Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERANCANGAN PENGUPASAN OVERBURDEN PADA QUARTER 4 TAHUN 2013 DI PIT S5 PT. CIPTA KRIDATAMA SITE RBH, INDRAGIRI HULU, RIAU Novita, Dahlia; Handayani, Harminuke Eko; Bochori, Bochori
Jurnal Ilmu Teknik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Cipta Kridatama merupakan perusahaan kontraktor di bidang pertambangan yang dipercayakan oleh PT. Riau Bara Harum.Sistem penambangan yang digunakan pada tambang tersebut adalah metode open pit mining.Dalam aktivitas penambangan yang dilakukan oleh PT. Cipta Kridatama, pada tambang Pit Siambul 5 (S5) ditemukan ketidakteraturan pada kegiatan operational, dapat dilihat dari penempatan jalan yang terus berubah dari waktu ke waktu yang diakibatkan oleh perencanaan jangka panjang yang ada kurang tepat serta belum adanya penetapan perancangan pengupasan overburden sehingga jarak hauling sering berubah. Ketidakteraturan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan produktivitasalat yang digunakan dan produksi tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Maka dari itu, diperlukan perancangan yang tepat untuk pengupasan overburden yang berdasarkan target pengupasan overburden dan stripping ratio yang ditetapkan.Pada penelitian ini perancangan geometri jenjang ditentukan dengan mengacu pada beberapa parameter yang memenuhi kestabilan lereng.Pada perancangan pengupasan diperlukan urutan penambangan yang dibuat dengan memperhatikan beberapa acuan. Antara lain produkstivitas alat yang digunakan yaitu Excavator Hitachi EX-1200, target stripping ratio dan target pengupasan, serta rute jalan yang digunakan untuk perhitungan jarak angkut.Dari penelitian, didapatkan jumlah cadangan batubara pada Pit S5 sebesar 661.964,99 Ton dan total volume overburden sebesar 5.565.825.9 BCM. Sedangkan geometri jenjang yang dirancang memiliki nilai sebagai berikut, tinggi jenjang 10 m, lebar jenjang 5 m, dan sudut jenjang sebesar 43o.Perancangan pengupasan overburden dilakukan untuk bulan Oktober sampai Desember, dengan stripping ratio tiap bulan sebesar 6,32; 11,75; dan 13,71. Sedangkan untuk jarak angkut tiap bulan sebesar 900 m, 890 m, dan 823 m.Kata kunci: overburden, target pengupasan, stripping ratio
EVALUASI SISTEM PENIRISAN TAMBANG BLOK AIR GETUK GARUK PT DANAU MASHITAM BENGKULU TENGAH Junisa, David; Asof, Marwan; Bochori, Bochori
Jurnal Ilmu Teknik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Danau Mashitam merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yang berada di Bengkulu Tengah. Secaraumum lokasi tambang berada di daerah yang dikelilingi perbukitan dengan ketinggian antara 300 – 500 mdpl dengancurah hujan yang relatif tinggi. PT Danau Mashitam menerapkan sistem penambangan terbuka yang disebutstripmine. Pada proses penambangannya, untuk memperoleh batubara diperlukan pengupasan tanah penutup di atasbatubara tersebut. Akibatnya, lama kelamaan tambang akan menyerupai cekungan besar seiring kemajuan tambangPada saat hujan, air akan terkonsentrasi di dasar tambang dan bisa menghambat aktivitas penambangan di levelterendah. Oleh karena itu dibuatlah suatu sumuran (sump) pada level terendah tersebut agar air yang masuk ketambang lebih dahulu terkonsentrasi pada sumuran (sump) tersebut dan sebelum meluap air tersebut dipindahkankeluar tambang dengan sistem pemompaan. Dari hasil pengamatan, sump yang ada mampu menampung air denganvolume 1846 m3dan pompa yang ada memiliki kapasitas 99,7 m3/jam sedangkan total air masuk ke tambang adalahsebesar 1.023,4 m3/jam. Dari hasil analisis data, didapatkan besarnya intensitas hujan rencana 12,81 mm/hari danluas catchment area 0,11 km2. Untuk memperbaiki sistem penirisan pada Pit Air Getuk Garuk, perlu dibuat sump yanglebih besar yaitu dengan volume 10.380 m3 dari yang sebelumnya hanya 1846 m3. Alternatif sistem pemompaanterbaik yaitu dengan menambah jumlah pompa sejenis dengan kapasitas 260 m3/jam dari dua buah menjadi empatbuah yang dirangkai seri dimana masing-masing pompa menanggung head total sebesar 20,43 m.Keywords: Curah hujan, catchment area, sump, kapasitas pompa, head total.
