Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Model Kepemimpinan Profetik Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik Fadillah, Siti Anisatul; Izfanna, Duna; Nurnaningsih
TADBIR MUWAHHID Vol. 9 No. 1 (2025): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v9i1.17125

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang model kepemimpinan profetik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik di SDIT Rahmatan Lil Alamin Cipakel, Bogor. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah di SDIT Rahmatan Lil Alamin, Cipakel Bogor meneladani sifat Siddiq, Amanah, Tabligh dan  fathanah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1). Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meneladani sifat Siddiq: a). menerapkan kebijakan peraturan untuk mendorong guru-guru berperilaku Siddiq; b). menerapkan perilaku siddiq dalam kesehariannya yang dapat dicontoh bagi guru-guru; c). menerapkan kedisiplinan dalam sehari harinya sehingga menjadi contoh bagi guru-guru.; 2). Kepemimpinan kepala sekolah dalam meneladani sifat Amanah: a). Menjaga transparansi terhadap guru-guru atas hal apa yang diputuskan; b).  Memiliki program kegiatan yang terperinci; c). Mengambil Keputusan secara bermusyawarah tidak sepihak; d). Melakukan pengawasan dalam sekolah ; 3). Kepemimpinan Kepala sekolah dalam meneladani sifat Tabligh; a). menyampaikan visi misi sekolah terhadap guru melalui program-program kepala sekolah; b). mengarahkan serta menyuarakan kebutuhan kinerja guru kepada Yayasan; c). memberi kesempatan terhadap guru-guru untuk berbagi ilmunya; 4) Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meneladani sifat Fathanah: a). mendekatkan diri kepada Allah SWT..; b). menjaga kestabilan emosional; c). mengupayakan peningkatan kemampuan guru-guru; d). menjaga interaksi yang senilai dengan fathonah.
NILAI KARAKTER BERKEBHINEKAAN GLOBAL DALAM NOVEL SI ANAK PELANGI KARYA TERE LIYE Ayu Muslihah, Apriliana; Widayati, Mukti; Nurnaningsih
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.17592

Abstract

Globalisasi menjadi salah satu faktor penyebab memudarnya nilai moral dan karakter masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter berkebhinekaan global dalam novel Si Anak Pelangi karya Tere Liye dan relevansinya sebagai bahan ajar sastra. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan-kutipan kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung nilai karakter kebhinekaan global. Novel Si Anak Pelangi karya Tere Liye merupakan sumber data penelitian ini. Data-data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, catat, dan dokumentasi. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi sumber data dan teknik validitas semantis. Analisis data menggunakan teknik analisis isi dan teknik analisis dialektik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Si Anak Pelangi mengandung empat elemen nilai karakter berkebhinekaan global, yang terdiri atas mengenal dan menghargai budaya nasional, komunikasi interkultural dalam berinteraksi antarsesama, refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinekaan, dan berkeadilan sosial. Novel Si Anak Pelangi relevan dengan Capaian Pembelajaran (CP) pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKN di kelas IV Sekolah Dasar.
THE IMPLEMENTATION OF PEER TEACHING IN TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS OF ENGLISH DEPARTMENT, UNIVET SUKOHARJO Nurnaningsih
Surakarta English and Literature Journal Volume 3 Number 2 (February 2020)
Publisher : University of Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/selju.v3i2.138

Abstract

The objective of the study is to identify the application of Peer Teaching in the subject of Teaching English for Young Learner (TEYL) and combined it with teaching media that suitable for the teaching material. Besides it also observed the dominance of teaching media that were used by students in TEYL. It is a qualitative method. The subject of the study is 6th semester students of English Department. The collecting data of the study are observation, interview, and documentation. The application of Peer teaching in the study are 1) making sure that peer teacher mastered the teaching material, 2) using system reward, 3) using positive reinforcement, 4) choosing the appropriate exercise, 5) using grouping strategy, 6) using role play of peer teaching, 7) forcing on feedback that was given by the lecturer. Then the dominant teaching media used in peer teaching is downloaded video from YOUTUBE. The reason was easier to get and it is also cheap.
Enhancing Productivity and Retention in Indonesia’s Gig Economy: The Role of Work-Life Balance, Job Satisfaction, Work Engagement, and Technological Support Nurnaningsih; Safrida; Isiswanty; Rohman, Azura Zeyna
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jam.2025.023.2.13

Abstract

The growth of Indonesia’s gig economy has reshaped labor structures, raising urgent questions about how to sustain gig workers’ well-being and productivity. This study examines the impact of trust in the platform, platform fairness, and social support on work-life balance and how work-life balance in turn influences job satisfaction, work engagement, productivity, and employee retention. It also examines the mediating roles of satisfaction and engagement, as well as the moderating effects of technological support and gig work characteristics. Using a quantitative approach, data were collected from 400 gig workers across various platforms, including Gojek, Grab, Shopee, and Freelancer.com, via stratified sampling. A pilot study with 50 workers refined the instrument. Structural equation modeling with SmartPLS 4.0 was employed for analysis, which included confirmatory factor analysis and assessments of reliability, validity, and common method bias. The results show that all three antecedents have a significant impact on work-life balance, which, in turn, improves job satisfaction, engagement, productivity, and retention. Mediators and moderators strengthen these relationships. This study extends the Job Demands-Resources model into the gig economy and offers practical guidance for platform companies to design more supportive and sustainable work environments.
MUATAN KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA DALAM MEDIA WEBSITE SEBAGAI PENGUATAN PEMBELAJARAN BERBASIS TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE Kurniawan, Andriyanto; Sudiyana, Benedictus; Nurnaningsih
JURNAL SKRIPTA Vol 10 No 1 (2024): SKRIPTA MEI 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v10i1.5960

