Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

APLIKASI WATTPAD DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA SMA ,, Musdaliva; Muin, Nurmiah; Akidah, Ihramsari
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol. 29 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v29i2.51241

Abstract

Dalam upaya mewujudkan peningkatan menulis siswa, maka guru diharapkan mampu memilih dan menerapkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan antusias siswa dalam pembelajaran menulis. Tujuan difokuskan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran menulis cerpen setelah penggunaan aplikasi wattpad pada siswa kelas XI SMA Negeri 11 Pinrang. Teknik pengumpulan data melalui observasi siswa untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa, tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa setelah aplikasi wattpad diterapkan kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari pemerolehan nilai tes kemampuan menulis cerpen siswa yang mencapai KKM pada siklus I sebanyak 17 siswa dan pada siklus II sebanyak 26 siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN TEKS EKSPOSISI Halida, Nur; Akidah, Ihramsari; Rahmawati, Sitti
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol. 29 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v29i2.51303

Abstract

Deskripsi proses penerapan metode Discovery learning dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi siswa dan untuk mendeskripsikan hasil peningkatan keterampilan menulis siswa dengan menggunakan metode Discovery learning pada siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian keterampilan menulis siswa meningkat yaitu dari hasil siklus I ke siklus II mengalami peningkatan, pada siklus I jumlah siswa yang mencapai ketuntasan berjumlah 19 siswa dengan persentase 54%, siswa yang belum mencapai ketuntasan berjumlah 16 siswa dengan persentase 46%. Pada siklus II siswa yang mencapai ketuntasan 30 siswa dengan persentase 85% dan siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak 5 siswa dengan persentase 15%. Disimpulkan bahwa keterampilan menulis siswa menggunakan metode Discovery learning pada siswa kelas X SMA Negeri 5 Barru dinyatakan berhasil.
PKM PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH AL-QUR’AN (KTIQ) BAGI SANTRI MADRASAH ALIYAH (MA) PONDOK PESANTREN MIZANUL ULUM SANROBONE KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN Muhajir, Muhajir; Syamsu, Awaluddin; Akidah, Ihramsari; Mansyur, Umar
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i3.2859

Abstract

The Scientific Writing Competition of the Quran (KTIQ) at the Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) level is usually participated by students of Islamic boarding schools. Mizanul Ulum Sanrobone Islamic Boarding School of Takalar Regency routinely assigns its students as delegates to participate in the KTIQ competition, both at the district and provincial levels, and the results of the rankings obtained have not been optimal. Therefore, an approach is needed in the form of KTIQ writing training for students of Mizanul Ulum Islamic Boarding School as a real solution to the problems of the students in facing each MTQ event. The results of the implementation of this community service activity are expected to be an alternative solution for students of Mizanul Ulum Islamic Boarding School, Sanrobone in facing each Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) event. This training has contributed to the students as training participants through three KTIQ writing standards, namely: 1) the field of material weight, 2) the field of language rules and style, and 3) the field of logic and message organization. In addition, in this training, participants have also been provided with knowledge of assessing each content in the standard.          
Peningkatan Keterampilan Membaca Siswa Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Cooprative Integrateed Reading And Composition (CIRC) Di SMAN 1 Bungku Tengah Khasanah, Uswatun; Akidah, Ihramsari; Rahmat, Rahmat
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.9750

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca wacana melalui pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) pada siswa kelas XI Cut Nyak Dhien Bungku Tengah. Sumber penelitian ini berasal dari siswa kelas XI Cut Nyak dhien yang berjumlah 32 orang. Instrumen penelitian in yaitu lembar observasi, tes/tugas, dan dokumentasi. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas belajar siswa siklus I pertemuan 1 sebanyak 65%, pertemuan 2 sebanyak 67%, mengalami peningkatan pada siklus II pertemuan 1 sebanyak 76% dan pertemuan 2 sebanyak 87%. Data peningkatan hasil pembelajaran membaca wacana pada siswa menggunakan model cooperative integrated reading and composition (CIRC) pada kesimpulan prasiklus memperoleh nilai rata-rata sebanyak 62, pada siklus I nilai rata-rata siswa sebanyak 75 dan meningkat secara signifikan pada siklus II sebanyak 80. Berdasarkan KKTP yaitu 75 disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dinyatakan berhasil/tuntas.
Penerapan Teknik (SQ3R) Survey, Question, Read, Recite, Recall Dalam Upaya Peningkatan Keterampilan Membaca Teks Ceramah Pada Siswa Kelas XI 2 SMA Negeri 1 Bulukumba Astuti, Indri; Rabiah, Sitti; Akidah, Ihramsari
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.9759