ANALISA LAJU PRODUKSI KRITIS MENGGUNAKAN METODE CHIERICI DALAM EVALUASI TERJADINYA WATER CONING PADA SUMUR X LAPANGAN Y PT PERTAMINA EP ASSET 1FIELD RAMBA Jenita, Faula; Komar, Syamsul; Bochori, Bochori
Jurnal Ilmu Teknik Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan terus meningkatnya kebutuhan akan minyak dan gas bumi memicu PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba yang bergerak di bidang industri minyak dan gas bumi untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi. Salah satu langkah nyata yang diambil oleh PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba ialah menganalisa sumur produksi kenapa oil recovery nya menurun. Salah satu penyebab penurunan oil recovery disebabkan oleh tingginya kadar air. Ada beberapa faktor penurunan kadar air, salah satunya adalah terjadinya Water Coning.Water Coning adalah problem pergerakan air secara vertikal menyusup ke lapisan produktif. Problem ini dapat terjadi akibat Q actual melebihi Q kritis, sehingga penghisapan secara berlebihan mengakibatkan gradien tekanan alir melebihi gaya gravitasi sehingga terjadi penerobosan lapisan produktif oleh air. Gejala water coning ini dapat dilihat dari permukaan, yaitu terjadinya peningkatan kadar air yang significant diteruskan dengan analisa seberapa besar laju produksi kritisnya dengan metode chiericci dan dianalisis juga perkembangan coningnya. Dari data produksi Q actual pada sumur X-41 sebesar 87 Bopd, X-95 sebesar 131 Bopd, X-98 sebesar 189 Bopd, dan X-99 sebesar 148 Bopd. Hasil dari perhitungan laju produksi kritis menggunakan metode chierici untuk sumur X-41 adalah 0,42 Bopd, sumur X-95 sebesar 1,19 Bopd, sumur X-98 sebesar 18,36 Bopd, dan sumur X-99 sebesar 14,96 Bopd. Hal ini menyatakan bahwa ke empat sumur yang dikaji mengalami water coning karena Q actual dari keempat sumur ini jauh melebihi Q kritis nya.Kemudian dilakukan penentuan penanganan untuk masalah coning tersebut.Kata Kunci :Water Coning, Laju Produksi Kritis, Chierici.ABSTRACT
RANCANGAN LOKASI DISPOSAL UNTUK RENCANA PENAMBANGAN PIT INUL EAST SELAMA BULAN JULI 2013 SAMPAI DESEMBER 2014 DI DEPARTEMEN HATARI PT KALTIM PRIMA COAL Prayoga, Yoggie; Toha, Muhammad Taufik; Bochori, Bochori
Jurnal Ilmu Teknik Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pit Inul East mulai beroperasi pada bulan Juli 2013 sampai Desember 2014. Selama beroperasi satu setengah tahun, pit Inul East direncanakan memproduksi batubara sebanyak 2.415.874 ton. Agar bisa memproduksi batubara, maka sebanyak 35.297.841 BCM overburden perlu dipindahkan keluar dari pit. Material overburden memiliki swell factor 1,2 dan shringkage factor 0,9. Untuk itu, dirancanglah sebuah lokasi disposal untuk menampung overburden yang dipindahkan dari pit Inul East sebanyak 38.121.671 CCM. Rancangan lokasi disposal overburden dibuat pada arah barat laut dari pit Inul East. Disposal dibangun pada areal seluas 120 Ha dengan topografi daerah berbentuk lembah. Rancangan dimulai pada elevasi 40 hingga elevasi 80m. Rancangan terdiri dari lima layer, yaitu layer RL40, RL50, RL60, RL70 dan RL80, dimana masing-masing layer memiliki ketebalan 10 m. Geometri dari disposal adalah 10 m untuk ketebalan, 340 untuk slope angle dan 75 m untuk lebar berm. Ada dua jalur masuk untuk menuju lokasi, yaitu jalur utara dan jalur selatan. Kapasitas tampungan dari lokasi disposal adalah sebanyak 39.027.394 CCM. Dengan kapasitas 39.027.394 CCM, lokasi disposal akan mampu menampung overburden yang dipindahkan dari pit Inul East selama satu setengah tahun. Untuk nilai kestabilan lerengnya setelah dianalisa dengan metode bishop’s diperoleh angka 1,943 untuk overall slope jenuh.Kata kunci : rancangan, disposal, lereng
