Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENYULUHAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIAMAN  KOTA PARIAMAN Dini Qurrata Ayuni; Waldi Rahman; Ramaita Ramaita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 2 (2020): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i2.814

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti dan dipandang sebagai penyebab utama kematian diseluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan, pada tahun 2015 diperkirakan ada 9 juta orang yang meninggal karena kanker dan tahun 2030 diperkirakan ada 11,4 juta kematian karena kanker. World Health Organization (WHO) mengungkapkan terjadi peningkatan jumlah penderita kanker setiap tahunnya hingga mencapai 6,25 juta orang dan dua pertiganya berasal dari negara berkembang termasuk Indonesia. (KEMENKES RI, 2017) Penyakit yang bisa menyebabkan kematian ini masih merupakan ancaman bagi kesejahteraan dan kesehatan manusia secara umum, masih tingginya insiden kanker serviks diindonesia disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya pengetahuan dan informasi tentang deteksi dini kanker serviks. Puskesmas Pariaman merupakan salah satu wilayah kerja yang ada di kota pariaman yang paling tinggi kejadian kanker serviks pada wanita usia subur ( WUS ). Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Puskesmas Pariaman berjalan dengan lancar mulai dari persiapan,pelaksanaan dan tahap evaluasi, semua Wus antusias dalam mengikuti kegiatan ini yang mana terlihat dari banyaknya pertanyaan – pertanyaan yang mereka ajukan. Kegiatan ini efektif dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan Wus dimana sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan dilihat dari hasil kuesioner pre dan post tes meningkat sekitar 45%.
Pengaruh Pemberian Pendidikan Tentang Kanker Serviks Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur Dini Qurrata Ayuni; Ramaita Ramaita
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.87 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.270

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti dan dipandang sebagai penyebab utama kematian diseluruh dunia. Penyakit yang bisa menyebabkan kematian ini masih merupakan ancaman bagi kesejahteraan dan kesehatan manusia secara umum, masih tingginya insiden kanker serviks diindonesia disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya pengetahuan dan informasi tentang deteksi dini kanker serviks. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Apakah ada Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Tentang Kanker Serviks Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Wilayah kerja Puskesmas Pariaman 2019. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan Pre and Post test Without control. Penelitian ini dilakukan dipuskesmas pariaman dengan jumlah populasi 233 orang dengan sampel sebanayak 15 orang wanita usia subur. Hasil Penelitian terdapat 53,3% responden berpengetahuan rendah sebelum diberi pendidikan kesehatan tentang deteksidini kanker serviks, 93,3% responden berpengetahuan tinggi setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks. Ada pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang deteksi dini kanker serviks setelah dilakukan pemberian pendidikan secara penyuluhan. Sebagai informasi dan bahan masukan bagi Puskesmas Pariaman sehingga dapat lebih diidentifikasi kebutuhan akan pelayanan keperawatan yang spesifik dan konkrit, dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal terhadap deteksi dini kanker serviks sehingga meningkatkan derajat kesehatan wanita usia subur ( WUS )
Pengaruh Terapi Token Ekonomi Terhadap Kecemasan Anak Usia Prasekolah Yang Mengalami Hospitalisasi Ramaita Ramaita; Sri Burhani Putri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.622 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.273

Abstract

Kecemasan adalah kondisi yang sering ditemukan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Hospitalisasi adalah suatu keadaan yang mengharuskan anak dirawat dirumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Hampir dalam setiap tahap perkembangan usia anak, kecemasan dan ketakutan akan penanganan medis masih menjadi masalah besar dalam pelayanan keperawatan. salah satu metode yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan anak adalah terapi token ekonomi. Token ekonomi adalah terapi untuk mengubah perilaku dengan menggunakan pemberian reinforcement dan token. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi token ekonomi untuk mengurangi tingkat kecemasan anak prasekolah. Penelitian ini dilakukan di RSUP DR. M.Djamil Padang selama 2 bulan mulai dari tanggal 2 Juli s/d 4 September 2019. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental design dengan pendekatan pre-post test group design with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dimana 68 responden dibagi kedalam kelompok intervensi (n=34) dan kelompok kontrol (n=34). Analisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan anak prasekolah sebelum dan sesudah penerapan token ekonomi pada kelompok intervensi dibanding dengan kelompok kontrol dengan p value = 0.000. Terapi token ekonomi mempunyai pengaruh positif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Penerapan token ekonomi ini direkomendasikan untuk mengatasi kecemasan pada anak usia prasekolah pada pelayanan kesehatan dirumah sakit dan komunitas.
Literature Review: Strategi Koping Mahasiswa Keperawatan dalam Praktik Klinik di Masa Pandemi Covid-19 Triyana Harlia Putri; Dian Rahmi; Ramaita Ramaita; Ikbal Fradianto; Djoko Priyono; Rahmaniza Rahmaniza
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.369-378

