Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

UJI KERENTANAN BANGUNAN RUSUNAWA BERDASARKAN HVSR (HORIZONTAL TO SPECTRAL RATIO) DAN FSR (FLOOR SPECTRAL RATIO) Larasati, Nurrani; Farid, Faizar; Juventa, Juventa
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitian terletak di gedung Rusunawa (asrama mahasiswa) yang termasuk ke dalam wilayah administratif Universitas Jambi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai frekuensi alami tanah (ft), nilai frekuensi alami bangunan (fb), nilai amplitudo (A0), nilai resonansi (%) dan nilai indeks kerentanan bangunan (K) berdasarkan HVSR (Horizontal to Vertikal Spectral Ratio) dan FSR (Floor Spectral Ratio). Secara geologi, gedung Rusunawa berada pada Formasi Muaraenim yang tersusun batupasir tufan dan batulempung tufan, batupasir kuarsa dan batulempung kuarsa, sisipan batubara dan oksida besi. Data penelitian diperoleh dari 36 titik perekaman data mikrotremor. Hasil nilai resonansi pada komponen East – West (EW) dengan rata-rata 330.296%, sedangkan komponen North – South (NS) dengan nilai rata-rata 249.305%. Nilai tersebut memiliki resonansi > 25% dengan klasifikasi rendah berdasarkan klasifikasi kerentanan resonansi. Hasil nilai indeks kerentanan bangunan (K) gedung Rusunawa Universitas Jambi komponen East – West (EW) dengan rata-rata 32.86813 cm/s2, komponen North – South (NS) dengan rata-rata 59.59811 cm/s2 memiliki nilai indeks kerentanan bangunan yang rendah. Nilai indeks kerentanan dibawah dari 1/100 gedung Rusunawa aman terhadap kerusakan.
KARAKTERISASI RESERVOIR KARBONAT MENGGUNAKAN INVERSI IMPEDANSI AKUSTIK BLOK ‘X’, FORMASI TUBAN, CEKUNGAN JAWA TIMUR Juventa, Juventa; Bobbybuana, Ahmad Fakhri; MZ, Nasri; Herawan, Fitriyanda; Fatahillah, Ahmad Dzikra
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carbonate reservoirs are usually difficult to map and identify in seismic sections due to their complex structure and diagenetic material with high heterogeneity. The East Java Basin is a perfect example of these complex carbonate structures with excellent hydrocarbon accumulation. In order to obtain a better characterization of the carbonate reservoir in this basin, acoustic impedance inversion is performed in here. Acoustic impedance is a product of seismic P wave velocity and density, where velocity and density are properties commonly used to describe rocks in a reservoir. Based on the sensitivity analysis results, the sensitive parameters to describe the reservoir are acoustic impedance, porosity, sonic, and density. Inversion results showed the range of acoustic impedance values in the Tuban Formation between 23000 – 50000 (ft/s).(g/cc) and porosity transformation results showed a value range of 8 – 22%. Depth structure map, acoustic impedance and porosity section slices showed the distribution pattern of reservoir zones lying in the West - Southwest direction with high structural elevations or located on the top structure reservoir carbonate at a depth of 2500 meters below the surface
STUDI HVSR MIKROTREMOR DALAM IDENTIFIKASI TANAH BERPOTENSI LIKUIFAKSI DI KOTA SUNGAI PENUH DAN SEKITARNYA Resta, Ichy Lucya; Juventa, Juventa; Satria, Arie; Hidaya, Rizky; Yurismawan, Yurismawan; Lefdiana, Aura; Novianda, Cici
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i1.48570

Abstract

Kota Sungai Penuh dan sekitarnya merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan seismik tinggi karena dilalui segmen aktif Sesar Siulak serta didominasi endapan sedimen lepas Formasi Pengasih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan tanah yang berpotensi mengalami deformasi dan likuifaksi dengan menggunakan metode mikrotremor Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Data rekaman mikrotremor dianalisis untuk memperoleh distribusi Ground Shear Strain (GSS) serta ketebalan sedimen pada beberapa titik pengukuran di Kota Sungai Penuh. Hasil menunjukkan bahwa ketebalan sedimen bervariasi antara 5 hingga 105 meter, sedangkan nilai GSS berada pada kisaran 8,10×10⁻⁶ hingga 1,10×10⁻⁴. Zona dengan GSS tinggi ditemukan di Bukit Tanco (Koto Iman dan Koto Petai), yang mengindikasikan pengaruh dominan Sesar Siulak terhadap deformasi tanah. Nilai GSS maksimum masih berada di bawah ambang regangan tanah pemicu likuifaksi (10⁻²–10⁻¹), sehingga pada kondisi gempa moderat tidak terdapat indikasi likuifaksi. Namun, dengan mempertimbangkan berbagai literatur yang menyebutkan bahwa likuifaksi dapat terjadi pada percepatan tanah puncak (PGA) serendah 0,07–0,10 g, wilayah Kota Sungai Penuh tetap berpotensi mengalami deformasi signifikan apabila terjadi gempabumi besar. Penelitian ini menegaskan perlunya mikrozonasi seismik lebih lanjut serta integrasi dengan data geoteknik untuk mendukung perencanaan pembangunan dan mitigasi bencana di wilayah tersebut.
POTENSI SUMBERDAYA AIR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) DALAM MENCAPAI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) DI DESA RANTAU KERMAS, KECAMATAN JANGKAT, KABUPATEN MERANGIN, PROVINSI JAMBI Deliana Siregar, Anggi; Juventa, Juventa; Ritonga, D.M. Magdalena; Rarasati, Niken; Annura Rizky, Shazkya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i1.28577

