Articles
Penerapan Strategi Komunikasi Pemasaran Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Penjualan Bawang Merah
Firmansyah, Dani;
Susyanti, Jeni;
Farida, Eka
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.15825
Pendahuluan: Sektor pertanian bawang merah di Desa Alasrejo, Kabupaten Banyuwangi sangat penting untuk dikembangkan secara terus menerus dengan tujuan meningkatkan produksi dan mengurangi disparitas ekonomi. Produk bawang merah yang diolah akan meningkatkan aktivitas perdagangan komoditi bawang merah yang unggul. Studi ini bertujuan untuk menerapkan strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan bawang merah untuk menjual produk mereka kepada pelanggan yang lebih luas khususnya di Desa Alasrejo Banyuwangi. Metode: Deskriptif dengan teknik observasi, pendamping, dan evaluasi. Hasil: Petani di Desa Alasrejo, Kabupaten Banyuwangi masih berfokus menjual produk tidak dalam bentuk olahan, kedepan butuh keterlibatan semua pihak untuk memberikan pendampingan kepada petani membuat produk olahan dari bawang merah kedalam berbagai varian produk. Kesimpulan: Kegiatan ini bermanfaat bagi para petani karena dapat meningkatkan daya saing dan penjualan bawang merah yang signifikan.
Hubungan Media Sosial TikTok Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Prasetyo, Agung Dwi;
Firmansyah, Dani
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30983/lattice.v3i2.7596
Social media TikTok is a digital platform that is popular among teenagers and young people, often used as a medium for mathematical learning. TikTok is a platform for them to present short explanatory videos on various mathematical topics, facilitating creative and interactive mathematical communication. Although TikTok is generally known as a means of entertainment, its potential use in the context of mathematics education has not been widely explored. This research explores the relationship between junior high school students' interactions with TikTok as a mathematics learning medium and its impact on their mathematical communication skills. Through a quantitative approach with correlational research methods, data was collected through questionnaires and mathematical communication ability tests. Class VIII 2 was selected as a sample through a simple random sampling technique in the Bekasi area. The results of the analysis using Spearman's Rank correlation show that, although TikTok is often used as a mathematics learning medium, junior high school students' mathematical communication skills tend to be low or even insignificant.. Media sosial sosial TikTok merupakan sebuah platform digital yang terkenal di kalangan remaja dan kaum muda, seringkali digunakan sebagai media pembelajaran matematis. TikTok menjadi wadah bagi mereka untuk menyajikan video penjelasan singkat mengenai berbagai topik materi matematika, memfasilitasi komunikasi matematis yang kreatif dan interaktif. Meskipun TikTok pada umumnya dikenal sebagai sarana hiburan, potensi pemanfaatannya dalam konteks pendidikan matematika masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini difokuskan pada penyelidikan hubungan antara interaksi siswa SMP dengan TikTok sebagai media pembelajaran matematika dan dampaknya terhadap kemampuan komunikasi matematis mereka. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasional, data dikumpulkan melalui kuesioner angket dan tes kemampuan komunikasi matematis. Kelas VIII 2 dipilih sebagai sampel melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana di sebuah daerah Bekasi. Hasil analisis menggunakan korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa, meskipun TikTok sering digunakan sebagai media pembelajaran matematis hubungannya dengan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP cenderung rendah atau bahkan tidak signifikan.
Analisis Sistematis Analisis Sistematis Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP
Kafillah, Muhamad;
Firmansyah, Dani;
Lestari, Kurnia Eka
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v9i2.4110
Pembelajaran matematika memegang peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, serta keterampilan pemecahan masalah siswa. Namun demikian, masih banyak siswa SMP mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep matematika secara mendalam, yang berdampak pada rendahnya capaian akademik mereka. Penelitian ini bertujuan melakukan telaah sistematis terhadap pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) dalam peningkatan capaian pembelajaran matematika siswa SMP pada periode 2020–2025. Metode yang digunakan yakni Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan analisis kualitatif terhadap publikasi ilmiah terindeks SINTA 1–5. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara konsisten efektif dalam memperbaiki penguasaan konsep, kemampuan pemecahan masalah, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, integrasi media pembelajaran interaktif, seperti live worksheet dan video animasi, turut memperkuat efektivitas implementasi PBL. Meski demikian, tantangan awal seperti kesulitan merumuskan masalah dan menyelesaikan soal masih kerap muncul, namun secara keseluruhan, penerapan PBL mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menegaskan potensi PBL sebagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran matematika serta merekomendasikan perlunya penelitian lanjutan mengenai integrasi teknologi digital dan penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi guna mengakomodasi keragaman kemampuan siswa. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model PBL berbasis media interaktif untuk optimalisasi capaian pembelajaran matematika.
