Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Evaluasi Awal Kualitas Campuran Aspal Daur Ulang Laston Bekas Patching Menggunakan Metode Ekstraksi Sentrifugal Dan Uji Marshall Fadhil, Ammar; Ismy, Romaynoor; Kumita, Kumita; Heriadi, Romi
Jurnal Sains Riset Vol 15, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v15i1.3164

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan berkelanjutan menuntut penggunaan material yang efisien dan ramah lingkungan, salah satunya melalui daur ulang aspal bekas. Penelitian ini mengevaluasi kualitas campuran aspal daur ulang dari laston bekas patching dengan penambahan agregat dan aspal baru. Masalah utama yang dihadapi adalah gradasi agregat yang tidak sesuai dan rendahnya stabilitas campuran. Metode penelitian mencakup ekstraksi aspal menggunakan metode ekstraksi sentrifugal, analisis gradasi agregat, serta uji sifat fisis aspal dan parameter Marshall menggunakan acuan Bina Marga revisi 3 2018. Hasil menunjukkan kadar aspal optimum (KAO) sebesar 5,21% memberikan peningkatan stabilitas dari 1017 kg menjadi 1125 kg, dan Marshall Quotient dari 234,47 kg/mm menjadi 304,55 kg/mm. Nilai flow juga membaik dari 4,40 mm menjadi 3,73 mm, sesuai spesifikasi. Penambahan agregat dan aspal baru terbukti meningkatkan kualitas campuran, menjadikannya layak untuk perkerasan jalan. Disarankan optimalisasi penggunaan material daur ulang, pengujian lanjutan terhadap ketahanan campuran, serta uji coba lapangan untuk menjamin kesesuaian metode dengan kondisi nyata.
KARAKTERISTIK MARSHALL AC-WC MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ABU TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER Iqbal, Deni; Kumita, Kumita; Munandar, Aris
Tameh Vol. 14 No. 1 (2025): Tameh: Journal of Civil Engineering
Publisher : University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/tameh.v14i1.272

Abstract

Jalan dibangun bertujuan sebagai penghubung antara satu wilayah dengan wilayah laiinnya. Banyak kerusakan jalan yang  disebabkan oleh kurang  baiknya  mutu material yang digunakan. Berdasarkan permasalahan tersebut, sekarang banyak diteliti bahan tambah dari material-material lokal untuk memodifikasi sifat-sifat aspal dalam campuran laston sehingga dapat meningkatkan stabilitas perkerasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai karakteristik Marshall jika digunakan bahan tambah lokal yang diambil dari limbah. Bahan yang digunakan pada penelitian sebagai bahan substitusi pada campuran laston AC-WC adalah abu tempurung kelapa sebagai filler. Material lokal seperti tempurung kelapa diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal salah satunya sebagai filler pada perkerasan jalan berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi 2 (2018) Penelitian menggunakan tempurung kelapa dengan variasi kadar abu tempurung kelapa sebesar 0%, 15%, 30%, 45%, 60% dari berat filler lolos saringan nomor 200. Berdasarkan evaluasi terhadap karakteristik Marshall AC-WC menggunakan substitusi abu tempurung kelapa sebagai filler dengan kadar aspal optimum 5,76%, maka dapat diketahui persentase terbaik terdapat pada substitusi 15% abu tempurung kelapa dengan nilai stabilitas 1410 kg, nilai MQ 400,49 kg/mm, VIM 4,3 %, VMA 15,9% , flow 3,58, density 2,313, dan nilai VFB 73%. Nilai Parameter Marshall dengan  menggunakan substitusi abu tempurung kelapa sebagai filler semuanya masih memenuhi persyaratan spesifikasi Bina Marga tahun 2018.
PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS (Studi Kasus: Jalan Prof. A. Majid Ibrahim - Jalan Panglima Polem Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen) Kumita, Kumita; Idayani, Idayani; Ismy, Romaynoor; Suhaimi, Suhaimi; Kurnia, R. Dedi Iman
VARIASI : Majalah Ilmiah Universitas Almuslim Vol. 14 No. 3: Variasi, Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/vrs.v14i3.1515

