Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Animasi Upin Ipin dan Implementasinya terhadap Pembentukan Akhlak Siswa di SDIT Bunga Cempaka Permana, Neng Mega; Fauziah, Debibik Nabilatul; Ulya, Neng
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak bisa didapatkan dimana saja, salah satunya melalui media aplikasi YouTube yang berisi berbagai video animasi edukasi seperti serial Upin dan Ipin, serial Riko, dan lain-lain. Pendidikan Islam harus dimulai sedini mungkin untuk membentuk akhlak, salah satunya pada usia sekolah dasar. SDIT Bunga Cempaka merupakan sekolah dasar yang menaruh perhatian terhadap pembentukan moral peserta didik dengan berbagai cara, salah satunya dengan penggunaan serial animasi Upin dan Ipin di kelas 4, yang sejalan dengan visi sekolah yaitu: “terwujudnya sekolah Islam yang berpusat pada peserta didik, menjadikan peserta didik memahami makna iman dan taqwa, berakhlak mulia, jujur, berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, mandiri, cinta terhadap keluarga dan tanah air”. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode deskriptif kualitatatif. Dengan demikian akan tergambar hasil penelitian yang mengambil hasil analisis nilai-nilai Pendidikan islam pada serial animasi Upin Ipin lalu pengimplementasian nilai-nilai Pendidikan islam dalam serial tersebut terhadap pembentukan akhlak siswa di SDIT Bunga Cempaka serta faktor pendukung dan penghambat penerapan nilai-nilai tersebut didukung oleh pendapat para ahli dan pihak lain dalam pendidikan akhlak. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa animasi Upin Ipin episode ini tidak hanya mengandung unsur hiburan untuk anak-anak, tetapi juga mendidik dengan nilai-nilai moral. SDIT Bunga Cempaka menggunakan empat metode dalam melaksanakan pendidikan akhlak, yaitu: metode pembiasaan, metode keteladanan, dan metode reward and punishment. Faktor yang menghambat penerapan ini adalah: lingkungan sekitar dan individu itu sendiri. Sedangkan faktor pendukung meliputi sarana prasarana sekolah serta kerjasama guru dan wali murid.
STRATEGI GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS PADA MATA PELAJARAN FIQH DI MA AL-JIHADIYAH CIKARANG Pengelola, Pengelola; ilmaknuna, Lulu; Fauziah, Debibik Nabilatul
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 02 (2025): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/9xycc385

Abstract

Strategi pengelolaan kelas merupakan kemampuan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan memulihkan jika terjadi gangguan dalam proses pembelajaran. permasalahan yang sering dihadapi di Lembaga sekolah tentunya berkaitan dengan proses pembelajaran dan menjadi hambatan dalam proses belajar dan mengajar. Permasalahan manajemen pengelolaan kelas sangat erat kaitannya dengan permasalahan sarana prasaranan serta menurunnya kedisiplinan siswa salah satu sekolah yang mempunyai permasalahan dalam hal tersebut adalah MA Al-Jihadiyah Cikarang Sukatani, terutama dalam pembelajaran Fiqih, oleh sebab itu penulis tertarik untuk meneliti Strategi guru dalam pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru Fiqih dalam membina kedisiplinan siswa. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Proses pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru Fiqih dilakukan dengan dua cara yaitu membuat peraturan tidak tertulis dan menggunakan metode reward dan punishment. Faktor pendukung stategi guru dalam pengelolaan kelas adalah profesionalitas guru dan murid yang kooperatif. Sedangkan faktor penghambatnya terletak pada faktor internal yaitu keluarga yang kurang memberi perhatian kepada siswa dan fasilitas sekolah yang kurang mendukung. 
Pelatihan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Membina Sikap Toleransi dan Mencegah Radikalisme di Pondok Pesantren Al Istiqomah Kutawaluya Karawang Fauziah, Debibik Nabilatul; Ramdhani, Khalid; Waluyo, Kasja Eki
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6774

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pengembangan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang efektif dalam membina sikap toleran, bela negara, dan anti terorisme di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Sindangsari Kutawaluya, Karawang. Dalam upaya ini, metode partisipatif digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan santri dan mengembangkan kurikulum yang sesuai. Program ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk identifikasi masalah, perancangan model pembelajaran, pelaksanaan pelatihan bagi para pengajar, dan evaluasi efektivitas model yang dikembangkan. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan membina karakter santri yang sesuai dengan nilai-nilai moderasi, toleransi, serta anti radikalisme dan terorisme. Program ini juga mencakup pengembangan materi ajar yang relevan dengan isu-isu kontemporer dan pelatihan keterampilan hidup untuk memperkuat ketahanan pribadi santri terhadap pengaruh negatif. Diharapkan, model pembelajaran yang dikembangkan dapat diterapkan di pondok pesantren lainnya sebagai upaya preventif terhadap perkembangan paham radikal di kalangan generasi muda. Implikasi dari program ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pendidikan yang holistik dan integratif.
Inovasi Penetasan Otomatis dan Olahan Telur Syariah bagi Peternak Bebek Desa Waluya Karawang Ramdhani, Khalid; Fauziah, Debibik Nabilatul; Sumarjo, Jojo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.8270

Abstract

Program ini bertujuan memberdayakan peternak bebek berbasis syariah di Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, yang menghadapi permasalahan krusial berupa keterbatasan teknologi penetasan, tingginya tingkat kematian embrio, serta rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan hasil telur bebek. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas dan pendapatan peternak. Sebagai solusi, program pengabdian ini menawarkan inovasi teknologi penetasan otomatis yang efisien dan sesuai standar kesehatan ternak, disertai pelatihan pengolahan telur asin dan produk turunan bernilai ekonomi tinggi dengan prinsip syariah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi program, pelatihan penggunaan alat penetasan otomatis, pendampingan pengolahan produk, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peternak dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan guna memastikan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan daya tetas telur hingga 85%, dibandingkan metode penetasan tradisional. Selain itu, tingkat pemahaman dan keterampilan peternak meningkat dari 55% pada pre-test menjadi 85% pada post-test. Diversifikasi produk telur olahan turut memberikan dampak pada peningkatan pendapatan peternak. Penerapan prinsip syariah dalam tata kelola usaha juga menumbuhkan kesadaran akan kehalalan, keadilan, dan keberlanjutan usaha. Program ini memberikan dampak nyata bagi mitra dan berpotensi direplikasi sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan berbasis syariah.