Promoting Mathematics Students’ Learning Outcome Using Jarimatika Method For Primary School
Firmansyah, Dani;
Syahrilfuddin, Syahrilfuddin;
Antosa, Zariul
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This study aims to implementation jarimatika method to promote students’ mathematics learning outcome for elementary school. This study was conducted in class third elementary schools. Design of this research was classroom action research. Based on the results of mathematics learning students obtained data on the initial score taken from the scores of the first semester Mathematics exam students before the application of the Jarimatikaini method was 59.62 then the cycle I daily test increased by 13.63 to 73.42 with an increase percentage of 22.80%. It can be concluded that the application of the Jarimatika method can improve the results of third grade elementary school mathematics learning.
Penguatan Partisipasi Masyarakat Pesisir dalam Pengawasan Penyelundupan Narkotika Melalui Jalur Laut
Firmansyah, Dani
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 2 (2025): Membangun Kemandirian Komunitas: Sinergi Digital, Partisipatif, dan Kultural da
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37640/japd.v5i2.2503
Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengawasan jalur laut sebagai pintu masuk utama penyelundupan narkotika internasional, dengan sekitar 80% kasus penyelundupan terjadi melalui wilayah perairan laut. Tingginya tingkat penyelundupan ini diperparah oleh lemahnya kapasitas pengawasan laut dan rendahnya partisipasi aktif masyarakat pesisir yang secara geografis dan sosial merupakan ujung tombak wilayah pengawasan. Makalah ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan metode analisis deskriptif untuk mengidentifikasi akar permasalahan, merumuskan alternatif kebijakan, dan memberikan rekomendasi strategis yang dapat diimplementasikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberdayaan sosial masyarakat pesisir sebagai pilar pengawasan berbasis komunitas memiliki potensi terbesar untuk memperkuat efektivitas pengawasan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menyediakan solusi yang efisien dan berkelanjutan untuk mencegah penyelundupan narkotika. Rekomendasi utama mencakup program pemberdayaan sosial masyarakat pesisir sebagai arah kebijakan perencanaan strategis dan penyusunan pedoman nasional yang mengatur tugas, wewenang, dan koordinasi antar instansi dalam pelaksanaan pemberdayaan sosial masyarakat pesisir sebagai pilar pengawasan kejahatan narkotika yang melalui jalur laut. Diharapkan dengan sinergi multi-institusi dan pemberdayaan masyarakat, pengawasan jalur laut dapat lebih optimal dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran preventif masyarakat pesisir terhadap tindak kejahatan penyelundupan narkotika.
Melatih Kecerdasan Visual-Spasial Siswa SMA dengan Scaffolding Berbantuan Media 3D
Kartika, Hendra;
Firmansyah, Dani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.065 KB)
|
DOI: 10.56855/income.v1i1.16
Visual-spatial intelligence is one of the multiple intelligences possessed by each individual. This intelligence needs to be trained and developed in individuals because each individual has a different level of imagination and spatial sensitivity. In addition, there is a need for methods that can develop visual-spatial intelligence. One method that can be used is to provide problem solving exercises with scaffolding using 3-dimensional (3D) learning media. The method used in this activity is training with scaffolding assisted by 3D media. In this activity, students are given visual-spatial practice questions. The results of the activity showed that there was an increase in students' understanding of the importance of training visual-spatial intelligence for psychological activities for college entrance tests, work entrance tests, and so on.