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memegang peranan penting dalam sektor perhubungan darat. Hambatan samping adalah aktivitas di samping jalan yang berpengaruh terhadap kinerja lalu lintas. Aktivitas pada samping jalan yang berpengaruh terhadap lalu lintas adalah pejalan kaki, kendaraan berjalan lambat, kendaraan keluar/masuk sisi jalan, kendaraan berhenti sembarangan dan parkir dibadan jalan (on street parking). Jalan Prof. A. Majid Ibrahim - Jln. Panglima Polem Kec. Kota Juang Kab. Bireuen adalah salah satu jalan sekunder di Kab. Bireuen yang mengalami kepadatan arus lalu lintas karena kapasitasnya sudah tidak mencukupi lagi dengan banyaknya kendaraan yang melaju di jalan tersebut. Permasalahan yang terjadi di Jln. Prof. A. Majid Ibrahim - Jln. Panglima Polem adalah tidak cukupnya areal parkir di jalan tersebut, sehingga banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan bahkan di badan jalan yang menyebabkan tidak maksimalnya kinerja jalan sehingga memungkinkan terjadinya kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja jalan dan pengaruh hambatan samping pada ruas jalan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 hari, yaitu pada Senin, Rabu dan Sabtu selama 12 jam dimulai dari pukul 07.00 s.d 19.00 Wib. Lokasi penelitian ini adalah ruas Jln. Prof. A. Majid Ibrahim - Jln. Panglima Polem Kec. Kota Juang Kab. Bireuen. Metode penelitian ini menggunakan kajian kuantitatif untuk mencari besarnya kapasitas dan derajat kejenuhan yang mempengaruhi aktivitas Jln. Prof A. Majid Ibrahim - Jln. Panglima Polem Kec. Kota Juang Kab. Bireuen. Sedangkan, analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak microsoft excel, sedangkan perhitungan arus kendaraan dan sebagainya menggunakan metode PKJI 2014Pada Jln. Prof A. Majid Ibrahim didapatkan volume lalu lintas tertinggi terjadi pada Senin pukul 11.00 - 12.00 sebesar 554 skr/jam, hambatan samping sebesar 161 dengan kelas hambatan samping rendah (R). Untuk tingkat pelayanan pada Jln. Prof. A. Majid Ibrahim di dapatkan nilai tingkat pelayanan B dengan derajat kejenuhan 0,42. Sedangkan Jln. Panglima Polem didapatkan volume lalu lintas tertinggi pada Senin pukul 17.00 - 18.00 sebesar 774 skr/jam, hambatan samping sebesar 816 dengan kelas hambatan samping tinggi (T). Untuk tingkat pelayanan pada Jln. Panglima Polem dengan nilai derajat kejenuhan 0,64 didapatkan nilai tingkat pelayanan C.Website slot Online terbaik dan terpercaya di tahun 2025 adalah 12DJARUM.COM
Komunikasi interpersonal para pedagang tradisonal Kabuapaten Bireuen dalam menjaga loyalitas pelanggan Maihani, Syarifah; Kumita, Kumita; Khairani, Cut
Jurnal Sains Pertanian Vol. 7 No. 2: June 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v7i2.1996

Abstract

Komunikasi Interpersonal yang terjadi antara pedagang tradisonal pada awalnya melalui tahapan kontak yang di lakukan oleh pedagang tradisonal khusus nya di Kabuapten Bireuen dengan memberikan sapaan menayakan kabar ramah berjabat tangan. Kemudian adanya keterlibatan hubungan dalam percakapan transaksi jual beli maupun keterlibatan percakapan di luar urusan menjual dan membeli. Pada tahap terakhir terbinanya keakraban diantara pedagang dan pembeli yang ditunjukan dengan kedekatan emosional. Dimana terjalainya hubungan kekeluargaan bukan hanya sekedar menjual dan membeli semata. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memahami dan menganalisa komunikasi interpersonal yang di lakukan oleh pedagang tradisonal di pasar yang meliputi proses komunikasi keterlibatan dan keakraban hubungan yang terjalin antara pedagang tradisonal dalam menjaga loyalitas dari pelanggannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data di peroleh melalui wawancara mendalam dan observasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah pedagang dan pelanggan di pasar tradisonal Kabupaten Bireuen.
STUDI KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPAL PANAS (AC-WC) DENGAN VARIASI RENDAMAN OLI BARU KENDARAAN TRUCK TRAILER Idayani, Idayani; Kumita, Kumita; Ulfata, Zia
Jurnal Sains Riset Vol 15, No 3 (2025): November 2025, In Progress
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v15i3.3493

Abstract

Road pavement plays a critical role in ensuring smooth transportation flow and supporting regional economic growth, particularly in areas with high traffic volumes and heavy vehicle loads. This study investigates the effect of immersion duration in new truck-trailer engine oil on the Marshall characteristics of Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) mixtures. An experimental method was conducted in the Asphalt Pavement Laboratory of the Faculty of Engineering, Universitas Almuslim, using Pen 60/70 asphalt, well-graded aggregates, and new heavy-vehicle oil as the immersion medium. The optimum asphalt content (OAC) obtained from preliminary Marshall testing was 5.74% and was applied to all test specimens. The specimens were immersed in new oil for 0, 10, 20, 30, and 40 minutes before undergoing Marshall tests, including stability, flow, Marshall Quotient (MQ), density, Voids in Mix (VIM), Voids in Mineral Aggregate (VMA), and Voids Filled with Asphalt (VFA). The results show that stability values increased with longer immersion durations, with the highest stability recorded at 40 minutes (1300 kg), all of which met the 2014 Bina Marga technical specifications. Flow values for all variations remained within the standard range (2–4 mm), indicating adequate plastic deformation resistance. MQ values exhibited a rising trend as immersion time increased, suggesting greater stiffness and structural resistance. Meanwhile, density values tended to increase, while VIM values decreased, demonstrating reduced air voids due to oil penetration. VMA and VFA parameters generally met the required specifications, confirming that the AC-WC mixture maintained acceptable performance under oil exposure. Overall, the findings indicate that immersion in new engine oil can enhance the mechanical properties of AC-WC mixtures, particularly in terms of stability and stiffness, without violating established specifications. This suggests that AC-WC mixtures retain their structural performance even under oil contamination conditions typically encountered in heavy-vehicle operational areas.