Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penerapan Service Excellent Awak Kabin Garuda Indonesia untuk Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Melalui “Garuda Indonesia Experience” Ni Putu Limarandani; Wini Anggraeni; AA Aditya Kusuma Putera
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 10 No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/ecjg9v20

Abstract

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi, service excellent merupakan unsur penting karena berpengaruh pada kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Ketika perusahaan mampu memberikan pelayanan berkualitas maka pelanggan tidak akan ragu untuk menggunakan jasa yang ditawarkan. Service excellent merupakan tindakan atau upaya yang dilakukan perusahaan untuk memberikan pelayanan maksimal dengan tujuan agar pelanggan bisa mendapatkan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan. Garuda Indonesia sebagai penyedia jasa transportasi udara ikut serta menghadirkan service excellent agar dapat memberikan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan awak kabin Garuda Indonesia dan pelanggan Garuda Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, Garuda Indonesia melakukan beberapa strategi, yaitu melalui konsep layanan Garuda Indonesia Experience, meningkatkan layanan berbasis teknologi, dan program loyalitas GarudaMiles. Kemudian, Garuda Indonesia memberikan pelatihan pelayanan secara rutin kepada awak kabin sebagai salah satu cara untuk mempertahankan loyalitas pelanggan dan membangun kepekaan pelanggan untuk selalu menggunakan Garuda Indonesia.
COMMUNICATION STRATEGIES OF WOMEN LEADERS IN AI-BASED DIGITAL TRANSFORMATION IN TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP PERSPECTIVES AND SENSEMAKING Ni Putu Limarandani; Ira Tundjungsari; A.A Ketut Patera
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i1.27357

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has driven digital transformation that is not only technological in nature but also communicative and symbolic within organizations. This transformation requires leadership capable of managing meaning, building collective understanding, and directing change through communication processes. This study aims to examine the communication strategies of women leaders in AI-based digital transformation using the perspectives of transformational leadership and sensemaking theory. This study employs a qualitative approach, with the primary informant being Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., President of BPW Indonesia, supported by two additional informants Fiyatri Widuri, S.T., Vice President of Business Professional Women (BPW) Indonesia, and I Dewa Ayu Dania Adnyani, an organizational partner of BPW Indonesia as a form of source triangulation. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, and subsequently analyzed using thematic and interpretative techniques. The findings indicate that women’s leadership communication strategies are articulated through the formulation of a transformational vision, the use of inclusive narratives and communicative symbols, and dialogical communication practices that encourage participation and collective learning. Leadership communication functions as a mechanism for constructing shared meaning about AI, reconstructing organizational members’ perceptions from uncertainty toward understanding and readiness for transformation. Conceptually, this study extends leadership communication scholarship by positioning AI-based digital transformation as a communicative process mediated by women’s leadership
Strategi Komunikasi Branding Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dalam Membangun Citra Destinasi Investasi Pariwisata dan Infrastruktur Ni Putu Limarandani; Inka Sulitya; Tuty Mutiah
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.456

Abstract

Abstrak - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan infrastruktur. Dalam konteks ini, strategi komunikasi branding memegang peran krusial dalam membentuk citra positif kawasan sebagai destinasi investasi yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi branding yang diterapkan oleh pengelola KEK Mandalika serta mengevaluasi efektivitasnya dalam membangun persepsi positif di kalangan investor. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengelola kawasan, pemerintah daerah dan pusat, investor, akademisi, praktisi komunikasi, masyarakat lokal, serta media dan influencer. Observasi lapangan dan studi dokumentasi turut dilakukan untuk memperkaya analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun berbagai media dan saluran promosi telah digunakan, strategi komunikasi yang ada masih menghadapi tantangan serius, antara lain ketidakkonsistenan pesan, generalisasi narasi, kurangnya fokus pada return of investment (RoI), minimnya narasi lokal yang autentik, serta rendahnya partisipasi stakeholder dalam perencanaan komunikasi. Diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih partisipatif, kolaboratif, dan kontekstual, dengan penekanan pada personalisasi pesan kepada investor sasaran dan penguatan storytelling berbasis budaya lokal sebagai elemen pembeda. Keterlibatan langsung investor dalam kampanye komunikasi juga dapat meningkatkan kredibilitas dan jangkauan promosi. Rekomendasi strategis meliputi konsistensi pesan, segmentasi audiens, integrasi nilai-nilai lokal dalam branding, serta sinergi lintas sektor dalam perumusan strategi komunikasi. Dengan demikian, KEK Mandalika berpotensi menjadi destinasi investasi pariwisata dan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Kata kunci: Strategi Komunikasi, Branding, KEK Mandalika, Investasi, Pariwisata, Infrastruktur
Strategic Communication in Cultural and Nature Transformation as a Sustainable Creative Economy Investment Ni Putu Limarandani; Syafruddin Ritonga
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 11 No. 1 (2026): June 2026 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/tp9a9382

