Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Budidaya Sayuran Organik Untuk Perbaikan Gisi Keluarga di Gampong Keutapang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Riani, Riani; Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Barmawi, Barmawi; Adhiana, Adhiana; Fridayanti, Nelly
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12533000

Abstract

Stunting merupakan kegagalan seorang anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal disebabkan dampak dari kekurangan gizi secara kumulatif dan terus menerus. Gampong Keutapang  adalah  gampong ini berada pada wilayah rawan gizi antara  gampong lokus stunting harus segera dicegah supaya tidak mengalami kekurangan gizi. Lahan pekarangan memiliki peran sangat kompleks jika dimanfaatkan  secara optimal yaitu selain meningkatakan produksi juga sebagai keindahan penataan budidaya sayuran. Inovasi budidaya sayuran organik di perkarangan  merupakan  salah satu solusi yang  mencukupi kebutuhan gizi keluarga. Kegiatan  budidaya sayuran organik bertujuan mensosialisasikan dan pelatihan budidaya sayuran untuk  memperbaiki gizi keluarga. Metode yang dilaksanakan terbagi tiga tahapan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran organik, sosialisasi konsumsi sayuran organik, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk cair organik. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan  untuk memperkenalkan inovasi budidaya sayuran organic, keunggulan sayuran organic, dan penyediaan sarana produksi dalam budidaya sayuran organik. Metode pelaksanaan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran organik, sosialisasi keunggulan pemanfaatan pekarangan, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan budidaya sayuran organik. Hasil yang dirasakan adalah  terjadi perubahan tambahan  pengetahuan dan pengalaman peserta pengabdian tentang   inovasi pertanian sebagai suatu solusi mengatasi keterbatasan lahan dengan cara budidaya sayuran organik. Pemanfaatan lahan perkarangan bisa memenuhi kebutuhan konsumsi pangan sehari – hari yang bebas dari bahan kimia sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
TINGKAT KEBERDAYAAN PETANI PADI SAWAH BERDASARKAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI Zuriani, Zuriani; Martina, Martina; Adhiana, Adhiana; Riani, Riani
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 9 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v9i2.19109

Abstract

Lowland rice farmers in North Aceh Regency do not yet have a good level of ability in developing rice agribusiness. Ability is one element of empowerment. Low ability shows low empowerment. Empowered farmers mean having adequate knowledge, attitudes and skills so they are able to manage their farming business well. The research aims to determine the level of empowerment of rice farmers based on socio-economic characteristics. This research uses primary data derived from interviews with lowland rice farmers. Data analysis uses qualitative descriptive methods.  The results of the analysis show that there are differences in levels of empowerment when viewed based on age, income and land area. Meanwhile, in terms of education, experience, number of dependents and source of income, it is generally known that all farmers are in the same category, namely empowered.
DETERMINANT OF RICE PRICE IN INDONESIA: A FOURIER ENGLE-GRANGER COINTEGRATION TEST Ariani, Rita; Nurjannah, Nurjannah; Adhiana, Adhiana; Fachrurrozi, Kamal
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 8, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v8i3.20468

Abstract

The issue of food prices is a critical topic that need to be discussed. Food prices has implications on economic and society. In Indonesia, rice is the most widely comsumed staple. Unfortunately, the prices of rice are often unstable due various factors. This research investigates the relationship between exchange rate, money supply, and volatility of oil prices on rice prices in Indonesia.The research study used data from the period February 2008 to December 2022 based on data availability. All research data used are secondary data with time series type. Rice price data is sourced from the Food and Agriculture Organization (FAO), exchange rates and oil prices are sourced from the Federal Reserve Economic Data (FRED), and money supply is sourced from the Indonesia Economic and Financial Statistics (SEKI). This study uses the Fourier Engle-Granger (FEG) cointegration method as a novelty in looking at cointegration that has structural breaks and the FMOLS, DOLS, and CCR methods as analysis. The results found that the research variables were found to have cointegration in the rice price model. Furthermore, the exchange rate was found to have a significant negative effect (-0.454%, -0.420%, -0.456%) on rice prices. The money supply had a significant positive effect (0.640%, 0.627%, 0.639%), and the volatility of oil prices had a significant positive effect (0.024%, 0.031%, 0.026%) on rice prices. The results of this research have important policy implications for policymakers to control money circulation, maintain exchange rate stability, and use renewable energy alternatives.
Development Strategy of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) Beujroh Based on Creative Economy in Increasing Community Income Adhiana, Adhiana; Yanto, Nopri; Tanjung, Ade Firmansyah; Yundriana , Yundriana
Journal of Agriculture Vol. 4 No. 01 (2025): Research Articles March 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/joa.v4i01.5837

