Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Keterampilan Hard Skill dan Soft Skill terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Sekretariat Daerah Cianjur) Dwiwarman, Denny Aditya; Agustiantini, Leli
Jurnal Administrasi Bisnis (JUBIS) Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jubis.v5i2.5851

Abstract

Keberhasilan suatu instansi atau perusahaan secara keseluruhan erat kaitannya dengan kehadiran Sumber Daya Manusia yang dicirikan oleh kemampuan intelektualnya dan bakat yang diperlukan untuk tetap mengikuti tuntutan dan tantangan yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh keterampilan hard skill dan soft skill terhadap kinerja pegawai (studi pada Sekretariat Daerah Cianjur). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sebanyak 40 responden menggunakan probability sampling dengan sample random sampling dengan pengujian uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik dan uji hipotesis yang diolah menggunakan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukan secara simultan hard skill dan soft skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Cianjur dengan nilai fhitung 81.638 > 3.24 dan sig 0.001
Analisis Penilaian Kinerja Pegawai Non Aparatur Sipil Negara Denny Aditya Dwiwarman
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13951

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi praktik penilaian kinerja, faktor penghambat penilaian kinerja, dan strategi penilaian kinerja pegawai non-ASN di Sekretariat DPRD Kabupaten Cianjur. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui penelitian studi kasus. Sifat datanya deskriptif dan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara terstruktur, observasi langsung, dan penelitian dokumen. Penggunaan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, validasi data dan penarikan kesimpulan, serta penggunaan model analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode penilaian kinerja pegawai non ASN pada Sekretariat DPRD Kabupaten Cianjur menggunakan metode tradisonal sederhana dengan perpaduan metode comparating employee, kemudian dalam prinsip penilaian kinerja harus ada perbaikan dalam prinsip terukur dan transparan, serta secara garis besar proses penilaian kinerja sudah sesuai namun masih perlu perbaikan. Adapun faktor penghambat penilaian kinerja bagi pegawai yang berstatus Non ASN pada Sekretariat DPRD Kabupaten Cianjur dikarenakan belum secara detail menetapkan standar yang seharusnya para pimpinan mengukur dalam menilai kinerja para pegawai yang berstatus non ASN, serta belum memenuhi syarat-syarat ukuran yang harus terpenuhi dalam menilai kinerja seperti reability, relevance, dan sensivity. Selain itu adanya kecenderungan dari para pimpinan dalam menilai pegawai Non ASN atas kedekatan, kemurahan hati dan menilai akibat titipan politisi yang berdampak penilaian tidak objektif. Untuk mengetahui strategi analisis ada di posisi kuadran berapa maka berdasarkan perhitungan IFAS & EFAS sebesar 2,85 (IFAS) & 2,78 (EFAS) menunjukan bahwa strategi dalam penilaian kinerja pegawai Non ASN pada Sekretariat DPRD Kabupaten Cianjur dalam kategori cukup, kemudian berdasarkan diagram kuadran SWOT berada pada kuadran I sehingga direkomendasikan menerapkan strategi progresif/ growth.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Keterampilan Soft Skills Dan Hard Skills Denny Aditya Dwiwarman
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 2 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i2.14119

