Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Penerapan Balance Scorecard Sebagai Alat Ukur Kinerja Keuangan Perguruan Tinggi Negeri (Studi Kasus Pada Institut Agama Kristen Negeri Ambon) Birahy, Richelia Rosenda; Siaila, Steven; Patiruhu, JR.
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i5.1310

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan Lakip (Laporan Kinerja) Iakn Ambon di Tahun 2021 dan Tahun 2022, beberapa sasaran dan target kerja belum tercapai sesuai RENSTRA. Dan pengukuran kinerja di IAKN Ambon, yang hanya menggunakan RESTRA sebagai acuan, belum memiliki standar serta indikator pencapaian yang dapat diukur. Tujuan: Penelitian ini memiliki empat tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan perumbuhan terhadap kinerja keuangan IAKN Ambon. Metode: . Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 75 orang, terdiri dari pegawai, dosen dan mahasiswa IAKN Ambon. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Purposive Sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi Model Linier berganda. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah perspektif keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan IAKN Ambon. Perspektif pelanggan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan IAKN Ambon. Perspektif proses bisnis internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan IAKN Ambon. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan IAKN Ambon. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perspektif keuangan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan IAKN Ambon, sementara perspektif pelanggan tidak berpengaruh secara signifikan
Analysis of Nusaniwe Peninsula Ecotourism Management : Sustainable Ecotourism Management Strategies in Ambon City, Indonesia Dientje Rumerung; Steven Siaila
Khazanah Sosial Vol. 5 No. 2 (2023): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v5i2.25632

Abstract

Ecotourism is tourism development that prioritizes the sustainability of tourist objects in a sustainable manner that arises as a response to natural conditions that experience over-exploitation and are uncontrollable which cause damage to tourist objects that threaten their sustainability. Ecotourism is a form of tourism that takes place at tourist objects without damaging or disturbing the sustainability of these tourism objects. Semenanjung Nusaniwe is in Nusaniwe District in Ambon City, has more than 22 tourist objects that have been developed but have not been touched by development. Such conditions require analysis that will guide future developments. This writing is based on the results of research on 225 respondents to visitors to tourist attractions, as well as people who live around tourist attractions. The analysis used is the pattern of estimating the economic value of ecotourism based on the travel cost method (TCM). The determination of the socio-economic factors that affect the cost of travel to the Nusaniwe Peninsula area is tested using the Linear Regression Method. The results of the study show that many tourist objects in Nusaniwe District have been identified, and some have not been identified. This tourism object is always visited by the community and can generate income. The highest consumer surplus value is in the Tanjung Batu Konde Beach Tourist Attraction Object (ODTW), which is IDR. 208,355.00, and the lowest is at Sumber Jaya Beach, namely IDR. 12,545.50. The highest total economic value is in Tanjung Batu Konde, namely IDR. 352,033,800.00, and the lowest is also found at Sumber Jaya Beach, namely IDR. 8,480,758.00. Starting from the results of the calculations above, it can be concluded that if the tourism objects in Nusaniwe Sub district can be well developed, it is certain that each OTDW will be able to contribute to increasing income for the community around the tourist attraction as well as for the Village Government, State Government and even the City Government.
PENGARUH RISIKO KREDIT DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS BANK DENGAN TINGKAT KECUKUPAN MODAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ramwati Fauziyah Lestaluhu; Josef R. Pattiruhu; Steven Siaila
Manis: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 7 No 2 (2024): MANIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/manis.7.2.115-123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai Profitabilitas Bank Konvensional terkhusus yang berkaitan dengan kegiatan penyaluran dana dalam hal ini risiko kredit dan likuiditas serta Kecukupan Modal sebagai variable Moderating dari kedua variable terikat untuk mengetahui Profitabilitas Bank. Subjek penelitian ini adalah bank konvensional yang listing di BEI tahun 2017-2021. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 24 Bank Umum Konvensional yang terdaftar di BEI. Data yang digunakan berupa data sekunder yang berasal dari laporan tahunan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dan analisis regresi linear berganda serta untuk menganalisis variable moderating menggunakan uji MRA (Moderated Regression Analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Risiko Kredit dan Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas Bank. Dan Tingkat kecukupan modal tidak mampu memoderasi pengaruh Risiko Kredit dan Likuiditas terhadap Profitabilitas Bank.
Mendorong Tertib Administrasi Barang Milik Daerah Melalui Pelatihan dan Pendampingan Teknis di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Siaila, Steven; Wenno, Meiske; Soukotta, Agnes; Fretes, Anna De; Watumlawar, Evelin
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i3.1586

Abstract

Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala dalam proses penatausahaan dan administrasi BMD, khususnya terkait pemahaman aparatur terhadap prosedur pengelolaan aset daerah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi aparatur pemerintah daerah melalui pelatihan dan pendampingan teknis pengelolaan serta penatausahaan Barang Milik Daerah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi pelatihan, diskusi interaktif, simulasi pengelolaan administrasi BMD, serta pendampingan teknis kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur terkait mekanisme pengelolaan BMD, mulai dari pencatatan, inventarisasi, pelaporan, hingga penatausahaan aset daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan mampu memahami pentingnya tertib administrasi dalam mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur serta mendorong terwujudnya tata kelola aset daerah yang lebih profesional dan akuntabel.
BRANDING TECHNIQUES SUCCESSFUL YOUNG ENTREPRENEURS (PKM INTERNATIONAL ON NEW ENTREPRENEURSHIP) Marthin Nanere; Steven Siaila; Fransiska Natalia Ralahallo; Evracia Turukay; Erfendi Regar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41364

Abstract

Entrepreneurship is one of the keys to enhancing the economic independence of society, especially amidst the challenges of the global economy and digital transformation. This service program aims to provide training and counselling to students and alumni of the Management Department who are also entrepreneurs, in order to enhance their skills and understanding in managing independent businesses. The methods used include interactive workshops, case-based business simulations, and personal mentoring. The results show a significant improvement in participants' understanding of basic entrepreneurship concepts, financial management, and digital technology adaptation strategies. In addition, changes in participants' mindsets regarding business risks and the importance of innovation were also achieved. This program successfully created an adaptive and innovative entrepreneurial community, thereby supporting the sustainable development of a locally-based economy. Keywords: Entrepreneurship, Economic Independence, Training and Counselling, Business Innovation, Financial Management, Digital Technology