Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DI SEKOLAH DASAR ISLAM Ibrohim, Busthomi; Adhani, Lina; Basyar, Ali; Nurnaningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah Vol 5 No 2 (2026): AL-MUNADZOMAH
Publisher : Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almunadzomah.v5i2.2660

Abstract

This study examines the effectiveness of principals’ transformational leadership in improving teacher discipline in an Islamic elementary school and identifies its dominant contributing factors. A qualitative case study approach was applied at SD Islam Darunnajah Jakarta. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving the principal and five teachers. The findings indicate that transformational leadership enhances teacher discipline through four dimensions: idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration. The most influential factors are the principal’s role modeling, a consistent reward and sanction system, professional development support, and open communication. This study extends the application of transformational leadership theory within Islamic educational settings by integrating Islamic values into leadership practices
Evaluasi dan Pengembangan Usaha Pesantren Teknologi Riau Berbasis Manajemen, Digitalisasi, dan Nilai Islam Zahwatul Nadia; Arianwen Sa’adi; Akhmad Turmudzi; Nurnaningsih
Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2026): Juni:SAMMAJIVA: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/sammajiva.v4i2.2291

Abstract

This study aims to evaluate business implementation at Pesantren Teknologi Riau, identify management constraints, analyze factors affecting business development, and formulate effective, sustainable strategies based on Islamic values. This study used a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving pesantren leaders, business managers, and students participating in business activities. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, conclusion drawing, and thematic analysis, supported by triangulation to strengthen the validity of the findings. The findings show that business implementation has run well, particularly through student involvement as a medium for entrepreneurship learning. However, business management remains constrained by unsystematic planning, simple financial recording, limited marketing, weak product innovation, and suboptimal use of digital technology. The main factors influencing business development include human resource quality, business management systems, marketing strategies, and product innovation. Thus, stronger management, digital marketing, human resource training, and integration of Islamic values are needed to support sustainable pesantren business development. These findings contribute to the development of an adaptive, educational, and sharia-based business model for pesantren economic independence in the current digital era.
Bentuk dan Fungsi Eufemisme pada Layanan Bimbingan Konseling Sekolah Menengah Kejuruan (Kajian Bahasa) Suci Ambarwati; Mukti Widayati; Nurnaningsih
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 2 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk eufemisme dan (2) mendeskripsikan fungsi eufemisme pada layanan bimbingan konseling di SMK. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan dari guru dan siswa yang mengandung gaya bahasa eufemisme berkaitan dengan bentuk dan fungsi eufemisme. Sumber data dalam penelitian adalah Guru Bimbingan Konseling dan siswa.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik sadap dengan metode simak bebas libat cakap, observasi dengan observer pengamat penuh. Teknik validitas data dilakukan dengan triagulasi teori. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah metode padan dengan teknik pilah dilanjutkan dengan pilah unsur penentu. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa (1) eufemisme memiliki beberapa bentuk yaitu kata, frasa, kalimat (2) fungsi eufemisme untuk menghaluskan ucapan, merahasiakan sesuatu, dan sebagai alat pendidikan. Eufemisme pada layanan bimbingan konseling dapat memberikan dampak positif terhadap penutur maupun mitra tutur. Siswa dapat berbicara dengan santun, menghargai lawan tutur, lebih enak didengar, dan dapat menumbuhkan motivasi mereka untuk menjadi lebih baik. Bagi guru bimbingan konseling penggunaan eufemisme juga dapat mengurangi konflik dan salah paham, merahasiakan sesuatu, serta membuat senang lawan tutur. Harapannya budaya positif dilingkungan sekolah dapat tertanam dengan baik malalui komunikasi yang baik.
Eksistensi Tokoh Utama dalam Novel Yuni Karya Ade Ubaidil (Kajian Feminisme) olikhatun Anissa, Febrianita; Widayati, Mukti; Nurnaningsih
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 2 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i2.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi perempuan yang terdapat dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil. Penelitian ini merupakan suatu penelitian desktiptif kualitatif. Adapun instrumen penelitiannya berupa karya sastra. Data penelitian adalah kata, frase, klausa, dan kalimat yang terdapat dalam novel dan memenuhi rumusan kriteria terkait bentuk eksistensi tokoh utama perempuan yang sumber datanya berupa novel Yuni karya Ade Ubaidil terbitan Gramedia Pustaka Utama tahun 2022 cetakan pertama dengan tebal 166 halaman. Peneliti mengumpulkan data dengan teknik baca dan catat yang kemudian dianalisis menggunakan metode dialektik. Setelah data terkumpul, maka akan dilakukan validasi data. Teknik validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi tokoh utama dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil yang ditemukan dalam novel meliputi 1) perempuan sebagai seorang yang intelektual yang menceritakan tentang tokoh utama bersemangat untuk sekolah dan tokoh utama yang memiliki cita-cita tinggi, 2) perempuan mandiri yang menceritakan tentang bagaimana tokoh utama selalu berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri, berani mencoba hal baru dan menjadi pribadi yang tidak mau merepotkan orang lain, dan 3) perempuan dapat menolak mengintenalisasi ke-Liyan-annya melalui pandangan masyarakat dominan yang menceritakan tentang bagaimana tokoh utama menolak perjodohan dan masih adanya budaya patriarki di masyarakat
Tindak Tutur Direktif Pidato Persuasif Siswa Kelas IX SMP Melalui Tiktok Ismu Barokah Abror; Mukti Widayati; Nurnaningsih
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif pidato persuasif siswa kelas IX MTsN 9 Gunungkidul melalui TikTok. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diambil yaitu tuturan yang mengandung bentuk tindak tutur direktif. Sumber data adalah video pidato persuasif siswa kelas IX melalui TikTok. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik simak catat. Teknik uji validitas data dalam penelitian ini dengan mengggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 219 tuturan bentuk direktif yang ditemukan terdapat bentuk meminta (91), memerintah (21), memesan (24), menasihati (71), dan merekomendasikan (12). Bentuk tindak tutur direktif meminta ditandai kata marilah, ayo, izinkan, mohon. Bentuk tindak tutur direktif memerintah ditandai partikel –lah, akhiran –i, kata jangan, harus, wajib. Bentuk tindak tutur direktif memesan ditandai kata semoga, ingin, untuk, partikel –lah. Bentuk tindak tutur menasihati menggunakan kata sebaiknya, seharusnya, supaya, agar, hendaknya, perlu, alangkah baiknya, dan konjungsi sebab akibat. Bentuk tindak tutur merekomendasikan menggunakan kata beberapa langkah, dengan cara, dapat dilakukan, solusi untuk.
Efek Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Bahasa Jawa Anak Usia Dini Muhammad Ridwan; Sigit Wibowo; Akbar Setiawan; Nurnaningsih; R. Adi Deswijaya
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 8 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v8i1.7966

