Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Hand Hygiene Untuk Peningkatan Kemampuan Mencuci Tangan Pada Anak Sekolah Dasar (SD) Negeri Mekarwangi Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka Hijriani, Hera; Agustini, Aat; Kurniawan, Wawan; Wahyuni, Sri; Nuramalia, Nita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2572

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) terbukti mampu menurunkan kejadian diare hingga 47%. Namun, perilaku CTPS di Indonesia masih rendah, khususnya pada anak usia sekolah dasar, di mana hanya 16,4% yang melakukan CTPS dengan benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mencuci tangan pada siswa kelas I dan II di SDN Mekarwangi, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka melalui pemberian edukasi kesehatan tentang hand hygiene. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan diberikan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya mencuci tangan yang benar. Kegiatan ini merekomendasikan agar sekolah menyediakan fasilitas CTPS yang memadai, memberikan informasi tentang CTPS secara rutin, serta menerapkan metode simulasi dalam pembelajaran kebersihan diri.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN SIBLING RIVALRY PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS V DAN VI SD DARUL FAIZIN Tedi Irawan, Ade; Agustini, Aat; Nur Fadillah, Annisa
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 8 No 2 (2025): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v8i2.124

Abstract

Sibling Rivalry is likely influenced by parents, whether causing it or helping to cope with it. Parenting is the first education for children, the first time they become acquainted with the world, born into a family environment educated by their parents. The role model of parents in daily actions becomes a medium for moral education for children, shaping them to be social and religious beings to create conditions that foster initiative and creativity in children. This study aims to determine the relationship between parenting styles and Sibling Rivalry in fifth and sixth-grade students at Darul Faizin Elementary School. The type of research is quantitative, with a cross-sectional design. The sample consists of 30 students from fifth and sixth grades. Data was collected using parenting style and Sibling Rivalry questionnaires. The results showed that less than half (43.3%) of fifth and sixth-grade elementary school children received a neglectful (permissive) parenting style, while more than half (56.7%) experienced Sibling Rivalry. It can be concluded that there is a relationship between parenting styles and Sibling Rivalry in children of fifth and sixth-grade at Darul Faizin Elementary School (p-value = 0.02). It is hoped that parents will attend counseling on child-rearing so they can understand good parenting styles for the proper growth and development of their children. Sibling Rivalry kemungkinan dipengaruhi oleh orang tua, baik yang menyebabkan maupun membantu dalam mengatasinya. Pola asuh adalah pendidikan pertama bagi anak, pertama kalinya mereka mengenal dunia, terlahir di lingkungan keluarga yang dididik oleh orang tua. Keteladanan orang tua dalam tindakan sehari-hari menjadi wahana pendidikan moral bagi anak, membentuk anak sebagai makhluk sosial, religius untuk menciptakan kondisi yang menumbuhkan inisiatif dan kreatifitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan Sibling Rivalry pada anak usia sekolah Kelas V dan VI SD Darul Faizin. Jenis penelitian adalah kuantitatif, dengan desain cross sectional. Sampel adalah siswa sekolah dasar kelas V dan VI sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola asuh dan Sibling Rivalry. Didapatkan hasil Kurang dari setengahnya (43,3%) anak sekolah dasar Kelas V dan VI mendapatkan pola asuh dengan model pola asuh mengabaikan (permisif), Lebih dari setengahnya (56,7%) anak sekolah dasar Kelas V dan VI dengan Sibling Rivalry. Maka dapat disimpulkan Ada hubungan pola asuh orang tua dengan Sibling Rivalry pada anak usia sekolah Kelas V dan VI SD Darul Faizin (pvalue= 0,02). Diharapkan Orang tua mengikuti penyuluhan tentang pola asuh anak sehingga dapat memahami pola pengasuhan anak yang baik agar anak dapat tumbuh kembang dengan baik.
Behavioral Counseling of Theory of Planned Behavior-Based to Increase Sufferers' Intention in Preventing Recurrent Ischemic Stroke: A Randomized Control Trial Adiutama, Novian Mahayu; Hijriani, Hera; Agustini, Aat; Fauziah, Wardah; Ferdian, Nurizzi Rifqi; Nirwana, Bayu; Ellina, Agusta Dian
Journal for Quality in Public Health Vol. 5 No. 1 (2021): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v5i1.265

