Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Effect Of Work Competency And Work Discipline On Employee Performance At Klari District Office Erika Cahyani; Asep Jamaludin; Nandang
International Journal of Management, Economic, Business and Accounting Vol. 4 No. 2 (2025): International Journal of Management, Economic, Business and Accounting (IJMEBA)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/ijmeba.v4i2.146

Abstract

Purpose of the study — This study aims to determine and analyze the partial and simultaneous effects of work competence and work discipline on the performance of employees of the Klari sub-district office. Research method— This type of research uses a quantitative approach and is conducted using a questionnaire method. The sample of this study amounted to 40 employees using the saturated total sampling formula. The analysis model used in this study is a multiple regression analysis model using the F test and t test. Result— The results of this study indicate that there is a partial effect of work competence on employee performance and a partial effect of work discipline on employee performance. Additionally, there is a simultaneous influence of work competence and work discipline on the performance of employees of the Klari sub-district office. Conclusion— The conclusion of this study is the importance of improving work competence and employee discipline to improve performance at the Klari District Office.
Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurlaelasari; Aisyah Khoirunnisa; Sardin; Nandang
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 12 No. 1 (2025): Vol. 12, No. 1, Februari 2025
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v12i1.53691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan karakter terhadap kecerdasan emosional siswa di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pendidikan karakter merupakan upaya strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial, yang secara tidak langsung dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam mengenali, mengelola, dan memahami emosi, serta membangun hubungan interpersonal yang sehat. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa terdapat hubungan positif yang lemah antara pendidikan karakter dan kecerdasan emosional, dengan nilai korelasi (R) sebesar 0,271 dan kontribusi sebesar 7,3% (R Square = 0,073). Namun, hasil uji signifikansi menunjukkan bahwa hubungan ini tidak signifikan secara statistik (p = 0,072 > 0,05). Meskipun demikian, temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam mendukung pengembangan kecerdasan emosional siswa, meski pengaruhnya mungkin memerlukan dukungan dari variabel lain seperti lingkungan keluarga dan pengalaman sosial. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam pembelajaran sehari-hari serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk memperkuat kecerdasan emosional siswa secara holistic.
SOSIALISASI STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA PULAU PUTERI DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI DESA DI DESA SEGARJAYA KECAMATAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG Wanta; Asep Jamaludin; Nandang; Aji Tuhagana; Flora Patricia Anggela
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 7 No 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9951