Abstract

Mahasiswa keperawatan merupakan salah satu kelompok yang merasakan dampak pandemi COVID-19. Mahasiswa cenderung merasakan tantangan dalam situasi klinik, dan menguras emosi selama proses pembelajaran. Dalam menjaga kesehatan mental, mahasiswa memerlukan strategi koping agar masalah selama situasi dalam praktik klinik dapat di atasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penggunaan strategi koping pada mahasiswa keperawatan dalam praktik klinik selama pandemi. Metode literature review telah digunakan dalam studi ini dengan menggunakan framework SPIDER dan didapatkan database dari Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti dari tahun 2021-2023. Kami menggunakan analisa konten dalam menganalisis artikel. Hasil pemilihan artikel didapatkan 11 artikel diantaranya strategi koping yang digunakan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi praktik klinik diantaranya koping transferensi, optimis, pemecahan masalah, koping positif, koping aktif dan koping efektif. Artikel yang melaporkan penggunaan koping dapat digeneralisasikan bahwa mahasiswa cenerung menggunakan koping yang baik selama menghadapi praktik klinik di masa pandemi.
Sosialisasi Vaksinasi COVID-19 Untuk Menurunkan Kecemasan Siswa di SMP 2 Silaut Anggra Trisna Ajani; Mega Adyna Movitaria; Reska Handayani; Ramaita Ramaita; Milya Novera; Hilma Yessi
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v3i3.495

Abstract

Penelitian ini adalah suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi terkait tentang Covid 19 dan vaksinasi dalam menurunkan tingkat kecemasan siswa, serta untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Covid 19 dan vaksinasinya. Pengabdian ini dilakukan pada siswa di SMP Negeri 2 Silaut. Dalam pelaksanaan pengabdian ini, mitra yang diajak untuk kerjasama adalah guru dan siswa SMP Negeri 2 Silaut. Permasalahan yang ditemukan masih terdapat siswa dengan yang terpapar Covid 19. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut ialah mengamati langsung penerapan protokol kesehatan oleh siswa dan guru serta memberikan penyuluhan kesehatan tentang Covid 19 dan Vaksinasinya. Metode yang digunakan dengan melakukan pengamatan lansung terhadap siswa dan guru, memberikan penyuluhan langsung tentang covid-19, mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar, pemberian masker dan handsanitiser serta mensosialisasikan gejala, pencegahannya dan vaksinasinya, serta melakukan evaluasi secara berkala melalui pengamatan oleh guru terhadap siswa secara kontinyu.
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA KORBAN TENGGELAM MELALUI SIMULASI MODELING PARTISIPAN PADA NELAYAN PESISIR PANTAI Aulia Asman; Ramaita Ramaita; Anggra Trisna Ajani; Sandra Dewi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18893

Abstract

Tenggelam merupakan keadaan yang gawat darurat korban tenggelam yang memerlukan kecepatan dan ketanggapan pertolongan pertama. Dampak keterlambatan pertolongan pertama korban tenggelam selain dapat menyebabkan kecatatan dapat juga berdampak kematian. Tenggelam adalah penyebab utama ke-3 kematian karena cedera yang tidak disengaja, terhitung 7% dari semua kematian yang terkait dengan cedera. WHO menyatakan bahwa 0,7% penyebab kematian di dunia atau lebih dari 500.000 kematian setiap tahunnya disebabkan oleh tenggelam. Diperkirakan 387.000 orang meninggal karena tenggelam, yang menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Nelayan dalam memberi pertolongan pertama pada korban tenggelam melalui simulasi modeling partisipan di Desa Pauh Barat Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Metode pengabdian masyarakat ini Penyuluhan dan Pelatihan. Hasil penyuluhan dan pelatihan tentang Pertolongan pertama korban tenggelam mayoritas pengetahuan danketerampilan peserta menjadi baik, dan terbentuknya Forum Masyarakat Tanggap Gawat Darurat yang belum pernah ada. Diharapkan masyarakat nelayan yang terlatih bisa berperan serta jika ada keadaan gawat darurat (korban tenggelam)
Studi Kasus : Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Nn. T dengan Resiko Perilaku Kekerasan Geby Syafira; Debby Sinthania; Dwi Happy Anggia Sari; Ramaita Ramaita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.44

