Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Literasi Matematika Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Model AKM Pada Konten Geometri Fitria Hairunnisa; Mariyanti Elvi; Metta Liana
Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13 No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/buanamatematika.v13i1.7923

Abstract

SMP Negeri 10 Tanjungpinang has varied mathematical literacy because learning at school still sees students' abilities due to the impact of Covid-19. Students are facilitated with questions in the form of AKM but students tend to understand the questions less because of the long narrative. This study describes students' mathematical literacy in solving Minimum Competency Assessment (AKM) model questions on geometry content. The approach used in this is qualitative with descriptive method. The research subjects were 3 students consisting of high, medium, and low categories. Data collection techniques in the form of tests and interviews. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Researchers ensured the validity of the data, using triangulation techniques by equalizing the results of tests and interviews. The result of this study is the classification of students' mathematical literacy based on categories. Students in the high category have good literacy where they are able to fulfill all three indicators, namely formulating problems, applying concepts, and interpreting solution results. While students in the medium category are able to fulfill both indicators, namely formulating problems and applying concepts and have not fulfilled the indicator of interpreting the results of the solution. Low category students were only able to fulfill the indicator of formulating problems and did not fulfill the indicators of applying concepts and interpreting the results of the solution.
Workbook Fisika Menggunakan Representasi Multimodus pada Topik Gerak Harmonik Sederhana Metta Liana; Parlindungan Sinaga; Emiliannur Emiliannur
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.3477

Abstract

This study aimed to produce teaching materials in workbooks using multimodal representations, which can effectively improve problem-solving and critical-thinking skills. The research method used is the research and development (R&D) method. Test the quality of the workbook developed through validation by three expert lecturers and ten teachers and test the legibility of the main ideas of the discourse by ten high school students. Meanwhile, to test the effectiveness of this research workbook using design randomized control group pretest-posttest design to 70 high school students, 35 each in the control class and 35 in the experimental class. The test results of students' problem-solving and critical-thinking skills were analyzed quantitatively using the N-gain and t-test with the help of SPSS. Based on the main idea's quality and understanding tests, the feasibility percentage of the workbook was 76.35% in the feasible category. Moreover, the effectiveness test results show that workbooks using multimodal representations significantly improve students' problem-solving skills and critical-thinking skills compared to worksheets that can be used in schools.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA SMP/MTs KOTA TANJUNGPINANG DALAM MENGEMBANGKAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA Mariyanti Elvi; Nur Izzati; Nur Asma Riani Siregar; Susanti; Metta Liana; Aang Yudho Prastowo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i3.4126

Abstract

Perubahan kurikulum membawa efek yang signifikan bagi guru dalam merancang pembelajaran. Guru harus mampu merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan sekolah yang dituangkan dalam modul ajar. Namun, masih banyak guru yang belum mempunyai kompetensi dalam mengembangan modul ajar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan dalam mengembangan modul ajar bagi guru matematika SMP/MTs Kota Tanjungpinang. Kegiatan PKM dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan pendampingan. Instrumen evaluasi yang digunakan dalam bentuk angket, bertujuan untuk mengumpulkan data tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan pelatihan dan penguasaan peserta terhadap substansi pelatihan. Data responden diolah secara deskripstif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman guru terhadap konsep modul ajar, capaian pembelajaran, merancang model pembelajaran dan membuat asesmen pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN UNITY Arneta Desriyani; Desi Rahmatina; Metta Liana
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 10 No 1 (2024): JUMLAHKU VOL.10 NO.1 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v10i1.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran menggunakan Unity pada materi bangun ruang sisi datar yang valid dan praktis untuk SMP kelas 8. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan penelitian dan pengembangan menurut Borg dan Gall. Model pengembangan dengan melalui tahapan penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan tampilan produk, dan uji lapangan serta revisi produk. Sumber data penelitian yaitu 20 siswa kelas VII SMP De Green Camp untuk uji praktikalitas dan 2 orang ahli untuk pengujian validitas. Data penelitian dijaring dengan menggunakan instrumen pengujian meliputi pengujianvaliditas dan pengujian praktikalitas. Hasil penelitian ini adalah (1) Pengembangan media pembelajaran menggunakan Unity pada materi bangun ruang sisi datar yang valid dan praktis untuk SMP kelas 8 dilakukan dengan beberapa tahap meliputi: tahap penelitian dan pengumpulan informasi, tahap perencanaan, tahap pengembangan tampilan produk, dan uji lapangan serta revisi produk. Media pembelajaran berbasis Unity menampilkan materi gambar banun ruang sisi datar, kuis, dan fitur keluar dari aplikasi. (2) Media pembelajaran interaktif menggunakan unity pada materi bangun ruang sisi datar kelas VII SMP dinyatakan telah memenuhi kevalidan dan kepraktisan. Hal tersebut berdasarkan hasil pada uji validitas dan praktikalitas. Hasil uji validitas dari ahli media mendapatkan rata-rata skor sebesar 3,94 dengan kategori sangat valid dan ahli materi mendapatkan rata-rata skor sebesar 4 dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas mendapatkan rata-rata skor sebesar 3.84 dengan kategori sangat praktis.
Pendampingan Guru dalam Menyusun Asesmen Berdasarkan Kebutuhan Peserta Didik Prastowo, Aang Yudho; Febrian, Febrian; Astuti, Puji; Susanti, Susanti; Liana, Metta; Azmi, Roma Doni; Siregar, Nur Asma Riani
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15373

