Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Providing Nursing Care to someone who is undergoing Covid-19 treatment at the Hospital: Case Report Andria Pragholapati; Lina Anisa Nasution; Irma Darmawati; Dhika Dharmansyah; Imam Tri Sutrisno
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.661

Abstract

Covid-19 cases in Indonesia are still increasing. Covid-19, both symptomatic and asymptomatic, needs special handling so that the healing process runs with procedures. This case report discusses a patient who was confirmed positive for Covid-19 at the hospital after undergoing 14 days of self-isolation at home. The patient was admitted because the CT value did not change from the first day to the 14th day and after taking the X-ray the results showed pneumonia. The patient was asymptomatic but had high blood pressure at the time of examination at the hospital. This case report discusses nursing care in this patient.
Virtual Reality for Mitigating Fall Risk in the Elderly: A Bibliometric Analysis Dharmansyah, Dhika; Adikusuma Suparto, Tirta; Pragholapati, Andria
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i2.833

Abstract

Background: Fall risk among the elderly is a global health concern impacting quality of life and mortality. Virtual Reality (VR) is gaining traction as a tool in fall prevention strategies. Objective: To map research trends, authorship, country productivity, and keyword themes related to VR in fall risk mitigation using bibliometric methods. Methods: A bibliometric study of 166 publications (2007–2025) retrieved from Scopus was conducted using VOSviewer and Scopus analytics. Indicators included author productivity, subject areas, and keyword clusters. Results: The number of publications has risen markedly since 2018, with the highest output in 2023. The United States, UK, and Israel led in research output. Research themes focused on VR-based balance training, rehabilitation, and psychological interventions such as fear of falling. Conclusion: VR is a growing multidisciplinary field in elderly care. These insights inform future research directions and intervention policy.
Hubungan Kualitas Tidur Terhadap Parameter Hemodinamik Pasien Lansia Dengan Hipertensi: Studi Explorasi Aulia, Aghni; Putri, Suci Tuty; Dharmansyah, Dhika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45059

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara kualitas tidur dan parameter hemodinamik pada orang tua dengan hipertensi di Panti Tresna Wredha Senjarawi (PTSW) Senjarawi. Studi ini terdiri dari 23 orang lanjut usia yang menggunakan desain penampang dan memenuhi kriteria inklusi. Kualitas tidur diukur menggunakan peralatan standar, dan tekanan darah diukur menggunakan perangkat digital. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan parameter hemodinamik (p> 0,05). Hasil ini tidak konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menentukan hubungan antara pola tidur dan tekanan darah. Perbedaan ini dapat dipengaruhi oleh faktor -faktor lain seperti kesehatan, penggunaan narkoba, dan variasi individu. Hasil ini menyoroti betapa pentingnya untuk mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kualitas tidur dan parameter hemodinamik pada orang dewasa yang lebih tua. Pemahaman yang lebih baik tentang hubungan ini membutuhkan penelitian lebih lanjut menggunakan desain longitudinal dan ukuran sampel yang lebih besar.
PEMANFAATAN CONTINUOUS GLUCOSE MONITORING (CGM) UNTUK MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN DIABETES DAN KUALITAS HIDUP PASIEN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Intsani, Risma Tiara; Setiawan, Ivana Eugenia; Zahrani, Fadhila Aridinda; Sulastri, Afianti; Wahdini, Ridha; Dharmansyah, Dhika; Perdani, Agni Laili
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43903

Abstract

Diabetes merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi pada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu perlu penanganan secara efektif untuk menghindari komplikasi lebih lanjut. Teknologi Continuous Glucose Monitoring (CGM) memungkinkan untuk memantau kadar gula darah secara real time, sehingga membantu pasien mengelola diabetes dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan manfaat CGM dalam mengoptimalkan manajemen diabetes serta kualitas hidup pasien. Metode yang digunakan yaitu Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Artikel diperoleh dari database PubMed, Sciencedirect, dan Semantic Scholar yang relevan dalam rentang waktu 2020-2025. Dari 6428 artikel yang teridentifikasi, setelah penyaringan terdapat 10 jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi. Tinjauan sistematis ini mengungkapkan bahwa CGM dapat memperbaiki manajemen glukosa, menurunkan hipoglikemia, dan meningkatkan efektivitas terapi. CGM juga bermanfaat bagi ibu hamil dengan diabetes gestasional dan pasien dengan gangguan penglihatan. Selain itu, CGM lebih efektif dibandingkan dengan SMBG dalam kontrol glikemik dan kenyamanan pasien, meskipun biayanya lebih tinggi. Namun, dalam kasus tertentu seperti diabetes gestasional ringan, SMBG masih menjadi alternatif dengan biaya lebih rendah. Terdapat hambatan dalam penggunaan professional Continuous Glucose Monitoring (pCGM) yaitu risiko hipoglikemia yang tidak berkurang drastis, serta kesulitan mengunduh data berbasis cloud, sehingga diperlukan kolaborasi dengan tim IT. Teknologi CGM terbukti efektif dalam mengelola kadar glukosa dan kualitas hidup pasien diabetes. Meskipun masih terdapat tantangan dalam implementasi teknologi ini yang perlu mendapat dukungan dan integrasi sistem layanan kesehatan.
Pentingnya Peran Keluarga dalam Proses Rehabilitasi Pasien dengan Gangguan Jiwa Pragholapati, Andria; Wardany, Nadia Sintia; Amalia, Linda; Dharmansyah, Dhika; Darmawati, Irma; Nasution, Lina Anisa; Fitriana, Lisna Anisa; Somantri, Budi; Salasa, Sehabudin; Andriyani, Septian
Jurnal of Community Health Development Vol 6 No 2 (2025): Journal Of Community Health Development Terbitan Bulan Juli 2025
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2025.6.2.16737