Hubungan Media Sosial TikTok Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Prasetyo, Agung Dwi;
Firmansyah, Dani
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30983/lattice.v3i2.7596
Social media TikTok is a digital platform that is popular among teenagers and young people, often used as a medium for mathematical learning. TikTok is a platform for them to present short explanatory videos on various mathematical topics, facilitating creative and interactive mathematical communication. Although TikTok is generally known as a means of entertainment, its potential use in the context of mathematics education has not been widely explored. This research explores the relationship between junior high school students' interactions with TikTok as a mathematics learning medium and its impact on their mathematical communication skills. Through a quantitative approach with correlational research methods, data was collected through questionnaires and mathematical communication ability tests. Class VIII 2 was selected as a sample through a simple random sampling technique in the Bekasi area. The results of the analysis using Spearman's Rank correlation show that, although TikTok is often used as a mathematics learning medium, junior high school students' mathematical communication skills tend to be low or even insignificant.. Media sosial sosial TikTok merupakan sebuah platform digital yang terkenal di kalangan remaja dan kaum muda, seringkali digunakan sebagai media pembelajaran matematis. TikTok menjadi wadah bagi mereka untuk menyajikan video penjelasan singkat mengenai berbagai topik materi matematika, memfasilitasi komunikasi matematis yang kreatif dan interaktif. Meskipun TikTok pada umumnya dikenal sebagai sarana hiburan, potensi pemanfaatannya dalam konteks pendidikan matematika masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini difokuskan pada penyelidikan hubungan antara interaksi siswa SMP dengan TikTok sebagai media pembelajaran matematika dan dampaknya terhadap kemampuan komunikasi matematis mereka. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasional, data dikumpulkan melalui kuesioner angket dan tes kemampuan komunikasi matematis. Kelas VIII 2 dipilih sebagai sampel melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana di sebuah daerah Bekasi. Hasil analisis menggunakan korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa, meskipun TikTok sering digunakan sebagai media pembelajaran matematis hubungannya dengan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP cenderung rendah atau bahkan tidak signifikan.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MELALUI TAHAPAN POLYA PADA ASPEK MERENCANAKAN
Astuti, Ayu Dwi;
Firmansyah, Dani
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/phi.v8i1.366
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita melalui tahapan polya pada aspek merencanakan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ada 25 siswa kelas X IPS 1 SMAN 1 Rengasdengklok dan diambil 3 siswa dari kategori tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis materi SPLTV dan angket aspek merencanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi dapat membuat perencanaan sebelum menyelesaikan permasalahan, dapat menuliskan langkah-langkah yang menunjang penyelesaian dari masalah yang diberikan, dan siswa juga dapat mengorganisasi informasi yang sesuai untuk menyelesaikan masalah. Siswa dengan kemampuan sedang sudah menguasai konsep dan teori-teori yang menunjang namun ia kurang baik dalam mengidentifikasi informasi. Siswa juga belum mampu merencanakan pemecahan masalah dengan baik. Siswa dengan kemampuan rendah belum menguasai konsep dan teori-teori yang menunjang, tidak dapat mengidentifikasi informasi dengan baik. Siswa juga tidak mampu merencanakan pemecahan masalah, terlihat tidak membuat model matematika ketika menemui soal, siswa tidak dapat menuliskan langkah-langkah yang menunjang penyelesaian dari masalah yang diberikan, dan siswa juga tidak dapat mengorganisasi informasi yang sesuai untuk menyelesaikan masalah.
Pelatihan Perancangan Pembelajaran Berbasis Deep Learning untuk Guru Mata Pelajaran Matematika SMP Se-Kabupaten Karawang
Firmansyah, Dani;
Hakim, Dori Lukman;
Pebrianti, Aneu;
Sari, Elia Nurindah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14084
Pelatihan Perancangan Pembelajaran Berbasis Deep Learning bagi Guru Mata Pelajaran Matematika SMP se-Kabupaten Karawang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna, berpusat pada peserta didik, dan selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan pemahaman konsep deep learning dalam pendidikan, meliputi pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penerapan konsep matematika dalam konteks nyata. Metode pelaksanaan pelatihan meliputi penyampaian materi, diskusi, observasi praktik pembelajaran, pemberian umpan balik, serta pendampingan dalam penyusunan perangkat pembelajaran berbasis deep learning. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang tujuan pembelajaran, aktivitas pembelajaran, serta asesmen yang mendorong keterlibatan aktif dan pemahaman konseptual siswa. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SMP serta mendukung terwujudnya pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna di Kabupaten Karawang.
Mathematical Reflective Thinking of Junior High School Students in Solving Algebra Problems
Nurfarihah, Desri Rizkia;
Firmansyah, Dani
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): January - March 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v6i1.4059
Mathematical reflective thinking is a key higher-order thinking skill in mathematics learning. However, these skills remain underdeveloped for some students, particularly when solving algebraic problems. This study aims to describe seventh-grade students’ mathematical reflective thinking in algebraic problem solving. The participants were all students in Class VIIA at a junior high school in Karawang. Using purposive sampling based on a reflective thinking test, three students were selected to represent high, medium, and low ability categories. Data were collected through a test and follow-up interviews and analyzed qualitatively to capture patterns of reflective thinking across categories. The findings show clear variation among students. High-ability students reflected logically on both the problem-solving process and the correctness of results. Medium-ability students demonstrated partial and inconsistent reflection, often reflecting on steps but not fully evaluating their conclusions. Low-ability students experienced substantial difficulty in monitoring and evaluating their work. These results suggest that students’ reflective thinking develops at different levels in algebraic problem solving, and future research should examine instructional and individual factors that shape these differences.