Abstract

Pulau Puteri, sebagai salah satu destinasi pariwisata yang dimiliki oleh Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, memiliki potensi alam dan budaya yang dapat ditingkatkan. Keindahan pantainya, kekayaan, serta kehidupan laut yang beragam, menjadikan Pulau Puteri sebagai daya tarik utama bagi wisatawan domestik. Selain itu, keberagaman budaya masyarakat lokal dan warisan sejarah yang dimiliki oleh pulau ini turut memberikan nilai tambah yang signifikan. Penting untuk memahami bahwa pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat memerlukan strategi yang komprehensif, melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal, dan mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya alam dan budaya. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk memberikan kontribusi pemikiran dan wawasan baru dalam menghadapi permasalahan kompleks terkait dengan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata dan kemandirian ekonomi desa di Pulau Puteri, metode penelitian menggunakan metode penelitian desk iptif kualititatif, pengumpulan data meliputi data primer dan data skunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif Miles and Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Dengan keunikan dan potensinya, Pulau Puteri dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Karawang jika didukung oleh infrastruktur yang memadai, pelestarian lingkungan, dan strategi promosi yang efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan pelaku usaha pariwisata akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan destinasi ini. 2) Dengan mengelola dan mengoptimalkan faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik destinasi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karawang yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.3) Untuk mengoptimalkan kontribusi pariwisata terhadap kemandirian ekonomi desa, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Pulau Puteri dapat menjadi contoh sukses destinasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Karawang. 4) Dengan mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mengoptimalkan potensi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat berkembang menjadi destin si wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya. 5) Dengan implementasi strategi-strategi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata, destinasi wisata pantai Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya dan sekitarnya. 6) Strategi yang berfokus pada pengembangan daya tarik Pantai Pulau Puteri tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi juga memberdayakan masyarakat Desa Segarjaya untuk mandiri secara ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta diperlukan untuk mewujudkan potensi tersebut secara berkelanjutan. Hasilnya, Desa Segarjaya dapat menjadi model desa wisata yang sukses dalam mendukung kemandirian ekonomi berbasis lokal. 7) Dengan strategi ini, diharapkan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam pengembangan dan promosi Pulau Puteri sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan. 8) Pengelolaan sumber daya alam dan budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan di Pulau Puteri tidak hanya mendukung keberlanjutan pariwisata tetapi juga memastikan bahwa masyarakat lokal mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial dari aktivitas wisata. Kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pemanfaatan sumber daya. 9) Perbedaan persepsi antara stakeholders terkait strategi peningkatan daya tarik destinasi Pulau Puteri mencerminkan kebutuhan untuk membangun sinergi yang lebih baik. Dengan mengintegrasikan pandangan dan kepentingan semua pihak, pariwisata Pulau Puteri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, mendukung pelestarian sumber daya, dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat lokal. 10) Evaluasi hasil implementasi strategi peningkatan daya tarik destinasi pariwisata Pulau Puteri sangat penting untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga berkelanjutan dari segi lingkungan dan budaya. Dengan menggunakan hasil evaluasi ini, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata dan mencapai kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN KEUANGAN DI DESA PUSEUR JAYA KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG Asep Jamaludin; Nandang; Yudi Firmansyah
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/t68fj397

Abstract

Tujuan utama pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan dalam kewirausahaan dan manajemen keuangan. Fokusnya termasuk peningkatan pemahaman konsep kewirausahaan, strategi pemasaran dan manajemen operasional. Selanjutnya pelatihan manajemen keuangan membahas aspek pembuatan anggaran, pencatatan transaksi keuangan, analisis laporan keuangan, dan pengelolaan hutang serta investasi. Identifikasi sasaran melibatkan UMKM lokal, kelompok petani, pemberdayaan wanita, kemandirian ekonomi lokal dan pemberdayaan komunitas. Metode pelaksanaan mencakup berbagai metode pembelajaran, seperti ceramah, diskusi, studi kasus dan praktek. Pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan narasumber dari dosen program studi manajemen Universitas Buana Perjuangan Karawang. Hasil kegiatan pengabdian mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan serta manajemen keuangan pada masyarakat. Terbentuknya jejaring dan kolaborasi antar peserta pelatihan menciptakan lingkungan yang mendukung pertukaran ide dan pengalaman. Dalam jangka panjang, diharapkan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Saran untuk pelaksanaan program ini melibatkan kerjasama antar berbagai pihak, penyesuaian dengan kebutuhan pasar lokal, pendampingan praktis, dukungan modal usaha, dan evaluasi berkelanjutan. Dengan implementasi saran-saran tersebut, diharapkan program pemberdayaan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada pertumbuhan ekonomi lokal. 
Model Hilirisasi Pengelolaan Sampah Domestik di Klari - Karawang : Pengabdian Nandang; Asep Jamaludin; Wanta
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3064

Abstract

This community service program aims to identify household waste management practices, analyze their economic potential, and design an effective and sustainable waste management model from upstream to downstream. The activity was carried out in Klari Village from July to August 2025 through surveys, discusing, and the development of a prototype waste processing system. The results produced an integrated waste management model based on community empowerment using composting technology, Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation, and a mini incinerator. This model promotes the village’s circular economy through processed products such as compost, liquid fertilizer, maggot, and ecobricks, while strengthening local institutions through BUMDes and Waste Banks to create an independent, environmentally friendly, and sustainable waste management system
THE INFLUENCE OF ORGANIZATIONAL CULTURE AND WORK COMPETENCE ON THE QUALITY OF HUMAN RESOURCES IN KLARI DISTRICT OFFICE EMPLOYEES Nadya Fatma Intani; Asep Jamaludin; Nandang
Journal Of Resource Management, Economics And Business Vol. 4 No. 1 (2025): Journal Of Resource Management, Economics And Business (REMICS)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/remics.v4i1.142