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are key contributors to national economic growth due to their ability to absorb labor, generate income, and stimulate regional development. Beujroh MSME, located in Kutablang Village, Bireuen Regency, is an enterprise that preserves the cultural tradition of weaving using purun grass (Lepironia articulata) as its primary raw material. Its products, such as bags, hats, storage containers, coasters, and placemats, highlight the integration of traditional crafts with creative economic principles. This research aims to develop a strategic plan to support the growth of Beujroh MSME through a creative economy approach while identifying internal and external challenges faced by the business. Using a qualitative method and purposive sampling, this study applies SWOT analysis as the main analytical tool. The research is scheduled for August to December 2024 under the basic research scheme with Technology Readiness Level (TRL) 1–3. The results indicate that Beujroh MSME is in Quadrant I (growth strategy) with IFAS and EFAS scores of 0.31 and 0.64, respectively. Therefore, a Strength-Opportunity (SO) strategy is recommended, leveraging internal strengths to take advantage of external opportunities. Expected outputs include international and national journal publications and copyright registration, serving as strategic input for relevant stakeholders.
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pengeluaran Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Kabupaten Aceh Utara Martina, Martina; Praza, Riyandhi; Adhiana, Adhiana
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v6i1.4985

Abstract

Kabupaten Aceh Utara merupakan wilayah sentra produksi padi sawah  di Provinsi Aceh dengan luas tanam  mencapai 75.800 Ha dengan produksi 389.945,41 ton. Sebagian besar masyarakatnya memiliki pekerjaan sebagai petani padi sawah. Jumlah penduduk Kabupaten Aceh Utara sebanyak 556.566 jiwa, dan sekitar 27,56 persen merupakan penduduk miskin. Kesejahteraan rumah tangga petani dapat diketahui dari besarnya pengeluaran rumah tangga petani padi sawah yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pendapatan,  luas lahan usaha tani, jumlah tanggungan, jumlah anak yang masih sekolah, dan umur kepala keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pengeluaran rumah tangga petani padi sawah di Kabupaten Aceh Utara. Responden dalam penelitian ini sebanyak 60 kk dengan analisis data mengunakan model analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel pendapatan, luas lahan, jumlah tanggungan, jumlah anak masih sekolah, dan umur kepala keluarga berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga petani padi sawah di Kabupaten Aceh Utara, sedangkan secara parsial hanya variabel pendapatan dan jumlah tanggungan yang berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga petani padi sawah
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pengeluaran Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Kabupaten Aceh Utara Martina, Martina; Praza, Riyandhi; Adhiana, Adhiana
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v6i1.4986

Abstract

Kabupaten Aceh Utara merupakan wilayah sentra produksi padi sawah  di Provinsi Aceh dengan luas tanam  mencapai 75.800 Ha dengan produksi 389.945,41 ton. Sebagian besar masyarakatnya memiliki pekerjaan sebagai petani padi sawah. Jumlah penduduk Kabupaten Aceh Utara sebanyak 556.566 jiwa, dan sekitar 27,56 persen merupakan penduduk miskin. Kesejahteraan rumah tangga petani dapat diketahui dari besarnya pengeluaran rumah tangga petani padi sawah yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pendapatan,  luas lahan usaha tani, jumlah tanggungan, jumlah anak yang masih sekolah, dan umur kepala keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pengeluaran rumah tangga petani padi sawah di Kabupaten Aceh Utara. Responden dalam penelitian ini sebanyak 60 kk dengan analisis data mengunakan model analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel pendapatan, luas lahan, jumlah tanggungan, jumlah anak masih sekolah, dan umur kepala keluarga berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga petani padi sawah di Kabupaten Aceh Utara, sedangkan secara parsial hanya variabel pendapatan dan jumlah tanggungan yang berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga petani padi sawah
Strategi Kehidupan Untuk Meningkatan Kesejahteraan Hidup Nelayan di Kabupaten Bireuen Adhiana, Adhiana; Martina, Martina; Ariani, Rita; Nasution, Wahyu Isnanda
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v8i2.14878

