Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. H di RSUD Kota Makassar Karamaha, Pinki; Karuniawati, Nia; Sundari, Sundari
Window of Midwifery Journal Vol. 6 No. 1 (Juni, 2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/7pp1mh60

Abstract

Continuity of care midwifery care is the provision of continuous midwifery care from pregnancy, childbirth, newborns, the postpartum period, and family planning to reduce maternal and infant mortality. Continuity of care is a comprehensive service that supports women throughout pregnancy, childbirth, postpartum care, and family planning. The philosophy of comprehensive midwifery care holds that pregnancy and birth are physiological and that the welfare of the mother and fetus must be considered through ongoing care. This relates to the role of midwives as professional healthcare workers, which often involves assisting women throughout the reproductive health cycle. The research aimed to gain real-world experience in implementing comprehensive midwifery care using Verney and Soap's seven-step care management model. The results of the assessment were obtained on Mrs "H" aged 32 years GVIPVAI, at the Makassar City Regional Hospital, the pregnancy was normal, the antenatal care examination was carried out six times, the birth was spontaneous without complications, the baby was born spontaneously with a newborn: 2,900 grams, birth body length 51 cm, head circumference: 33cm chest circumference: 31cm, abdominal circumference: 30cm, Apgar/score: 8/10, gender female. Postpartum progressed normally; complaints were still in the normal category, and family planning care was provided regarding contraceptive counseling. The author concludes that, from pregnancy and childbirth through the newborn period and postpartum period, to family planning, everything is normal without any complications.  
Manajemen Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. J dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat II Muntia, Wa Ode; Saputri, Linda Hardianti; Karuniawati, Nia; Sundari, Sundari; Husnah, Nurul
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.449

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan mual dan muntah yang tidak dpat di kendalikan dan terus-menerus sebelum minggu ke-20 kehamilan. Menurut World Health Organization (WHO) jumlah kejadian hiperemesis gravidarum mencapai 12,5 % dari jumlah seluruh kehamilan di dunia dengan angka kejadian yang beragam mulai dari 0,3% di Swedia, 0,5% di California, 0,8% di Canada, 10,8% di China, 0.9% di Norwegia, 2,2% di Pakistan dan 1,9% di Turki, serta di Amerika serikat, prevalensi hiperemesis gravidarum adalah 0,5-2%. Sedangkan angka kejadian hiperemesisis gravidarum di Indonesia adalah mualai dari 1-3% dan seluruh kehamilan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingat hiperemesis gravidarum yang dirasakan Ny”J” di RS Bhayangkara Makasasar tahun 2019. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu: Pengumpulan Data Dasar, Interpretasi Data Dasar, Diagnosa Potensial, Tindakan Segera, Menyusun Rencana, Melaksanakan Secara Menyeluruh Asuhan Kebidanan serta Mengevaluasi Keberhasilannya. Dari kasus Ny”J” yaitu Hiperemesis Gravidarum Tingkat II belum teratasi namun ibu dapat beradaptasi dengan keadaanya saat ini, tidak terdapat tanda-tanda hiperemesis gravidarum tingkat III. Pada kasus ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Asuhan Kebidanan pada Ny. A Akseptor KB Suntik Depo Progestin Nahdiyat Abdullah, Andi; Karuniawati, Nia; Husnah, Nurul
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.470

