Articles
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN MEKANISME KOPING KLIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA
Suwanti, Suwanti;
Yetty, Yetty;
Aini, Faridah
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.641 KB)
Hemodialisis pada klien Gagal Ginjal Kronik menyebabkan perubahan dalam hidup yang dapat membuat stres dan membutuhkan koping adaptif dalam mengatasinya.Kemampuan koping terhadap masalah yang dihadapi dapat dipengaruhi efikasi diri dan dukungan sosial keluarga. Individu yang memiliki efikasi diri tinggi dan dukungan sosial keluarga yang baik cenderung melakukan mekanisme koping yang adaptif. Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara efikasi diridan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping klien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Ambarawa. Design penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasinya penderita Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa sejumlah 48 pasien. Pengambilan sampel dengan total sampling. Sampel sebanyak 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan program SPSS, uji statistik Fischer’s Exact Test. Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan mekanisme koping dengan p value sebesar 0,039 (α = 0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping dengan p value sebesar 0,004 (α= 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping nilai signifikansi 0,039 dan 0,004 pada α 0,05. Kata Kunci: Efikasi diri, dukungan sosial keluarga, mekanisme koping THE CORRELATION BETWEEN SELF-EFFICACY AND FAMILIES SOCIAL SUPPORT WITH COPING MECHANISMS CLIENTS CHRONIC RENAL FAILURE UNDERGOING HEMODIALYSIS ABSTRACTHemodialysis in chronic renal failure client causes changes in life that can create stress and need coping to solve. Coping mechanism with the problems encountered could be affected by self-efficacy and family social support. Client with high self efficacy and good family social support use adaptif coping mechanism. Purpose. The purpose of this study is to determine the correlation between self-efficacy and families social support with coping mechanisms clients Chronic Renal Failure undergoing hemodialysis at Ambarawa general hospital. This research used correlational design with cross sectional approach. The population were patients with Chronic Renal Failure who did Hemodialysis at RSUD Ambarawa as much as 48 patients. The sampling technique used total sampling. The samples study were patients with Chronic Renal Failure who did Hemodialysis that reguire inclusion and exclusion criteria as many as 34 people. The data collection was done by using a questionnaire. Data analysis was performed with SPSS by using Fischer’s Exact. There was significant correlation between self efficacy with coping mechanism (p value < 0,005). And there was significant correlation between family social support with coping mechanism (p value < 0,005). There is a significant correlation between self-efficacy and social support of families with coping mechanisms with significant value of 0.039 and 0.004 at α = 0.05. Keywords: Self efficacy, family social support, coping mechanisms
PENGARUH METODE THINK, PAIR AND SHARE TERHADAP KETERAMPILAN KADER DALAM PENGISIAN KMS BALITA
Pratiwi, Intan Gumilang;
Restanty, Dian Aby
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (20.546 KB)
|
DOI: 10.26751/ijb.v3i1.669
Salah satu sasaran Sustainanable Development goals yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah tahun 2030 adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka salah satunya melalui pengembangan wahana peran serta masyarakat melalui pelaksanaan pembangunan masyarakat desa dalam bentuk Posyandu. Posyandu merupakan tempat untuk memberikan pelayanan dasar kesehatan ibu dan anak yang dikelola kader kesehatan. Tugas kader salah satunya adalah melakukan penimbangan balita dan melakukan pencatatan dalam kartu menuju sehat (KMS).Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode think, pair and share terhadap keterampilan kader dalam pengisian KMS. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian pre-experimental designmenggunakan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design jumlah sampel 25 kader. Data dianalisis dengan paired t-test. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh metode pembelajaran think, pair and share dalam meningkatkan keterampilan kader mengisi KMS dengan nilai P <0,01.
