Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial YouTube “Bincang Online Inspiratif” Edisi Kemerdekaan, Pancasila dan Ibu Kota Nusantara terhadap Kreativitas Pelajar Tambun Selatan Limarandani, Ni Putu; Mutiah, Tuty; Patera, AAA Kusuma; Patera, AA Ketut
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i2.294

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak media sosial, khususnya YouTube dan program bincang online inspiratifnya terhadap pembentukan karakter dan pemahaman Pancasila di kalangan pemuda Indonesia, terutama pelajar SMAN 1 Tambun Selatan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana konten bincang online memengaruhi sikap dan nilai-nilai pemuda. Kebaharuan penelitian ini terletak pada eksplorasi bagaimana platform digital seperti YouTube memengaruhi nilai dan kreativitas pemuda dalam konteks pendidikan Pancasila pada pembentukan karakter dan pemahaman nilai-nilai nasional di kalangan pemuda, memberikan wawasan penting tentang bagaimana alat digital dapat digunakan untuk pengembangan karakter dan penguatan identitas nasional. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, peneliti mengumpulkan dan menganalisis data dari 55 responden melalui observasi dan dokumentasi. Metode analisis data melibatkan uji validitas, reliabilitas, serta analisis statistik yang meliputi uji regresi linear sederhana, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan, YouTube memiliki pengaruh signifikan terhadap kreativitas pelajar SMAN 1 Tambun Selatan. Nilai signifikansi dari uji regresi linear sederhana adalah 0,000, yang kurang dari 0,05, menunjukkan bahwa pengaruh YouTube terhadap kreativitas pelajar SMAN 1 Tambun Selatan sangat signifikan. Selain itu, koefisien determinasi sebesar 40% mengindikasikan bahwa sekitar 40% variasi dalam kreativitas pelajar dapat dijelaskan oleh pengaruh YouTube. Uji hipotesis juga mengungkapkan, nilai thitung (5,891) lebih tinggi daripada nilai ttabel (2,005), yang mengonfirmasi adanya pengaruh signifikan dari YouTube terhadap kreativitas pelajar. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, sementara hipotesis nol (H0) ditolak, menegaskan bahwa program bincang online inspiratif di YouTube memiliki dampak signifikan terhadap kreativitas pelajar di SMAN 1 Tambun Selatan. 
Strategi Komunikasi Branding Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dalam Membangun Citra Destinasi Investasi Pariwisata dan Infrastruktur Limarandani, Ni Putu; Sulitya, Inka; Mutiah, Tuty
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.456

