Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Penjualan Benih Ikan Di Unit Pembenihan Rakyat Karya Yuda Melalui Perbaikan Strategi Pemasaran Puspitasari, Dian; Andriani, Tri; Zahar, Intan; Alfaresa, Aisyah; Hariyani, Riska; Rumiati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20618

Abstract

Background: Penjualan ikan dan pendapatan tiap bulan di Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Karya Yuda tidak stabil. Tingkat penjualan ikan maupun pendapatan bulanan terkadang tidak sesuai target, yaitu tingkat penjualan ikan kurang dari 50.000 dan tingkat pendapatan kurang dari Rp. 4000.000,00.  Pemasaran secara digital yang sudah dilakukan yaitu menggunakan media sosial Facebook. Akan tetapi, hasilnya masih belum optimal. Oleh sebab itu diperlukan kegiatan penyuluhan terkait dengan perbaikan strategi pemasaran yang berfokus pada media sosial Facebook. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk meningkatkan pendapatan mitra. Metode: Tahapan yang dilakukan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi persiapan, pelaksanaan penyuluhan, pendampingan dan evaluasi. Hasil: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan beberapa perubahan untuk media sosial Facebook, antara lain: penambahan nomor kontak untuk memudahkan komunikasi antara penjual dan pembeli dan isi profil yang tidak sesuai untuk budidaya perikanan sudah dihilangkan, serta terdapat konten terbaru yang di upload ke Facebook seperti jenis-jenis benih ikan yang di jual. Selain itu, juga terdapat peningkatan jumlah ikan yang terjual dan terjadi peningkatan pendapatan mitra. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan memberikan dampak positif, karena mampu meningkatkan pendapatan. Selain itu, juga menambah wawasan terkait strategi pemasaran menggunakan media sosial. Demi menjaga keberlanjutan usaha, mitra perlu rutin memperbarui konten. Selain itu, juga dapat memanfaatkan media sosial lain seperti Instagram. 
Desain dan Simulasi Screw Press Mesin Pencetak Briket Ramadhan, Imam Arif; Pane, Ali Hasimi; Zahar, Intan
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 3 (2025): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i3.350

Abstract

Screw Press es are used to push and coMPact briquette raw materials into molds. One problem with Screw Press es is damage caused by friction and pressure acting on the machine, which necessitates simulation using Computer-Aided Engineering (CAE). This study aims to simulate the Screw Press  design and the distribution of stress and strain (von Mises). The material used is aluminum 6082-T6 with a yield strength of 280 MPa and an ultimate strength of 310 MPa. The results show that the Screw Press  design simulation with load variations of 2 N, 4 N, and 6 N has maximum stresses of 4.9 MPa, 5.08 MPa, and 5.26 MPa, respectively, and maximum strains of 6.99, 7.22, and 7.47, respectively, and a safety factor at the maximum scale value (≈15). This study contributes to the identification of potential local plasticity at the base of the Screw Press  of the briquette molding machine as a design consideration. Overall, the Screw Press  structure is still below the material yield limit and is declared safe.
Pengaruh Variasi Bahan Baku (Tempurung Kelapa, Sekam Padi, Serbuk Gergaji Kayu Karat) dan Komposisi Perekat Terhadap Sifat Fisis Briket Siagian, Tony; Siregar, Irpansyah; Hasibuan, Edisarman; Saktisahdan, Tengku Jukdin; Zahar, Intan; Purnama, Bayu
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 3 (2025): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i3.358

Abstract

This study aims to analyze the effect of raw material variations and adhesive composition on the physical properties of biomass briquettes. Coconut shells, rice husks, and rubberwood sawdust were used as raw materials at several adhesive ratios. The briquette production process consisted of drying, mixing, molding, and compaction. Density, moisture content, and compressive strength were measured to evaluate product quality. The results show that both raw material type and adhesive composition influence the physical characteristics of briquettes. Coconut-shell briquettes produced the highest density and compressive strength, while rice-husk briquettes exhibited the highest moisture content. These findings indicate that the appropriate selection of raw materials and adhesive composition is essential to improve the quality of biomass briquettes as an environmentally friendly alternative fuel.
Unjuk Kerja Penggunaan Mesin Bubut CNC dalam Proses Pembentukan Material Rahmatsyah, Rahmatsyah; Ardana, M. Fitra; Zahar, Intan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unjuk kerja proses pembubutan menggunakan mesin bubut CNC TU 2A dalam proses pembentukan material baja ST 37. Proses pembubutan yang dikaji meliputi pembubutan pin dan pembubutan stang dengan menggunakan pahat karbida. Parameter pemesinan yang dianalisis meliputi kecepatan potong (Vc), kecepatan makan (f), waktu pemakanan (t), kedalaman potong (a), kecepatan penghasil geram, serta umur pahat (T). Pengujian dilakukan dengan variasi parameter pemotongan yang disesuaikan dengan jenis pembubutan untuk memperoleh data kinerja mesin yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembubutan stang memiliki kecepatan potong tertinggi sebesar 251,758 m/menit dengan waktu pemakanan yang relatif singkat, yaitu 0,238 menit, sehingga menghasilkan kecepatan penghasilan geram yang lebih besar dibandingkan pembubutan pin. Sebaliknya, pembubutan pin menunjukkan waktu pemakanan terlama, yaitu 2,3 menit, dengan kecepatan potong yang lebih rendah. Hubungan antara kecepatan potong dan umur pahat dianalisis menggunakan persamaan Taylor, yang menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan potong secara signifikan dapat menurunkan umur pahat. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa pemilihan parameter pemotongan yang tepat sangat berpengaruh terhadap efisiensi proses, umur pahat, serta kualitas hasil pembubutan. Oleh karena itu, disarankan agar parameter pemesinan disesuaikan dengan jenis pembubutan dan karakteristik material, serta didukung dengan perawatan mesin dan penggunaan cairan pendingin untuk memperoleh hasil yang optimal.