EVALUASI PERIMETER BLASTING TERHADAP TINGKAT GETARAN TANAH (GROUND VIBRATION) PADA PRE BENCH PIT AIR LAYA PT. BUKIT ASAM (PERSERO), TBK fitri, dini anisa; Toha, M Taufik; bochori, bochori
Jurnal Ilmu Teknik Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penambangan batubara di PT. Bukit Asam (Persero), Tbk dilakukan dengan sistem open pit. Kegiatan pengupasan tanah penutup yang tidak efisien dilakukan dengan dozer dan ripper akan dilakukan dengan peledakan. Kegiatan peledakan pada lokasi pre bench sudah mencapai dinding akhir penambangan dan lokasi yang semakin dekat dengan bangunan kantor penunjang tambang akan menimbulkan dampak yang membahayakan jika jalannya peledakan kurang optimal. Dari kegiatan peledakan akan menghasilkan dampak seperti getaran yang sifatnya mengganggu dan retakan terhadap bangunan jika sudah melewati ambang batas yang diizinkan. Dari dua belas kegiatan peledakan, rata-rata nilai getaran yang dihasilkan 5,66 mm/s dan hasil ini telah melewati ambang batas aman yang diizinkan yaitu 5 mm/s. Sehingga atas dasar nilai getaran yang tinggi dan lokasi peledakan yang sudah dekat dengan bangunan perkantoran inilah PT. Bukit Asam menerapkan metode peledakan khusus yaitu Line Drilling. Setelah diterapkan selama sembilan hari nilai rata-rata getaran yang didapat adalah 5,62 mm/s yang juga masih melewati ambang batas aman. Sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap peledakan khusus yang dilakukan agar bernilai optimal. Evaluasi dilakukan pada elemen-elemen penting dalam geometri rancangan Line Drilling yaitu ukuran diameter lubang Line Drilling, Spasi dan kedalaman lubang Line Drilling. Ukuran diameter yang diusulkan adalah 3 inchi, spasi 0.3 m, jarak baris lubang ledak terakhir ke lubang ledak Line Drilling 3,75 m dan kedalaman lubang yang sama dengan lubang ledak produksi.
KAJIAN TEKNIS PENGARUH FRAGMENTASI TERHADAP DIGGING TIME EXCAVATOR PC 2000 PADA PELEDAKAN INTERBURDEN B2C DI TAMBANG AIR LAYA, DI PT. BUKIT ASAM (PERSERO), Tbk. TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN fitriani, fitriani; toha, muhammad taufik; bochori, bochori
Jurnal Ilmu Teknik Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengupasan interburden B2C pada Tambang Air Laya di PT. Bukit Asam (Persero), Tbk dilakukan dengan drillingblasting.Geometri peledakan aktual rata-rata yang diterapkan adalah burden 7 meter dan spasi 8 meter. Geometritersebut akan berpengaruh terhadap tingkat fragmentasi batuan hasil peledakan. Fragmentasi hasil peledakan memilikidistribusi ukuran batuan yang harus sesuai dengan kapasitas bucket dari excavator PC 2000. Hasil fragmentasi aktualyang dihitung menggunakan metode Kuz-Ram dengan menggunakan geometri peledakan aktual didapat hasilfragmentasi yang kurang dari 1 meter sebanyak 70,24%. Berarti untuk ukuran lebih dari 1 meter sebanyak 29,75 %.Geometri usulan yang disarankan adalah geometri usulan menurut R.L Ash dengan burden sebesar 6 meter dan spasisebesar 8,4 meter. Perhitungan teoritis distribusi fragmentasi untuk geometri menurut R.L Ash didapat hasilfragmentasi yang kurang dari 1 meter sebanyak 91,80%. Berarti untuk ukuran lebih dari 1 meter sebanyak 8,20%.Sedangkan untuk produktivitas excavator PC 2000 untuk material hasil peledakan yang paling besar pada tanggal 30mei 2014 yaitu sebesar 918,67 bcm/jam. Sedangkan untuk yang paling kecil pada tanggal 02 juni 2014 yaitu sebesar688,64 bcm/jam.