Abstract

The aim of this research is to describe aspects of Indonesian language proficiency that can be developed or captured through the use of websites to strengthen TPACK-based learning in junior high schools. The research method uses qualitative descriptions. The data used are aspects of language proficiency that are attached to the website content. The data sources used are websites in the form of social media, government organizations, online communities, market content, Google Chrome/information, technology, health and education. The findings in this research are: 1) aspects of language proficiency are increasingly attached to the implementation of Indonesian language learning in junior high schools through website media. 2) The language skills produced by students become more proficient and competitive, including aspects of speaking, writing, listening and reading by utilizing website pages as a medium for language learning at school. 3) The names of websites used in Indonesian language learning as reinforcement for TPACK-based learning include kejarcita.id, Ruang Guru, Zenius, Rumah Belajar Kemendikbud, Ilmu Pintar.id, Indonesia Montessori, e-learning platform and Google Chrome which is focused on aspects content of Indonesian language skills. The conclusion of this research is that the content of students' language proficiency in learning Indonesian in junior high school can be studied and actualized in real terms by utilizing website pages as reinforcement for TPACK-based learning in accordance with the concept of 21st century education
Basic Literacy Training based on SAVI (Somatis Visual Intellectual Auditories) and YouTube at SDN 01 Jombor Sukoharjo) Nurnaningsih; Pratiwi, Veronika Unun
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 4 No 3 (2023): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v4i3.1479

Abstract

Abstrak: Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang sekarang digunakan di Indonesia, meskipun tidak semua lembaga pendidikan formal menggunakannya. Beberapa sekolah terus menggunakan K13 sementara secara bertahap beralih ke kurikulum Merdeka. Berdasarkan hal ini, Kemendikbud mendirikan Gerakan Literasi Sekolah GLS untuk mendukung literasi siswa dan mempromosikan pengembangan budaya literasi di lingkungan pendidikan. Secara umum, SAVI adalah pendekatan belajar yang, menurut Meier, mengintegrasikan gerakan motorik (fisik) dengan aktivitas otak dan menggunakan semua indera yang dimiliki siswa untuk membantu memecahkan masalah yang sudah ada melalui pemikiran asli. Pengamatan, demonstrasi, praktek yang berdekatan, dan evaluasi adalah metode yang digunakan. Siswa di kelas keempat dapat mendapatkan banyak keuntungan dari YouTube dalam hal meningkatkan keterampilan literasi dasar mereka. Pemahaman siswa tentang berbagai genre teks, keterampilan membaca dan menulis, ekspansi kosa kata, motivasi dan minat belajar, dan keterampilan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan menggunakan YouTube sebagai alat pengajaran. Tentu saja, pengawasan hati-hati dan pemilihan konten diperlukan saat menggunakan YouTube. YouTube dapat menarik siswa lebih sukses daripada platform belajar lainnya. Siswa mungkin menjadi lebih terlibat dan tertarik pada informasi yang disampaikan dengan menonton film animasi dan cerita menarik di YouTube. Kata Kunci: Bahasa Inggris, SAVI, YouTube Abstract:The Merdeka Curriculum is now being used in Indonesian education, although not all formal educational institutions are utilizing it. Some schools continue to use K13 while gradually switching to the Merdeka curriculum. Based on this, Kemendikbud founded the Literacy Movement of GLS Schools to support students' literacy and foster the development of a literacy culture in the educational setting. In general, SAVI is a learning approach that, according to Meier, integrates motor (physical) movement with cerebral activity and makes use of all the senses that students have in order to help solve problems that already exist through original thought. Observation, demonstration, adjacent practice, and evaluation are the methods employed. Students in the fourth grade can gain a lot from YouTube in terms of improving their foundational literacy abilities. Students' comprehension of various text genres, reading and writing proficiency, vocabulary expansion, learning motivation and interest, and critical thinking skills can all be improved by using YouTube as a teaching tool. Of course, careful supervision and content selection are required when using YouTube. YouTube can draw learners more successfully than other learning platforms. Students might become more engaged and interested in the information being delivered by watching animated films and compelling stories on YouTube. Keywords: English, SAVI, YouTube
Analisis Pendapatan Usaha Rumah Tangga Kacang Aspal di Desa Loli Oge Kabupaten Donggala Alda Sela Sasmita Iyono; Rita Suirlan; Laendatu Paembonan; Andi Herman Jaya; Nurnaningsih
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 12 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i12.4682

