Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Usulan Kriteria Pemilihan Lembaga Usaha Sebagai Mitra Bpbd Provinsi Jawa Barat Dalam Penanganan Bencana Dengan Metode Fuzzy Ahp Ni Wayan Savitri Arsa Putri; Femi Yulianti; Putu Giri Artha Kusuma
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Barat sebagai bagian dari Indonesiatermasuk dalam kawasan Ring of Fire, area di manasejumlah besar gempa bumi dan letusan gunung berapiterjadi di cekungan Samudra Pasifik. Menurut (BPS,2023)Jawa barat menempati urutan pertama sebagai provinsidengan jumlah bencana alam terbanyak di tahun 2023mencapai 844 kejadian. Akibat kejadian bencana tersebutmencatat sudah sebanyak 3.314.997 jiwa terdampak akibatkejadian bencana alam yang menimbulkan kerugian jiwahingga kerusakan infrastruktur. Pada penelitian ini berfokuspada situasi tanggap darurat bencana. Sesuai dalamPeraturan Kepala BNPB Nomor 12 Tahun 2014 bahwalembaga usaha memiliki peran yang cukup strategis dalammendukung penanggulangan bencana. Namun dari kondisiexisting pada BPBD Provinsi Jawa Barat dari data kemitraanyang terjalin dengan BPBD Provinsi Jawa Barat tahun 2024,yang diperoleh melalui penunjukan langsung dari e-katalogdan selama proses pemilihan mitra BPBD Provinsi JawaBarat belum memiliki acuan secara sistematis dan terstrukturdalam proses pemilihan mitra. Berdasarkan kondisi tersebut,penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan kriteriapemilihan dalam pelaksanaan pemilihan lembaga usahasebagai mitra BPBD Provinsi Jawa Barat dengan pendekatanberbasis kebutuhan. Untuk menentukan usulan kriteria,penelitian ini menggunakan metode Fuzzy AnalyticalHierarchy Process (FAHP).Kata kunci — Logistik kemanusiaan, kemitraan, kriteria,sub-kriteria, fuzzy AHP
Usulan Perbaikan Kebijakan Persediaan Menggunakan Pendekatan Vendor Managed Inventory Model (r, Q) Untuk Meminimasi Total Biaya Persediaan di Gudang CV XYZ Ameylia Ika Pramudita; Putu Giri Artha Kusuma; Gisti Ayu Pratiwi
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV XYZ merupakan perusahaan distributor komoditas kedelai yang mengirim ke berbagai industri kedelai lain dalam jumlah besar maupun kecil. Pada kondisi existing Gudang CV XYZ belum menerapkan kebijakan persediaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan, hal tersebut dapat dilihat dari beberapa gejala dan dampak yang ditimbulkan. Dalam 51 minggu terjadi 46 kali backlog sehingga persentasenya adalah 90,20% dan permintaan yang dipenuhi secara normal adalah 9,80%. Total biaya persediaan aktual yang telah dihitung menggunakan rumus klasik menunjukkan persentase yang berlebih sebesar 9,03%. Penelitian ini bertujuan untuk merancang usulan kebijakan persediaan pada Gudang CV XYZ untuk meminimasi total biaya persediaan, perancangan tersebut dilakukan dengan cara membandingkan kondisi aktual menggunakan model No-VMI dan VMI. Perbandingan jumlah backlog yang berhasil ditekan dari kondisi aktual ke VMI adalah 167,83 kg dengan persentase penurunan sebesar 99,98%. Total biaya persediaan kondisi aktual Rp 9.642.573,29 mengalami penurunan menjadi Rp 1.059.293,94 Penurunan total biaya persediaan dari kondisi aktual ke VMI adalah sebesar 90%, faktor yang mempengaruhi penurunan ini adalah ukuran lot pemesanan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan gudang CV XYZ serta jumlah permintaan yang dibacklog diminimasi untuk mengurangi biaya denda yang timbul. Kata kunci — kedelai, kebijakan persediaan, backlog, vendor managed inventory.