SIMULASI KETEBALAN LUMPUR TERHADAP KESTABILAN LERENG AKTUAL DAN RENCANA DESAIN AKHIR PADA WASTE DUMP TAMBANG BATU HIJAU Handayani, Rr Harminuke Eko; Winahyu, Arizky; Bochori, Bochori
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2018: Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.226 KB) | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.16

Abstract

Material-material yang terdapat pada waste dump mayoritas merupakan materialnon-ore (waste rock) dan ditempatkan juga material lumpur dibeberapa area. Lumpur merupakan tanah ekspansif yang memiliki kembang susut air yang ekstrim untuk itu perlu adanya analisis kestabilan lereng berupa nilai Faktor Keamanan (FK) yang diperoleh dari analisis kesetimbangan batas (limit equilibrium) dengan metode Morgenstern-Price dan Probabilitas Kelongsoran (PK) yang dalam perhitungannya menggunakan uji baik suai Kolmogorov-Smirnov. Mengingat Pit berada pada zona subduksi antara Eurasion dan Indo-Australia Plate maka perhitungan dilakukan pada worst case dengan melakukan analisis pendekatan pseudostatik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai FK dan PK dari lereng selanjutnya membandingkan nilai kestabilan lereng dengan hasil program geotech monitoring terhadap adanya penempatan lumpur secara aktual, menghitung nilai FK dan PK pada rencana desain akhir waste dump dan mengkorelasikan ketebalan lumpur terhadap nilai kestabilan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lereng stabil pada kondisi aktual. Tidak terjadiperbedaan perhitungan antara analisis kestabilan lereng aktual dengan peralatan geotech monitoring. Lereng diprediksikan longsor pada simulasi lumpur 3,87 meter pada section A-A’ dengan FK=1,088 dan PK=3,5% dan section E-E’ dengan FK=1,068 dan PK=5,6%. Lereng diprediksikan mengalami longsor pada simulasi tebal lumpur 7,74 meter yaitu pada section A-A’ dengan nilai FK=0,0978 PK=63,6%, section B-B’ dengan nilai FK=1,06 PK=16,2%, section C-C’ dengan FK=1,043 PK=24,8%, dan section E-E’ dengan nilai FK=0,99 PK=57,3%. Lereng diprediksikan mengalami longsor pada simulasi tebal lumpur 11,62 meter yaitu yang terdapat pada section A-A’ dengan nilai FK=0,941 PK=87,3%, section B-B’ dengan nilai FK=0,915 PK=99,8%, section C-C’ dengan FK=0,864 PK=100%%, dan section E-E’ dengan nilai FK=0,915 PK=99,8%.
