Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sosialisasi tentang Solusi Sehat dan Pengobatan ala Rasulullah dengan Al-Hijamah Bekam di era Society 5.0 Yayasan Aljannah Sumatera Barat Ade Wisandra; Alfauzain Alfauzain; Muhammad Al Ashari; Deni Maisa Putra; Devid Leonard; Siti HandamDewi; Mirza Aulia; Satrio Bagas Yudhanto; Sri Jingga Oktavia
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i3.6709

Abstract

Sesungguhnya Allah telah membekalipada setiap tubuh manusia dengan satu kekuatan fitrah (alami) yang bisa digunakan untuk menolak serta menyembuhkan secara pribadi setiap penyakit yang menyerang dirinya. Kekuatan tersebut dalam dunia kedokteran dikenal dengan system imuniti (daya tahan tubuh). Ia berfungsi menghalau masuknya berbagai penyakit yang datang dari luar tubuh baik yang berupa bakteri, virus atau patogen-patogen luar. Solusi sehat ala Rasulullah SAW mengajarkan prinsip hidup yang seimbang dan alami, meliputi kebersihan, pola makan sehat, aktivitas fisik, kesehatan mental, dan pencegahan penyakit. Dalam konteks teknologi 5.0, prinsip-prinsip tersebut dapat diintegrasikan dengan berbagai inovasi digital untuk mendukung gaya hidup sehat yang lebih efektif dan efisien. Teknologi 5.0 menawarkan kemudahan dalam mengakses informasi kesehatan, memonitor aktivitas fisik, serta mengelola kesehatan mental melalui aplikasi dan perangkat wearable. Dengan demikian, kombinasi antara ajaran Rasulullah dan teknologi modern dapat menciptakan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi dalam menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual, sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di era digital ini.Ajaran Rasulullah SAW tentang kebersihan, pola makan halal dan bergizi, serta pentingnya menjaga keseimbangan hidup, dapat dipadukan dengan kecanggihan teknologi untuk memperkuat upaya pencegahan penyakit dan promosi kesehatan. Penggunaan aplikasi untuk memantau pola makan, olahraga, serta kebiasaan tidur yang baik, memungkinkan individu untuk lebih sadar akan kebiasaan sehari-hari mereka. Di sisi lain, perangkat medis canggih yang dapat mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini, serta sistem kesehatan berbasis data yang mempermudah diagnosa dan perawatan, memungkinkan akses yang lebih cepat dan tepat kepada layanan kesehatan. Teknologi 5.0 juga memberikan peluang untuk mengembangkan aplikasi yang mendukung kesehatan mental, seperti meditasi dan manajemen stres. Dengan meningkatkan kesadaran spiritual melalui aplikasi digital, umat Islam dapat menjaga hubungan dengan Allah sekaligus meningkatkan kualitas hidup spiritualnya. Oleh karena itu, dengan menggabungkan prinsip-prinsip sehat ala Rasulullah dengan teknologi modern, masyarakat dapat menjalani hidup sehat yang menyeluruh, mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual, di tengah perkembangan zaman yang semakin maju.
PENGEMBANGAN APLIKASI E-HATRA PENYEHAT TRADISIONAL KOMPLEMENTER DAN PELAPORAN BERBASIS WEB DI WILAYAH PUSKESMAS DENGAN METODE PROTOTYPING Alfauzain Alfauzain; Devid Leonard; Linda Handayuni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2750

Abstract

Abstract: This research has developed a web-based application platform for traditional healers, known as Hatra, with the aim of optimising complementary traditional medicine services such as cupping, acupuncture, traditional massage, and herbal remedies. The aim of this research is to improve the efficiency and accuracy of recording and reporting, as well as monitoring traditional healers in the working area of the community health centre (Puskesmas). The system design uses prototyping techniques conducted at the Griya Sehat Traditional Healers within the working area of the Puskesmas in the city of Padang. The prototyping method is used to depict the future system, providing a clear understanding to users and application owners about the system. The subjects involved in this research are Hatra Officers at the Puskesmas and traditional healers within the Puskesmas working area. In the prototyping method used, there are several stages: needs analysis, prototype development and evaluation, system design, system development, system testing and evaluation, and system implementation. Application testing is conducted using the black box method by application users. The test results show a high functionality rating in supporting traditional healer services and Puskesmas reporting. The prototype of this application can be implemented in a web-based internet network infrastructure on a hosting server, making it accessible to traditional health houses and Puskesmas. Future development should consider expanding the functionality and platform of the E-Hatra application for all Puskesmas that oversee their respective traditional healers to support digital transformation in healthcare services. Keywords: E-Hatra Application, Traditional Healers, Prototyping Method, Puskesmas Reporting, Digital Transformation Abstrak: Penelitian ini telah mengembangkan platform aplikasi berbasis web untuk Penyehat tradisional, yang dikenal sebagai Hatra, dengan tujuan mengoptimalkan layanan pengobatan  tradisional komplementer seperti bekam, akupunktur, pijat tradisional, dan ramuan herbal. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan dan pelaporan, serta pemantauan Penyehat tradisional di wilayah kerja Puskesmas. Desain sistem menggunakan teknik prototyping yang dilakukan pada Griya sehat penyehat tradisional dalam wilayah kerja Puskesmas di kota Padang. Metode Prototyping digunakan untuk menggambarkan sistem masa depan, memberikan pemahaman yang jelas kepada pengguna dan pemilik aplikasi tentang sistem tersebut. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah Petugas Hatra di Puskesmas dan Penyehat tradisional dalam wilayah kerja Puskesmas. Dalam metode prototyping yang digunakan, terdapat beberapa tahap: analisis kebutuhan, pengembangan dan evaluasi prototipe, desain sistem, pengembangan sistem, pengujian dan evaluasi sistem, serta implementasi sistem. Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode black box oleh pengguna aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan peringkat fungsionalitas yang tinggi dalam mendukung layanan Penyehat Tradisional dan pelaporan Puskesmas. Prototipe aplikasi ini dapat diimplementasikan dalam infrastruktur jaringan internet berbasis web pada server hosting, sehingga dapat diakses oleh Griya sehat tradisional dan Puskesmas. Pengembangan di masa depan harus mempertimbangkan untuk memperluas fungsionalitas dan platform aplikasi E-Hatra untuk semua Puskesmas yang mengawasi Penyehat tradisional mereka masing-masing guna mendukung transformasi digital dalam layanan kesehatan. Kata kunci: Aplikasi E-Hatra; Penyehat Tradisional; Metode Prototyping;Pelaporan Puskesmas; Transformasi Digital