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca siswa menggunakan teknik (SQ3R) Survey, Read, Ricite, dan Recall pada siswa kelas XI. 2 SMA Negeri 1 Bulukumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dan kualitatif deskriptif dengan meneliti dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil analisis keaktifan pembelajaran siklus I diproleh nilai 78% dan siklus II diproleh nilai 95%. Hasil analisis proses pembelajaran pra siklus dengan rata-rata 59% dengan kategori kurang, pada siklus I dengan rata-rata 78% dengan kategori cukup dan siklus II dengan rata-rata 81% dengan kategori baik. Hal ini menunjukan bahwa setelah diterapkan teknik (SQ3R) dapat meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa pada keterampilan membaca pemahaman kelas XI. 2 SMA Negeri 1 Bulukumba.
Persepsi Masyarakat Terhadap Fenomena Toxic Language Di Kalangan Remaja Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah Ayunita , Reni; Zelfia, Zelfia; Akidah, Ihramsari
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap fenomena Toxic language dikalangan remaja dan untuk menganalisis proses komunikasi masyarakat dalam berinteraksi dengan anak remaja di Desa Tumbu, Kec. Topoyo, Kab. Mamuju Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari wawancara dengan beberapa informan peneliti mengelompokkan persepsi Informan sebagai berikut: 1) Normalisasi Bahasa Kasar sebagai Bentuk Kebiasaan Baru, 2) Toxic language sebagai Cermin Identitas atau Pengungkapan Diri, 3) Toxic language dapat Merusak Hubungan antar Individu, 4) Toxic language diperoleh dari Media Sosial dan Teman Sebaya dan 5) Toxic language Menimbulkan Ambiguitas Nilai. Dari wawancara juga diperoleh informasi terkait proses komunikasi antara masyarakat dengan remaja yang dilakukan dengan dua cara yaitu komunikasi langsung dan tidak langsung. Berdasarkan observasi ditemukan tantangan yang signifikan terkait perbedaan bahasa dan istilah yang digunakan di Desa Tumbu. Orang tua dan guru lebih menekankan penggunaan bahasa yang santun, sementara remaja lebih fleksibel dalam menggunakan bahasa gaul, termasuk Toxic language. Hal ini menciptakan kesenjangan komunikasi yang dapat memperburuk hubungan antar generasi. Namun demikian, hasil wawancara juga menunjukkan adanya upaya dari beberapa informan untuk menjembatani perbedaan pandangan tersebut melalui pendekatan komunikasi yang lebih terbuka dan empatik.
PERSEPSI MAHASISWA GEN Z TERHADAP GAYA KOMUNIKASI DOSEN GEN X DALAM INTERAKSI BAHASA PADA KONTEKS AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI Akidah, Ihramsari; Muhajir, Muhajir; Amir, Izki Fikriani
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 7 Number 1 February 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v0i0.81145

Abstract

This study aims to analyze Generation Z students' perceptions of the verbal and digital communication styles of Generation X lecturers at the Muslim University of Indonesia. The study used a descriptive quantitative method involving 123 student respondents from non-exact study programs. The research procedure was carried out through several stages, namely, research administration, clustering of scientific fields, questionnaire validation, questionnaire distribution to respondents, and data analysis. The data analysis technique in this study used descriptive statistics. The analysis was carried out by calculating the mean, median, and mode values. The results showed that students gave a very positive perception of lecturers' verbal competence, especially in the aspects of language clarity and openness in two-way interactions. On the other hand, students perceived language formality and the use of jargon as less relevant, resulting in a perception gap. This study concluded that although the face-to-face competence of Generation X lecturers was very good, there was an urgency for lecturers to adapt technology-based communication strategies to create a more inclusive and effective academic climate for Generation Z students.