Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA PASAR VI KWALA MENCIRIM KECAMATAN SEI BINGEI KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2022 Tarigan, Elvi Sahfitri; Sinaga, Martaulina; Sulistiani, Elvida; Tumanggor, Lindang
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 11, No 1 (2023): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v11i1.140

Abstract

Latar belakang: usia masa reproduksi yang sehat yaitu usia 20-35 tahun karena berhubungan dengan kesehatan reproduksi wanita, dan secara social remaja berhenti sekolah. Perkawinan yang dini menyebabkan persalinan yang berisiko kematian dan kondisi abnormal karena tubuh perempuan belum sepenuhnya matang untuk melahirkan. Anak usia 10-14 tahun memiliki risiko lima kali lebih besar akan kematian debandingkan dengan usia 20-24 tahun dan secara global kematian yang disebabkan oleh kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi pernikahan usia dini di Desa Pasar VI Kwala Mencirim. Metode: jenis penelitian adalah deskriftif korelatif dengan design cross sectional. Jumlah populasi 38 responden, tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 38 responden. Pengumpulan data melalui wawancara dan jumlah remaja yang ada di Desa Pasar VI Kawala Mencirim. Tehnik Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: setelah dilakukan uji chi square diperoleh ada pengaruh pendidikan dengan pernikahan usia dini dengan nilai p=0,001, ada pengaruh pengetahuan dengan pernikahan usia dini dengan nilai p=0,004, ada pengaruh lingkungan dengan pernkahan dini dengan nilai p=0,011 dan tidak ada pengaruh budaya dengan pernikahan dini dengan nilai p=0,357.  Kesimpulan: setelah dilakukan penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan usia dini di Desa Pasar VI Kwala Mencirim Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat tahun 2022 ada pengaruh Pendidikan, pengetahuan, lingkungan terhadap pernikahan dini dan tidak ada pengaruh budaya terhadap pernikahan dini. Disarankan untuk memberikan promosi Kesehatan tentang Kesehatan reproduksi dan pernikahan dini dengan melibatkan petugas Kesehatan, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kata Kunci: Faktor-faktor, Pernikahan Dini  
ANALISIS PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI DESA MERBOU DUA DAN ALUE GADENG GAMPONG KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2022 Kurnia, Wiwik; Sinaga, Martaulina; Ginting, Astaria; Sinurat, Oni Ulina
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 11, No 1 (2023): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v11i1.141

Abstract

Latar belakang: Salah satu usaha percepatan penurunan AKI dan AKB adalah dengan meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan KIA. Program KIA berdasar pada continuum of care sehingga perlu dilakukan penanganan yang tepat sepanjang siklus hidup manusia, penyediaan layanan, komponen upaya, continuum of care dalam program dan keterkaitan dan continuum of care di luar sektor Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan Buku KIA ditinjau persepsi dan dukungan keluarga di Desa Merbou Dua dan Alue Gadeng Gampong  Kabupaten Aceh Timur  Tahun 2022. Metode: jenis penelitian bersifat observasional korelatif dengan design cross sectional. Jumlah populasi 33 responden, tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 33 responden. Pengumpulan data melalui wawancara kepada keluarga menggunakan kuesioner dan jumlah ibu hamil yang ada didesa Merbou Dua dan Desa Alue Gadeng Gempong. Tehnik Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: setelah dilakukan uji chi square diperoleh ada hubungan antara persepsi ibu hamil dengan pemanfaatan buku KIA dengan nilai p=0,006, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan nuku KIA dengan nilai p=0,026.  Kesimpulan: setelah dilakukan penelitian Analisis Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) di Desa Merbou Dua Dan Alue Gadeng Gampong Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022, ada hubungan antara Persepsi, dukungan keluarga dengan pemanfaatan buku KIA.Disarankan untuk memberikan memberikan edukasi kepada masyarakat, tetap memberikan dukungan dalam pemanfaatan buku KIA agar ibu hamil  terpantau kesehatannnya. Kata Kunci: Buku KIA, Dukungan Keluarga, Persepsi,  
The Elderly Spiritual Description with Chronic Disease in Elderly and Children Social Services Centres of Binjai and Medan Sembiring, Adelina; Sinaga, Martaulina; Gurning, Lisbeth
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 2 No. 2 (2020): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v2i2.5005

Abstract

At this time many elderly suffer from chronic diseases so that their spiritual needs need attention. This study aims to determine the spiritual description of the elderly who suffer from chronic diseases in the Social Service Unit for the Elderly Children under five in Binjai and Medan areas. The research design used was descriptive with a sample size of 64 people with purposive sampling method. The instrument used was a questionnaire prepared using a Likert scale. This research was conducted on 28 November to 19 December 2014. The characteristics of the respondents and the spiritual description of the elderly who suffer from chronic diseases are described by descriptive analysis to determine the frequency and percentage. The results showed, the characteristics of male respondents were 51.6%, aged 60-70 years 57.8%, Islam 95.3%, not going to school 59.4% Spiritual description of the elderly who suffer from chronic disease is quite good (56 people, 87.5%), the elderly who say good (8 people, 12.5%). To be able to undergo a declining health condition due to diseases suffered by the elderly, it is hoped that all parties, both families, health workers understand the spiritual needs of the elderly so that the elderly can accept their conditions, socialize with those around them, enjoy the natural beauty of their surroundings, and believe that God will give strength in living his condition.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMK N 8 PADANG BULAN TAHUN 2021 Tambun, Mastaida; Batubara, Zulkarnaen; Sinaga, Martaulina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1736