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pendampingan terhadap masalah yang dihadapi oleh guru-guru di SMPN 17 Bintan yang terkait dengan merancang asesmen pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan pendampingan ini dilakukan di SMPN 17 Bintan, dengan jumlah peserta 27 guru. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian terdiri atas beberapa tahapan pertama, persiapan dilakukan dengan melakukan komunikasi, observasi, dan survei awal terhadap permasalahan disekolah. Kedua, pelaksanaan dilakukan dengan melakukan kegiatan pengabdian di lokasi permasalahan berdasarkan hasil observasi dan komunikasi awal, seperti pendampingan penyusunan asesmen berdasarkan kebutuhan peserta didik melalui kegiatan tatap muka. Ketiga, evaluasi dilakukan dengan mengevaluasi dan merefleksikan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Peserta diberikan uji pretest dan posttest untuk mengevaluasi pemahaman mereka terhadap materi, serta diberikan tugas menyusun asesmen berdasarkan kebutuhan peserta didik. Dari hasil evaluasi, rerata nilai pretest peserta pendampingan adalah 66,9, sementara nilai posttest mencapai 81,9. Terlihat bahwa terjadi peningkatan nilai peserta setelah mengikuti pendampingan. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa peserta kegiatan pengabdian telah berhasil menguasai kemampuan untuk menysusun instrumen berdasarkan kebutuhan peserta didik.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI TINGKAT KECEMASAN MATEMATIS PADA SISWA KELAS VII SMP Kurniawati, Nia; Liana, Metta; Fera, Mirta
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15290

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari tingkatan kecemasan matematisnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Subjek penelitian terdiri dari 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah, 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang, dan 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan wawancara. Instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu peneliti sebagai instrumen utama dan didukung dengan instrumen angket kecemasan matematis, soal tes komunikasi matematis, dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan metode analisis Miles Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah mampu memenuhi 3 indikator komunikasi matematis. Hal ini dikarenakan respon positifnya dalam mengelola kecemasan yang ada dalam dirinya, di mana siswa pada level kecemasan rendah mampu bersikap tenang, rileks, dan nyaman saat mengerjakan soal matematika, memiliki kesadaran dan ketelitian yang tinggi, serta kepercayaan diri dan kemampuan untuk belajar yang baik. Sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang hanya mampu memenuhi 2 indikator komunikasi matematis. Siswa pada kecemasan ini lebih mudah terganggu dan menurun kemampuan konsentrasinya ketika dihadapkan dengan persoalan matematika, sehingga siswa tidak bisa berpikir jernih dan kemampuan belajarnya menjadi tidak optimal. Selanjutnya siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi hanya mampu memenuhi 1 indikator komunikasi matematis. Siswa ini tidak melakukan penyelesaian pada soal yang diberikan karena mengalami gejala gugup yang berlebihan, merasa gelisah dan tidak nyaman, serta kebingungan saat menjelaskan jawaban. Siswa ini juga mudah frustasi, putus asa dan menyerah, menganggap diri tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyelesaikan soal matematika, sehingga tidak mau berusaha untuk menyelesaikan soal secara optimal.
ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN TEORI NOLTING DALAM MENYELESAIKAN SOAL LITERASI MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOLB Luna, Stefani; Liana, Metta; Azmi, Roma Doni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan penyebab kesalahan siswa berdasarkan Teori Nolting dalam menyelesaikan soal literasi matematika, serta untuk meninjau perbedaan kesalahan antara siswa Gaya Belajar Kolb Tipe Konvergen dan Akomodasi. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan subjek yang terdiri dari siswa 28 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data penelitian meliputi penggunaan angket Gaya Belajar Kolb, tes literasi matematika, dan wawancara. Secara umum, teknik analisis data yang digunakan mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan oleh siswa dengan gaya belajar konvergen dan akomodasi adalah kesalahan konsep (Co) dan kesalahan menerapkan (Ap). Diketahui faktor penyebab kesalahan siswa di antaranya tidak memperhatikan informasi soal dengan baik, kurang teliti dalam menentukan jawaban, lupa menuliskan rumus/konsep, tidak mampu menerapkan rumus/konsep, tidak memahami langkah penyelesaian soal, terburu-buru, tidak menyelesaikan penyelesaian secara keseluruhan, dan tidak mengetahui kesimpulan jawaban. Temuan utama penelitian adalah siswa gaya belajar konvergen cenderung melakukan sedikit kesalahan, sedangkan siswa akomodasi cenderung paling banyak melakukan kesalahan Nolting.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Konteks Kemaritiman: Materi Statistika Putri Sekar Sari; Metta Liana; Aang Yudho Prastowo
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 9 No. 2 (2024): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/symmetry.v9i2.16141

Abstract

The aim of this research was to examine how students' mathematical communication improved when the problem-based learning model with maritime context was utilized and to determine whether this improvement outweighed any benefits of using the conventional model. Pretest-posttest control group design was the study strategy employed. Cluster sampling was used as the sampling method. Class VIII D comprised the control group, whereas Class VIII F served as the experimental group. Tests and non-tests were used as data collection methods. The precondition test, hypothesis testing, and N-Gain test are examples of data analysis approaches. In both the paired and unpaired T-tests, the study's findings yielded a Sig. (2-tailed) of 0.001.  Due to the one-party nature of the test (right-party test), the P-value  was discovered, leading to the acceptance of  and the rejection of . Thus, it can be said that students who use a problem-based learning model with a maritime context for their education have much improved mathematical communication skills and that there are differences in the improvement of mathematical communication skills between students in the control class and the experimental class.
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik Kelas IX SMP Negeri 13 Tanjungpinang Ditinjau dari Minat Belajar Estiyani, Estiyani; Liana, Metta; Siregar, Nur Asma Riani
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2024): FARABI
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v7i2.793

Abstract

The aim of this research is to describe students' mathematical critical thinking abilities as seen from their learning interest. The approach used is a qualitative approach with descriptive research type. This research was conducted in February 2024 at SMP Negeri 13 Tanjungpinang. The research subjects consisted of 1 student from each learning interest category so that the number of subjects was 5 students. The data collection techniques used were questionnaires, tests and interviews. The instruments needed in this research are researchers and are supported by learning interest questionnaires, mathematical critical thinking ability tests and interview guidelines. The data will be analyzed using data collection and conclusion stages in accordance with the Miles and Huberman analysis technique. The data obtained shows that mathematical critical thinking skills with a very high learning interest category are able to fulfill 4 indicators of mathematical critical thinking. then the mathematical critical thinking ability with the high learning interest category is able to fulfill the 4 categories of mathematical critical thinking but is still not complete and precise. Furthermore, critical thinking skills in the moderate learning interest category were only able to fulfill 2 categories while the other 2 categories were not fulfilled. Mathematical critical thinking ability in the learning interest category is only able to fulfill 1 indicator out of 4 indicators of critical thinking ability. And mathematical critical thinking abilities in the very low learning interest category only fulfill 1 of the 4 indicators of mathematical critical thinking abilities.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN UNITY Arneta Desriyani; Desi Rahmatina; Metta Liana
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 10 No 1 (2024): JUMLAHKU VOL.10 NO.1 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v10i1.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran menggunakan Unity pada materi bangun ruang sisi datar yang valid dan praktis untuk SMP kelas 8. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan penelitian dan pengembangan menurut Borg dan Gall. Model pengembangan dengan melalui tahapan penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan tampilan produk, dan uji lapangan serta revisi produk. Sumber data penelitian yaitu 20 siswa kelas VII SMP De Green Camp untuk uji praktikalitas dan 2 orang ahli untuk pengujian validitas. Data penelitian dijaring dengan menggunakan instrumen pengujian meliputi pengujianvaliditas dan pengujian praktikalitas. Hasil penelitian ini adalah (1) Pengembangan media pembelajaran menggunakan Unity pada materi bangun ruang sisi datar yang valid dan praktis untuk SMP kelas 8 dilakukan dengan beberapa tahap meliputi: tahap penelitian dan pengumpulan informasi, tahap perencanaan, tahap pengembangan tampilan produk, dan uji lapangan serta revisi produk. Media pembelajaran berbasis Unity menampilkan materi gambar banun ruang sisi datar, kuis, dan fitur keluar dari aplikasi. (2) Media pembelajaran interaktif menggunakan unity pada materi bangun ruang sisi datar kelas VII SMP dinyatakan telah memenuhi kevalidan dan kepraktisan. Hal tersebut berdasarkan hasil pada uji validitas dan praktikalitas. Hasil uji validitas dari ahli media mendapatkan rata-rata skor sebesar 3,94 dengan kategori sangat valid dan ahli materi mendapatkan rata-rata skor sebesar 4 dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas mendapatkan rata-rata skor sebesar 3.84 dengan kategori sangat praktis.