Abstract

Gangguan jiwa merupakan keadaan dimana individu mengalami kesulitan dengan persepsinya terhadap kehidupan, kesulitan dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Data WHO tahun 2019, menunjukkan angka prevelensi gangguan jiwa di dunia sekitar 20 juta jiwa. Pada tahun 2013, Sumatera Barat mendapat peringkat ke 9 dengan jumlah gangguan jiwa terbanyak yaitu 50.608 jiwa. Pada tahun 2018 Sumatera Barat menduduki peringkat ke 7. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Asuhan Keperawatan Jiwa pada pasien Resiko Perilaku Kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Prof. HB Saanin Padang. Studi Kasus dilakukan selama 6 hari dari tanggal 18 Februari s/d 23 Februari 2023. Pasien berjumlah 1 orang berinisial Nn.T Diagnosa pertama yang muncul yaitu Resiko Perilaku Kekerasan. Strategi pelaksaan yang dilakukan kepada pasien adalah dengan membina hubungan saling percaya, malatih cara mengontrol marah dengan latihan fisik 1 dan 2 (tarik nafas dalam dan pukul kasur dan bantal), minum obat, berbicara verbal, dan spiritual. Implementasi keperawatan selama 5 hari klien mampu mengontrol kemarahan dengan cara yang telah di ajarkan oleh perawat. Diharapkan manfaat bagi penulis adalah sebagai pedoman dalam asuhan keperawatan serta dapat menambah pengetahuan dan wawasan penulis dalam melaksanakan asuhan keperawatan.
Faktor yang Berhubungan dalam Perkembangan Efikasi Diri pada Remaja di Indonesia: Kajian Literatur Putri, Triyana Harlia; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Ramaita, Ramaita; Fatriona, Emitra; Priyono, Djoko
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.3.2024.513-524

Abstract

Periode remaja diprediksi mengalami berbagai tantangan dalam setiap proses menuju dewasa. Remaja membutuhkan kemampuan agar dapat memiliki koping konstruktif dalam menghadapi stresor yang akan dilalui. Efikasi diri merupakan bentuk kepercayaan remaja yang harus berkembang baik di masa ini hingga dewasa. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dalam perkembangan efikasi dengan menggunakan metode pencarian artikel menggunakan kerangka SPIDER. Proses review artikel diperoleh dari beberapa pangkalan data seperti Google Scholar, Garuda, Neliti, Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO dari tahun 2020-2024. Teknik analisis hasil berupa analisis kontem yang menggunakan metode PRISMA. Hasil telaah literatur didapatkan sebanyak 14 artikel dari 26.769 artikel melaporkan gambaran penggunaan efikasi diri remaja dalam level rendah hingga tinggi, dimana level efikasi diri dapat dipengaruhi oleh stressor. Identifikasi faktor yang berhubungan berada dalam aspek mental, aspek emosional, aspek pencegahan perilaku berisiko seperti perilaku perundungan, perilaku merokok, pencegahan infeksi selama pandemi serta pada penyakit HIV/AIDS. Faktor kecerdasan emosional hingga kematangan emosi berpengaruh pada pembentukan efikasi diri remaja, tetapi tidak pada faktor sosial remaja. Remaja yang menghadapi berbagai masalah, terbukti bahwa aspek mental berkaitan dengan penggunaan efikasi diri pada remaja, dalam ranah akademik efikasi diri memiliki level sedang atau cukup, dan faktor akademik terbukti berpengaruh terhadap efikasi diri remaja. Temuan lainnya, pada pencegahan perilaku berisiko efikasi diri berada dalam level rendah hingga tinggi.
Pembentukan Program dan Kader UKS tentang Pertolongan Pertama / First Aid pada Siswa Sekolah Dasar milya novera; Anggra Trisna Ajani; Putri Minas Sari; Reska Handayani; Ramaita Ramaita; Honesty Diana Morika; Rika Novariza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2567