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi strategi pengembangan Sumber Daya Manusia melalui keterampilan soft skills dan hard skills dalam rangka meningkatkan daya saing dan mengembangkan bisnis ritel di CV. MGA. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Analisis SWOT,”Matriks SWOT, serta IFAS (Internal Factor Analysis Strategy) dan EFAS (External Factor Analysis Strategy).” Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. MGA terlalu fokus pada pencapaian target dan angka, sehingga mengabaikan pengembangan keterampilan soft skill karyawan. Selain itu, karyawan CV. MGA juga kurang menguasai keterampilan teknis (hard skill) seperti teknologi, manajemen stok, analisis data, dan pengoperasian mesin kasir, yang berpengaruh pada performa bisnis retail yang sangat bergantung pada interaksi pelanggan. Sedangkan strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui keterampilan soft skill dan hard skill di CV. MGA berada di Kuadran II, artinya perusahaan menghadapi ancaman eksternal yang tinggi namun memiliki kekuatan internal yang signifikan. Strategi yang diusulkan adalah memanfaatkan kekuatan internal untuk menangkap peluang jangka panjang, merespons perubahan pasar, dan mendorong inovasi produk. Strategi pengembangan SDM dilakukan melalui pelatihan berbasis digital, mentoring, penggunaan teknologi, dan transformasi penjualan ke digital marketing. Langkah strategis yang direkomendasikan meliputi penentuan keterampilan yang dibutuhkan, pelatihan soft skill dan hard skill berbasis digital, serta pemberian penghargaan kepada karyawan yang menunjukkan peningkatan keterampilan. Dengan strategi ini, CV. MGA diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan mengembangkan bisnis ritel secara berkelanjutan.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Denny Aditya Dwiwarman
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 2 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i2.14592

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengaruh disiplin kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan. Lokasi penelitian dilakukan di PT. Aruman Aditya Developer, melibatkan setidaknya 40 orang karyawan di PT. Aruman Aditya Developer. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, angket kuesioner dan studi dokumentasi. Hasil Penelitian ini menujukan hasil bahwa nilai Thitung sebesar 5.870, bahwa variabel Disiplin Kerja di PT Aruman Aditya Developer memiliki dampak yang kuat dan positif terhadap Kepuasan Kerja, meskipun secara parsial. Pada PT Aruman Aditya Developer, Kompensasi memiliki dampak yang cukup positif dan cukup besar terhadap Kepuasan Kerja, dengan nilai Thitung sebesar 2,420. Dengan nilai Fhitung sebesar 31.357, Disiplin Kerja dan Kompensasi sama-sama memiliki pengaruh yang positif dan besar terhadap Kepuasan Kerja karyawan PT. Aruman Aditya Developer terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. 63% kepuasan kerja dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sesuai dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,629, sedangkan 37% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Pengaruh Keterampilan Soft Skills dan Hard Skills terhadap Pengembangan Kompetensi Karyawan di Era Digital Denny Aditya Dwiwarman
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14633

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengaruh keterampilan soft skills dan hard skills terhadap pengembangan kompetensi karyawan di Perumahan Mahkota Alvaro, yang berencana mengimplementasikan teknologi smart home. Perusahaan ini berkomitmen untuk menyediakan beragam pilihan perumahan, dari yang sederhana hingga cluster modern, serta dituntut untuk lebih inovatif dan adaptif menghadapi perubahan digital yang pesat. Dalam konteks digital, keterampilan yang dibutuhkan meliputi tidak hanya aspek teknis, tetapi juga soft talent yang mendukung pengambilan keputusan strategis. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 40 responden melalui survei dan studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan soft skills dan hard skills berkontribusi signifikan terhadap pengembangan kompetensi karyawan di era digital, dengan nilai Thitung 5.870 untuk soft skills dan 2.420 untuk hard skills. Nilai Fhitung sebesar 31.357 mengindikasikan bahwa kedua keterampilan tersebut memiliki pengaruh positif yang substansial. Koefisien determinasi (R Square) menunjukkan bahwa 54% pengembangan kompetensi karyawan dipengaruhi oleh kedua variabel ini, sementara 46% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Temuan ini menekankan pentingnya pelatihan dan pengembangan keterampilan hard skills dan soft skills di Perumahan Mahkota Alvaro untuk mendukung penciptaan perumahan berbasis konsep smart home di masa depan.
Transformational Leadership and Adaptive Human Resource Capability for Digital-Era Employee Job Satisfaction Denny Aditya Dwiwarman
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16402