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor eksternal dan internal strategi kehidupan berkelanjutan dan merumuskan strategi  dalam upaya peningkatan kelestarian hidup dan kesejahteraan nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan melakukan penyusunan strategi beradasarkan analisis SWOT. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian ini melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan matriks posisi maka strategi kelestarian hidup nelayan berada pada kuadran II yaitu strategi S-T artinya. meskipun nelayan menghadapi berbagai ancaman, namun mereka ini masih memiliki kekuatan dari segi internal.
FACTOR DETERMINATION ANALYSIS OF FARMER'S ASSETS AFTER THE TSUNAMI IN ACEH Adhiana, Adhiana; Suryadi, Suryadi
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 15 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.225 KB) | DOI: 10.21776/ub.jam2017.015.04.06

Abstract

Limitations of access and loss of various life assets caused by tsunami and conflicts in Aceh faced by farmers have influenced their survival. The purpose of this research is to analyze the model of factor determination of farmer's assets after the-tsunami in Aceh. This study was conducted in Aceh Province covering five areas: Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie Jaya, Bireun and Aceh Utara. The total sample for this study was 280 farmers. Sampling method used is stratified random sampling method. This research used primary data obtained by survey using questionnaire and secondary data. Data was analyzed by using qualitative and quantitative method with Structural Equation Modeling model is by measurement model. Model 2 is used as the final model for the construct of the farmer's living assets as it demonstrates good model compatibility. It also indicates that all loading factor values are above 0.5 and all probability values are significant at a = 1%. It indicated that all indicators can explain the existing constructs.
Analisis Efisiensi Alokatif Usaha Tani Ubi Kayu di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Adhiana, Adhiana
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v5i2.3891

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada usaha tani ubi kayu dengan menggunakan data primer dan sekunder. Metode pemilihan sampel terhadap 57 responden dilakukan secara simple random sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha tani ubi kayu dan efisiensi alokatif faktor-faktor produksi ubi kayu di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode fungsi produksi Cob Douglas dan metode penghitungan efisiensi alokatif. Variabel-variabel yang signifikan berpengaruh nyata secara statistik terhadap produksi ubi kayu adalah luas lahan, tenaga kerja dan bibit, sedangkan pupuk dan pestisida tidak berpengaruh nyata. Hasil perhitungan efisiensi alokatif menunjukkan bahwa variabel luas lahan, bibit dan tenaga kerja belum efisien secara alokatif sehingga perlu ditingkatkan lagi penggunaannya. Namun variabel pupuk dan pestisida tidak efisien secara alokatif
Pemanfaatan Pekarangan Dengan Budidaya Sayuran Teknik Vertikultur Dalam Mendukung Wirausaha Agribisnis dan Ketahanan Pangan di Gampong Keutapang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Riani, Riani; Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Ariani, Rita; Barmawi, Barmawi; Adhiana, Adhiana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan penduduk Gampong Keutapang mengakibatkan keterbatasan lahan untuk menanam serta kondisi masyarakat tidak melakukan usahatani padi sawah selama dua tahun sampai sekarang, sehingga gampong ini mendapatkan program pemanfaatan perkarangan satu tahun yang lalu. Namun, masih terdapat lahan pekarangan yang sebagian masyarakat tidak memanfaatkan dan sebagian sudah memanfaatkan tetapi belum dilaksanakan secara intensif dan inovatif. Teknik vertikultur merupakan inovasi budidaya sayuran sebagai salah satu solusi dan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan yang terbatas untuk membangun wirausaha agribisnis dan menjaga ketahanan pangan masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk sosialisasi dan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur di lahan pekarangan dalam mendukung wirausaha agribisnis dan ketahanan pangan masyarakat. Metode pelaksanaan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran teknik vertikultur, sosialisasi keunggulan pemanfaatan pekarangan, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur. Hasil yang dirasakan adalah terjadi perubahan tambahan pengetahuan dan pengalaman peserta pengabdian tentang   inovasi pertanian sebagai suatu solusi mengatasi keterbatasan lahan dengan cara tanam bertingkat. Pemanfaatan lahan perkarangan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk terciptanya ketahanan pangan rumah tangga.