Abstract

Pendidikan dasar adalah saat di mana anak-anak sangat aktif berinteraksi dengan teman teman  mereka.  Interaksi  dalam  bermain  kadang kadang  membawa  risiko  cedera  bagi anak-anak sekolah dasar. Angka kejadian cedera di sekolah secara nasional adalah 5,4%. Tingkat prevalensi tertinggi cedera terjadi pada anak sekolah, yakni sebesar 13% dan pada rentang usia 5-14 tahun. Pertolongan pertama merupakan keterampilan penting yang dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi darurat. Program ini akan melibatkan pelatihan kader UKS yang akan bertanggung jawab dalam memberikan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama kepada siswa. Pelaksanaan pengabdian masyakarat ini bertujuan untuk membentuk Program dan Kader UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) yang fokus pada pelatihan pertolongan pertama (First Aid) kepada siswa Sekolah Dasar 07 Toboh Palabah Pariaman. Metode dalam pelaksanaan ini yaitu pendekatan; sosialisasi, pelatihan praktek dan pendampingan, serta penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SDN 07 Toboh Palabah Kota Pariaman. Jumlah guru dan siswa yang mengikuti implementasi first aid dengan metode simulasi sebanyak 50 orang. Setelah dilakukan dintervensi mengevaluasi perubahan yang terjadi pada mitra terkait pengetahuan tentang implementasi first aid yang dimonitoring selama 3 bulan. Program ini memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada siswa dalam menangani keadaan darurat medis, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah dan sekitarnya
EMBENTUKAN KADER REMAJA SEHAT JIWA DI SMPN GUNA PENCEGAHAN MASALAH KESEHATAN JIWA PADA REMAJA Ramaita Ramaita; Aulia Asman; Reska Handayani; Bunga Permata Wenny; Anggra Trisna Ajani; Milya Novera; Sri Burhani Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19528

Abstract

Abstrak: Gangguan kesehatan jiwa adalah penyebab utama kecacatan pada generasi muda diseluruh dunia. Prevalensi permasalahan kesehatan jiwa dikalangan remaja meningkat seiring bertambahnya usia. Masa transisi perubahan remaja yang membingungkan, membuat remaja terpapar dengan berbagai stressor. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan deteksi dini masalah kesehatan jiwa remaja dan keterampilan manajemen stress remaja kepada kader remaja sehat jiwa di sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 4 VII Koto Sungai Sariak Padang Pariaman guna pencegahan masalah kesehatan jiwa pada remaja. Sasaran utama adalah siswa SMPN 4 VII Koto Sungai Sariak berjumlah 30 orang. Metode kegiatan dengan memberikan pelatihan tentang deteksi dini masalah kesehatan jiwa menggunakan intrumen pelaporan mandiri kesehatan remaja IDASS-Y dan workshop manajemen stress pada remaja. Evaluasi kegiatan menggunakan kuisioner pre dan post-test terkait keterampilan siswa dalam melakukan deteksi dini masalah kesehatan jiwa remaja dan manajemen stress. Setelah pelatihan sebagian besar keterampilan kader remaja sehat jiwa mengalami peningkatan. Keterampilan deteksi dini masalah kesehatan jiwa remaja meningkat menjadi 73,3%, Keterampilan teknik nafas dalam meningkat menjadi 100%, keterampilan teknik distrasi meningkat menjadi 86,7%, keterampilan teknik hypnosis 5 jari meningkat menjadi 93,3%, dan keterampilan teknik spiritual meningkat menjadi 83,3%. Kesimpulan: kader remaja sehat jiwa yang telah dibentuk memiliki keterampilan dalam kategori baik.Abstract: Mental health disorders are the main cause of disability in young people throughout the world. The prevalence of mental health problems among adolescents increases with age. The transition period of adolescent change is confusing, exposing teenagers to various stressors. This activity aims to provide training in early detection skills for adolescent mental health problems and adolescent stress management skills to mentally healthy adolescent cadres at state junior high school (SMPN) 4 VII Koto Sungai Sariak Padang Pariaman in order to prevent mental health problems in adolescents. The main target is 30 students of SMPN 4 VII Koto Sungai Sariak. The activity method is to provide training on early detection of mental health problems using the IDASS-Y adolescent health self-reporting instrument and stress management workshops for adolescents. Evaluation of activities using pre and post-test questionnaires regarding students' skills in early detection of adolescent mental health problems and stress management. After training, most of the skills of mentally healthy youth cadres have improved. Early detection skills for adolescent mental health problems increased to 73.3%, deep breathing technique skills increased to 100%, distraction technique skills increased to 86.7%, 5 finger hypnosis technique skills increased to 93.3%, and spiritual technique skills increased to 83.3%. Conclusion: the mentally healthy youth cadre that has been formed has skills in the good category.