Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lunggi Journal

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN HAFALAN SURAH PENDEK DALAM AL-QUR’AN NEKAKUI NETODE DRILL DI MI AL-HIKMAH SIDANG TAHUN 2022 Nurhaliza, Yeti; Topik; Rona
Lunggi Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk 1) mengetahui peran guru dalam meningkatkan hafalan surah pendek melalui metode drill. 2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan hafalan surah pendek melalui metode drill. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriftif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan atau verifikasi. Adapun teknik keabsahan data menggunakan triangulasi dan member chek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peran guru dalam meningkatkan hafalan surah pendek melalui metode drill di MIS Al-Hikmah siding Tahun 2022 yaitu: a) guru sebagai pendidik dan pengajar, b) guru sebagai pembimbing, c) guru sebagai sumber belajat, dan fasilitator, d) guru sebagai motivator, e)guru sebagai evaluator. 2) faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan hafalan surah pendek dalam Al-Qur’an melalui metode drill tahun 2022 yaitu: a) faktor pendukung berupa sarana dan prasana yang memadai, metode yang digunakan tepat, kreativitas guru dalam penggunaan metode drill, b) faktor penghambat yaitu persiapan individu, kondisi jasmani, keterbatasan waktu dan latarbelakang peserta didik yang berbeda-beda.
PERAN PENDIDIKAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK PADA SISWA KELAS 1 SDN 05 SEBATAAN DI MASA PANDEMI COVID 19 DI DESA SULUNG TAHUN 2021 Kurniawan; Parni; Rona
Lunggi Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis discusses the role of parental education in increasing children's interest in learning children who are still in grade 1 of elementary school. This study aims to: 1) find out the preparation of parents in increasing the learning interest of 1st grade elementary school students during the covid-19 pandemic in Sulung Village. 2) Knowing the role of parental education in Sulung Village in increasing children's interest in learning in 1st grade elementary school students during the covid-19 pandemic. This research is a qualitative descriptive research that aims to determine the role of parental education in increasing children's interest in learning during the covid-19 pandemic. The subjects of this study are parents who have 1st grade children at SDN Sebataan Sulung Village. Data was obtained using research instruments, namely the researcher himself who was assisted by other instruments such as observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data display, conclusion and verification. The results of this study show that parents' preparation in increasing children's interest in learning is more likely to prepare methods and media that can increase the learning interest of 1st grade elementary school children. In addition, the role of parental education in increasing children's interest in learning is very large, because the higher the parent's education, the better the method chosen for their child.
PERAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS SISWA DI TINGKAT DASAR Saputri Alalpala Arestu; Aslan; Rona
Lunggi Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari ditemukannya fenomena di SDN 22 Sulur Medan tentang peran kurikulum merdeka belajar dalam mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang: 1) Strategi yang digunakan guru untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa melalui kurikulum merdeka belajar. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi, member check dan perpanjangan pengamatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Strategi yang digunakan untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa melalui kurikulum merdeka di SDN 22 Sulur Medan menggunakan penerapan strategi Pembelajaran Berdiferensiasi, Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL), serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang saling melengkapi dalam mendukung tercapainya tujuan Kurikulum Merdeka. Pembelajaran berdiferensiasi membantu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam, PjBL menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi melalui pengalaman nyata, PBL melatih berpikir kritis dan pemecahan masalah, sementara P5 menanamkan karakter sesuai nilai Pancasila. (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SDN 22 Sulur Medan untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa yang didukung oleh pelatihan guru, dukungan sekolah, ketersediaan sumber daya, keterlibatan orang tua, serta inovasi pembelajaran. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa kurangnya pelatihan guru, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya partisipasi orang tua. Oleh karena itu, optimalisasi faktor pendukung dan upaya mengatasi hambatan tersebut sangat diperlukan agar tujuan Kurikulum Merdeka dapat tercapai secara maksimal.