Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Islamika

BROKER PADA BISNIS PROPERTI: STUDI ETIKA BISNIS ISLAM Muhammad Lisman
JURNAL ISLAMIKA Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika merupakan titik tolak dari ekonomi Islam, yang mana ekonomi Islam bisa disebut dengan ekonomi beretika Islam. Bisnis yang menjadi sub sistem ekonomi Islam dijalankan atas dasar etika bisnis Islam, agar tidak ada salah satu pihak terzhalimi atau dirugikan, tidak terkecuali peran broker pada bisnis properti. Sayed Nawab Khaider Naqvi telah merumuskan aksioma Ekonomi Islam yaitu Kesatuan/ Tauhid, Keseimbngan/ kesejajaran (equilibrium), kehendak bebas (free wiil), serta tanggung jawab (responsibility), yang kemudian di kembangakan oleh Rafiq Issa Beekun menjadi Etika Bisnis Islam dengan menambahkan satu aksioma yang sebelumnya dikemukakan Oleh Sayed Nawab Khaider Naqvi, menjadi lima aksioma.Bentuk peneltian ini adalah kualitatif, merupakan bentuk library research dengan menggunakan metode deduktif dan induktif dengan pendekatan normatif sosiologis.Lima aksioma sebagai paradigma pengembangan Etika Bisnis Islam dalam berbagai bentuk jenis bisnis yang ada dengan menyesuaikan variabelnya, tidak terkecuali parktek broker pada bisnis properti yang sekarang banyak dilakukan individu atau bentuk perusaan yang dikelola secara profesional. Aksioma Etika Bisnis Islam ini berlandaskan Qur’an dan Hadits yang menjadi landasan hukum Islam.
PROSPEKTUS REKSADANA SEBAGAI PRINSIP BISNIS SYARIAH putri jamilah; Wahyi Busyro; Rika Septianingsih; Muhammad Lisman
JURNAL ISLAMIKA Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang prospektus reksadana sebagai prinsip bisnis syariah, reksadana yang telah menjadi pilihan investasi Untuk masyarakat dan ada bagi beberapa calon investor Tidak mengerti reksadana yang akan dibeli. Salah satu cara itu Bisa dilakukan untuk mengetahui produknya yaitu dengan membaca prospektus yang dikeluarkan oleh perusahaan. Prospektus sebagai informasi awal produk (reksadana) Dipandang sebagai niat baik perusahaan untuk menjelaskan produk yang akan dijual. Dari perspektif kontrak syariah dalam pengkongsian, hukumnya boleh, karena ia membeli hak milik orang lain. Kejujuran merupakan prinsip bisnis yang harus dijunjung tinggi. Keberadaannya bersanding dengan prinsip-prinsip yang lain seperti prinsip tauhid, kehalalan, kebolehan, keadilan, manfaat, menghindari riba, dan lain-lain. Dari sudut pandang hukum perjanjian syariah dikatakan bahwa sebuah perjanjian dianggap sah jika memenuhi unsur-unsur perjanjian. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk melayani Transaksi yang sesuai dengan prinsip syariah.
SYARIAH CARD KAJIAN NORMATIVE DAN FIQIH KEUANGAN lisman, muhammad; Jamilah, Putri
JURNAL ISLAMIKA Vol 3 No 1 (2020): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v3i1.1940

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat sangat berpengaruh terhadap perkembangan pelayanan perbankan, dapat dilihat dari munculnya produk-produk perbankan yang menawarkan berbagai manfaat, kemudahan, kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi barang dan jasa. Syariah Card atau kartu kredit syariah merupakan salah satu produk yang muncul sebagi respon perbankan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi. Sebagi produk yang mucul dari perbankan yang membawa bendera Islam tentunya ini tidak bisa lepas dari sorotan normatif fiqih Islam. Penelitian ini mencoba mengungkap secara mendalam tentang akad-akad yang digunakan pada produk Syariah Card atau kartu kredit dan bagaimana system operasionalnya dijalankan. Bentuk penelitian ini adalah normatif legal studies dengan menggunakan pendekatan normatif dan fiqih keungan dan bentuk datanya berupa data kualitatif. Poin-poin penting dari hasil penelitian ini adalah Fee atau ujrah yang boleh diambil pada transaksi kertu kredit adalah ujrah atas peran bank sebagai samsarah. Late charge dibolehkan selama dana tersebut diakui sebagai dana ummat (sosial) dan bank tidak mengambil keuntungan atau manfaat dari dana late charge tersebut. Member fee dibolehkan secara syariat Islam dengan syarat pelayanan harus setara dengan biaya administrasi yang dibebankan. Pada dasarnya penggunaan Kartu Kredit syariah itu boleh, akan tetapi ada beberapa hal yang membuat akad-akad pada kartu kredit syariah atau syariah card ini membuatnya menjadi haram yang harus diantispasi sebagai akibat dari kesalahan operasionalnya tidak dilakukan seperti konsep akad yang telah diatur dalam Islam.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN PEMBUKAAN REKENING ONLINE PADA APLIKASI MOBILE BANKING TERHADAP KEPUASAN NASABAH: (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia KC Kota Pekanbaru Sudirman 2) Hanifah Rosanah; Muhammad Lisman
JURNAL ISLAMIKA Vol 5 No 2 (2022): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v5i2.4698

Abstract

This study aims to determine the effect of online account opening service quality in the mobile banking application on customer satisfaction at Bank Syariah Indonesia KC Pekanbaru City Sudirman 2. This research method uses quantitative methods and data collection techniques are carried out by distributing questionnaires to 97 respondents, namely customers of Bank Syariah Indonesia KC City of Pekanbaru Sudirman 2. Based on the results of the t test, the tcount value is 12.631 > ttable 1.985 and the significance value of the Quality of Online Account Opening Service variable (X) on Customer Satisfaction (Y) is 0.000 <0.05, which means a positive and significant influence between the variables Quality of Service Opening an online account on Customer Satisfaction. With the results of the coefficient of determination test (R2) of 62.7%.