Abstract

          Energy resources are resources that can be processed by humans so that they can be used to meet energy needs. Water resources are a renewable natural resource that has a volume with constant conditions in the hydrological cycle. Microhydro Power Plant (PLTMH) is renewable energy that utilizes water resources as an energy producer where the energy produced is classified as small scale energy (less than 200 kW). Electrical energy is energy that is produced from changing other energy that has strength and capacity. Sustainable Development Goals (SDGs) are a new development agreement agreed upon at the UN general assembly in September 2015 with 17 goals to encourage changes towards sustainable development, one of which is regarding clean and affordable energy which is contained in point 7. The location of this research is to determine the potential and estimate the availability of energy to fulfill electricity needs in Rantau Kermas Village,ANGKAt District, Merangin Regency, Jambi Province.                                                                       
ANALISIS KERENTANAN TANAH FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS JAMBI DENGAN MENGGUNAKAN DATA MIKROTREMOR Kusuma Dewi, Ira; Lucya Resta, Ichy; Sucitra Amin, Sarwo; Nuklirullah, Nuklirullah; Juventa, Juventa; Situmorang, Salomo; Fitri Ramadhani, Amelia
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i1.28788

Abstract

Research has been carried out to carry out soil vulnerability analysis at the Faculty of Science and Technology, Jambi University. The construction of buildings at the Faculty of Science and Technology has necessitated an analysis of the vulnerability of the land around the buildings at the Faculty of Science and Technology. Based on the regional geology in this area, the Muara Enim formation (TMPM) is formed in the Tertiary age which is composed of rocks from interbedded tuffaced sandstones with tuffaced mudstones, interbedded quartz sandstones with quartz mudstones, interbedded with coal and iron oxide. The rocks formed in this formation are a type of sedimentary rock. To carry out soil vulnerability analysis, the HVSR method is applied to measure microtremors. Microtremors are a geophysical method that uses very small and continuous ground vibrations. This HVSR method is a passive seismic method using three components, namely 2 horizontal components and 1 vertical component. Microtremor measurements on the ground were carried out at 6 points around the building. The results obtained from microtremor measurements using the HVSR method are the natural frequency (f0), amplification factor (A0) and Seismic Vulnerability Index (Kg). The natural frequency (f0) value ranges from 1.30-1.82 Hz, the amplification factor (A0) value ranges from 1.69 - 3.28 times and the seismic vulnerability index (kg) value ranges from 1.814167 to 5.948834 x 10^-6 s^2/cm. Based on the Kanai classification, a frequency value < 2.5 HZ includes soil type IV and soil type II with Alluvial Rock lithology formed from delta sedimentation, top soil, mud. With a depth of 30 meters or more. This area has a very thick surface sediment, more than 30 meters. Based on the classification according to Setiawan, the amlification factor is classified as low (A0<3) to medium (3<A0<6). A low to moderate amplification factor indicates that the rock that makes it up is compact/hard. Based on the Refrizon Classification, the Seismic Vulnerability Index value is in the low (kg<3) to medium (3<kg<6) category. The seismic vulnerability index is low to medium, meaning that if a shock occurs there will be no damage because the vulnerability value is medium - low. Based on these three parameters, it can be concluded that the land around the FST building is still classified as safe from shocks.
GEOPARK GOES TO SCHOOL DI SMAN 03 KOTA JAMBI DAN SMK MUHAMMADIYAH KOTA JAMBI Utama, Hari Wiki; Siregar, Anggi Deliana; Ritonga, D.M. Magdalene; Juventa, Juventa; Amin, Sarwo Sucitra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.503

