Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MENTORING TERHADAP MOTIVASI DALAM MELAYANI Tabrani, Ahmad
EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Vol 1, No 1 (2020): Pendidikan Kristen dan Kepemimpinan
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/edulead.v1i1.23

Abstract

abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi tentang persepsi pengaruh kepemimpinan dan mentoring yang diterima oleh para pemimpin tingkat menengah Yayasan Pelayanan Desa Terpadu terhadap motivasi mereka dalam melakukan tugas-tugas pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan memberikan angket instrumen kepada pemimpin tingkat menengah Yayasan Pelayanan Desa Terpadu yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia dengan sampel 60 orang yang ditentukan secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar para pemimpin tingkat menengah Yayasan Pelayanan Desa Terpadu memiliki persepsi dalam kategori sangat baik dan baik terhadap pengaruh kepemimpinan dan mentoring yang mereka terima dari para pemimpin dan mentor mereka. Sebagian besar memiliki motivasi sangat baik dan baik dalam melakukan tugas-tugasnya dan menyatakan bahwa pengaruh kepemimpinan dan mentoring yang mereka terima berpengaruh terhadap motivasi mereka dalam melakukan tugas-tugasnya. Kata kunci: kepemimpinan, mentoring, motivasi abstract The purpose of this study is to obtain a description of the perception of leadership and mentoring influences received by the middle-level leaders of PESAT in carrying out service tasks. This study uses a survey method by giving questionnaires to middle-level PESAT foundation leaders from various regions in Indonesia with a sample of 60 randomly determined people. The results show that most of the middle-level leaders of PESAT have a perception of the excellent and good category of leadership and mentoring they received from their leaders and mentors. Most of them have very good dan good motivation in carrying out their duties and stated that the influences their motivation in carrying out their duties Keywords: Leadership, Mentoring, Motivation
PEMURIDAN SEBAGAI UPAYA MENANAMKAN IMAN KEPADA KRISTUS PADA MAHASISWA STAK TERPADU PESAT SALATIGA Nainupu, Melben; Tabrani, Ahmad; Keriapy, Frets
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral  Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.3 KB) | DOI: 10.46408/vxd.v1i2.34

Abstract

The development of science and technology is so fast that it can affect the social life of both individuals and groups. Humans are faced with diverse lifestyles and a lifestyle crisis is a serious condition in today's post-modern era. Therefore it is very important for believers to be discipled so that they have the character of Christ which influences their socialization. Seeing the existing problems, the purpose of this study is to describe discipleship as an effort to instill faith in students of the PESAT Integrated STAK Salatiga in their belief in Christ. The method used in this research is qualitative. Data collection through observation and interviews and data analysis techniques include field notes, reduction, display, and conclusions. All respondents can understand and participate in the process of discipleship that takes place by exemplifying life by followers of Christ. From the research results, it was found that discipleship with the mentoring process carried out by STAK Terpadu Pesat could instill students' faith in Christ.
Membangun Percaya Diri Remaja Kristen melalui Mentoring Di Era Digital Pekerti Mendrofa, Windy; Santosa; Tabrani, Ahmad
Tumou Tou Vol. 11 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/tt.v11i2.1727

Abstract

Self-confidence plays a significant role and has influence in the lives of  Christian teenagers in the digital era. Teenage confidence can be developed through non-formal Christian education. Mentoring is a strategy applied in non-formal Christian education. This research aims to describe the influence of mentoring implementation on the confidence of teenage participants in the non-formal Christian education program "Future Center" by the PESAT Foundation Cluster in West Kalimantan. The study involved  61 teenagers who received mentoring services. This research used a quantitative method. The results of the study are as follows: mentoring implementation has an influence on teenage confidence, with a correlation of 0.462 in the category of moderate or significant positive correlation. The mentoring process influences teenage confidence by 21.4%, with the remaining 78.6% influenced by other factors outside the mentoring process. The regression coefficient is 0.444, indicating that each addition of one point or treatment to the mentoring process will result in a 0.444-fold increase in confidence. Conversely, if the implementation of mentoring is abolished or weakened, it will weaken the confidence of adolescents. The implementation of mentoring influences teenage confidence; therefore, it is important for mentors to develop quality in mentoring implementation.
Mengoptimalkan Keterampilan Menulis Recount Text Mahasiswa Kebidanan Melalui Video The Best Day di STIKes Widya Dharma Husada Tangerang Karditiawati, Anggraini; Mahendra, Dony; Tabrani, Ahmad; Dwi Rahesi, Inggri
Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2024): Eduka: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Bisnis
Publisher : Pamulang university