Modeling Stock Return Data Using Asymmetric Volatility Models: A Performance Comparison Based On the Akaike Information Criterion and Schwarz Criterion
Setiawan, Eri;
Herawati, Netti;
Nisa, Khoirin
INSIST Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/ins.v3i2.160
The Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH) model has been widely used in time series forecasting especially with asymmetric volatility data. As the generalization of autoregressive conditional heteroscedasticity model, GARCH is known to be more flexible to lag structures. Some enhancements of GARCH models were introduced in literatures, among them are Exponential GARCH (EGARCH), Threshold GARCH (TGARCH) and Asymmetric Power GARCH (APGARCH) models. This paper aims to compare the performance of the three enhancements of the asymmetric volatility models by means of applying the three models to estimate real daily stock return volatility data. The presence of leverage effects in empirical series is investigated. Based on the value of Akaike information and Schwarz criterions, the result showed that the best forecasting model for our daily stock return data is the APARCH model.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE TAI DI KELAS XI IPA3 SMAN 1 SUNGAI TARAB
Herawati, Netti
Inovasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Vol. 6. No 1, Jilid 2, Maret 2019
Publisher : FKIP UMSB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.345 KB)
|
DOI: 10.31869/ip.v6i1.1339
Aktivitas belajar siswa rendah dalam bertanya, menjawab dan mengerjakan latihan dan PR sehingga hasil belajar siswa menjadi rendah. Metode guru dalam mengajar tidak bervariasi (monoton) sehingga siswa menjadi bosan dan malas belajar matematika. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah di atas adalah dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAIPenelitian yang dilakukan ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di semester genap tahun pelajaran 2017/2018 dengan dua siklus, sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMAN 1 Sungai Tarab yang berjumlah 26 orang. Alat pengumpul data yang digunakan adalah dalam bentuk lembaran observasi aktivitas siswa, kuesioner dan tes hasil belajar.Aktivitas siswa mengalami peningkatan ke arah yang baik, nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus 1 adalah 70,5 yang tuntas 11 orang atau 42 % sedangkan pada siklus 2 meningkat menjadi 77,7 yang tuntas 18 orang atau 69 %. Berdasarkan hasil analisis data dapat diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 3 SMAN 1 Sungai tarab.Hasil angket memperlihatkan banyak mamfaat dari penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI yaitu siswa menjadi lebih senang, aktif dan lebih berhasil dalam belajar matematika.Kata kunci : Aktivitas, Kooperatif, Matematika, Hasil Belajar, TAI
EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN BERDASARKAN METODE PIECES DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN CILACAP TAHUN 2014
Apriyanti, Eka;
Nurhayati, Siti;
Rahardjo, Setyowati
Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2015): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.37 KB)
Information system evaluation necessary to improve the quality or make changes according to the needs of the organization. A method of pieces is a framework for the evaluation of information system that evaluates the performance , information, the economic aspect, security aspects, the aspect of efficiency and the aspect of service. The purpose of research know evaluation based on appearance, information, the economic aspect, security aspects, the aspect of efficiency and the services the type of research is research descriptive evaluative with the approach of cross sectional with a method of quantitative research. As many as 71,4% of respondents felt aspect entered in the performance category either. As many as 60,7 % of respondents felt aspects information data SIMKA entrance on good category. As many as 53,6% of respondents felt the aspect of the economic aspect SIMKA enters at the entrance on the category of no good. As many as 53,6% of respondents felt aspect control/security SIMKA already good. As many as 57,1% of respondents felt efficiency aspects on SIMKA already good. As many as 57,1% of respondents felt aspects on SIMKA service entrance on the category of no good. The need to give additional knowledge related to officials SIMKA. The official and the Puskesmas have to increase the budget allocation for special treatment SIMKA good for software, hardware and facilities SIMKA. The official need to cooperate with third parties in this developer/vendor for developing applications software to improve sensitivity against mistakes and good at input/ouput data or information and adder a manual on aid-application to know and correct the mistakes happen.
STUDI LITERATUR : METODE NON FARMAKOLOGIS MENGURANGI NYERI PERSALINAN DENGAN MENGGUNAKAN EFFLURAGE MASSAGE
Pratiwi, Intan Gumilang
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, Maluku Utara, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (169.527 KB)
Masa persalinan merupakan fenomena alamiah yang bagi kebanyakan perempuan secara subjektif dirasakan sebagai proses nyeri yang menimbulkan kecemasan dan takut secara bersamaan. Nyeri dalam persalinan adalah bagian yang tidak dapat dihindari dalam proses persalinan. Salah satu metode untuk mengurangi nyeri persalinan yang sering dilakukan adalah pijat. Salah satu jenis pijat adalah efflurage massage yaitu suatu gerakan dengan mempergunakan seluruh permukaan tangan melekat pada bagian-bagian tubuh yang digosok dengan ringan dan menenangkan. Studi literature ini dengan metode mengumpulkan data dari studi pencarian sistematis database terkomputerisasi (PubMed, BMC, Cochrain review, Google cendekia) berbentuk jurnal penelitian dan artikel review.
