihan ini adalah tim pelaksana mampu menyiapkan penyuluhan kesehatan yang baik untuk siswa SMPN 2 Peterongan .
PENGARUH KONSUMSI KOPI MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA. L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU DESA KARANGSAMBIGALIH KABUPATEN LAMONGAN Sholikhah, Dwi Uswatun; Rozi, Fahrur; Sasmito, Nanang Bagus; Sari, Gevi Melliya
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/cs27n946

Abstract

Pengobatan farmakologi pada lansia hipertensi sering menimbulkan efek samping serta muncul gangguan interaksi obat sehingga disarankan pengobatan hipertensi secara kombinasi farmakologis dan nonfarmakologis seperti mengkonsumsi bahan alami berupa kopi mengkudu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh konsumsi kopi mengkudu (Morinda citrifolia L) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Karangsambigalih Kabupaten Lamongan. Rancangan penelitian yang dipakai yakni pra-eksperimen dengan one group pretest and posttest with control. Populasi merupakan lansia di Posyandu Karangsambigalih, sampel penelitian 24 responden yang terbagi menjadi 12 responden pada kelompok perlakuan dan 12 responden pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu alat tensimeter. Prosedur yang dipergunakan ialah purposive sampling dengan uji independent t-test. Uji statistik Independet T-Test data posttest kelompok perlakuan didapatkan nilai p=0,034 atau p< α 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada kelompok yang mengkonsumsi kopi mengkudu. Pada kelompok control nilai p=0,067 > α, artinya tidak terdapat penurunan tekanan darah pada kelompok control. Mengkudu memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan namun belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga peneliti mengembangkan mengkudu ke dalam bentuk kopi untuk menarik minat masyarakat dan untuk mengoptimalkan dampak yang bermanfaat melalui pengobatan non-farmakologis untuk lansia hipertensi.
The Relationship Between Knowledge of Lactation Management and Breastfeeding in the Perinatology Ward of Bhakti Husada Krikilan Hospital, Banyuwangi: The Relationship Between Knowledge of Lactation Management and Breastfeeding in the Perinatology Ward of Bhakti Husada Krikilan Hospital, Banyuwangi Sholikhah, Dwi Uswatun; Ariani, Hany Puspita; Yuanita, Dewi Ratna; Faizah, Rohmatul
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2025): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v11i2.146

Abstract

Babies who are not breastfed are 13 times more likely to die as a child. While breastfeeding is a natural process, many mothers are unable to breastfeed their babies due to several factors, including a lack of maternal knowledge and support and promotion of formula milk. This study aims to determine the relationship between postpartum mothers' knowledge of lactation management and breastfeeding practices. The research design used was an observational analytic cross-sectional study. The study population was postpartum mothers at Bhakti Husada Krikilan General Hospital, Banyuwangi, and the sampling technique was purposive sampling, with 34 respondents. Data collection used the Breastfeeding Knowledge Questionnaire to measure knowledge and a questionnaire on exclusive breastfeeding practices. Data analysis used Spearman Rank test with a significance level of α = 0.05, resulting in a ρ value of 0.001. This indicates that ρ < α, thus, it can be concluded that the alternative hypothesis (H1) is accepted. This means there is a correlation between postpartum mothers' knowledge of lactation management and breastfeeding practices at Bhakti Husada Krikilan Hospital. Therefore, healthcare workers at the hospital are expected to consistently provide education on lactation management to further enhance the knowledge of postpartum mothers, both those with limited and good knowledge, and to ensure optimal breastfeeding practices..
The Relationship Between Knowledge of Lactation Management and Breastfeeding in the Perinatology Ward of Bhakti Husada Krikilan Hospital, Banyuwangi: The Relationship Between Knowledge of Lactation Management and Breastfeeding in the Perinatology Ward of Bhakti Husada Krikilan Hospital, Banyuwangi Sholikhah, Dwi Uswatun; Ariani, Hany Puspita; Yuanita, Dewi Ratna; Faizah, Rohmatul
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2025): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v11i2.146

Abstract

Babies who are not breastfed are 13 times more likely to die as a child. While breastfeeding is a natural process, many mothers are unable to breastfeed their babies due to several factors, including a lack of maternal knowledge and support and promotion of formula milk. This study aims to determine the relationship between postpartum mothers' knowledge of lactation management and breastfeeding practices. The research design used was an observational analytic cross-sectional study. The study population was postpartum mothers at Bhakti Husada Krikilan General Hospital, Banyuwangi, and the sampling technique was purposive sampling, with 34 respondents. Data collection used the Breastfeeding Knowledge Questionnaire to measure knowledge and a questionnaire on exclusive breastfeeding practices. Data analysis used Spearman Rank test with a significance level of α = 0.05, resulting in a ρ value of 0.001. This indicates that ρ < α, thus, it can be concluded that the alternative hypothesis (H1) is accepted. This means there is a correlation between postpartum mothers' knowledge of lactation management and breastfeeding practices at Bhakti Husada Krikilan Hospital. Therefore, healthcare workers at the hospital are expected to consistently provide education on lactation management to further enhance the knowledge of postpartum mothers, both those with limited and good knowledge, and to ensure optimal breastfeeding practices..
ENHANCING BREAST SELF-EXAMINATION KNOWLEDGE AMONG ADOLESCENT GIRLS: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY OF AUDIOVISUAL AND LEAFLET-BASED EDUCATION IN JOMBANG, EAST JAVA, INDONESIA Putra, Kusuma Wijaya Ridi; Sholikhah, Dwi Uswatun; Kurniawan, Vendi Eko
Indonesian Journal of Community Health Nursing Vol. 11 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijchn.v11i1.78275

Abstract

Introduction: Breast cancer is the leading cause of cancer-related death among women, with cases increasingly found in younger populations. Early detection through breast self-examination (BSE) is an effective preventive measure, yet knowledge among Indonesian adolescents remains limited. This study aimed to examine the effectiveness of audiovisual and leaflet-based education in improving knowledge of BSE among adolescent girls.   Method: A quasi-experimental two-group pretest–posttest design was conducted among seventh- and eighth-grade female students at SMP Negeri 1 Peterongan, Jombang, Indonesia. From a population of 264 students, the sample size was determined using the Krejcie and Morgan formula, yielding 157 participants. To balance the groups, 160 students (80 per group) were recruited. Proportional random sampling was applied. Knowledge levels were measured using a validated questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon signed rank test and One-Way ANOVA.   Result: Before intervention, most students in the audiovisual group demonstrated poor knowledge (52.5%), while most in the leaflet group had moderate knowledge (50%). After intervention, knowledge levels significantly improved in both groups (p < 0.001). In the audiovisual group, 90% achieved good knowledge, whereas in the leaflet group, 60% maintained moderate knowledge. One-Way ANOVA confirmed a significant difference between groups (p < 0.001), with audiovisual media showing greater effectiveness.   Conclusion: Audiovisual education proved more effective than leaflet-based education in enhancing adolescent girls’ knowledge of BSE. Integrating audiovisual methods into school health programs may strengthen early breast cancer awareness and prevention efforts among young populations.   Keywords: Breast self-examination, adolescent girls, audiovisual media, leaflet, health education.