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengoptimalkan keterampilan menulis recount text mahasiswa kebidanan di STIKes Widya Dharma Husada Tangerang menggunakan video "The Best Day" dan untuk menilai besar kemampuan menulis mereka telah meningkat sebelum dan sesudah treatment. Sebagai metode kuantitatif, peneliti menggunakan desain pre- dan post-test grup kontrol menggunakan strategi quasi-eksperimen. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling, responden sebanyak 64 mahasiswa kebidanan semester pertama dari 2 kelas yakni 01KBDP001 (eksperimen) dan 01KBDP002 (kontrol). Di kelas eksperimental, peneliti mengajarkan menulis recount text dengan video, sedangkan kelas kontrol metode konvensional. Hasil penelitian terlihat mean rank posttest kelompok kontrol – posttest kelompok eksperimen adalah 22.05 < 42.95 menyebabkan adanya kenaikan mean rank 20.9 menggunakan pembelajaran konvensional dan eksperimen sesudah diberikan treatment berupa video klip “The Best Day”. Mean rank pre- post- test grup eksperimen 17.66 < 47.34 menyebabkan adanya kenaikan mean rank 29.68 setelah diberikan treatment video.Kata kunci: Keterampilan menulis; Recount text; The Best Day; Video
Analisis Aspek-Aspek Keunggulan Daya Saing dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SDI Al-Akbar Bangsal Hasanah, Kartini Dwi; Marno; Susilawati, Samsul; Tabrani, Ahmad
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jurmia.v4i2.2420

Abstract

A superior school is a school that is able to bring every student to achieve their abilities in a measurable manner and can be demonstrated through their achievements. The background to writing this research is the demand for quality educational institutions which will be able to create schools that have competitive advantages. The aim of the research is to analyze aspects of competitive advantage that have been implemented at SDI Al-Akbar Bangsal in improving the quality of education. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data was obtained through in-depth interviews with school principals, teachers, classroom observations, documentation, academic journals, books, articles and relevant research reports. Respondents consisted of the Principal, Deputy Principal, teachers and also staff at SDI Al-Akbar Bangsal. The results of this research show three things: first; SDI Al-Akbar Bangsal prepares for competitiveness in the 5.0 era; second; form aspects of competitive advantage at SDI Al-Akbar Bangsal; third; strategic concepts and approaches in improving the quality of education at SDI Al-Akbar Bangsal. Based on the research results, there are still limitations, namely the number of respondents is still small and there is only one SDI Al-Akbar institution so there is a lack of comparison with other institutions. It is recommended for future researchers to take more sample, this aims to have better data accuracy in their research. Researchers also recommend to institutions to always improve quality by always evaluating the superior aspects of SDI Al-Akbar.
Strategi Peningkatan Peringkat Webometrics Perguruan Tinggi (Studi Kasus : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten) Tabrani, Ahmad; Sarmuni
Metakognisi Vol 5 No 2 (2023): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v5i2.328

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan pengalaman implementasi yang dilakukan oleh UIN SMH Banten, dalam menerapkan strategi yang ada dalam peningkatan peringkat weobometrics. Webometrics yaitu website sistem yang digunakan untuk melakukan pemeringkatan eksistensi online Perguruan Tinggi yang dapat dijadikan sebagai indikasi kinerja global sebuah universitas. Sesuai visi UIN SMH Banten yaitu menjadi sebuah universitas yang memiliki keunggulan dalam bidang penelitian akan berusaha untuk meningkatkan peringkat Webometrics. Dalam setahun terakhir UIN SMH Banten mampu meningkat peringkat Webometric dari 430 menjadi peringkat 367. Faktor utama yang mampu meningkatkan peringkat Webometric antara lain efektivitas mekanisme tata kelola website sehingga substansi konten yang dapat diindek dengan baik oleh mesin pencari. Perubahan penilaian Webometric memberikan dampak yang siginifikan, perubahan merodologi Webometric mampu menyeimbangkan porsi impact website dan komponen aktifitas. Hasil penelitian menunjukan beberapa strategi yang dapat diimplementasikan menjadi sebuah rencana aksi agar mampu meningkatkan peringkat weometrics UIN SMH Banten antara lain penguatan tata kelola website, implementasi kebijakan SEO dan Open Access sebagai media berbagi tautan untuk meningkatkan nilai Visibility. Dengan penerapan strategi diharapkan peringkat Webometric UIN SMH Banten periode 2021-2022 mengalami perubahan peringkat yang signifikan dari 430 menjadi peringkat 367.
PROBLEMATIKA KOMPETENSI GURU PAUD MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN: Studi Kasus di TK Kristen Sion Tridamasari Crispy, Dela; Tabrani, Ahmad; Gea, Jeni Juniarwati
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v5i2.3722