Abstract

Stress adalah suatu kejadian atau stimulus lingkungan yang menyebabkan individu merasa tegang. Stresor dapat mempengaruhi semua bagian dari kehidupan seseorang, menyebabkan stres mental, perubahan perilaku, masalah- masalah dalam interaksi dengan orang lain dan keluhan-keluhan fisik salah satunya gangguan siklus menstruasi. Dalam pengaruhnya terhadap pola menstruasi, stress melibatkan system neuroendokrinologi sebagai sistem yang besar peranannya dalam reproduksi wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan tingkat stress terhadap siklus menstruasi pada remaja di SMK.N.8 Padang Bulan Medan Tahun 2021. Penenlitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectiona dengan jumlah sampel 31.Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data primer adalah data yang diambil langsung dari responden melalui kusioner.Dari hasil penelitian yang di dapat bahwa 31 responden, mayoritas mengalami tingkat stress 19   orang (61,3%).dan minoritas mengalamitingkat stress ringan sebanyak 12 orang (38,7%), Bahwa dari 31 responden, mayoritas responden yang mengalami gangguan menstruasi berjumlah 17 orang (54,8%), dan minoritas responden yang tidak mengalami gangguan menstruasi berjumlah 14 orang (45,2%). (siklusmenstruasi), dimananilai (p=0,000) ˂ 0,005.Kata kunci: Tingkat Stres, Siklus Mesntruasi, dan Remaja
Efektivitas Belerang (Sulfur) Terhadap Proliferasi Luka pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Johor Kecamatan Medan Johor Tahun 2023 Sinaga, Martaulina; Tambun, Mastaida; Batubara, Zulkarnain; Sembiring, Adelina; Aritonang, Febrina Asapani; Berutu, Lilis Hartati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3464

Abstract

Dampak yang ditimbulkan akibat komplikasi Diabetes Melitus salah satunya adalah luka yang sulit sembuh, secara langsung berdampak pada status kesehatan Masyarakat. Kejadian kasus Diabetes Melitus yang terus meningkat di kota Medan sebanyak 39.699 tahun 2022, Tujuan penelitian ini untuk mengobservasi Efektivitas Belerang (Sulfur) terhadap Proliferasi Luka pada Penderita Diabetes Melitus. kelompok kasus 5 orang diperoleh keadaan luka sesudah terapi Sulfur yaitu Pada kasus 5 orang diperoleh keadaan luka sesudah terapi Sulfur yaitu pasien mengalami Ukuran luka <4 cm, tidak ada mengalami kedalam luka, tepi luka samar tidak terlihat dengan jelas, tidak ada goa, tidak mengalami tepi jaringan nekrosis, tidak tampak jaringan nekrotik, tidak ada eksudat, tidak terdapat eksudat, luka kering, 4 pasien mengalami warna kulit putih atau abu-abu, pucat atau hipopigmentasi, 1 pasien putih atau abu-abu, pucat atau hipopigmentasi, tidak ada pembengkakan atau edema perifer/tepi jaringan luka, tidak ada indurasi jaringan perifer, pada jaringan granulasi putih atau abu-abu, pucat atau hipopigmentasi, 1 pasien Terang, merah seperti daging; 75 % s/d 100 % luka terisi granulasi, 4 pasien menagalami < 25 % epitelisasi, 1 pasien 75 % s/d < 100 % epitelisasi.Kata kunci: Belerang, Diabetes_Melitus, Efektivitas, Luka, Proliferasi.The impact caused consequence One of the complications of Diabetes Mellitus is difficult wounds recovery, has a direct impact on the health status of the community. Incident continuing cases of Diabetes Mellitus will increase in the city of Medan by 39,699 in 2022. The aim of this research is to observe Effectiveness Sulfur (Sulfur) against Wound Proliferation in Diabetes Mellitus Patients. In the case of five people, the condition of the wound after Sulfur therapy was that the patient had a wound size of <4 cm, there was no depth to the wound, the edges of the wound were faint and not clearly visible, there were no caves, no edges of necrotic tissue, no visible necrotic tissue, no exudate, no exudate, dry wound, 4 patients had white or gray skin color, pale or hypopigmented, 1 patient white or gray, pale or hypopigmented, no swelling or peripheral edema/edge of wound tissue, no induration peripheral tissue, in white or gray granulation tissue, pale or hypopigmented, 1 patient Bright, fleshy red; 75% to 100% of the wound was filled with granulation, 4 patients experienced < 25% epithelialization, 1 patient 75% to < 100% epithelialization.Keywords: Sulfur, Diabetes_Mellitus, Effectiveness, wound, Proliferation.