Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA TRAVEL DAN KENDARAAN PRIBADI (PALANGKA RAYA – KATINGAN HILIR) Sri Wahyuni; Ina Elvina; Supiyan
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i1.9046

Abstract

Secara umum terdapat dua jenis transportasi yang sering digunakan masyarakat dengan tujuan Palangka Raya ke Katingan Hilir, yaitu: angkutan umum dan kendaraan pribadi. Untuk menentukan model pemilihan moda pada jalur Palangka Raya-Katingan Hilir diperlukan studi. Penelitian ini membandingkan fitur rute Palangka Raya – Katingan Hilir (harga, lama perjalanan, frekuensi keberangkatan) dengan kinerja angkutan Travel dan Kendaraan Pribadi, faktor sosial, dan karakteristik penumpang. 88 kilometer antara Palangka Raya dan Kasongan (Katingan Hilir) merupakan jarak yang cukup signifikan. Satu setengah hingga dua jam adalah waktu yang dibutuhkan untuk pergi dari Palangka Raya ke Kasongan (Katingan Hilir). Namun, sebagian besar pengunjung luar kota memilih untuk mencapai tujuan mereka dengan mobil pribadi daripada melalui angkutan umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan kerangka kerja untuk memutuskan antara perjalanan bus dan moda transportasi lainnya, termasuk bagaimana perjalanan angkutan umum menjadi moda perjalanan pilihan dan variabel apa yang menyebabkan angkutan umum menjadi moda pilihan perjalanan sekunder. U Travel = (3.867-1.012(Bp) -0.775(Kp)-0.685(Sbp) + 1.266(Kp)), dimana Bp merepresentasikan harga travel, Kp merepresentasikan kenyamanan perjalanan, Sbp merepresentasikan jumlah jeda sepanjang rute, dan Ss mewakili keselamatan perjalanan (Kp). Jadi, peningkatan kualitas transportasi Travel penting untuk menjadikannya pilihan yang disukai.
PEMODELAN PEMILIHAN MODA ANTARA BUS DAN TRAVEL DENGAN METODE REVEALED PREFERENCE RUTE PALANGKA RAYA–PANGKALAN BUN Rovenri Nobel M. Hutasoit; Sutan Parasian Silitonga; Ina Elvina
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i1.9047

Abstract

Jenis moda transportasi terus berkembang dan semakin beragam, sehingga pemilihan moda tersebut perlu dilakukan. Salah satunya adalah pilihan moda transportasi darat, khususnya antara bus dan travel, dimana terdapat persaingan karena keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Pengunjung Palangka Raya-Pangkalan Bun dihadapkan pada pilihan moda alternatif, yaitu travel dan bus. Setiap moda memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat dipengaruhi oleh pengelolaan pelayanan transportasi, yang menunjukkan bahwa dengan menggunakan dua alternatif moda dapat bersaing satu sama lain, yaitu travel dan bus. Orang cenderung memilih alat transportasi mana yang akan digunakan untuk bepergian dari segi tarif, waktu, kenyamanan, dan keamanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis model pemilihan moda antara travel dan bus, dan menganalisis karakteristik sosial ekonomi dan karakteristik perjalanan penumpang. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan pertanyaan kepada 248 responden dan wawancara. Analisis data dengan program SPSS menggunakan metode binary logit atau binomial logit. Dari analisis tersebut dapat diketahui faktor pemilihan moda rute Palangka Raya–Pangkalan Bun dengan menggunakan travel dan bus. Berdasarkan pengujian data menggunakan metode logit binomial, didapatkan 17 variabel bebas yang akan diuji signifikannya terhadap variable terikat (pilihan bus dan travel). Maka diperoleh model UIM = 8,808 + 1,434(X1) – 1,862(X2) – 4,124(X3) – 5,115(X4) + 3,328(X5) dengan variabel yang sudah di uji signifikansinya.
Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Raya untuk Warga SMA Negeri 2 Kahayan Tengah Desi Riani; Salonten; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy; Robby; Supiyan; Murniati; Ina Elvina; Devia; Raden Haryo Saputra
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 2, November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i2.11398

Abstract

SMAN 2 Kahayan Tengah is one of the schools located in Bukit Rawi, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province. In the school there are 150 students, most of whom have used motorised vehicles to get to school and pass through the highway. The purpose of this service is to provide knowledge and is expected to increase the awareness of citizens of SMAN 2 Kahayan Tengah towards traffic rules, signs and markings that apply on the highway. The method of activity implementation is in the form of socialization / lecture. The results of this community service can be seen from the results of questions and answers, interviews and fun quiz, there is a fairly good increase in terms of knowledge and understanding of students regarding traffic rules, signs and markings.
PENGARUH NILAI STABILITAS SISA TERHADAP KEKUATAN CAMPURAN (HRS-WC) DENGAN METODE KEPADATAN MUTLAK EFFECT OF RESIDUAL STABILITY VALUES ON MIXTURE STRENGTH (HRS-WC) WITH ABSOLUTE DENSITY METHOD Boby; Desriantomy; Ina Elvina
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14110