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi digital memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan, termasuk di pendidikan anak usia dini (PAUD). Namun, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di TK Sion Tridamasari masih menghadapi berbagai problematika, khususnya berkaitan dengan kompetensi guru dari generasi native digital dan immigrant digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi digital, meliputi pemahaman, penguasaan, penerapan, serta sarana prasarana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan sudut pandang di antara lima guru, di mana dua orang mendukung pembelajaran digital, sedangkan tiga lainnya belum memahami dan menerima konsep tersebut secara menyeluruh. Kepala sekolah, supervisor, dan direktur program Yayasan PESAT mendukung pemanfaatan teknologi digital, namun belum menetapkan kebijakan konkret, sehingga pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada guru tanpa acuan bersama. Ketimpangan ini diperparah oleh keterbatasan sarana dan infrastruktur yang belum menunjang penggunaan teknologi secara optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pendampingan intensif, serta penyediaan infrastruktur digital yang memadai sangat penting untuk menjembatani kesenjangan digital dan meningkatkan kualitas pembelajaran di TK. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam merumuskan strategi pengembangan kompetensi guru di era digital. Kata Kunci: kompetensi guru, teknologi digital, pendidikan anak usia dini, pembelajaran TK.
PROBLEMATIKA KOMPETENSI GURU PAUD MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN: Studi Kasus di TK Kristen Sion Tridamasari Crispy, Dela; Tabrani, Ahmad; Gea, Jeni Juniarwati
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v5i2.3722

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi digital memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan, termasuk di pendidikan anak usia dini (PAUD). Namun, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di TK Sion Tridamasari masih menghadapi berbagai problematika, khususnya berkaitan dengan kompetensi guru dari generasi native digital dan immigrant digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi digital, meliputi pemahaman, penguasaan, penerapan, serta sarana prasarana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan sudut pandang di antara lima guru, di mana dua orang mendukung pembelajaran digital, sedangkan tiga lainnya belum memahami dan menerima konsep tersebut secara menyeluruh. Kepala sekolah, supervisor, dan direktur program Yayasan PESAT mendukung pemanfaatan teknologi digital, namun belum menetapkan kebijakan konkret, sehingga pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada guru tanpa acuan bersama. Ketimpangan ini diperparah oleh keterbatasan sarana dan infrastruktur yang belum menunjang penggunaan teknologi secara optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pendampingan intensif, serta penyediaan infrastruktur digital yang memadai sangat penting untuk menjembatani kesenjangan digital dan meningkatkan kualitas pembelajaran di TK. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam merumuskan strategi pengembangan kompetensi guru di era digital. Kata Kunci: kompetensi guru, teknologi digital, pendidikan anak usia dini, pembelajaran TK.
RANCANG BANGUN APLIKASI MANAJEMEN SIMPATISAN SEBAGAI OPTIMALISASI PEMENANGAN PEMILU LEGISLATIF Tabrani, Ahmad; Fudoli, Fudoli
Jurnal SIMADA (Sistem Informasi dan Manajemen Basis Data) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal SIMADA (Sistem Informasi dan Manajemen Basis Data)
Publisher : LP2M Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30873/simada.v7i1.436

