Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DI DESA MAKERUH KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS Welasari, Welasari; Ardieansyah, Ardieansyah
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 2 No. 2 (2016): (Oktober 2016)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community participation in village development is needed to progress and develop a village . Development has the nature and purpose of the public welfare , as well as village development aimed at the welfare of the villagers . Community participation in rural development by providing community contribute ideas in decision making , contribution of labor to the activities of mutual cooperation, to contribute funds to non-governmental and maintain development results . Successful development with community participation.
Pendampingan Masyarakat Nagari Tiku Selatan Dalam Penggunaan Literasi Digital Untuk Mendukung Wisata Berbasis Web Di Provinsi Sumatera Barat Ardieansyah, Ardieansyah; Ilham, Rozali; Rotzami, Rotzami; Asmungi, Asmungi; Ricola, Deri Amanda; Alifkah, Muhammad Haerul; Ramadhan, Aji Bayu
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 3, No 3 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v3i3.20628

Abstract

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan potensi wisata, terutama dalam budaya, kuliner, dan alamnya yang memukau. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat, maka pemanfaatan literasi digital menjadi sangat penting untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di provinsi Sumatera barat. Melalui pendampingan masyarakat Nagari Tiku Selatan dalam penggunaan literasi digital, diharapkan masyarakat dapat lebih berperan aktif dalam mengembangkan dan mempromosikan wisata berbasis web, sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan berdampak positif bagi ekonomi di daerah. Dengan memiliki pemahaman tentang teknologi dan media sosial, masyarakat dapat mencari informasi tentang destinasi wisata, even-even wisata, fasilitas, dan aktivitas yang tersedia secara real-time., Aplikasi wisata berbasis web, telah membantu mendukung perekonomian dengan mempromosikan produk warga lokal di Nagari Tiku Selatan. 
Implementasi Aplikasi E-Kinerja untuk Meningkatkan Kinerja ASN di Kecamatan Ende Timur Gae, Alexander Caesar Fransisco; Ardieansyah, Ardieansyah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1895

Abstract

Penggunaan teknologi informasi dalam birokrasi pemerintahan menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik. Aplikasi e-Kinerja merupakan salah satu instrumen digital yang digunakan untuk memantau dan menilai kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Aplikasi E-Kinerja untuk Meninkatkan Kinerja ASN Di Kecamatan Ende Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi e-Kinerja memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, akuntabilitas kerja, dan efisiensi pelaporan kinerja ASN. ASN menunjukkan perubahan perilaku kerja yang lebih terstruktur dan bertanggung jawab sejak penggunaan aplikasi ini diterapkan. Proses pelaporan menjadi lebih tertib dan terdokumentasi secara sistematis. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman teknologi bagi sebagian ASN dan minimnya fasilitas pendukung di beberapa unit kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi e-Kinerja tidak hanya membantu proses evaluasi kinerja ASN secara objektif, tetapi juga mendorong budaya kerja yang lebih produktif dan terukur. Pelatihan rutin dan peningkatan infrastruktur teknologi menjadi faktor pendukung penting dalam keberhasilan sistem ini. Kesimpulannya, implementasi e-Kinerja berperan penting dalam mendorong reformasi birokrasi di tingkat kecamatan dan memperkuat akuntabilitas kinerja ASN.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN PADA KANTOR KECAMATAN MEDAN AMPLAS Tarigan, Akbar Nugraha; Utomo, Decky Dwi; Ardieansyah, Ardieansyah; Nalien, Elvira Mulya
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jma.v10i1.5874

Abstract

Latar belakang : Kecamatan, sebagai unit pelaksana teknis pemerintahan di bawah kota/kabupaten, memegang peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan wilayah. Salah satu aspek penting dalam mendukung kinerja kecamatan adalah pengelolaan keuangan dan aset yang baik. Aset daerah, termasuk dalam bentuk barang milik daerah (BMD), merupakan sumber daya penting yang mendukung operasional pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan : Menganalisis pengelolaan keuangan di Kecamatan Medan Amplas dan Mengindentifikasi langkah–langkah yang dapat diambil untuk mengoptimalkannya Metode : Metode yang digunakan dalam pelaporan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan aparatur kecamatan dan masyarakat, serta studi dokumen. Hasil dan Pembahasan : Penerapan SIPD dan e-SPJ memberikan dampak positif terhadap efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan di Kecamatan Medan Amplas. Dari sisi efektivitas, sistem ini telah menyederhanakan proses pelaporan, mempercepat distribusi informasi, dan mengurangi tumpang tindih dokumen. Proses penginputan data menjadi lebih sistematis dan terdokumentasi, sehingga memudahkan proses evaluasi dan audit. Kesimpulan : Laporan ini merekomendasikan perlunya befokus pada implementasi, hambatan, serta strategi optimalisasi yang dapat diterapkan. Meskipun sudah menggunakan platform digital seperti SIPD dan e-SPJ, pelaksanaannya belum menunjukkan hasil yang optimal.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN WAJIB RETRIBUSI SAMPAH DI KECAMATAN MEDAN BARU Sembiring, Josua Praja; Sembiring, Yetty; Ardieansyah, Ardieansyah; Nalien, Elvira Mulya
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jma.v10i1.5875