Abstract

This research aims to analyze the income of asphalt bean household businesses in Loli Oge Village, Donggala Regency. This research uses qualitative research using primary and secondary data. Data collection was carried out through observation, interviews and questionnaires. The data analysis used is descriptive , namely calculating revenue, production costs and business income. The results of income analysis calculations show that the Asphalt Nut household business is very profitable because the income received by the owner for one month is IDR . 2,696,333,- per month, received revenue of IDR. 6,000,000,- per month minus production costs of IDR. 3,303,667,-. Keywords: Home Industry, Revenue, Costs, Income
Metode Contextual Teaching Learning sebagai Solusi dalam Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Berbicara pada Lingkup PAUD Ida Supriyatmoko; Mukti Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.444

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, penerapan, kendala dan solusi pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara pada Lingkup PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sampel penelitian adalah preses pembelajaran keterampilan berbicara  anak KB Bina’ul Ummah Kids School Karangpandan. Data penelitian berupa data kualitatif dengan sumber data dokumen pembelajaran, guru dan siswa. Tehnik pengumpulan data dengan analisis dokumen, wawancara dan observasi,  Teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber data dan metode. Teknik analisis data dengan analisis interaktif. Hasil penelitian dengan perencanaan yang telah disiapkan dan dengan pemilihan metode pembelajaran yang tepat dapat berpengaruh terhadap pencapaian kemampuan peserta didik. Pembelajaran ketrampilan berbicara,dapat dilaksanakan dengan metode CTL. Melalui metode Contextual Teaching Learning  diharapkan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan anak didik dalam menguasai keterampilan bahasa dan mampu terampil berbicara. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat dapat berpengaruh terhadap proses pencapaian kemampuan peserta didik dalam pembelajaran. Pembelajaran ketrampilan berbicara dapat dilaksanakan dengan metode CTL. Penerapan metode CTL guru mampu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Hasil yang diperoleh siswa lebih aktif dan terampil dalam berbicara sehingga kemampuan berbahasa anak akan meningkat sesuai dengan perkembangan usia anak.
Penerapan Media Belajar Celemek huruf di Kelompok Bermain Bocah Pintar Karanganyar Sulistyorini; Mukti Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.445

Abstract

Tujuannya adalah agar  anak memiliki kemampuan memahami dan menyuarakan tulisan dengan intonasi yang wajar, sebagai dasar untuk dapat membaca lanjut. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif.  Penelitian ini termasuk  penelitian terapan. Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi tentang proses pembelajaran bahasa keaksaraan dengan media celemek huruf, motivasi siswa dalam kegiatan  mengenal huruf, serta kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran termasuk penggunaan strategi pembelajaran di kelas. penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purpose sampling. Perencanaan pembelajaran keaksaraan  melalui RPPH yang terdiri dari kegiatan pembukaan, inti dan penutup. Dalam rencana telah disebutkan berbagai persiapan yang dilakukan antara lain dengan menyiapkan materi, metode dan media. RPPH dibuat berdasarkan silabus, program semester, dan program tahunan. Hambatan yang dialami oleh anak diantaranya: Kurangnya gambar pada kantong media celemek huruf, guru  kurang cakap mengelola kelas. menambah berbagai macam gambar yang menarik pada kantong media celemek huruf. Guru berusaha  mengatur waktu sesuai perencanaan pembelajaran. Sebelum pembelajaran guru membuat kesepakatan bermain bersama anak.
Pengembangan Media Permainan Act-Poly Untuk Meningkatkan Pengucapan (Pronounciation) Pada Kemampuan Berbicara (Speaking) Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Kota Bima Irawati, Ika; Nurnaningsih
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan Act-Poly untuk meningkatkan pengucapan (Pronunciation) pada kemampuan berbicara (Speaking) siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kota Bima. Penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) ini diadaptasi dari model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes dan kuesioner. Tes berupa soal dalam kartu permainan Act-Poly untuk menilai pronunciation siswa.Tanggapan siswa diukur dengan membagikan kuesioner, sedangkan lembar validator diberikan kepada ahli media dan ahli materi. Hasil penilaian dari 3 orang ahli materi menunjukkan nilai total produk awal adalah 158, sedangkan untuk produk akhir adalah 219 dari total maksimal 240. Hasil penilaian dari 1 orang ahli media menunjukkan nilai total produk awal adalah 40, sedangkan untuk produk akhir adalah 59 dari total maksimal 64, jadi bisa disimpulkan jika materi dan permainan Act-Poly layak untuk diimplementasikan. Hasil analisis angket siswa juga menunjukkan total porsentasi rata-rata adalah 93.5%, dan berada pada level sangat tinggi. Berdasarkan hasil rata-rata peningkatan pronunciation siswa adalah pada pre-test, porsentase rata-rata hasil jawaban siswa adalah 45.34% pada kategori “Cukup” dan tingkatan kesulitan soal dirasa “Cukup sulit” oleh siswa, sedangkan pada posttest, porsentase rata-rata jawaban siswa adalah 71.92% pada kategori “Baik” dan tingkatan kesulitan soal dirasa “Mudah” oleh siswa.