Abstract

The era of digital disruption presents complex challenges for the acquisition of mother tongue in early childhood (golden age), especially Javanese which has an upload-ungguh system. This study aims to describe the implications of gadget use on the influence of Javanese language development in children aged three to six (3-6) years in Karangayar Regency. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted interactively to map children's speech and behavior patterns. The results show that high intensity of gadget use without supervision causes degradation of pragmatic abilities, which manifests in passive verbal responses, linguistic interference (code mixing), and imitation of aggressive diction from online content and games. However, positively, gadgets can potentially become instruments of cultural preservation if used to access educational content that enriches children's Krama Javanese lexicon. The conclusion of this study confirms that the role of parental mediation (digital parenting) is a determinant variable in maintaining the balance between digital literacy and ethics.
PEMBELAJARAN MENULIS CERITA DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Sri Jumani; Mukti Widayati; Nurnaningsih; Rina Iriani Sri Ratnaningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15106

Abstract

This study describes the planning, implementation, obstacles, and solutions to learning story writing skills with audio-visual media through the Problem-Based Learning (PBL) model in Elementary Schools (SD). This study used qualitative descriptive research. The research strategy used in this study used a single embedded case study. Data sources are sources, places, events (activities), and documents or archives. Data collection is carried out through interviews, observation, and document analysis. Method triangulation techniques and data source triangulation do data validity. The data analysis technique used in this research is an interactive analysis model consisting of three activity lines: data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results showed that teachers had prepared a reasonably complete lesson plan. The class teacher has done quite well, productively, and efficiently. The challenges presented by this learning include difficulty finding vocabulary and diction in writing stories, low student interest, less creative use of audiovisuals, and lack of teachers in mastering classes and materials. These obstacles are overcome by teachers multiplying learning resource books from magazines and the internet, designing learning that can attract students, designing learning plans that are as effective as possible, and procuring tools that can support the success of learning objectives. This finding also strengthens the opinion that through audiovisual media, PBL models for learning materials in Indonesia help students express and develop the results of their thoughts.