Abstract

Introduction: Ischemic stroke has become the leading cause of premature death in the last two decades. The biggest problem in preventing recurrence ischemic stroke is the compliance of the sufferers and the obedient behavior will arise only if they are consistent and have a strong intention. This study aims to determine the effect of behavioral counseling in increasing the intention to prevent recurrent ischemic stroke by using the theory of planned behavior model approach. Methods: Randomized Control Trial was conducted on 64 patients after an ischemic stroke that was managed by a public health center in East Java, Indonesia. Simple random sampling technique was used to take samples in this study. We provided behavioral counseling regarding the prevention of ischemic stroke recurrence to the treatment group using the Behavioral module which was compiled based on the guidelines from the Theory of Planned Behavior (TPB), while the intention variable was measured using the intention measurement instrument from the TPB Questionaries. The data obtained were then analyzed by using an independent t test. Results: The result revealed that there was a significant difference in the mean value of the intention variable between the control group and the treatment group after the TPB-based behavioral counseling intervention for 1 month (p=0.015). Discussion: The behavioral counseling of TPB-based can be implemented as an alternative way in increasing the sufferers’ intention to prevent recurrence ischemic stroke. Further research in a broader scope is needed to prove the effectiveness of behavioral counseling on the structural values of the Theory of Planned Behavior.
Edukasi Orang Tua Toddler: Bijak Menggunakan Gadget, Cegah Temper Tantrum Sejak Dini Agustini, Aat; Hijriani, Hera; Kurniawan, Wawan; Sofyan, Wini Fitrina; Khoerunisa, Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3294

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia toddler merupakan fenomena umum di berbagai wilayah. Meskipun kerap dianggap sebagai media pembelajaran, penggunaan gadget yang berlebihan pada anak usia dini dapat menimbulkan perilaku negative pada anak, seperti munculnya temper tantrum saat akses terhadap gadget dibatasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai bahaya penggunaan gadget terhadap perkembangan emosional anak serta memberikan edukasi tentang cara bijak dalam penggunaan gadget. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet edukatif kepada orang tua balita di Posyandu setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran orang tua terhadap pentingnya membatasi durasi serta memantau konten yang diakses anak. Keluarga hendaknya mendorong dan terlibat aktif menstimulasi perkembangan anak tanpa perangkat digital. Diharapkan, edukasi berkelanjutan mampu menurunkan kejadian temper tantrum dan mendorong tumbuh kembang anak yang optimal secara emosional maupun sosial.
Terapi Herbal Seledri: Alternatif Alami untuk Menurunkan Nyeri dan Purin pada Gout Arthritis Agustini, Aat; Kurniawan, Wawan; Hijriani, Hera; HNU, Indah Fuji
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 6 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i6.631

Abstract

Asam urat (Gout Artritis) adalah penyakit metabolic (sindrom metabolik) yang berhubungan dengan kebiasaan makan, alcohol dan pola hidup. Keluhan yang sering terjadi pada penderita asam urat yaitu pegal-pegal dan nyeri pada area sendi yang tersentuh. Pengobatan untuk penderita asam urat yaitu bisa berupa pengobatan  farmakologis ataupun nonfarmakologis. Pengobatan nonfarmakologis dapat menurunkan asam urat salah satunya yaitu daun seledri. Seledri mengandung Flavonoid yang merupakan senyawa untuk menghambat enzim xantin oksidase dan senyawa epigenin yang mempunyai sifat dieuretik yang bisa menyebabkan purin diekresikan bersamaan dengan urin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh air rebusan seledri terhadap penurunan skala nyeri dan kadar purin pada pasien asam urat. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif eksperimental dengan pendekatan quasi eksperiment menggunakan desain penelitian one group pretet posttest dengan sampel sebanyak 10 responden pasien asam urat. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur skala nyeri dan kadar purin sebelum dan sesudah intervensi air rebusan seledri. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada skala nyeri (????Value = 0,001; ???? = 0,05) dan kadar purin (????Value = 0,007; ???? = 0,05) setelah pemberian air rebusan seledri. Penggunaan air rebusan seledri sebagai terapi tambahan dalam pengobatan dan efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam mengurangi gejala nyeri dan menurunkan kadar purin pada pasien asam urat secara alami.
The Effect Catheter Care on Length of Catheter Installation Wardah Fauziah; Aat Agustini; Novian Mahayu Adiutama
Journal Of Nursing Practice Vol. 5 No. 2 (2022): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v5i2.214

Abstract

Background: Urinary tract infections may increase the prevalence of healthcare-associated infections, which reaches 40%. Catheter Associated Urinary Tract Infections (CAUTI) can cause unnecessary postoperative morbidity, and increase the length of stay and mortality, which can lead to complications of urosepsis and even death. Many interventions of evidence-based nursing are practiced by nurses to prevent CAUTI. One of them is catheter care based on evidence-based nursing. Purpose: The study aimed to determine the effects of catheter care on the duration of catheter installment. Methods: The research described a quantitative study with a quasi-experimental approach with post-test only design with control group. The samples were 66 patients, consisting of 33 patients in the intervention group and 33 patients in the control group. Results: Data were collected using observation sheets and analyzed using Fisher E and Mann Whitney tests. Conclusion: The duration of catheter installment in the control group and the intervention group was 5-11 days and 4-8 days, respectively. Catheter of care could reduce the duration of catheter installment.