Abstract

Perkerasan Lentur merupakan lapisan penutup yang terdiri dari campuran antara agregat, mineral pengisi (filler), dan aspal padat dengan perbandingan tertentu yang dicampurkan dan dipadatkan dalam keadaan panas. Dengan ini saya ingin menggunakan HRS-WC sebagai campuran aspal. HRS-WC merupakan campuran beraspal panas dengan penggunaan agregat bergradasi senjang. Karakteristik yang terpenting dari campuran ini adalah durabilitas dan fleksibilitas, dan juga dituntut memiliki stabilitas yang cukup dalam menerima beban lalu lintas yang secara langsung bekerja pada lapisan ini Stabilitas Sisa merupakan perbandingan stabilitas campuran yang direndam selama 24 jam semakin lama durasi perendama maka nilai stabilitas sisa akan semakin menurun, turunya nlai stabilitas ini disebabkan terjadinya kerusakan akibat pengaruh air. Kerusakan ini disebabkan, dimana suhu air terlalu tinggi yang mempengaruhi perkerasan yang akan membuat briket/benda uji melembek seiring dengan lamanya perendaman. Menentukan nilai karakteristik Marshall stabilitas sisa dari nilai KAO kepadatan mutlak yaitu 6,48 Berdasarkan penelitian terhadap parameter karakteristik Marshall Stabilitas Sisa dengan Kepadatan Mutlak pada tumbukan 2x400, Komposisi menghasilkan Kadar Aspal Optimum dengan Stabilitas sebesar 1156 kg, Rongga dalam Campuran (VIM) sebesar 3,7 %, rongga terisi aspal (VFB) sebesar 80%, rongga antar agregat (VMA) sebesar 18,2%, Hasil bagi Marshall (Marshall Quotient) sebesar 344 kg/mm.
KINERJA U-TURN DI RUAS JALAN GEORGE OBOS - SISINGAMANGARAJA KOTA PALANGKA RAYA Cahyo Hadi Panoto; Ina Elvina; Murniati
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i1.1429

Abstract

Putaran balik (U-turn) adalah fasilitas jalan untuk kendaraan yang ingin mengubah arah perjalanannya. Akan tetapi, pergerakan memutar arah kendaraan pada U-turn akan menyebabkan kecepatan kendaraan yang searah menjadi rendah sehingga dapat menimbulkan kepadatan di ruas jalan.Lahan di sekitar lokasi ini dipergunakan sebagai area komersial seperti rumah makan, kafe, dan pedagang kaki lima yang berpotensi mengakibatkan kepadatan lalu lintas.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja U-Turn serta tingkat pelayanan jalan di lokasi penelitian. Dengan demikian, perlu dilakukan analisis pelayanan jalan dan kinerja U-Turn di lokasi ini meliputi pengukuran geometri jalan, volume lalu lintas, hambatan samping, dan waktu tempuh kendaraan yang melakukan U-Turn menggunakan metode MKJI 1997. Dari analisis data, dapat disimpulkan untuk waktu tempuh rata-rata kendaraan terbesar saat melakukan U-Turn adalah 27,19 detik, dengan kecepatan kendaraan sebesar 6,62 km/jam dan panjang antrian kendaraan sepanjang 26 meter. Selain itu, didapatkan pula nilai volume lalu lintas sebesar 1622,4 smp/jam, nilai kapasitas 5821,2 smp/jam, nilai tundaan kendaraan sebesar 2,84 det/smp serta nilai derajat kejenuhan 0,56. Dari hasil tersebut, tingkat pelayanan jalan dapat dikategorikan ke kelas C di mana arus stabil tetapi kecepatan gerak kendaraan dikendalikan.
Analisis Tarif Angkutan Umum Travel Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Rute Kota Palangka Raya-Kasongan Isa Ariayini, Brayen Putra Perdana; Ina Elvina; Devia
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v1i2.9881