Abstract

Purpose: To determine and analyze the partial and simultaneous effects of organizational culture and work competencies on the quality of human resources of employees at the Klari sub-district office. Research Methodology: This study applies a saturated/census sampling technique and utilizes quantitative methods with questionnaires as the data collection tool. Multiple linear regression analysis was used for data analysis. Results: Organizational culture partially affects the quality of human resources, work competence partially affects the quality of human resources, and organizational culture and work competence simultaneously affect the quality of human resources of Klari sub-district office employees. Limitations: The study was conducted only with employees of the Klari sub-district office, a relatively small population. Contribution: The findings of this study can be useful for improving the quality of human resources in the public sector, particularly in local government offices.
PELATIHAN PELAYANAN PRIMA PADA PELAKU EKOWISATA KAMPUNG KOPI DESA MEKAR BUANA KABUPATEN KARAWANG Nandang; Asep Jamaludin; Yudi Firmansyah; Wanta; Sihabudin
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v4i2.2812

Abstract

Judul pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pelatihan Pelayanan Prima Pelaku Ekowisata Kampung Kopi Desa. Mekar Buana – Karawang. Yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2022 dengan peserta dari pihak pihak yang terlibat dalam ekowisata Kampung Kopi. Tujuan tahap awal pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman serta kemampuan pelaku ekowisata Kampung Kopi Desa Mekarbuana dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung wisata. Tujuan akhirnya adalah terbangunnya Kampung Kopi Berbasis Ekowisata yang berkontribusi postif terhadap lingkungan alam sekitar, pengunjung, pemerintah serta masyarakat sekitar Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan yang akan diberikan kepada pihak yang terlibat dalam pengelolaan ekowisata Kampung Kopi Desa Mekar Buana – Karawang. Pelaksanaan pelatihan dimulai dengan penyampaian materi pelayanan prima yang memberikan pemahaman penting bagaimana memberikan pelayanan paripurna kepada pengunjung sehingga mereka merasa puas. Pelatihan ini baru sebatas penyampaian materi secara umum yang perlu ditindak lanjuti dengan pelatihan berikutnya yang lebih praktis seuai kebutuhan. Kata Kunci: Pelatihan, Pelayanan Prima, Ekowisata.
PROFIL PARIWISATA MEKAR BUANA - KARAWANG Nandang; Asep Jamaludin; Wanta; Yudi Firmansyah
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i1.6218

Abstract

Pengabdian masyarakat yang berlangsung di Desa Mekarbuana Kabupaten Karawang melibatkan timdari Program Studi Manajemen Universitas Buana Perjuangan Karawang dengan tujuan membuat informasi tentang pariwisata Desa Mekarbuana berbentuk profile untuk dijadikan bahan informasi kepariwisataaan yang ada di desa Mekarbuana beserta dengan potensi-potensi wisata lainnya yang mungkin bisa dikembangkan. Kegiatanabdimas dimulai pada 1 Oktober 2023. pengabdian masyarakat ini membahas upaya pengembangan potensi pariwisata Desa Mekarbuana Karawang Selatan. Desa tersebut memiliki keindahan alam berupa pegunungan, air terjun dan sungai yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Pada kegiatan pengabdian, dilakukan survey dan observasi awal, melibatkan pemerintahan desa, badan usaha milik desa dan masyarakat setempat. Hasilnya mencakup profil pariwisata, potensi alam, infrastruktur, strategi pemasaran, partisipasi masyarakat lokal, dan pengembangan produk pariwisata. Profil pariwisata Mekarbuana mencakup potensi alam seperti Gunung Sanggabuana, air terjun Curug Bandung, Curug Cigentis, dan Curug Lalay
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN MANAJEMEN KEUANGAN DI DESA PUSEUR JAYA KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG Asep Jamaludin; Nandang; Yudi Firmansyah
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i2.7962