Abstract

Mental disorders are among the health problems that affect all aspects of an individual's life. The rehabilitation of patients with mental disorders does not rely solely on professional services in healthcare facilities, but is also greatly influenced by family involvement. The family plays a crucial role in supporting the healing process, preventing relapse, and optimizing the patient's quality of life. Unfortunately, many families still lack an understanding of their strategic role in this process. This community service activity aims to improve families' knowledge and skills in supporting the rehabilitation of patients with mental disorders. The methods used include education, discussion, simulation, and direct family mentoring. The results showed an increase in family understanding of patient care, active involvement in behavior monitoring, and improved emotional management. Family-based interventions have proven to be an effective approach in the sustainable rehabilitation process of patients with mental disorders.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN JIWA KELUARGA MELALUI CERAMAH, DISKUSI, DAN MEDIA VISUAL EDUKATIF Pragholapati, Andria; Amalia, Linda; Dharmansyah, Dhika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.47802

Abstract

Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan dukungan rehabilitasi jangka panjang, tidak hanya dari tenaga profesional, tetapi juga dari keluarga sebagai pendamping utama. Namun, banyak keluarga belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sehingga seringkali mengalami tekanan emosional, stigma internal, dan rasa takut dalam menghadapi pasien. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga melalui edukasi, pelatihan, dan diskusi kelompok. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Cigugur Tengah, Kota Cimahi, dengan melibatkan 19 peserta keluarga pasien. Hasil kualitatif dari diskusi kelompok menunjukkan tiga temuan utama: pertama, sebagian besar peserta belum pernah menerima pelatihan atau edukasi terkait gangguan jiwa; kedua, peserta menyatakan bahwa materi sangat membantu mengurangi rasa takut dan stigma internal, serta meningkatkan keberanian mereka dalam mendampingi pasien; dan ketiga, peserta merasa lebih siap dalam menghadapi tantangan merawat pasien, terutama dalam aspek komunikasi dan pengawasan pengobatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif mampu meningkatkan kesiapan emosional dan keterampilan praktis keluarga dalam proses rehabilitasi pasien ODGJ.
Persepsi Kader Kesehatan terhadap Pernikahan Dini pada Remaja Darmawati, Irma; Dharmansyah, Dhika; Nasution, Lina Anisa; Fitriana, Lisna Anisa; Purwandari Wahyoe Puspita, Asih; Adikusuma Suparto, Tirta
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i1.358

Abstract

Fenomena pernikahan dini meningkatkan risiko masalah kesehatan gangguan psikologis anak, gangguan reproduksi, kanker serviks, penyakit menular seksual dan memicu stunting serta pengabaian pada anak yang dilahirkan. Kader dalam hal ini memegang peranan penting sebagai ujung tombak promosi kesehatan pada masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk menggali persepsi kader terhadap fenomena pernikahan dini pada remaja di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Teknik convenience samplingdigunakan untuk proses seleksi partisipan. Hasil penelitian didapatkan 4 tema yaitu : sosial media dan pornografi, kondisi ekonomi keluarga, pola pikir orangtua, dan penggunaan teknologi untuk aktifitas positif pada remaja. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa perawat komunitas perlu melakukan promosi kesehatan terkait pernikahan dini dengan cara yang inovatif bagi remaja
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS APLIKASI SMARTPHONE UNTUK PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK PADA REMAJA Darmawati, Irma; Dharmansyah, Dhika; Purbandini, Nastiti
Jurnal Abdimas Sains Vol. 2 No. 3 (2025): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jas.v2i3.61

Abstract

Latar Belakang: Perkawinan anak masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak pada aspek kesehatan, psikologis, sosial, dan pendidikan remaja. Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi perkawinan anak yang relatif tinggi, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik remaja. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan perkawinan anak melalui pemanfaatan aplikasi smartphone sebagai media edukasi. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMPN 2 Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan 80 siswa sekolah menengah pertama. Program dilaksanakan selama satu bulan melalui tahapan sosialisasi, edukasi langsung, demonstrasi penggunaan aplikasi pencegahan perkawinan anak (PEDE), serta pendampingan berkelanjutan. Evaluasi program dilakukan secara deskriptif melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan edukasi serta observasi partisipasi dan ketertarikan peserta terhadap penggunaan aplikasi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan peserta setelah pelaksanaan program edukasi, dari nilai awal 40 menjadi 80. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan serta ketertarikan terhadap aplikasi PEDE sebagai media edukasi kesehatan reproduksi yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan remaja. Kesimpulan: Edukasi kesehatan reproduksi berbasis aplikasi smartphone berpotensi menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan perkawinan anak. Kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan unsur masyarakat berperan penting dalam mendukung keberlanjutan program pencegahan perkawinan anak di tingkat komunitas.