Abstract

The development of Indonesia’s creative economy depends not only on technological innovation but also on the ability to utilize cultural and natural potential as valuable economic assets. This study aims to analyze the role of strategic communication in transforming culture and nature into sustainable creative economic investments. The research employed a qualitative approach using a case study method on creative economy development programs based on culture and ecotourism in selected regions. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that strategic communication plays a vital role in building synergy among the government, creative economy actors, and local communities. Effective communication strategies transform public perceptions of cultural values and natural resources from mere heritage to sustainable economic resources. Moreover, digital media utilization expands promotional reach and strengthens regional branding as a creative destination. The study concludes that the successful transformation of culture and nature into sustainable creative economic investments relies on holistic, participatory, and adaptive communication planning responsive to social and technological changes. Thus, strategic communication functions not merely as a message delivery tool but as a transformative instrument for social change toward a sustainable creative economy.
Crisis Communication of Bigo Live Indonesia in Facing the Threat of Blocking: A Situational Crisis Communication Theory Analysis Wuri Valendza Wijaya; Ratih Kurnia Hidayati; Ni Putu Limarandani
Advances in Community Services Research Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/acsr.v4i2.866

Abstract

Purpose: This study examines the situational factors that escalated Bigo Live Indonesia's reputational crisis in 2024 and describes the crisis communication strategies the platform deployed in response to the Ministry of Communication and Information (Kominfo) 's threat to block. Research Method: A qualitative intrinsic case study was conducted using Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Data comprised Bigo Live's official press release and eleven online news articles (CNNIndonesia.com, Detik.com, Kompas.com) published between August and September 2024, analyzed using NVivo 12 and verified through source triangulation. Results and Discussion: The crisis was preventable and was compounded by a history of recurring violations (a 2016 block and a 2024 non-compliance) and a poor reputation for relations. Bigo Live relied mainly on a rebuild strategy through compensation, supported by implicit deny-scapegoat, bolstering, and ethics-based tactics. Implications: The absence of an apology and the use of scapegoating weakened the response, suggesting that platforms facing regulatory sanction should pair technical compensation with explicit accountability. Originality: This study applies SCCT to a crisis on a live-streaming platform, driven simultaneously by regulatory pressure and a blocking threat. This multilayered context has rarely been examined in prior crisis communication research.
Pengelolaan Community Development Program pada UMKM “Kampung Kuliner Pujasera Energi” Lasmery RM Girsang; Ni Putu Limarandani
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 2 (2023): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i2.6613

Abstract

Program pengembangan komunitas (community development program) merupakan salah satu agenda kegiatan yang wajib dimiliki perusahaan besar, juga BUMN, termasuk Pertamina. Pada artikel ini, tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersinergi dengan pihak industri guna memberi sumbangsih keilmuan secara nyata di tengah kelompok masyarakat. Adalah UMKM ”˜Kampung Kuliner Pujasera Energi’ berlokasi di Kelurahan Tambakharjo (Semarang) menjadi tempat sasaran abdimas. Dalam pelaksanaannya, UMKM yang dibentuk sejak 2019 silam, kini telah menjadi sarana aktualisasi dan pengembangan industri rumah tangga (yakni usaha kuliner) yang telah menunjukkan peningkatan ekonomi bagi pelaku UMKM. Mengusung kerjasama dengan berbagai stakeholder, UMKM terus mengalami perkembangan usaha di bidang kuliner sejalan dengan peningkatan capacity building bagi pelaku aktif UMKM
Optimizing the Application of Artificial Intelligence in High School Learning Communication Strategies Daniari Setiawati; Ahmad Fitriasari; Ni Putu Limarandani
Ilomata International Journal of Social Science Vol. 7 No. 3 (2026): July 2026
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijss.v7i3.2076

Abstract

The accelerated integration of Artificial Intelligence (AI) into educational ecosystems presents profound opportunities for pedagogical transformation, particularly within Senior High School (SMA) environments. This study investigates the optimization of AI applications in mediating learning communication strategies operationally defined herein as the facilitation of purposeful, bidirectional feedback loops, the structuring of adaptive interaction patterns, and the refinement of instructional messaging. Employing a qualitative mixed-methods design, this research triangulates a systematic literature review with a thematic analysis of semi-structured stakeholder interviews involving school leadership, instructional staff, and counseling professionals. The findings suggest that AI can enrich learning communication by dynamically adjusting instructional messaging and providing real-time, bidirectional feedback to students, thereby supporting constructivist knowledge building. Applications such as chatbot-based conversational agents, adaptive learning algorithms, and automated content generation tools are reported to facilitate greater efficiency in material delivery while affording students personalized learning pathways. However, the study identifies critical structural constraints, noting that successful implementation within the SMA context is heavily contingent upon infrastructural readiness, the mitigation of the digital divide, and the comprehensive development of teachers' digital pedagogical literacy. The authors conclude that while AI holds significant potential to make learning communication more inclusive and data-driven, causal impacts on long-term achievement require further quantitative evaluation. Therefore, it is crucial for educational institutions to develop comprehensive, human-centered governance policies that support the sustainable and ethical integration of this technology.
Symbolic Interaction of the Meaning of Triwangsa Women's Marriage in Balinese Hindu Culture Ni Putu Limarandani; Kartika SNLAS; Anak Agung Ketut Patera
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 9 No. 1 (2024): June 2024 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v9i1.1050