Abstract

Latar belakang : Sampah merupakan salah satu persoalan klasik yang dihadapi oleh setiap daerah, terlebih di wilayah perkotaan yang memiliki jumlah penduduk tinggi dan aktivitas ekonomi yang padat. Seiring meningkatnya jumlah penduduk, volume timbulan sampah juga ikut meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak yang harus dijawab oleh pemerintah daerah. Tujuan : Untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan retribusi sampah menggunakan pendekatan evaluatif model Edward III, yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, struktur birokrasi, dan kondisi lingkungan sosial. Metode : Metode yang digunakan dalam pelaporan ini adalah pendekatan kualitatif  deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan aparatur kecamatan dan masyarakat, serta studi dokumen. Hasil dan Pembahasan : Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan belum berjalan secara optimal, ditandai dengan  rendahnya efektivitas komunikasi kebijakan, kurangnya petugas dan sistem digital, serta partisipasi masyarakat yang belum terbentuk secara kolektif. Kesimpulan : Laporan ini merekomendasikan perlunya peningkatan strategi komunikasi publik, digitalisasi sistem penagihan dan pelaporan retribusi, pembentukan unit pelaksana khusus, serta pelibatan aktif masyarakat melalui pendekatan partisipatif.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN UMKM DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN Nabila, Keysha Putri Nabila; Ilham, Rozali; Ardieansyah, Ardieansyah
JURNAL MUTIARA AKUNTANSI Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jma.v10i1.5876

Abstract

Latar belakang : Website sebagai sarana digital telah menjadi media utama untuk memberikan informasi layanan publik kepada masyarakat. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kecamatan sebagai unit pemerintahan di tingkat lokal perlu memaksimalkan potensi website dalam memberikan pelayanan yang transparan dan efisien kepada masyarakat. Tujuan : Untuk menganalisis bagaimana website Kecamatan Johan Pahlawan telah digunakan dalam meningkatkan informasi layanan kepada masyarakat, serta mengidentifikasi tantangan dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode : Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode kualitatif. Hasil dan Pembahasan : Sistem layanan pengaduan berbasis website yang dikembangkan sudah sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik yang tercantum dalam UU KIP. Website dan sistem pengaduan yang dikembangkan telah mematuhi aturan yang ada dalam UU ITE. Proses pengelolaan pengaduan di website secara keseluruhan menunjukkan kualitas layanan yang baik dalam hal responsivitas dan kemudahan akses. Layanan pengaduan yang dikembangkan sudah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri PANRB. Pengelolaan data pengaduan sudah memperhatikan perlindungan data pribadi, meskipun perlu ada peningkatan dalam hal kebijakan privasi yang lebih jelas untuk mengedukasi pengguna mengenai hak mereka terkait data pribadi yang dikumpulkan. Kesimpulan : Website layanan pengaduan yang dikembangkan selama magang telah memenuhi sebagian besar pedoman dan standar yang berlaku, namun masih terdapat beberapa area yang perlu perbaikan dan pengoptimalan.
Pengaruh Persepsi Pengguna terhadap Penerimaan dan Kepuasan Aplikasi Sayang Warga Surabaya Berdasarkan Model Technology Acceptance Model (TAM) Anwar, Sulthan Rafi; Bingamawa, Muhammad Tosan; Ardieansyah, Ardieansyah
sudo Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/sudo.v4i2.835

Abstract

The low level of digital literacy, the usage gap among Kader Surabaya Hebat (KSH), and the mismatch between the perceived benefits and technical ease of use indicate problems in the adoption of the Sayang Warga application in Surabaya City. These issues have led to inconsistent data input from KSH, hindering the optimization of digital public services. This study aims to analyze the level of user acceptance and satisfaction toward the Sayang Warga application using the Technology Acceptance Model (TAM). The research employed a quantitative method with an inferential approach. Data were collected through questionnaires distributed to active users of the application, namely KSH, using a simple random sampling technique. The data analysis was conducted using the Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results showed that the application is perceived as useful in accelerating administrative services (perceived usefulness), easy to learn and operate (perceived ease of use), and users expressed positive attitudes and satisfaction (attitude toward using). Furthermore, users demonstrated a strong intention to continue using the application (behavioral intention to use), and most of them have actively used it (actual use), although some technical obstacles remain. The study concludes that there is a need to enhance digital training for KSH, simplify the application interface, and strengthen feature integration so that the Sayang Warga application can be more optimally utilized to improve the quality of public services in Surabaya City.
PENGELOLAAN ASET MELALUI SIMBADA DI KECAMATAN MEDAN BARU Surbakti, Elisha Stacia Janrika; Sembiring, Yetty; Ardieansyah, Ardieansyah; Nalien, Elvira Mulya
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v10i1.5868