PENGEMBANGAN KAPASITAS PENDUDUK DALAM PEMANFAATAN KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK: DEVELOPMENT OF POPULATION CAPACITY IN UTILIZING COW MANAGE INTO ORGANIC FERTILIZER Pebrianto, Rosihan; Asyik, Makmur; Bochori, Bochori; Purbasari, Diana
Jurnal Agriovet Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v6i1.998

Abstract

Desa Langkan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Desa yang memiliki potensi kotoran sapi yang begitu besar karena kelompok tani desa ini mendapatkan hibah sapi dari Pemerintah Pusat. Kandangnyapun merupakan bantuan dari Pemerintah. Selama ini kotoran sapi tidak digunakan oleh penduduk setempat, melainkan hanya dibuang begitu saja. Lingkungan yang berbau menjadi pemandangan yang biasa. Melalui pendekatan pengetahuan, penduduk setempat didampingi untuk meningkatkan kapasitas mereka. Maka dilakukanlah kegiatan pengabdian ini dengan memadukan antara teori dan praktek langsung. Bahan pupuk organik seperti kotoran sapi, EM4, gula merah, dolomit atau kapur, dan air merupakan bahan utama pembuatan pupuk organik ini. Setelah dilakukan penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk organik. Hasilnya penduduk memiliki kemampuan dan memahami setiap proses pembuatan pupuk organik. Setelah 7 hari kegiatan ini berlangsung dan penduduk sudah menikmati hasil pupuk organik yang dibuat saat kegiatan ini. Lingkungan yang sebelumnya kotor sudah ada perbaikan. Kotoran sapi yang selama ini menumpuk sudah mulai dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan bernilai jual. Kedepan, mengingat potensi kotoran sapi yang begitu besar di desa Langkan ini, nanti juga akan dikembangkan pemanfaatan kotoran sapi menjadi energi biogas
PENGEMBANGAN KAPASITAS PENDUDUK DALAM PEMANFAATAN KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK: DEVELOPMENT OF POPULATION CAPACITY IN UTILIZING COW MANAGE INTO ORGANIC FERTILIZER Rosihan Pebrianto; Makmur Asyik; Bochori Bochori; Diana Purbasari
Jurnal Agriovet Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v6i1.998

Abstract

Desa Langkan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Desa yang memiliki potensi kotoran sapi yang begitu besar karena kelompok tani desa ini mendapatkan hibah sapi dari Pemerintah Pusat. Kandangnyapun merupakan bantuan dari Pemerintah. Selama ini kotoran sapi tidak digunakan oleh penduduk setempat, melainkan hanya dibuang begitu saja. Lingkungan yang berbau menjadi pemandangan yang biasa. Melalui pendekatan pengetahuan, penduduk setempat didampingi untuk meningkatkan kapasitas mereka. Maka dilakukanlah kegiatan pengabdian ini dengan memadukan antara teori dan praktek langsung. Bahan pupuk organik seperti kotoran sapi, EM4, gula merah, dolomit atau kapur, dan air merupakan bahan utama pembuatan pupuk organik ini. Setelah dilakukan penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk organik. Hasilnya penduduk memiliki kemampuan dan memahami setiap proses pembuatan pupuk organik. Setelah 7 hari kegiatan ini berlangsung dan penduduk sudah menikmati hasil pupuk organik yang dibuat saat kegiatan ini. Lingkungan yang sebelumnya kotor sudah ada perbaikan. Kotoran sapi yang selama ini menumpuk sudah mulai dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan bernilai jual. Kedepan, mengingat potensi kotoran sapi yang begitu besar di desa Langkan ini, nanti juga akan dikembangkan pemanfaatan kotoran sapi menjadi energi biogas
KAJIAN PENGELOLAAN PERSAMPAHAN DI KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2024 Devi, Silfiana; Bochori, Bochori; Nugrasyah, Amrillah; Anisah, Siti
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v3i1.763

Abstract

Waste is a major problem faced by Indonesia that must be resolved immediately. Along with the increasing population, consumption levels and technological advances are factors in the increasing amount of waste produced. Muara Enim Regency has 22 (twenty-two) Districts, currently the coverage of waste services has only reached 29.44%, only able to serve 2 (two) Districts, namely Muara Enim District and Lawang Kidul District under the supervision of the Muara Enim Waste UPTD and Lawang Kidul Waste UPTD, with 1 (one) existing Final Processing Site (TPA) namely the Bukit Kancil TPA located in Muara Enim City. Muara Enim District. Which causes low service coverage, waste handling percentage. This study aims to determine the right waste management to be implemented in Muara Enim Regency.