Abstract

In the effort to enhance the effectiveness and efficiency of political campaigns for legislative elections, the development of information technology plays a critical role. This research focuses on designing and developing a supporter management application specifically tailored to assist legislative candidates in managing and analyzing their supporter data. The application is equipped with key features such as supporter registration, coordinator management across various administrative levels (RT, RW, District), automated WhatsApp messaging for direct communication and as a form of appreciation, and a quick count feature to facilitate vote tallying. Additionally, the application offers comprehensive data analysis capabilities, allowing legislative candidates to understand supporter characteristics based on various categories such as age, occupation, and education level. This analysis feature is crucial for formulating more effective and targeted campaign strategies. The development method employed is the waterfall method, which includes stages of requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. This application has been used by legislative candidates in the DPRD of Tangerang Regency in the 2024 local elections and has shown positive results by enhancing supporter engagement and loyalty through structured and systematic communication. The application is expected to be an effective and reliable tool in supporting legislative election campaign strategies, contributing significantly to a more transparent and participatory democratic process
Pengaruh Mentoring terhadap Identitas Diri Remaja Peserta Program Future Center Yayasan PESAT Cluster Kalimantan Barat Tasuab, Irna Ireni; Santosa, Santosa; Tabrani, Ahmad
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 2 (2023): Teologi dan Pendidikan Kristiani
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v3i2.66

Abstract

Abstract: Mentoring is a process of trusting relationships in which the process of guidance, emotional support, goal achievement support, training, and teaching are included. This study aims to describe: adolescent self-identity, the mentoring process, and how strong the influence of mentoring on the development of adolescent self-identity. The study was conducted on 52 adolescents in the category of junior high school students participating in the Future Center program of the PESAT Foundation in the West Kalimantan cluster. The research method used is the quantitative research method. Data collection using questionnaires. The results of the first hypothesis research obtained a Lower Bound Interval confidence value of 58.32 and an Upper Bound Interval confidence value of 63.38, or the influence of mentoring in the strong category. The results of the second hypothesis test obtained a Lower Bound Interval confidence value of 40.27 and an Upper Bound Interval confidence value of 43.38, or it can be concluded that the self-identity of adolescents in the category is sufficient. The third hypothesis test obtained an r-value of 0.664 or in the strong category. Based on the results of the correlation coefficient, mentoring has a strong effect on adolescent self-identity. In the Model Summary table for R square (R²) of 0.441, which is then in percentage to 44.1%. This means that the percentage of the contribution of mentoring influence on the self-identity of adolescents participating in the Future Center program of the PESAT Foundation West Kalimantan cluster in the category of junior high school students is 44.1% and 55.9% is influenced by other variables. Mentoring has an important role in building adolescent identity. Therefore, it is necessary to equip mentors with knowledge and skills to assist youth participants in the Future Center program in West Kalimantan.Abstrak: Mentoring merupakan proses hubungan saling percaya yang di dalamnya termuat proses pembimbingan, pemberian dukungan emosional, dukungan pencapaian tujuan, pelatihan dan pengajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: identitas diri remaja, proses mentoring dan seberapa kuat pengaruh mentoring terhadap perkembangan identitas diri remaja. Penelitian dilakukan pada 52 remaja kategori pelajar SMP peserta program Future Center Yayasan PESAT di cluster Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian hipotesis pertama diperoleh nilai convidedance Interval Lower Bound sebesar 58,32 dan nilai convidedance Interval Upper Bound sebesar 63,38, atau pengaruh mentoring pada kategori kuat. Hasil uji hipotesis kedua, diperoleh nilai convidedance Interval Lower Bound sebesar 40,27 dan nilai convidedance Interval Upper Bound sebesar 43,38, atau dapat disimpulkan bahwa identitas diri remaja pada kategori cukup. Uji hipotesis ketiga diperoleh nilai r sebesar 0,664, atau pada kategori kuat. Berdasarkan hasil koefisien korelasi maka mentoring berpengaruh kuat terhadap identitas diri remaja. Sedangkan pada tabel Model Summary untuk R square (R²) sebesar 0,441, yang kemudian di presentase menjadi 44,1%. Artinya bahwa presentase sumbangan pengaruh mentoring terhadap identitas diri remaja peserta program Future Center Yayasan PESAT cluster Kalimantan Barat kategori pelajar SMP sebesar 44,1% dan 55,9% dipengaruhi oleh variabel lain. Mentoring memiliki peran penting dalam membangun identas remaja. Oleh sebab itu, perlu memperlengkapi para mentor dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi remaja peserta prgram Future Center di Kalimantan Barat