Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

MINAT BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH FILSAFAT OLAHRAGA SELAMA PANDEMI COVID-19 Yahya Eko Nopiyanto; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.615 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i3.2773

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat minat mahasiswa semester dua dalam mengikuti pembelajaran filsafat olahraga. Peneliti menggunakan metode deskriptif kuantatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti kontrak di kelas filsafat olahraga berjumlah 26 mahasiswa. Total sampling dalam penelitian ini untuk menentukan besaran sampel sehingga semua populasi dijadikan sampel penelitian. Peneliti menggunakan angket yang diformulasikan ke dalam google form sebagai intrumen penelitian. Berdasarkan pengolahan data didapatkan informasi bahwa minat mahasiswa ditinjau dari indikator perasaaan senang terdapat 22 mahasiswa pada kategori sangat tinggi dengan persentase 85%, ditinjau dari indikator perhatian diketahui bahwa terdapat 12 mahasiswa atau 46% dalam kategori sangat tinggi, terdapat 19 atau 73% mahasiswa menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi, ditinjau dari indikator keterlibatan terdapat 15 atau 57% mahasiswa menunjukkan keterlibatan yang sangat tinggi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa minat mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring pada mata kuliah filsafat olahraga dalam kategori sangat tinggi.
PROSES PEMBELAJARAN PENJAS ADAPTIF DI SEKOLAH LUAR BIASA KOTA BENGKULU Yahya Eko Nopiyanto; Dian Pujianto
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.75 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3439

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran penjas adaptif yang ada di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 guru penjas yang berasal dari 5 sekolah yaitu: SLB Dharma Wanita, SLBN 1 Bengkulu, SLBN 2 Bengkulu, SLBN 3 Bengkulu, SLBN 4 Bengkulu. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal…adapaun teknik dan instrumen yang digunakan adalah observasi, angket, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi data. Hasil penelitian menyatakan bahwa proses pembelajaran penjas adapatif di SLB Dharma Wanita berada dalam kategori baik, proses pembelajaran penjas adapatif di SLBN 1 Bengkulu berada dalam kategori cukup, proses pembelajaran penjas adapatif di SLBN 2 Bengkulu berada dalam kategori sangat baik, proses pembelajaran penjas adapatif di SLBN 3 Bengkulu berada dalam kategori baik, proses pembelajaran penjas adapatif di SLBN 4 Bengkulu berada dalam kategori sangat baik. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran penjas adapatif di SLB Kota Bengkulu berada dalam kategori baik.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING Yahya Eko Nopiyanto; Syafrial Syafrial
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.82 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4443

Abstract

Mahasiswa pendidikan jasmani mempunyai peran yang strategis untuk mencerdaskan setiap peserta didik dengan mengajarkan materi pendidikan jasmani. Oleh sebab itu, mahasiswa pendidikan jasmani perlu dibekali dengan keterampilan berpikir kritis. Penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Penelitian dilaksanakan pada Agustus hingga Oktober 2022 yang berlokasi di program studi pendidikan jasmani Universitas Bengkulu. Subjek yang dilibatkan adalah mahasiswa pendidikan jasmani yang mengikuti perkulihan penjas adaptif berjumlah 47 mahasiswa. Adapun teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, dan tes. Data dianalisis menggunakan nilai rerata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 ketuntasan klasikal sebesar 42,5 %; sedangkan pada siklus 2 menjadi 78,7%. Sehingga disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CPS mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran penjas adaptif.