Abstract

The research motivation is the impact of digitalization on the working process in the public sector; thus, the workforce should demonstrate its responsibility and collaboration, accuracy, and flexibility in working processes. Research objectives aim to analyze the relationship between transformational leadership and adaptive competence of HR in community and village empowerment office of Cianjur regency based on the object of research, which is employees’ job satisfaction in terms of digitalization process within community and village empowerment office of Cianjur regency. To carry out the research, the researcher decided to use quantitative approach; meanwhile, the type of research is explanatory survey. Simple random sampling is applied when selecting samples from the target population; it included 30 respondents from the Community and Village Empowerment Office of Cianjur District. The research methodology includes validity tests, reliability test, classical assumption test, multiple regression analysis, coefficient of determination, t-tests and f-tests. The method of collecting the data is a questionnaire with 5-point Likert Scale. There is a positive correlation between Transformational Leadership and job satisfaction of the employees. (t-value=0). From the analysis above, the output reveals that the t-value is 4.501 while the significance level is <0.001, implying that there is a significant and positive influence of the transformational leadership towards job satisfaction of employees. Again, the adaptive human resource capacity has a very significant effect on the dependent variable with the t-value of 3.156 and significance level of 0.004. The two independent variables are positively affecting with the F value of 34.932 and F value of <0.001 respectively. Additionally, the coefficient of determination (R-squared) obtained is 0.721, implying that 72.1 percent of the total variance in job satisfaction of employees can be predicted by the model developed from this study. What makes the current research distinct from other similar studies is that the researcher managed to position the concept of adaptive human resource capacity as a strategic variable in order to explain job satisfaction among the employees in the public sector. The outcomes reveal the areas where improvements are necessary such as transformational leadership, digital learning, cross functional collaboration and change readiness. Future researchers need to adopt bigger sample size in addition to incorporating more organizations in the public sector and considering mediating and moderating variables.
Manajemen Talenta dan Kompetensi sebagai Determinan Kinerja Digital Adaptif Pegawai Sektor Publik Denny Aditya Dwiwarman
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16403

Abstract

Perkembangan transformasi digital di lingkungan sektor publik mendorong aparatur pemerintah untuk tidak semata-mata berorientasi pada penuntasan kewajiban administratif, melainkan juga dituntut mampu menghasilkan kinerja yang efektif, cermat, responsif, kolaboratif, dan adaptif dengan memanfaatkan berbagai perangkat teknologi digital, pengelolaan data, aplikasi berbasis kerja, serta infrastruktur sistem informasi. Studi ini dirancang untuk mengkaji sejauh mana manajemen talenta dan kompetensi memengaruhi Kinerja Digital Adaptif pegawai di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur. Kontribusi penelitian ini terletak pada perluasan konseptual variabel terikat, yakni dari pendekatan kinerja pegawai yang bersifat konvensional menuju konstruk Kinerja Digital Adaptif yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan birokrasi berbasis digital serta tuntutan layanan publik yang semakin bertumpu pada teknologi. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei yang melibatkan 40 responden yang dipilih dari keseluruhan populasi yang berjumlah 67 pegawai. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30, mencakup serangkaian prosedur statistik yang terdiri atas pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, serta verifikasi hipotesis melalui pendekatan uji t dan uji F. Berdasarkan temuan penelitian, manajemen talenta terbukti memberikan pengaruh yang positif dan bermakna secara statistik terhadap Kinerja Digital Adaptif, yang tercermin dari perolehan nilai t hitung sebesar 6,887. Kompetensi pun terkonfirmasi memiliki pengaruh positif yang signifikan dengan nilai t hitung sebesar 2,216. Secara bersama-sama, kedua variabel independen tersebut menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap Kinerja Digital Adaptif, sebagaimana dibuktikan oleh nilai F hitung sebesar 62,918. Nilai koefisien determinasi (R Square) yang mencapai 77,3% menunjukkan bahwa sebagian besar fluktuasi Kinerja Digital Adaptif mampu dijelaskan melalui variabel manajemen talenta dan kompetensi, sementara proporsi sebesar 22,7% sisanya merupakan kontribusi dari faktor-faktor eksternal yang tidak tercakup dalam model penelitian ini. Temuan ini memperkuat gagasan bahwa pembenahan