Abstract

Abstrak - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan infrastruktur. Dalam konteks ini, strategi komunikasi branding memegang peran krusial dalam membentuk citra positif kawasan sebagai destinasi investasi yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi branding yang diterapkan oleh pengelola KEK Mandalika serta mengevaluasi efektivitasnya dalam membangun persepsi positif di kalangan investor. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengelola kawasan, pemerintah daerah dan pusat, investor, akademisi, praktisi komunikasi, masyarakat lokal, serta media dan influencer. Observasi lapangan dan studi dokumentasi turut dilakukan untuk memperkaya analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun berbagai media dan saluran promosi telah digunakan, strategi komunikasi yang ada masih menghadapi tantangan serius, antara lain ketidakkonsistenan pesan, generalisasi narasi, kurangnya fokus pada return of investment (RoI), minimnya narasi lokal yang autentik, serta rendahnya partisipasi stakeholder dalam perencanaan komunikasi. Diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih partisipatif, kolaboratif, dan kontekstual, dengan penekanan pada personalisasi pesan kepada investor sasaran dan penguatan storytelling berbasis budaya lokal sebagai elemen pembeda. Keterlibatan langsung investor dalam kampanye komunikasi juga dapat meningkatkan kredibilitas dan jangkauan promosi. Rekomendasi strategis meliputi konsistensi pesan, segmentasi audiens, integrasi nilai-nilai lokal dalam branding, serta sinergi lintas sektor dalam perumusan strategi komunikasi. Dengan demikian, KEK Mandalika berpotensi menjadi destinasi investasi pariwisata dan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Kata kunci: Strategi Komunikasi, Branding, KEK Mandalika, Investasi, Pariwisata, Infrastruktur
Optimalisasi Host dalam Membangun Interaksi pada Siaran Live YouTube Bincang Online Inspiratif Limarandani, Ni Putu; Patera, AA Ketut; Patera, AA Aditya Kusuma; Mutiah, Tuty
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran host dalam membangun interaksi yang efektif selama siaran langsung YouTube, dengan studi kasus pada program Bincang Online Inspiratif edisi Hari Buku Anak Sedunia. Siaran langsung ini melibatkan pembahasan seputar literasi anak dan pentingnya buku anak dalam perkembangan pendidikan. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana host dapat memfasilitasi interaksi antara pembicara dan audiens, serta meningkatkan engagement penonton melalui strategi komunikasi yang tepat. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan host dan penonton, serta analisis konten siaran. Penelitian ini menemukan bahwa kemampuan host dalam membangun suasana yang akrab, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, serta pemberian ruang bagi audiens untuk berpartisipasi aktif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan interaksi. Selain itu, pemanfaatan fitur-fitur interaktif YouTube, seperti chat dan polling, juga memainkan peran penting dalam meningkatkan keterlibatan penonton. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi penyelenggara acara siaran langsung dalam merancang strategi interaksi yang lebih efektif dan menarik bagi audiens di platform digital.
Strategi Komunikasi Intergenerasional dalam Membangun Kohesi Sosial Generasi Millenial, Z dan Alpha A.A Aditya Kusuma Patera; Limarandani, Ni Putu
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v8i1.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi intergenerasional dalam membangun kohesi sosial antara Generasi Milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha. Perbedaan karakteristik, pola komunikasi, serta preferensi media di setiap generasi seringkali memunculkan kesenjangan pemahaman yang berpotensi menghambat terciptanya kohesi sosial. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang adaptif, inklusif, dan partisipatif guna memperkuat hubungan antar generasi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber yang merepresentasikan masing-masing generasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif dalam membangun kohesi sosial meliputi: (1) penggunaan media digital sebagai ruang dialog lintas generasi, (2) pendekatan empatik dan kesetaraan dalam komunikasi interpersonal, (3) pemanfaatan storytelling dan konten visual yang relevan dengan karakteristik generasi muda, serta (4) penguatan nilai toleransi dan kolaborasi dalam lingkungan keluarga dan pendidikan. Generasi Milenial berperan sebagai jembatan komunikasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, Generasi Z menunjukkan kecenderungan komunikasi yang cepat, terbuka, dan berbasis digital, sedangkan Generasi Alpha lebih responsif terhadap komunikasi visual-interaktif dan pembelajaran berbasis teknologi dengan kajian komunikasi lintas generasi yang menekankan pentingnya adaptasi pesan, pemilihan media, serta pembangunan empati sosial dalam menciptakan kohesi sosial dengan strategi komunikasi yang tepat, perbedaan generasi tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun solidaritas dan integrasi sosial di masyarakat.
COMMUNICATION STRATEGIES OF WOMEN LEADERS IN AI-BASED DIGITAL TRANSFORMATION IN TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP PERSPECTIVES AND SENSEMAKING Limarandani, Ni Putu; Tundjungsari, Ira; Patera, A.A Ketut
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i1.27357

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has driven digital transformation that is not only technological in nature but also communicative and symbolic within organizations. This transformation requires leadership capable of managing meaning, building collective understanding, and directing change through communication processes. This study aims to examine the communication strategies of women leaders in AI-based digital transformation using the perspectives of transformational leadership and sensemaking theory. This study employs a qualitative approach, with the primary informant being Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., President of BPW Indonesia, supported by two additional informants Fiyatri Widuri, S.T., Vice President of Business Professional Women (BPW) Indonesia, and I Dewa Ayu Dania Adnyani, an organizational partner of BPW Indonesia as a form of source triangulation. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, and subsequently analyzed using thematic and interpretative techniques. The findings indicate that women’s leadership communication strategies are articulated through the formulation of a transformational vision, the use of inclusive narratives and communicative symbols, and dialogical communication practices that encourage participation and collective learning. Leadership communication functions as a mechanism for constructing shared meaning about AI, reconstructing organizational members’ perceptions from uncertainty toward understanding and readiness for transformation. Conceptually, this study extends leadership communication scholarship by positioning AI-based digital transformation as a communicative process mediated by women’s leadership