Abstract

The increase in fuel prices in the City of Palangka Raya has affected the increase in the fares of public transportation in the City of Palangka Raya, one of which is public transport travel. This study aims to analyze Vehicle Operating Costs (BOK) and public transportation fares traveling the City of Palangka Raya-Kasongan route. The research location is at CV. Putra Borneo Travel and CV. Munir Travel uses a sample vehicle, namely the Toyota Innova. Rates that apply in CV. Putra Borneo Travel and CV. Munir Travel for the City of Palangka Raya-Kasongan route is Rp 100,000,-. Vehicle Operating Costs (BOK) and public transport travel fares were calculated using the 2002 Ministry of Transportation method. This research was conducted for 7 days in February 2023. The calculation results show that the highest total Vehicle Operating Costs (BOK) is CV. Putra Borneo Travel is Rp 7544.77/kend-km and the lowest is Rp 6846.79/kend-km. The highest Total Vehicle Operating Cost (BOK) for CV. Munir Travel is Rp 7624.13/kend-km and the lowest is Rp 7225.30/kend-km. The fare for public transportation travel for the City of Palangka Raya-Kasongan route for CV. Putra Borneo Travel, the highest is Rp 104,333,- and the lowest is Rp 94,681,- while for CV. Munir Travel, the highest was Rp 105,431,- and the lowest was Rp 99,916,-. The recommendation is for travel service providers to evaluate travel rates.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PKJI 2023 (JL. PATIH RUMBIH – JL. TAMBUN BUNGAI – JL. R. A. KARTINI) yosevina, yosevina; Pinel Suleleng; Ina Elvina; Salonten
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan Jl. Patih Rumbih – Jl. Tambun Bungai – Jalan R.A Kartini Kota Palangka Raya merupakan salah satu persimpangan yang berada dalam Kota Palangka Raya. Pada persimpangan sering terjadi tundaan, hambatan samping karena aktivitas disekeliling simpang. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui besarnya arus lalu lintas yang melewati persimpangan Jl. Patih Rumbih – Jl. Tambun Bungai – Jalan R.A Kartini Kota Palangka Raya saat sekarang , Mengetahui kapasitas persimpangan, derajat kejenuhan, peluang antrian dan tundaan persimpangan Jl. Patih Rumbih – Jl. Tambun Bungai – Jalan R.A Kartini Kota Palangka Raya saat sekarang, Mengetahui tingkat kinerja persimpangan pada persimpangan Jl. Patih Rumbih – Jl. Tambun Bungai – Jalan R.A Kartini Kota Palangka Raya saat sekarang.Pada penelitian ini digunakan metode PKJI 2023 (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia). Hasil analisis diperoleh dari penelitian ini adalah kondisi persimpangan Jalan Tambun Bungai – Jalan R.A Kartini cukup baik, hal itu terlihat pada tundaan simpang yaitu sebesar 11,53 detik/SMP yang dimana Tingkat Pelayanan Simpang berada pada tingkat B. Kapasitas (C) 3045 SMP/jam, Derajat Kejenuhan (Dj) 0,66, Peluang Antrian (PA) 17,77 %. Untuk persimpangan Jalan Tambun Bungai –Jalan Patih Rumbih tundaan simpang yaitu sebesar 10,94 detik/SMP, tingkat pelayanan simpang berada pada tingkat B. Kapasitas (C) 3382 SMP/jam, Derajat Kejenuhan (Dj) 0,60, Peluang Antrian (PA) 15,18 %. Untuk solusi alternatif pada persimpangan ruas Jl. Patih Rumbih – Jl. Tambun Bungai – Jl. R. A. Kartini yang direncanakan adalah dengan pemberian rambu dilarang parkir serta rambu prioritas pada Simpang Jalan agar pengendara jalan tidak memarkirkan kendaraan nya di bahu jalan hingga mengenai badan jalan sehingga dapat mengurangi hambatan samping dan konflik pada persimpangan jalan.
Investigating the Relationship Between Soil Stabilization Techniques and Sustainable Foundation Engineering Practices Ina Elvina; Agripina Pereira Freitas; Winarno, Basuki
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i1.5415

Abstract

This study investigates the relationship between soil stabilization techniques and sustainable foundation engineering practices, focusing on the environmental, economic, and technical aspects of various stabilization methods. The research employs a qualitative approach, specifically a literature review, to explore the effectiveness of conventional soil stabilization techniques, such as cement and lime, as well as emerging sustainable alternatives, including the use of industrial byproducts like fly ash and innovative microbial stabilization. The findings reveal that while traditional methods are effective in enhancing soil properties, they are associated with significant environmental and economic drawbacks, particularly due to high CO2 emissions from cement production. On the other hand, alternative techniques such as fly ash stabilization and microbial-based solutions offer significant environmental benefits by reducing carbon footprints and providing cost-effective, sustainable alternatives. Additionally, the integration of environmental, economic, and technical factors into decision-making frameworks is essential for promoting sustainable foundation engineering practices. The study highlights the importance of adopting green technologies to achieve sustainability in foundation engineering and recommends further research into the long-term performance and scalability of alternative stabilization methods. Moreover, future studies should focus on developing standardized guidelines and exploring the role of policy and regulations in supporting sustainable practices in construction.