Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

DAKWAH DAN AKHLAK DIGITAL “ANALISIS PENGARUH ALGORITMA MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN” Rina Dwi Wulandari; Cahaya Mertaria Utami; Voni Artika; Septi Puspitasari; Dinda Meisy Miranda; Kanaya Jasmine; Sandra Dwi Yuliza; Senda Fransiska; M Ardhaffi Taufiqul Hakim; Gilang Aditya; M Raja Aldebaran; Agung Nurrohman; Hoirul Mukminin; M Nazalif Alfatih
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4548

Abstract

Perkembangan media sosial menjadikan algoritma sebagai elemen utama dalam distribusi konten keagamaan di ruang digital. Algoritma tidak hanya memengaruhi jangkauan dakwah, tetapi juga membentuk pemahaman, sikap, dan perilaku keagamaan pengguna yang berdampak pada pembentukan akhlak digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh algoritma media sosial terhadap perilaku keagamaan serta implikasinya dalam dakwah Islam. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis konten terhadap penelitian terdahulu serta konten dakwah pada berbagai platform media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti efektivitas, popularitas, dan perluasan jangkauan dakwah digital, sementara kajian mengenai peran algoritma dalam membentuk pola konsumsi informasi keagamaan, polarisasi pemahaman, serta etika interaksi daring masih terbatas. Algoritma cenderung memperkuat preferensi pengguna melalui sistem rekomendasi, sehingga berpotensi menciptakan ruang gema (echo chamber) yang memengaruhi cara pandang keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa algoritma media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keagamaan, baik secara positif melalui penyebaran nilai-nilai kebaikan maupun negatif melalui potensi misinformasi dan ekstremitas. Oleh karena itu, penguatan literasi digital dan internalisasi nilai akhlak digital menjadi kebutuhan mendesak dalam praktik dakwah di era digital.
Penguatan Manajemen Hati dan Kesadaran Ekonomi Syariah bagi Masyarakat dalam Menyambut Ramadan Rina Dwi Wulandari; Fadhilatul Hasanah; Achmad Tasmi; Nur Azizah; Sayyid Habiburrahman; Zakia Royadi
Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabdi.v8i1.2127

Abstract

Masyarakat desa dalam menyambut bulan Ramadan sering menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatnya perilaku konsumtif, kurangnya pengelolaan hati dalam menjaga ketenangan jiwa, serta rendahnya pemahaman tentang prinsip ekonomi syariah dalam mengatur keuangan dan kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat belum mampu mempersiapkan Ramadan secara optimal, baik dari aspek spiritual maupun ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen hati dan peningkatan kesadaran ekonomi syariah agar Ramadan dapat disambut dengan lebih bijak, tenang, dan penuh keberkahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan manajemen hati guna mempersiapkan kondisi mental dan spiritual masyarakat agar ibadah berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran ekonomi syariah dalam aktivitas finansial selama Ramadan. Kegiatan dilaksanakan kepada warga Desa Terusan Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, edukasi manajemen hati dan ekonomi syariah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Umpan balik peserta juga digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan perubahan sikap masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga yang ditandai dengan kenaikan total jawaban benar dari 248 pada pre-test menjadi 304 pada post-test, atau meningkat sebesar 22,58%. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan hati, pengendalian perilaku konsumtif, serta pemahaman prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong perubahan perilaku yang lebih bijak, tenang, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan.