Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Composite: Journal of Civil Engineering

Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Jalan Ki Ageng Gribig Malang Hilmi, Muhammad Agus; Lutfiana, Yanna; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar; Kamandang, Zetta Rasullia
Composite: Journal of Civil Engineering Vol 2, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtsc.v2i2.9491

Abstract

Kualitas infrastruktur jalan merupakan faktor krusial lancarnya mobilitas masyarakat. Hal tersebut di buktikan oleh banyaknya peralihan penggunaan tipe perkerasan lenturĀ  dengan perkerasan kaku pada sejumlah jalan di Indonesia. Jalan Ki Ageng Gribig Malang adalah jalan yang sempat dirombak akibat tingkat kecelakaan dan kemancetan lalu lintas yang tinggi tetap menggunakan tipe perkerasan lentur pada metode pelaksanaanya. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan tebal perkerasan kaku pada jalan Ki Ageng Gribig Malang menggunakan metode MDP 2017. Berdasarkan analisis dan perhitungan perencanaan menggunakan Manual Desain Perkerasan metode Bina Marga tahun 2017, didapatkan tebal perkerasan kaku 295 mm, lapis pondasi (LMC) setebal 100 mm, lapis drainage (LFA kls A) setebal 150 mm, menggunakan bahu jalan dan sambungan dowel dan strukur pondasi berupa stabiltas semen setebal 300 mm.
Analisis Perbandingan Biaya Operasional Kendaraan Jalan Eksisting dan Jalur Lintas Selatan Blitar Huda, Muhammad Miftachul; Aldiansyah, Fauzi; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar; Puspitasari, Nia Dwi
Composite: Journal of Civil Engineering Vol 2, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtsc.v2i1.9441

Abstract

Biaya operasional kendaraan merupakan biaya yang diperlukan dalam mengoperasikan kendaraan. Biaya pengoperasian kendaraan dipengaruhi oleh kondisi jalan yang berbeda, geometri, tipe jalan, kecepatan berkendara dan kendaraan yang berbeda. Biaya pengoperasian kendaraan dihitung dengan menggunakan metode Pacific Consultant International (PCI). Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui nilai biaya operasional kendaraan antara jalan Jalur Lintas Selatan dan Eksisting. Dengan menggunakan metode PCI didapatkan biaya operasional kendaraan pada jalan eksisting sebesar Rp. 402.446, Sedangkan biaya operasional kendaraan pada jalan Jalur Lintas Selatan sebesar Rp. 252.004. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai DS pada saat kecepatan rata-rata kendaraan 40 km/jam yaitu sebesar 0,92. Sedangkan nilai DS pada saat kecepatan rata-rata kendaraan 21,9 km/jam yaitu 1.
Analisis Penghematan Nilai Waktu Tempuh dan Derajat Kejenuhan Jalan Eksisting dengan Jalur Lintas Selatan Brumbun - Pantai Sine di Kabupaten Tulungagung Imamah, Mia Nurul; Iman, Kamila Salsabila; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar
Composite: Journal of Civil Engineering Vol 2, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtsc.v2i1.9455

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan penghematan nilai waktu dan derajat kejenuhan dari jalan eksisting dan Jalan Lintas Selatan yang berlokasi di Kabupaten Tulungagung. Untuk menentukan nilai penghematan waktu dibutuhkan nilai waktu tempuh dari masing-masing jalan yang ditinjau dengan menggunakan metode Income Approach. Nilai waktu tempuh jalan eksisiting sebesar Rp 11.479/orang. Nilai waktu tempuh Jalan Lintas Selatan yaitu sebesar Rp 5.840/orang. Setelah mendapatkan nilai waktu tempuh, maka didapatkan nilai penghematan waktu sebesar Rp 5.639/orang. Dengan menggunakan grafik derajat kejenuhan dan kecepatan rata-rata sebesar 40 km/jam diperoleh nilai derajat kejenuhan sebesar 0,67. Jika digunakan kecepatan rata-rata sebesar 14,14 km/jam yaitu kecepatan dimana nilai waktu tempuh Jalan Lintas Selatan sama dengan jalan eksisting, maka diperoleh nilai derajat kejenuhan lebih dari 1 (1).