Abstract

Geopark dikenal juga sebagai taman bumi yang secara geografis memiliki warisan geologi, dengan keanekaragaman geologi bernilai tinggi, termasuk di dalamnya kenaekaragaman biologi, dan keanekaragaman. Geopark didesain dengan fokus pada tiga komponen utama, yaitu perlindungan dan konservasi, pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan pariwisata, dan pembangunan sosial-ekonomi menggunakan pengembangan wilayah berkelanjutan. Geopark sendiri adalah sebutan bagi kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi di mana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan nilai warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi, dan budaya yang ada di dalamnya, secara berkelanjutan. Kata Geopark adalah singkatan dari geological park atau disebut juga sebagai taman bumi. UNESCO Global Geopark Merangin Jambi (UGGp MJ) terletak di wilayah administratif Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dan menempati ¾ dari luas wilayah administratif tersebut. Lokasi inilah yang membuat Geopark Merangin Jambi dikenal sebagai lokasi fenomena geologi bumi dengan fosil yang berumur 300 Juta Tahun Lalu. Hal ini tentunya tidak lepas dari kondisi di permukaan bumi tersebut yang tersimpan banyak jejak kehidupan sejak jutaan tahun lalu, seperti fosil kayu, tumbuh-tumbuhan dan kerang-kerangan yang memfosil di batu endapan lava dan abu vulkanik yang dilontarkan oleh gunung api purba. Geopark Goes to school adalah program pengabdian Dosen Teknik Geologi Universitas Jambi, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan tentang Geopark Merangin di kalangan Siswa SMA supaya dapat mengetahui dan mengenalkan bahwa ada Geopark di Provinsi Jambi. Pengabdian tahun ini berlanjut ke beberapa sekolah yang ada di kota Jambi dengan Judul Geopark Goes to School Series 2. SMK Muhammadiyah Kota Jambi dan SMAN 3 Kota Jambi merupakan salah satu mitra dalam pengabdian tahun 2023, dengan tujuan siswa/i mendapat pengetahuan mengenai UNESCO Global Geopark Merangin Jambi. Geopark Merangin Jambi divalidasi sebagai UNESCO Global Geopark Merangin Jambi, agar dapat mendapat pengakuan global, serta mendapat perlindungan hukum internasional untuk dapat menjaga segala potensi dan kelestarian bumi, flora dan fauna serta budaya.
Stochastic Inversion in Determining the Distribution of Petroleum Carrying Sandstones in the "JS" Field of the South Sumatra Basin Situmorang, Johannes Kurni Bintang Awan; Tampubolon, Gindo; Juventa, Juventa; Suhban, Muhammad
JURNAL GEOCELEBES Vol. 8 No. 1: April 2024
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/geocelebes.v8i1.30785

Abstract

The "JS" field is a field located in the South Sumatra Basin, where the field has good prospects for the distribution of petroleum-bearing sandstone. The target of this research is the Air Benakat formation. This research uses the stochastic seismic inversion method to determine the probability of finding petroleum in sandstone. Stochastic seismic inversion has the advantage that it can overcome thin layers and can reduce existing data misalignments. So stochastic inversion can overcome the shortcomings of other seismic inversions, especially model-based seismic inversion which is the initial model for stochastic seismic inversion. Stochastic seismic inversion produces several realizations by showing uncertainty so as to get results that are close to the actual situation. Probability map of oil-bearing sandstones located in the north and east of the study area. with the slice results obtained for the acoustic impedance range of 8517-9051(m/s)*(g/cc) and oil sand probability with a value range of 0.61-0.78%.
Kajian Teknis Penimbunan Batubara di ROM Stockpile pada PT Caritas Energi Indonesia Provinsi Jambi Rhivand Noprayedi; Juventa; Yudi Arista Yulanda
Journal PEP Bandung Vol 1 No 2 (2024): Journal Applied Geo-mining and Metallurgy
Publisher : PEP Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65706/gm.v1i2.38

Abstract

Perusahaan PT Caritas Energi Indonesia site Batubara Jambi Lestari merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang penambangan batubara. Pada setiap perusahaan pertambangan batubara terdapat area penampungan batubara (stockpile) yang berfungsi sebagai penumpukan sementara antara pengiriman. Sistem penerapan penumpukan batubara menggunakan sistem First In First Out (FIFO), yang dimana harus disediakan jarak antara tumpukan dan tidak boleh melebihi kapasitas maksimum area penumpukan. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu pertama mengetahui kondisi teknis secara aktual, menganalisis teknis pola dan sistem pada area stockpile, serta merekomendasikan desain timbunan, pola dan sistem FIFO pada area stockpile. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil yang dilakukan, kondisi dari stockpile belum dikelola secara optimal dan tidak terdapat Prosedur Operasional Standar (SOP) untuk mengimplementasikan manajemen stockpile. Dari pengukuran di lapangan, ditemukan tinggi stockpile mencapai 7 meter dengan sudut kemiringan lebih dari 35o. Beberapa masalah juga ditemukan di area stockpile, termasuk kurangnya desain penimbunan dan lantai penimbunan yang tidak diperhitungkan. Sistem penimbunan yang sesuai dengan manajemen stockpile berdasarkan KEPMEN ESDM Nomor 1827.K/30/MEM/2018 mengakibatkan pengeluaran batubara tidak selaras dengan hasil coal getting sehingga batubara tertimbun terlalu lama pada area stockpile.Adapun upaya penanganan perbaikan sistem manajemen pada PT Caritas Energi Indonesia site Batubara Jambi Lestari dengan merekomendasikan penerapan sistem FIFO dimana batubara yang terdahulu masuk, harus dikeluarkan terlebih dahulu, perbaikan sistem penimbunan perlu dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan terjadinya efek potensial yang dapat terjadi pada penimbunan batubara yang terlalu lama.