PENGARUH PENERAPAN PANDUAN PERILAKU CARING TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU CARING MAHASISWA DI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN
Aisyah, Rizka;
Sriati, Aat;
B.M.L, Valentina
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (654.594 KB)
|
DOI: 10.33755/jkk.v5i2.134
Terdapat insiden pada proses pembelajaran yaitu mahasiswa bermain smartphone dikelas, insiden tersebutmengakibatkan mahasiswa menjadi tidak menghargai, hal tersebut tidak sesuai dengan aspek caring pada penelitian.Dibutuhkan upaya untuk mengubah perilaku tersebut, yaitu menggunakan penerapan panduan perilaku caring padaproses pembelajaran. Tujuan: mengetahui adakah pengaruh penerapan panduan perilaku caring terhadap perilakucaring mahasiswa Fakultas Keperawatan UNPAD. Metode: penelitian quasy experimental, populasi penelitian yaitu 12kelompok tutorial angkatan 2016 dan sampel terpilih 5 kelompok tutorial. Data dikumpulkan menggunakan KuesionerPerilaku Caring dan sudah melalui proses content validity dengan uji CVI dan CVR. Hasil: seluruh kelompokberperilaku caring dalam proses tutorial maupun praktikum baik sebelum dan sesudah penerapan panduan perilakucaring dan didapatkan hasil peningkatan mean. Hasil uji statistik pada proses pembelajaran didapatkan p value = 0.004(p < 0.05) untuk proses tutorial dan p value = 0.2854 (p > 0.05) untuk proses praktikum. Simpulan: terdapat pengaruhpenerapan panduan perilaku caring dalam proses tutorial dan tidak terdapat pengaruh penerapan panduan perilakucaring dalam proses praktikum terhadap perilaku caring mahasiswa.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA
Wakhid, Abdul;
Suwanti, Suwanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 9 No 2 (2019): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (81.316 KB)
|
DOI: 10.32583/pskm.9.2.2019.95-102
Efek samping dari hemodialisa ini berupa perubahan psikologis sehingga terjadi kecemasan. Kecemasan pasien GGK merupakan respon pasien GGK terhadap situasi yang dialami yang mengancam dan merupakan hal normal yang terjadi yang disertai perkembangan, perubahan, pengalaman baru, serta dalam menemukan identitas diri dan hidupnya. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pasien Gagal Ginjal Kronis yang menjalani hemodialisa di Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif, dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 88 responden,jumlah populasi 124 responden dan menggunakan tekhnikconvenience sampling. Instrumen yang digunakan yakni kuesioner HRSA untuk kategori tingkat kecemasan. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ditemukan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan berat berat sejumlah 30 responden (34,1%).Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dalam hal penanganan masalah psikologis yaitu kecemasan pada pasien yang timbul akibat penyakit kronik. Kata kunci : Gagal ginjal kronik, Kecemasan DESCRIPTION OF THE ANXIETY LEVEL OF PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS ABSTRACT The side effects of hemodialysis are psychological changes resulting in anxiety. Anxiety in CRF patients is the response of CRF patients to a situation that is threatening and is a normal thing that happens that is accompanied by developments, changes, new experiences, and in finding their identity and life. The purpose of this study is to describe the anxiety level of patients with chronic kidney failure who undergo hemodialysis in Semarang Regency. This study uses descriptive design, with a survey approach. The sample in this study amounted to 88 respondents, the total population was 124 respondents and used the sampling sampling technique. The instrument used was the HRSA questionnaire for the anxiety level category. The data analysis used is univariate analysis. The results of the study found that most respondents experienced a severe level of anxiety of 30 respondents (34.1%) .The results of this study are expected to be used as a source of information in providing comprehensive nursing care in terms of handling psychological problems, namely anxiety in patients arising from disease chronic. Keywords: Chronic renal failure, anxiety
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN MEKANISME KOPING KLIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA
Suwanti, Suwanti;
Yetty, Yetty;
Aini, Faridah
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.641 KB)
|
DOI: 10.26714/jkj.5.1.2017.29-39
Hemodialisis pada klien Gagal Ginjal Kronik menyebabkan perubahan dalam hidup yang dapat membuat stres dan membutuhkan koping adaptif dalam mengatasinya.Kemampuan koping terhadap masalah yang dihadapi dapat dipengaruhi efikasi diri dan dukungan sosial keluarga. Individu yang memiliki efikasi diri tinggi dan dukungan sosial keluarga yang baik cenderung melakukan mekanisme koping yang adaptif. Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara efikasi diridan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping klien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Ambarawa. Design penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasinya penderita Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa sejumlah 48 pasien. Pengambilan sampel dengan total sampling. Sampel sebanyak 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan program SPSS, uji statistik Fischer’s Exact Test. Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan mekanisme koping dengan p value sebesar 0,039 (α = 0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping dengan p value sebesar 0,004 (α= 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan mekanisme koping nilai signifikansi 0,039 dan 0,004 pada α 0,05. Kata Kunci: Efikasi diri, dukungan sosial keluarga, mekanisme koping THE CORRELATION BETWEEN SELF-EFFICACY AND FAMILIES SOCIAL SUPPORT WITH COPING MECHANISMS CLIENTS CHRONIC RENAL FAILURE UNDERGOING HEMODIALYSIS ABSTRACTHemodialysis in chronic renal failure client causes changes in life that can create stress and need coping to solve. Coping mechanism with the problems encountered could be affected by self-efficacy and family social support. Client with high self efficacy and good family social support use adaptif coping mechanism. Purpose. The purpose of this study is to determine the correlation between self-efficacy and families social support with coping mechanisms clients Chronic Renal Failure undergoing hemodialysis at Ambarawa general hospital. This research used correlational design with cross sectional approach. The population were patients with Chronic Renal Failure who did Hemodialysis at RSUD Ambarawa as much as 48 patients. The sampling technique used total sampling. The samples study were patients with Chronic Renal Failure who did Hemodialysis that reguire inclusion and exclusion criteria as many as 34 people. The data collection was done by using a questionnaire. Data analysis was performed with SPSS by using Fischer’s Exact. There was significant correlation between self efficacy with coping mechanism (p value < 0,005). And there was significant correlation between family social support with coping mechanism (p value < 0,005). There is a significant correlation between self-efficacy and social support of families with coping mechanisms with significant value of 0.039 and 0.004 at α = 0.05. Keywords: Self efficacy, family social support, coping mechanisms
Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) pada Calon Pekerja Migran di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Suwanti, Suwanti;
Widjanarko, Bagoes;
Mustofa, Syamsulhuda Budi
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 7, No. 1, Januari 2012
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (37.721 KB)
|
DOI: 10.14710/jpki.7.1.53-62
ABSTRAKProgram pemerintah yang dikhususkan untuk para calon pekerja migran yaitu mengikuti PAP yang berisi materi wajib dan penunjang salah satunya berupa pemberian informasi dasar tentang kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penyelenggaraan pembekalan akhir pemberangkatan (PAP) pada calon pekerja migran di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan diskusi kelompok terarah. Informan dalam penelitian ini sebanyak 19 orang, analisa data menggunakan metode thematic content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas PAP telah memiliki pengetahuan tentang konsep PAP namun untuk pengetahuan tentang HIV/ AIDS masih terbatas, sehingga sikap petugas PAP tidak menganggap penting pemberian materi HIV/ AIDS pada calon pekerja migran formal. Hambatan pada pelaksanaan PAP yaitu tidak adanya ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Materi HIV/AIDS tidak sesuai dengan modul pegangan instruktur yang disampaikan hanya dengan metode ceramah dan tidak menggunakan media pengajaran. Tidak ada kerjasama lintas sektoral dengan Dinas Kesehatan dan KPA Provinsi NTB terkait pemberian informasi HIV/AIDS pada calon pekerja migran.Kata Kunci : pekerja migran, HIV/AIDSABSTRACTThe Final Departure Briefing (FDB) Implementation On The Prospective Migrant Workers In West Nusa Tenggara Province ; Government programs are devoted to the prospective migrant workers that is following the final departure briefing (FDB) which contains the compulsory and supporting material; one of them is basic information about reproductive health and HIV/AIDS. This study aims to evaluate the FDB implementation on the prospective migrant workers in West Nusa Tenggara Province. This study was qualitative research. The data collection was conducted by in-depth interview, observation and focus group discussion (FGD). Informan in this study were 19 subjects. The analysis of the data in this study used thematic content analysis method. The results of this study showed that is the official organization of the FDB implementation were the FDB officers have knowledge about FDB concept, but to knowledge about HIV/AIDS is still low, so the attitude of the FDB officers do not consider important material provision of HIV/AIDS on formal prospective migrant workers. Barriers the FDB implementation were unavailability of adequate facilities and infrastructure. HIV/ AIDS materials not appropriate with the reference module of instructors which presented by lecture method and also not using the media. There’s no cooperation with health authorities and AIDS Commission (KPA) in the process of FDB implementation related HIV/AIDS information to prospective migrant workers.Keywords : migrant workers, HIV/AIDS