Abstract

Perubahan penduduk secara implisif menyatakan pertambahan atau penurunan jumlah penduduk secara parsial maupun keseluruhan sebagai akibat perubahan komponen utama dimana komponen utama mencakup perubahan penduduk yaitu kelahiran, kematian dan migrasi. Keluarga Berencana menurut UU No 10 tahun 1992 (tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera) adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Menurut World Health Organization (WHO), penggunaan kontrasepsi telah meningkat di berbagai belahan dunia terutama di Asia dan Amerika Latin, tetapi terus menjadi rendah di Sub-Sahara Afrika. Secara global, penggunaan kontrasepsi modern telah meningkat sedikit dari 54% pada tahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2015. Secara regional, proporsi wanita usia 15-49 tahun telah meningkat 6 tahun terakhir dan di Asia dari 60,9% menjadi 61,7%.Tujuan dari penelitian ini yaitu melaksanakan asuhan kebidanan Keluarga Berencana pada Ny. A akseptor KB suntik depo progestin di RSIA Malebu Husada Makassar. Berdasakan hasil pengkajian, tidak ditemukan adanya kesenjangan dan ibu menjadi akseptor KB suntik depo progestin. Dengan menggunakan manajemen asuhan 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP, kesimpulan hasil study kasus Ny. A berjalan dengan normal, tidak ada kesenjangan dan komplikasi yang terjadi pada ibu dan ibu telah menjadi akseptor KB suntik depo progestin.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA KLINIK PRATAMA BKIA RAKYAT KOTA MAKASSAR Husnah, Nurul; Akbar, Nurlina; Karuniawati, Nia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.29532

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil, yang sangat berpengaruh pada perkembangan janinnya. Jika status gizi seorang ibu kurang maka akan mempengaruhi proses kehamilan dan perkembangan janinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi status gizi pada ibu hamil di wilayah kerja Klinik Pratama BKIA Rakyat Kota Makassar. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional dimana pengumpulan baik variable bebas maupun terikat dilakukan dalam waktu bersamaan. Populasi pada penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang berada di wilayah kerja Klinik Pratama BKIA Rakyat Kota Makassar. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling yaitu sampel dipilih berdasarkan kriteria penelitian yaitu kriteria eksklusi dan inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan analisis univariat dan bivariate Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0,643 menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara jarak kehamilan dan status gizi Ibu,  nilai p-value =0,58 disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara Riwayat kunjungan ANC dengan kejadian status gizi kurang, nilai p-value= 0,001 ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi kurang pada ibu hamil, nilai p Value = 0,001, maka didapati hasil bahwa ada hubungan antara sikap ibu terhadap status gizi kurang pada ibu hamil dan nilai p value = 0,003 ada  hubungan antara pekerjaan dengan  status gizi ibu hamil di wilayah kerja klinik pratama BKIA rakyat kota makassar.
PEMBERDAYAAN KADER DESA MARAYOKA PADA KELAS IBU HAMIL MELALUI EDUKASI & PELATIHAN ENDORPHINE MASSAGE PERSIAPAN PERSALINAN Nurhayati, Nurhayati; Karuniawati, Nia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.73-78

Abstract

Salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh Ibu hamil Trimester III yaitu nyeri Punggung ketika menjelang waktu Persalinan. Hal tersebut menjadi salah satu keluhan para Ibu hamil terutama Ibu dengan kehamilan pertama yang pada akhirnya akan mempengaruhi pikiran dan psikologis Ibu.  Tindakan nonfarmakologis tanpa harus pemberian obat pada ibu yang akan melahirkan untuk mengurangi nyeri ketikan dan menjelang persalinan  yakni salah satunya Endorphine Massage merupakan terapi pemijatan ringan di daerah punggung. Kegiatan ini bertjuan untuk memberdayakan Kader Desa pada kelas ibu hamil melalui edukasi dan pendampingan langsung pelatihan endoprhine massage sehingga Kader tersebut dapat mengaplikasikan ilmu dan skill yang didapatkan nantinya ketika para Kader melakukan Kegiatan pada kelas Ibu Hamil. Melalui edukasi dan pelatihan endoprhine massage untuk kader desa yang terlibat aktif pada kelas Ibu Hamil maka Kader tersebut selanjutnya akan memiliki keterampilans dan selanjutnya dapat melakukan pendampingan untuk Ibu Hamil untuk melakukan endorphin massage menjelang persalinan dalam mengatasi Nyeri melalui endorphin massage sehingga sangat diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan pada Ibu Hamil menjelang persalinan.Â