Abstract

Tujuan utama pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan dalam kewirausahaan dan manajemen keuangan. Fokusnya termasuk peningkatan pemahaman konsep kewirausahaan, strategi pemasaran dan manajemen operasional. Selanjutnya pelatihan manajemen keuangan membahas aspek pembuatan anggaran, pencatatan transaksi keuangan, analisis laporan keuangan, dan pengelolaan hutang serta investasi. Identifikasi sasaran melibatkan UMKM lokal, kelompok petani, pemberdayaan wanita, kemandirian ekonomi lokal dan pemberdayaan komunitas.
SOSIALISASI STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA PULAU PUTERI DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI DESA DI DESA SEGARJAYA KECAMATAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG Wanta; Asep Jamaludin; Nandang; Aji Tuhagana; Flora Patricia Anggela
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9951

Abstract

Pulau Puteri, sebagai salah satu destinasi pariwisata yang dimiliki oleh Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, memiliki potensi alam dan budaya yang dapat ditingkatkan. Keindahan pantainya, kekayaan, serta kehidupan laut yang beragam, menjadikan Pulau Puteri sebagai daya tarik utama bagi wisatawan domestik. Selain itu, keberagaman budaya masyarakat lokal dan warisan sejarah yang dimiliki oleh pulau ini turut memberikan nilai tambah yang signifikan. Penting untuk memahami bahwa pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat memerlukan strategi yang komprehensif, melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal, dan mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya alam dan budaya. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk memberikan kontribusi pemikiran dan wawasan baru dalam menghadapi permasalahan kompleks terkait dengan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata dan kemandirian ekonomi desa di Pulau Puteri, metode penelitian menggunakan metode penelitian desk iptif kualititatif, pengumpulan data meliputi data primer dan data skunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif Miles and Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Dengan keunikan dan potensinya, Pulau Puteri dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Karawang jika didukung oleh infrastruktur yang memadai, pelestarian lingkungan, dan strategi promosi yang efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan pelaku usaha pariwisata akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan destinasi ini. 2) Dengan mengelola dan mengoptimalkan faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik destinasi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karawang yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.3) Untuk mengoptimalkan kontribusi pariwisata terhadap kemandirian ekonomi desa, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Pulau Puteri dapat menjadi contoh sukses destinasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Karawang. 4) Dengan mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mengoptimalkan potensi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat berkembang menjadi destin si wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya. 5) Dengan implementasi strategi-strategi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata, destinasi wisata pantai Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya dan sekitarnya. 6) Strategi yang berfokus pada pengembangan daya tarik Pantai Pulau Puteri tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi juga memberdayakan masyarakat Desa Segarjaya untuk mandiri secara ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta diperlukan untuk mewujudkan potensi tersebut secara berkelanjutan. Hasilnya, Desa Segarjaya dapat menjadi model desa wisata yang sukses dalam mendukung kemandirian ekonomi berbasis lokal. 7) Dengan strategi ini, diharapkan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam pengembangan dan promosi Pulau Puteri sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan. 8) Pengelolaan sumber daya alam dan budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan di Pulau Puteri tidak hanya mendukung keberlanjutan pariwisata tetapi juga memastikan bahwa masyarakat lokal mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial dari aktivitas wisata. Kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pemanfaatan sumber daya. 9) Perbedaan persepsi antara stakeholders terkait strategi peningkatan daya tarik destinasi Pulau Puteri mencerminkan kebutuhan untuk membangun sinergi yang lebih baik. Dengan mengintegrasikan pandangan dan kepentingan semua pihak, pariwisata Pulau Puteri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, mendukung pelestarian sumber daya, dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat lokal. 10) Evaluasi hasil implementasi strategi peningkatan daya tarik destinasi pariwisata Pulau Puteri sangat penting untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga berkelanjutan dari segi lingkungan dan budaya. Dengan menggunakan hasil evaluasi ini, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata dan mencapai kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.