Abstract

Latar belakang : Dalam konteks pengelolaan keuangan negara, aset daerah merupakan salah satu komponen penting yang perlu dikelola secara efektif dan efisien. Aset daerah merupakan sumber daya ekonomi yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh pemerintah daerah sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi dan/atau sosial di masa depan diharapkan dapat diperoleh, baik oleh pemerintah daerah maupun oleh masyarakat. Tujuan : Menganalisis implementasi Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) dalam pengelolaan aset di Kecamatan Medan Baru, Mengidentifikasi tantangan dan kendala dalam penggunaan SIMBADA untuk pengelolaan aset di tingkat kecamatan dan Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi pengelolaan aset melalui SIMBADA di Kecamatan Medan Baru dibandingkan dengan sistem pengelolaan aset konvensional. Metode : Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode kualitatif. Hasil dan Pembahasan : Proses implementasi SIMBADA di Kecamatan Medan Baru dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan bagi para petugas pengelola aset. Tantangan yang dihadapi dalam implementasi SIMBADA adalah : kesulitan dalam mengoreksi kesalahan input data yang mengharuskan penginputan ulang dari awal, kebutuhan akan format laporan khusus yang tidak tersedia di sistem, dan beban kerja tambahan ketika pihak keuangan meminta laporan manual di luar SIMBADA. Kendala ini menimbulkan inefisiensi tertentu meskipun sistem secara keseluruhan memberikan manfaat. Kesimpulan : Implementasi SIMBADA di Kecamatan Medan Baru telah mengubah pengelolaan aset dari sistem manual berbasis Excel menjadi sistem terintegrasi berbasis web, SIMBADA terbukti lebih unggul dibandingkan sistem pengelolaan aset konvensional menggunakan Excel.
STRATEGI PENGELOLAAN ASET TETAP DI KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR Abbas, Andi Reskia Nurhidayah; Utomo, Decky Dwi; Ardieansyah, Ardieansyah; Nalien, Elvira Mulya
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v10i1.5879

Abstract

Latar belakang : Aset tetap merupakan elemen penting dalam struktur penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik. Aset tetap memerlukan strategi pengelolaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel untuk menunjang optimalisasi kinerja dan menjamin kelangsungan peran dan fungsi pemerintah untuk pelayanan publik yang lebih optimal. Tujuan : untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan aset tetap di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Metode : Metode yang digunakan dalam pelaporan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan aparatur kecamatan dan masyarakat, serta studi dokumen. Hasil dan Pembahasan : strategi pengelolaan aset tetap di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar yaitu pengangkatan pengurus barang, konsistensi dalam pencatatan dan pelaporan, pembinaan teknis, sosialisasi pengelolaan aset tetap, pelaksanaan Sensus Barang berbasis E-System, dan Peningkatan Sarana dan Prasarana. Kesimpulan : strategi pengelolaan aset tetap di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar terbagi atas enam, yaitu pengangkatan pengurus barang, konsistensi dalam pencatatan dan pelaporan, pembinaan teknis, sosialisasi pengelolaan aset tetap, pelaksanaan Sensus Barang berbasis E-System, dan Peningkatan Sarana dan Prasarana. Namun, dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari beberapa kendala seperti, keterbatasan sumber daya manusia, keberadaan aset lama, dan kurangnya pembaruan data dan perubahan fisik aset.
Implementasi Digitalisasi Layanan Pemerintahan Distrik Kuala Kencana Menuju Smart District di Kawasan PT Freeport Sinaga, Javancha Sem Brian; Wenda, Chris Cope; Ardieansyah, Ardieansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30297

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi digitalisasi layanan pemerintahan di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di kawasan yang berada dalam lingkungan PT Freeport Indonesia. Distrik Kuala Kencana memiliki karakteristik unik dengan infrastruktur modern, termasuk sistem perkabelan bawah tanah, yang memberikan fondasi kuat untuk pengembangan layanan digital pemerintahan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi partisipatif dan wawancara mendalam selama kegiatan magang, penelitian ini mengidentifikasi kondisi implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di tingkat distrik, dengan menganalisis faktor-faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun memiliki infrastruktur fisik yang memadai, Distrik Kuala Kencana masih menghadapi tantangan dalam integrasi sistem, sumber daya manusia, dan pemerataan akses digital bagi penduduk yang tersebar di 10 wilayah administratif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan kolaborasi dengan PT Freeport sebagai mitra strategis, dan penyelarasan kebijakan dengan Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang SPBE untuk mempercepat transformasi digital layanan pemerintahan di tingkat distrik.