Abstract

The existence of Hinduism and Balinese culture is an inseparable unity, both of which guide the lives of Balinese people. In Balinese Hindu culture there is a grouping of wangsa as a symbol of identity and social status. Differences in social status will cause differences in behavior in communicating with the audience. The grouping of social status affects the rules of marriage that require women to marry men who have equal social status. Women are not allowed to marry men who have low wangsa because if they do so, the women must go down the wangsa. When a woman has stepped down, there is a change in the way she interacts and communicates with family and society. Changes in the identity of Triwangsa women have a big impact on the doers as well as the family and the environment. This research aims to describe the symbolic interaction in the marriage of Triwangsa women towards the Balinese Hindu family and environment. The results showed that there are differences in interaction patterns between women who descend from the wangsa and women who still have a fixed wangsa.
Pengaruh Media Sosial YouTube “Bincang Online Inspiratif” Edisi Kemerdekaan, Pancasila dan Ibu Kota Nusantara terhadap Kreativitas Pelajar Tambun Selatan Ni Putu Limarandani; Tuty Mutiah; AAA Kusuma Patera; AA Ketut Patera
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i2.294

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak media sosial, khususnya YouTube dan program bincang online inspiratifnya terhadap pembentukan karakter dan pemahaman Pancasila di kalangan pemuda Indonesia, terutama pelajar SMAN 1 Tambun Selatan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana konten bincang online memengaruhi sikap dan nilai-nilai pemuda. Kebaharuan penelitian ini terletak pada eksplorasi bagaimana platform digital seperti YouTube memengaruhi nilai dan kreativitas pemuda dalam konteks pendidikan Pancasila pada pembentukan karakter dan pemahaman nilai-nilai nasional di kalangan pemuda, memberikan wawasan penting tentang bagaimana alat digital dapat digunakan untuk pengembangan karakter dan penguatan identitas nasional. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, peneliti mengumpulkan dan menganalisis data dari 55 responden melalui observasi dan dokumentasi. Metode analisis data melibatkan uji validitas, reliabilitas, serta analisis statistik yang meliputi uji regresi linear sederhana, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan, YouTube memiliki pengaruh signifikan terhadap kreativitas pelajar SMAN 1 Tambun Selatan. Nilai signifikansi dari uji regresi linear sederhana adalah 0,000, yang kurang dari 0,05, menunjukkan bahwa pengaruh YouTube terhadap kreativitas pelajar SMAN 1 Tambun Selatan sangat signifikan. Selain itu, koefisien determinasi sebesar 40% mengindikasikan bahwa sekitar 40% variasi dalam kreativitas pelajar dapat dijelaskan oleh pengaruh YouTube. Uji hipotesis juga mengungkapkan, nilai thitung (5,891) lebih tinggi daripada nilai ttabel (2,005), yang mengonfirmasi adanya pengaruh signifikan dari YouTube terhadap kreativitas pelajar. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, sementara hipotesis nol (H0) ditolak, menegaskan bahwa program bincang online inspiratif di YouTube memiliki dampak signifikan terhadap kreativitas pelajar di SMAN 1 Tambun Selatan. 
Optimalisasi Host dalam Membangun Interaksi pada Siaran Live YouTube Bincang Online Inspiratif Ni Putu Limarandani; AA Ketut Patera; AA Aditya Kusuma Patera; Tuty Mutiah
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran host dalam membangun interaksi yang efektif selama siaran langsung YouTube, dengan studi kasus pada program Bincang Online Inspiratif edisi Hari Buku Anak Sedunia. Siaran langsung ini melibatkan pembahasan seputar literasi anak dan pentingnya buku anak dalam perkembangan pendidikan. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana host dapat memfasilitasi interaksi antara pembicara dan audiens, serta meningkatkan engagement penonton melalui strategi komunikasi yang tepat. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan host dan penonton, serta analisis konten siaran. Penelitian ini menemukan bahwa kemampuan host dalam membangun suasana yang akrab, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, serta pemberian ruang bagi audiens untuk berpartisipasi aktif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan interaksi. Selain itu, pemanfaatan fitur-fitur interaktif YouTube, seperti chat dan polling, juga memainkan peran penting dalam meningkatkan keterlibatan penonton. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi penyelenggara acara siaran langsung dalam merancang strategi interaksi yang lebih efektif dan menarik bagi audiens di platform digital.